Welcome to Blogster!
706,463 Blogster Users  |  364,642 Posts
 
 
 

wongpinter

 

Blog Traffic: 101430

Posts: 29

My Comments: 160

User Comments: 1231

Photos: 9

Friends: 0

Following: 0

Followers: 0

Points: 647

Last Online: 739 days ago


 
 

Visitors

No Recent Visitors
 

Al-Jamaah (lagi)

Added: Thursday, November 18th 2010 at 11:56pm by wongpinter
 
 
 

Awalnya saya memandang lucu tulisan Al khawarij Albaniyah (Salafi Indon) mengenai Jamaah yang sering diasosiasikan dengan kekuasaan negara RI. Tapi lama-lama saya eneg juga dan pengin muntah. Coba lihat di blognya salafi gadungan: http://rumahku-hina.blogspot.com (url sengaja disamarkan tapi dimiripkan) mengenai tulisan Al-Jamaah baru-baru ini. Sudah dikasih tau berulang-ulang salahnya di mana masih juga bodohnya dipelihara. Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini hatinya dibuka. Tetapi kalau masih belum berubah juga mungkin memang sudah benar-benar idiot.

Selama ini kelompok sesat Salafi Indon ini masih saja berdalih Ulil Amri itu ya pemerintah RI. Ide sesat ini dibuat dengan berusaha mencocokkan cerita mengenai Imam Ahmad bin hambal yang taat dan tidak memberontak keimaman meskipun Khalifah pada saat itu zhalim. Atau berdalih bahwa Ibnu Abbas tidak memberontak kepada khalifah Hajjaj. Cerita sahabat di atas sih mungkin benar, tapi apakah cocok jika dijadikan hujah pemerintah RI yang sekarang itu adalah ulil amri yang harus ditaati?

Coba lihat gambar di bawah ini. Saya coba mengklasifikasikan kekuasaan dengan kacamata Islam untuk memudahkan penjabaran:

Di kuadran mana kondisi Ahamad bin Hambal dan Ibnu Abbas yang dipimpin oleh penguasa zholim? Jawabannya adalah kuadran 2.

Di kuadran manakah umat islam di dalam Negara RI sekarang? Jawabannya adalah kuadran 3.

Sudah bisakah melihat perbedaannya? Kuadran 2 dan Kuadran 3 jauh berbeda karena RI bukanlah negara berdasarkan Quran dan Hadits. Kebetulan saja presidennya adalah orang Islam dan orang baik-baik  (secara umum). Berbeda pada kasus Ahmad bin Hambal dan Ibn Abbas, mereka tinggal dan hidup dalam sebuah daulah Islamiyah yang berdasarkan Quran dan Hadits. Kebetulan saja penguasa (khalifah) pada saat itu adalah orang yang zholim. Kondisi Ahmad bin Hambal atau Ibnu abbas yang sedang dikangkangi khalifah zholim BERBEDA KASUS dengan umat islam di negara RI yang dipimpin presiden yang baik hati. Jauh berbedanya dari sisi hukum bagaikan siang dengan malam. Meskipun RI suatu hari dipimpin oleh seorang presiden yang Alim dan bersorban 2 meter dan berjenggot 1 meter serta setiap hari pakai baju koko serta naik onta, tetap tidak bakal sama legitimasi keimamannya dengan Khalifah Mamum ataupun Hajjaj. Khalifah Mamum ataupun Hajjaj tidak boleh dijungkalkan (menurut hukumIslam)selamamasihsholat.

Ahmad bin Hambal sedang "sial" saja mengalami masa kekhalifahan Mamum. Sedangkan umat Islam Indonesia sedang "untung" saja presidennya masih sering kelihatan ke mesjid istiqlal.

Tidak mengertikah anda wahai pengikut aliran Iblis Salafi Indon bahwa perintah Nabi untuk taat pada pemimpin/imam adalah maksudnya: taat pada imam yang keimamannya berdasarkan Quran dan Hadits? Mengapa kalian masih saja berdalih ini itu dengan membenarkan pendapat kalian bahwa hadits taat pada pemimpin serta tidak berontak itu adalah taat pada presiden RI? Kenapa masih saja bertameng bahwa Syaikh anu di Saudi sana menyuruh taat pada presiden RI adalah sesuai hadits?

Saya tantang anda salafi indon untuk membuktikan anda tidak hanya membebek syaikh anda. Tolong sampaikan pendapat anda mengenai perbedaan RI dan Daulah islamiyah kepada syaikh anda jika memang anda masih mau disebut orang ilmiyah. Perlu anda ketahui, meskipun syaikh anda ilmunya banyak dan saya menghormatinya, tetapi ketika memberi solusi berupa ijtihad dia akan tetap mengalah pada realita. Taat pada presiden RI hanyalah ijtihad sang syaikh yang mungkin di matanya adalah solusi terbaik yang bisa diberikan. Tetapi itu bukanlah kebenaran mutlak. Anda harus mengajukan argumen bahwa ijtihad itu kurang tepat karena Indonesia bukanlah Daulah Islamiyah. Kalau perlu silakan anda print bagan kuadran saya di atas dan berikan kepada syaikh anda. Berikan keterangan ini:

Kuadran 1: Zaman keemasan islam. Ada daulah islamiyah yang tegak dan Imamnya seorang yang shalih. Contoh kuadran ini adalah: masa Rasulullah serta masa kepemimpinan khulafaur rasyidin.

Kuadran 2: Ada daulah islamiyah (keimaman berdasar Quran Hadits), tetapi somehow pemimpinnya agak nyeleneh. But it's still ok, selama sang imam masih sholat. Contoh kuadran ini: ketika Khalifah Makmum/Khalifah Hajjaj berkuasa (jikalau cerita kezholiman mereka benar adanya).

Kuadran 3: Daulah Islamiyah yang dipimpin seorang khalifah tidak ada. Adanya negara sekuler dipimpin oleh seorang pimpinan negara, misalkan presiden. Contohnya: anda yang tinggal di Indonesia sekarang ini.

Kuadran 4: Daulah Islamiyah yang dipimpin seorang khalifah tidak ada. Adanya cuma negara sekuler yang dipimpin seorang pemimpin negara yang zhalim. Orang islam tidak boleh menjalankan ibadahnya sama sekali (Naudzubillah min dzalik). Contohnya: belum ketemu. Mungkin jaman Stalin/Kruschev dulu orang Islam dikejar dan dilarang beribadah.

Anda Salafi Indon juga mencla-mencle dan tidak konsisten. Anda menghina dan mengharamkan bentuk perjuangan PKS aka Ikhwanul Muslimin yang berjuang merebut kekuasaan dengan caranya bikin partai serta ikut pemilu. Anda menyebutnya itu adalah bentuk perjuangan fanatik golongan dan hizbi. Demokrasi pemilu bagi anda itu adalah barang haram karena itu berasal dari barat dan anda juga mengerti kepemimpinan tidak boleh diminta. Kalau berhenti sampai di sini saya tentu OK-OK saja. Tetapi yang membuat orang tertawa terbahak-bahak adalah ketika seorang sudah naik jadi presiden lewat proses demokrasi dan pemilu, eh malah anda akui sebagai amirul mukminin anda. Bingung kan? Itu sama saja anda mengharamkan daging babi mentah tapi kalau sudah jadi pizza pepperoni bolehlah/halal dimakan.

Bertobatlah wahai para salafi gadungan. Kitab-kitab tentang keimaman, kesulthonan, daulah islamiyah seperti al ahkamu as shultoniyah, itu harus kita letakkan pada konteksnya: yaitu berbicara tentang kekuasaan berdasarkan AlQuran dan AlHadits (kuadran 1 dan 2). Kalau anda mencampurkan sistem sekuler dan non-islam dengan racikan kekuasaan islam ala hizbi anda, yang ada orang semua jadi bingung. Persis analogi saya tentang makan pizza peperoni tadi.

Mumpung malaikan izroil belum mencabut nyawa anda, gunakanlah sebaik-baiknya untuk bertobat. Allah suka dengan orang-orang yang telah sadar akan kesalahannya kemudian kembali bertobat.

 

nb:

Tulisan ini jangan disalah artikan dengan ajakan berontak pada pemerintah RI yang sah. Wong Pinter cuma ingin menunjukkan bahwa ketaatan salafi gadungan kepada pemerintah RI dengan memakai dalil-dalil Quran dan Hadits adalah hal yang salah dan kebablasan. Wong Pinter mengacungi jempol pada LDII yang bisa menempatkan hubungan yang baik (sesuai porsinya) kepada pemerintah RI tanpa harus melacurkan diri (seperti salafi gadungan) melampaui batas dengan memanipulasi hadits-hadits.

User Comments

{#arrow_go.gif}{#arrow_go.gif}{#arrow_go.gif} Pertamax

 

 

{#thumbs_up.gif}{#wow_bounce.gif}{#apploud.gif}

 

 

saya ditarik ke grup FB jokam….hehe blunder besar buat mereka….kesempatan buat saya untuk mengeluarkan semua asset -mematikan saya buat jokam . kesempatan obral info sensitive nih mengenai skandal pusat yang rapi tertutup dan tidak diketahui rukyah

kalau mereka tahu siapa saya…saya adalah orang yang sangat berbahaya untuk jokam…... \/(^_^)\/

FB mereka itu diadmin oleh orang2 tolol yang goblok strategi

mari kita gunakan ketololan mereka demi efisiensi perjuangan kita. Jokam QHJ 354 is Allah's Enemy

mengerikan.....!!

salafi bodong = pelacur kemurnioan QHJ     

  {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}   {#basic-mouth-shut.gif}    {#basic-mouth-shut.gif}

lihatlah dipengajian-pengajian jokam, atas nama supaya variasi dan tidak bosan, pengajian-pengajian jokam dibumbukan dengan kelakar-kelakar mesum. ngga dipengajian ngga di pondok pesantren jokam, semua full dengan crita-cerita jorok dan mesum.

kayaknya ni orang blm pernah ngaji nih.

kalo udah ikut ngaji, gak mungkin bilang begini{#puppy-eyes.gif}

gmn talafi bodong....apa masih gak ngerti juga?!

lanjutkan ....saya sangat setuju sama anda wong pinter....bravo... lama gak ada artikel , begitu ada ...isinya mantabs

Penjelasan Wong Pinter sangatlah Gamblang, jelas, ceto welo welo, terang benderang.........kalo talapi masih ga mudeng itu karena mereka adalah orang orang yang idiot

berjamaah bukan berarti 'asal punya imam'.

makna aljamaah dalam kelompok 354 adalah definisi yang digariskan oleh nurhasan untuk kepentingan diri dan keluarganya. rukyah adalah sapi-sapi perahan bagi petinggi-petinggi jokam. di dunia orang jokam dijadikan sapi perahan oleh imam mereka diakhirat masuk neraka. hiiiii

*sambil membayangkan nurhasan,kholil,aziz, pakubumi , sultan aulia, abdu dohir,ter4kaing-kaing di neraka( klo ngga dapat ampunan dari Allah), menjadi anjing-anjing neraka bersama-sama para khawarij lainnya

katolik punya perpuluhan
islam jamaah 354 punya isrunan

katolik memiliki pontifex maximus yaitu paus
islam jamaah 354 punya imam dengan paradigma kepausan

katolik punya dewan kardinal
QHJ 354 punya dewan pakubumi

katolik punya surat tebusan dosa
QHJ 354 punya surat tobat

 

 

berjamaah bukan berarti 'asal punya imam'. <snip>

WP:

"asal punya imam" adalah frase yang debatable. Tapi konsep punya jamaah dan tidak punya imam seperti firqoh Hizbi Albaniyah sudah pasti pemikiran orang tolol dan idiot dan sudah PASTI SALAH.

ya pelajari aja QH sebaik baiknya sambil minta petunjuk dan hidayah allah swt, insya allah nggak akan fanatik, laksanakan dengan dengan penuh keiklasan berdasarkan QH, orang mati nggak pernah kembali lagi langsung menuju akhirat, daripada kita menyesal di ahirat, belum melaksanakan semua syariat agama berdasarkan QH, mending sekarang mumpung masih kita hidup .......insya allah. sy lama meninggalkan pengajian di LDII bertahun tahun, ternyata hidup nggak tenang dan tgl 3 sept 2012 ....sejarah sy kembali bergabung dengan pengajian di LDII lagi....hidup rasanya nyaman dan merasa ibadah ini terarah...Amiin,,,,semoga Allah memberikan taufik hidayah kepada saudara-saudara kita yang dekat dan yang jauh  yang belum memahaminya..Amiin

 

bahanya mbok ya yg alus tho ya yg komeng2 dimari... itu yg dapet pertamax IDnya apa?? mau ngasih cendol neh :malu:

Merupakan sebuah kewajaran apabila kita menemui aksi reaktif emosional dari rukyah 354 di blog ini. Saya juga pernah melewati fase itu sebelum saya keluar dari system batil 354. ini terjadi karena adanya guncangan keyakinan dalam diri dimana mereka selama begitu haqqul yaqiin bahwa

-jamaah 354 itu adalah jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka

-Nurhasan itu adalah putera terbaik Indonesia pembawa hidayah keislaman dan keimanan pertama di Indonesia ( gitu kira-kira, retorika rutin dalam kata-kata pembuka dalam ceramah/nasihat dimajelis pengajian 354)

- keilmuan jamaah 354 yang sah sedang keilmuan diluar jamaah 354 itu tidak sah, semua ‘orang luar’ itu distigmakan mencuri ilmu dan tidak manqul

- Al Jamaah yang dimaksud dalam quran dan hadits itu mengacu pada jamaah mereka jamaah 354)

- yang dimaksud “wa hiyal jamaah” dalam hadis umat islam terpecah menjadi 73 itu adalah jamaah 354

- yang dimaksud   ‘jamaah’ dalam hadits“ man buhbuhatal jannah falyazamil jamaah” itu adalah jamaah 354

 

keyakinan pseudotik dan sugesti ini, yang puluhan tahun dibombardir oleh pembesar 354 pada rukyahnya, tiba-tiba digugat kebenarannya dengan hujjah syariat yang shohih. Ini lah yang membuat fanatikus 354 menjadi sangat terguncang. Mereka begitu shock karena nilai-nilai yang selama ini diyakini benar ternyata keliru. Sebagian jamaah 354 ada yang ruju ilal haq, sebagian lagi tak kuat melihat kenyataan dan akhirnya tetap membutakan diri untuk terus membela paham batil 354. Setidaknya mungkin kita jadi bisa memaklumi kalau ada reaksi emosional dari orang 354. mungkin orang-orang seperti itu hanya butuh waktu untuk bertafakur “apa iya jamaah 354 itu jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka”. Nasihat pada jamaah 354 untuk meninggalkan manhaj batilnya itu tidak ada yang sia-sia. Banyak silent-major dari jamaah 354 yang terstimuli kekritisan-nya akan doktrin2 354 yang selama ini dicekoki pembesar dan imamahnya. Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Teruskan berjuang ya ikhwahfillah untuk membantu sedulur 354 tergugah dari mimpi panjangnya. Mohon maap klo ada salah kata.

{#high_five.gif}

Maaf mas, kalo dagangannya udah nggak laku jangan banyak omong. Semua teori salafi palsu mudah sekali dipatahkan. Komentari saja argumen saya di atas dengan jawaban anda yang katanya ilmiyah. Atau selama ini cuma pseudo ilmiyah ya?

maju terus...setuju dg Anda

saya adalah warga ldii, memang benar saya masih infaq persenan, di ldii ada imam demi amir saya pak sulthon auliya, apa yang saya katakan ini benar, saya tidak bohong, bahwa saya juga tidak diperbolehkan untuk solat dibelakang non ldii, demi pak sulton yang telah membeat saya bahwa apa yang ada di blog ini benar, saya masih isrun, sambung jamaah, ngaji kelompok, amal soleh tiap bulan, saya hanya mengharap kepada ldii semoga ldii lebih baik kedepannya, tanpa ada yang disembunyikan, mari jujur mbah imam sulton. salam jamaah dari kota jambi.

 

 

bla bla XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX ga kreatif,

tanpa ada yang disembunyikan, mari jujur mbah imam sulton. salam jamaah dari kota jambi.

====================================================================

http://www.4shared.com/audio/nzvxVQPL/Nasehat_ustad_kholil_sltrahim_.html?cau2=403tNull

silahkan diunduh dan didngarkan.......{#arrow_go.gif}

kata2mu ga bs menyembunyikan sp dirimu.......{#basic-cool.gif}

solusinya gini aja deh..klo emang orang-orang pusat itu terobsesi untuk menjadi imaroh daulah wal wiyaat, lebih baik beli saja pulau terpencil tak berpenghuni di samudra pasifik (pake uang pajak persenan rukyah), lalu buatlah daulah wal wilayaat di sana daripada di indonesia terus berkhayal memposisikan dirinya sebagai imamah daulah wal wilayat. Adakanlah beat di sana lalu silahkan buat ijtihad, ikan-ikan dan makhluk2 laut yang tidak beat dengan imam 354 hukumnya kafir

Baca dulu mas blog saya dengan lengkap. LDII berpandangan masalah mendirikan keimaman itu adalah perintah yang tidak boleh ditunda-tunda. 3 orang cukup untuk mendirikan sebuah jamaah dan tidak perlu cari pulau sendiri. Adapun tulisan saya di halaman ini untuk mematahkan teori abal-abal salafi palsu yang salah kaprah harus taat pada presiden menggunakan hadits-hadist keimaman. Beginu. Kalau masih belum mengerti juga coba tanyaken ke anak SD Inpres Papua sana.

ya ini bukan solusi namanya, tidak perlu sampai membeli pulau segala. komentar anda jadinya tidak jelas dan mengada ada. nah ini sebenarnya bentuk dari kedangkalan cara berpikir, sama dangkalnya ketika anda memaksakan Pak SBY sebagai Amir dari anda, namun disisi lain anda tidak pernah berbaiat pada beliau juga, anda tidak melihat bahwa proses pemilihan itu melalui politik yang selama ini anda-anda ingkari.

keimaman yang tidak boleh ditunda2 ini pasti mengacu pada pembaiatan abu bakar sepeninggalnya rasululloh SAW. tapi tahu  nggak, kenapa pembaiatan ini dilakukan segera? untuk kemaslahatan umat. oleh karena itu Umar bin Khatab berkata dalam atsarnya di shohih Bukhori bahwa dalam mengangkat imam harus bermusyawarah dulu karena ditakutkan amir dan pengikutnya terbunuh. soalnya kalau tidak musyawarah, dapat timbul penolakan dan akibat buruknya dapat terjadi pertumpahan darah, itulah pentingnya bermusyawarah dan dengan persetujuan kaum muslimin. memang sih, seperti yang pak kasmudi bilang dalam nasehatnya, bahwa musyawarah bukan jalan satu2nya mengangkat amir. tapi lihat, walaupun begitu, semua muslimin mengakui kepemimpinan yang terpilih itu kan? semua rakyat madinah mengakui abu bakar sebagai amirul mukminin. apakah rakyat Indonesia mengakui imam jamaah354 sebagai pemimpin seperti rakyat madinah yang mengakui abu bakar? dan harap diingat, sewaktu pengangkatan abu bakar, yang menyaksikan adalah para pembesar anshor dan muhajirin, nah kalau pak nurhasan, diangkat oleh siapa? yang 2 orang itu siapa? apakah perwakilan dari kaum muslimin yang lain? ahlu halli wal aqdi?

nalar doang.... ilmiah sih di sisi ilmu dunia. tp di sisi agama mana rujukan QH nya?

alhamdulillah, masyarakat semakin tahu kiprah dan hakikat siapa itu LDII/jokam/islam-mbahman.

jaman IT begini, ngga laku bitonah

Saya jamaah, walaupun basicnya sangat kritis, ketika membaca semua perdebatan ini, saya semakin ragu dengan para kelompok yang mengatakan salafy ini. Terbukti ketika dibahas A, komennya B, tidak nyambung. Alur logika di kepala saya jadi kacau.

Begini saja, kalau ada yang komen lagi, mari coba sampaikan anti-tesis dari artikel blog ini, kalau tidak bisa, ya monggo...balik lagi ke jamaah...{#group_hug.gif}

Masalah doktrin yang sudah dihembuskan bertahun-tahun sehingga menjadi sugesti,hmmm, saya mengerti diri saya sendiri dan tahu benar rasio yang saya punya, jadi selama ini saya tidak merasa didoktrin...saya juga sempat mengalami masa guncangan, berpikir apa benar jamaah ini sah?? saya coba bergaul dan berkumpul dengan macam-macam aliran, IM, HTI, Salafy, membaca secara objektif blog tentang LDII baik yang pro dan kontra...tapi berbeda dengan yang komentar sebelumnya, saya malah semakin sadar bahwa apa yang saya selama ini tetapi sudah "on the right track "

Setiap gerakan dakwah, punya strategi, dan strategi ini merupakan hasil ijtihad...tidak menutup kemungkinan bahwa ijtihad itu salah atau kurang tepat, ingat bahwa ijtihad walaupun salah, tetap mendapat satu pahala, kalau benar 2 pahala. Di sisil lain, Ijtihad yang ada unsur manusia yang tidak sempuran ini memang membuka peluang bahwa LDII luput dari kekurangan, tapi kekurangan itu bagi saya bukanlah menjadi penyebab utama saya harus "keluar" dari LDII. Yang ada sebagai generasi penerus kita harus memperbaikinya. Bukan malah menyebar fitnah, mencaci, menghujat dan menyebarkan berita tidak sedap.

 

 

 

 

like this mas..

keren mas

salafi gadungan ini memeng tdk konsisten. ngomong nya plintat plintut. tapi anehnya dia merasa sok benar, dan ketika diajak diskusi mereka menempatkan dalil2 yg tdk sesuai pada tempatnya....maklum lah, mereka dapat ilmu dr hasil baca2 buku, liat internet, langsung copy paste.

sebenarnya, semua orang islam diluar golongan 354 memang diyakini ahl neraka oleh jamaah 354. hal ini karena diindoktrinasi terus-menerus oleh pusat sehingga menjadi keyakinan yang begitu kuat bagi pengikutnya. maka timbulah kepercayaan bahwa untuk masuk surga, hanya ada satu jalan tunggal yaitu netepi QHJ (Quran hadits jamaah). kata2 netepi QHJ ini bermaksud adalah menjadi bagian dari kelompok jamaah 354 dan berbeat pada imam-nya yang sekarang ditampuk oleh anaknya nurhasan yang bernama abd aziz a.k.a sultan aulia. indoktrinasi para pembesar 354 ini demikian intensif pada pengikutnya sehingga para pengikut jamaah 354 dihinggapi perasaan"beruntung" bisa netepi QHJ 354 karena diajarkan oleh pusat bahwa hanya "orang pilihan" saja yang bisa netepi QHJ. "orang pilihan" ini merujuk dan menyempit pada makna jamaah 354 dan imam-nya. Akibatnya, pada jamaah 354 muncul suatu kondisi psikologis yang tipikal yaitu merasa hebat, merasa pol, merasa yakin total bisa masuk surga dengan netepi ajaran nurhasan, keujuban dan memandang remeh amal dan ilmu umat islam selain golongannya, merasa sebagai pilihan Allah, merasa Allah hanya ridho pada golongannya, merasa hanya keilmuannya saja yang sah,egomaniacal, taklid buta dan sulit menerima bashiroh dan nasihat kalau bukan dari golongannya. inilah sedikit contoh dampak destruktif dari ajaran batil nurhasan yang begitu dikultuskan oleh pengikutnya. maap klo ada salah kata{#friend.gif}

Kalau memang ahlinya fitnah susah sekali berhenti. Beratus kali saya katakan bahwa LDII percaya yang akan masuk surga adalah yang menjalankan Islam secara berjamaah. Adakah jamaah di luar 354? Ada, contohnya kerajaan Saudi.

Berhentilah memfitnah. Jualan anda sudah tidak laku. Orang sudah melihat kebodohan Al Khawarij Albaniyah.

Bambang irawan al-kadzab meninggal dunia, tgl 29 november 2010.

turut berduka, karena matinya tergolong dalam ahli fitnah. menulis buku yang katanya sekali lagi " katanya "  LDII sering mengatakan sesat/Kafir pada selain golongannya. Tapi anehnya si Al-Kadzab ini menulis buku yg isinya mengatakan LDII itu sesat ??????? wao .... sadar apa enggak ya ???? Anak SD aja sdh bs ngerti mana yg selalu mengatakan SESAT pada selain golongannya, LDII atau Bambang Irawan al kadzab ini ???????

malu donk...ah, kata iwan fals  " maling teriak maling sembunyi balik dinding, asal buku laris ... fitnah orang terus kagak apa2..."

Kenapa para "salafy" ini masih ngeyel..

Sudah dibilangi berkali-kali kalau ini masalah surga vs neraka bukan soal LDII vs non-LDII. Masin ngeyel dan ahistoris sama diskusi-diskusi yang terjadi...bicaranya itu saja, dan semakin tidak jelas arahnya ke mana.

Sudah semakin terang-benderang mana yang haq dan mana yang batil. Semoga bagi para pembaca "objektif" bisa melihat mana yang haq dan mana yang batil.

 

 

Sy jamaah kaget mendengar pengumuman: Berdasarkan hasil musyawaroh daerah, maka jamaah yang bernama:
1. .................
2. .................
3. .................
Mulai sekarang tdk boleh lagi mengikuti pengajian di kelompok, desa, dan daerah.
Ada apa ya? Bukannya kita jamaah ini harus beramar ma'ruf kepada org luar yg belum mengaji? Kenapa justru yg sdh mengaji itu dilarang ikut mengaji? Dan yg dilarang itu adalah mubaleg, sy yg awam ilmu ini jadi bertanya2, ada apa sebenarnya dengan pengajian qhj yg sy ikuti ini? Mohon bantuan penjelasannya!

Jangan kaget gitu ah. Lebay. Biasa aje dong.

Juga jangan juga pura-pura tanya pertanyaan bodoh. Yang dilarang ngaji itu yang udah jelas-jelas terpengaruh aliran sesat Al Khawarij Albaniyah (Salafi bodong Indon). Orang yang terpengaruh sudah tidak mengakui keamiran dan amirnya. Jadi buat apa pura-pura bodoh duduk-duduk di pengajian sana? Jualan anda itu sudah ngga laku.

Yth para ormas islam, para instansi,

klo orang-orang DPP/DPD/ PAC LDII ngasih uang jilat, ngasih uang suap, 

ambil uang suapnya, jangan akui eksistensinya dan tetap perangi akidahnya.

bukan saatnya lagi berlembek-lembek pada LDII/qhj 354

Bodoh kok dipelihara. Salapret indonesia aka salapret gadungan

kalau emang berani ya tunjuk muka, jangan begini...aq orang yang bisa berfikir sehat, jadi kuadran diatas patut di renungkan. saya katakan saya orang yang masih berfikir sehat, bukan berarti yang lain tidak sehat lo ya...jadi pilihan ada pada pada diri anda

ahhhhh salafi BODONG......

jngan lupa isrunnya atau pajak penghasilannya   dibayar ya…jangan nunggak trus loh…ntar dicap murtad loh …klo pada nunggak bayar isrun ntar p imam,kholil, azis dan keluarga nurhasan makan apa?{#blower2.gif}

 

Penanya                       ( p): Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh

Abdullah Mabrur ( AM)   : wa’alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh

P          : Alhamdulillah Gimana kabarnya pa Mauluddin, baik?

AM      : alhamdulillah sehat wal afiat,

P          : Alhamdulillah, keadaan sekarang ada dimana , posisi ada di mana nih?

AM      :  ada di jawa tengah di…

P          : Ada beberapa jamaah , menanyakan sejarahnya tentang pa Mauluddin ini gimana, kemudian ada juga,tokoh-tokoh agama yang tertarik mau tau, sebenarnya pak Mauluddin itu siapa sih? Namanya sekarang jadi beken ( pak mauluddin tertawa), mungkin di sini saya mewakili teman-teman, ingin menanyakan, mungkin pak Mauluddin bisa ceritakan sedikit tentang perjalanannya.. sampai terus kenal dakwah islam jamaah, terus mulai ngaji ( maksud ;ngaji islam jamaah) , ketemu pa nurhasan, mungkin…terus..dan seterusnya mungkin..silahkan pak mauluddin….

 

AM : iya, Alhamdulillah, saya  mengetahui dengan dakwah jamaah (jamaah 354,pen)… itu di jambi. Itu nama desanya sunagi jambat ….itu  Tahun 79…79….pertamakalinya itu saya tinggal di sungai jambat itu.. orang tua saya sebagai guru ngaji dikampung itu.. jadi anak-anak kampong, orang-orang kampong banyak yang mengaji sama orangtua saya dan saya waktu itu ikut membantu orang tua saya…ngajarin anak-anak kecil kelas 2-3 SD …, tapi waktu itu orang tua saya belum ikut, belum ikut dengan jamaah tapi pendekatan pengurus-pengurus jamaah di situ sangat baik, nah orang tua saya…bapak saya dikasih himpunan kitabusholah, dikasih hadits besar nasa’I  atau muslim waktu itu..sehingga dengan pendekatan yang baik itu, orangtua saya tertarik untuk ngaji di jama’ah…sebelum bapak saya ngaji sempat terjadi perselisihan…jadi kalau jum’tan itu (sholat jumat,pen) oleh kepala desa dibuat..  imamnya itu bisa bergantian…jumat pertama bapak saya….kemudian jumat ke2itu dari orang jamaah (354), nah tapi cerita yang saya dengar waktu itu…kalau (giliran) bapak saya yang ngimami di masjid itu di masjid raya sungai jambat itu…orang-orang jamaah itu,jumatannya dirumah masing-masing…jadi orang jamaah (354,pen) tidak mau ma’mum dengan bapak saya, memang kalau di depan bapak saya mau bermakmum tapi (kalau tiba,pen) di rumah…diulangi lagi sholatnya…tapi karena pendekatannya yang bagus dan pemainannya cantik, orangnya supel gitu dan memang keliatannya simpatik banget (maksud:pengurus 354 yang sedang “amarmaruf”), sehingga orang tua saya juga ikut dengan pengajian jamaah, setelah bapak saya mulai ikut pengajian jamaah ini…saya juga dipondok-an…dikirim ke pondok sukotirto, …(kecamatan) Ngoro, jombang jawa timur

 

P : Itu usia berapa dulu pak?

AM : iya, waktu itu, usia saya 12 tahun mas…( suara latar belakang ada yang mengkoreksi 10 tahun) ….kelas 4 SD lah tepatnya…kelas 4 SD…itu bulan April 79 …, alhamdulillah saya di sukotirto sempat ketemu langsung dengan pak Nurhasan dan berbeat dengan pa nurhasan ( menit 05:06)

 

Saya beat ke  pa nurhasan, bukan hanya sekali ..pernah di Kediri ..dan pernah di Kertosono..mungkin ada 3x gitu ya.. dan saya sempat juga ma’mum dan mengikuti..apa.. menyaksikan  sholat dhuhur dan sholat ashar, kalau sholat maghrib dan isya-subuh saya memang tidak pernah menjumpai karena beliau waktu itu memang sudah tidak bisa bicara

 

(maksudnya, kalau sholat maghrib,isya dan subuh yang nota bene bacaan sholatnya jahr (dikeraskan) pak nurhasan tidak mengimami sholat karena ditahun 1979-an, pak Nurhasan mengalami “bisu” setelah diinterogasi CPM karena meresahkan masyarakat, tapi menurut cerita yang beredar dalam jamaah, bisunya pa Nurhasan itu adalah pura-pura bisu supaya pemerintah RI akan menilai pa Nurhasan tidak berbahaya lagi karena sudah bisu, ini juga bisa dipertegas keterngan dari orang2 jokam bahwa tahun 1980 beat yang dilakukan pa Nurhasan memang hanya menggunakan bahasa isyarat)

 

AM : saya mondok tahun 80, Desember saya tugas ( keterangan : tugas mengajar sebagai mubaligh) , saya jadi mubaligh cabe rawit ( cabe rawit= anak-anak jamaah 354 usia SD) , kemudian di madura di pamekasan …alhamdulillah sayadi sana bisa kerasan 2 tahun, teman-teman saya..hanya 6 bulan sudah pulang karena memang waktu itu (tugas) 6 bulan sudah boleh minta pulang, tapi saya alhamdulillah bisa sampai 2 tahun di Madura

 

P : Masya Allah..

 

AM ;Tahun 82 Desember, nah itu ada program Pakubumi, istilahnya itu pengangkatan Mubaligh Pakubumi. Saya didaftarkan menjadi Pakubumi setelah di test oleh pengurus yang ditunjuk salah satunya adalah pa kasir Almarhum, Saya dinyatakan …apa namanya.. menjadi Pakubumi ..begitu

 

P :  Mulai ngapalin Qur’an sejak tahun berapa pak?

AM : Kalau mengapalkan Qur’an itu semenjak ya…waktu saya pulang dari Madura itu, sekitar tahun 83, saya ketemu dengan pa kasmudi  wakil 4, yang beliu juga hapal qur’an jadi saya tertarik dengan beliau dan beliau sering meminta amal sholah saya untuk menyimak bacaan beliau , sehingga saya tentunya   juga ditanya “ mauludin, punya hapalan surat apa? “ waktu itu saya punya hapalan 4 surat, surat yaasin, surat addhukhan,surat almaidah dan surat almulk yang dibuat untuk sholat hifdhi malam jumat, saya hafalkan itu…saya setorkan dengan pa Kasmudi, kemudian dari itu saya mulai dari surat albaqoroh, tapi karena saya tidak bisa terus-menerus bersama pas Kasmudi akhirnya saya di Kediri dengan pa kasmudi di kertosono sehingga hapalan saya tidak bisa…apanamanya..tidak bisa cepat selesai..kadang-kadang semangat…kadang-kadang tidak semangat, kadang-kadang tidak menambah kadang kadang bisa menambah, kadang-kadang lupa lagi karena tidak di muroja’ah

 

P : terus yang teringat jamaah-jamaah dimana-mana yang terkesan itu  pa mauluddin itu hafal qur’an, trus disaksikan pakubumi tiba-tiba dapat berita “pak Mauluddin murtad katanya..(baca:keluar dari jamaah 354) , nah ini bagaimana…istilah murtad itu juga bagaimana..? kemudian apa cerita dibelakang pa Mauluddin murtad ini, silahkan pa Mauluddin..

 

AM : (sambil tertawa)…iya saya juga agak sedih mendengar kata-kata seperti itu..saya sudah meniatkan hidup saya itu untuk sabilillah, saya meniatkan diri saya untuk sabilillah ,jadi saya..apa namanya…saya berusaha menarik sebanyak-banyaknya dari keluarga saya,keponakan saya, sepupu saya untuk mondok dan untuk jadi mubaligh gitu..karena saya yakini betul bahwa inilah jalan kebahagiaan dunia dan akhirat,jalan masuk surga selamat dari neraka,kemudian didalam perjalannya seiring dengan bertambahnya ilmu pemangkulan yang saya terima……… ( menit 10.06)

 

 

Penasaran ? untuk lebih detil klik aja interviewnya

http://www.4shared.com/audio/xXD1ZLJw

 

http://majalah.hidayatullah.com/?p=2015

nasehat bapa kholiL (ulama LDII yang menuntut ilmu di makkah) dan jamaah disaksikan baik. Alhamdulillah bisa meningkatkan ke imanan. Mudah2an Allah paring aman,selamat,lancar dan barokah ila yaumil qiyamah, amin...

disini

 

 

org yang melepaskan tali baiat walupun hanya bercanda tetap di hukumi sah

nah sebaiknya dengarkan dahulu nasihat pak kholil di atas baru anda berhujah. dan selamat bagi org kahwarij yg telah memisahi jamaah (selamat anda menyesal)

seperti yang dikatakaan pak kholil mau jadi apa saya klo hidup tanpa imam.

adapun didirikannya imam ialah. 1. sahnya hidup 2. sahnya pengamalan

so teruslah memfitna kami org jamaah dan fitnah kalian tidak ada gunanya karena sebagai manusia yang sehat tentu bisa memilah mana yang benar dan mana yang salah.

memangnya yang dimaksud jamaah dalam hadits Rasulullah SAW itu jamaah 354? memang yang tahu dalil-dalil mengenai wajibnya berjamaah hanya jamaah 354? memang yang mengamalkan dalil wajibnya berjamaah hanya jamaah 354? yang dilakukan jamaah 354 itu berkumpul untuk mewujudkan kelompok/golongan, namun jamaah 354 itu terilusi sedang mewujudkan dalil jamaah

imamah itu bermurodif dengan imaroh (kekuasaan) seperti halnya Rasulullah adalah seorang kepala negara, kepala pemerintahan yang nyata (mauwjud) dan muktabar pada sebuah daulah islamiyyah. begitu juga dengan Abu Bakar, Umar bin Khatab , Usman dan Ali. semuanya memiliki imaroh yang riil tidak imajiner seperti imaroh 354.

 

konklusinya umat islam di indonesia memiliki imaroh dan dibawah imaroh. kalaupun imaroh di indonesia masih jauh dari ideal, hal ini memang sudah ada dalam sabda nubuwwah Rasulullah bahwa suatu saat memang ada imaroh yang menyelisihi sunnah seperi halnya zaman imam Ahmah bin hambal di daulah khalifah absiyyah yang menganut muktazilah. dalam kondisi seperti itu, syariat islam memrintahkan tetap taat pada imaroh/penguasa daulah wal wilayah selama perintahnya tidak menyelisihi Quran dan sunnah. kalau memang imaroh memerintahkan yang tidak sesuai dengan quran dan sunnah maka tidak ada toat. jadi bukannya membikin imamah imajiner seperti jamaah 354 apalagi sampai membuat patokan imamah 354 sebagai islam atau tidak seseorang, apalagi sampai mendeclear diluar beat imam 354 hidupnya tidak sah, amalannya tidak sah. itu adalah frase-frase khas khawarij hizbiyyun dan jelas sekali terdeteksi firqoh ( menyempal ekslusif yang tercela dalam islam).tak pelak kesombongan dan ujublah yang tercipta. iblis sudah beribadah pada Allah selama 2000 tahun, karena ujub, iblis tergelincir dalam kesesatan

Jamaah yang dimaksud dalam hadits Rasulullah itu generik mas. Siapa saja yang sudah memenuhi syarat-syaratnya tentu menjadi jamaah yang dimaksud Rasulullah. Tetapi tidak pernah ada jamaah yang tidak punya amir mas (yang diangkat dengan baiat). Jadi kalau anda tidak ada baiat, tentu bukan jamaah anda yang dimaksud.

Imamah bermurodif dengan kekuasaan negara itu hanya pendapat. Idealnya memang seperti kekhalifahan yang lampau. Tetapi itu tidak mutlak. Tidak ada dalil-dalil yang mewajibkan harus berskala negara. Sementara dalil-dalil baiat tidak dimansuh (harus dilaksanakan bagaimanapun keadaannya). Masalah imajiner atau tidak itu hanya pendapat anda. Yang jelas secara fisik, ada amir dan ada jamaah/rukyahnya.

Kesalahan hizbi Albaniyah (Salafi Indon) dari dulu selalu mengartikan keamiran dengan negara. Negara itu belum tentu dasarnya quran hadits sedangkan keamiran itu dasarnya quran Hadits. Meskipun belum sempurna, tetapi sebuah keamiran/imaroh dasarnya adalah quran Hadits. Sedangkan Negara Indonesia, itu bukan keamiran yang belum sempurna mas, melainkan Negara sekuler. Sampai kapanpun selama bukan berdasar quran hadits Indonesia bukanlah imaroh yang dimaksudkan di hadits-hadits. SELAMA BUKAN BERDASAR QURAN HADITS, INDONESIA di luar radar / tidak termasuk Jamaah yang disebut-sebut Rasulullah. Silakan lihat lagi gambar quadran saya di atas. Jangan pura-pura bodoh berkesimpulan Indonesia adalah imaroh yang belum sempurna. Atau anda memang bodoh betulan?

trus apa? penguasa/imaroh RI itu kafir?
trus bikin imamah gelap? trus bikin acara beat hizb? khawarij detected

trus bilang yang ngga beat dengan imam kami hidupnya ngga sah, amalnya ngga sah?

trus bilang yang keluar dari jamaah kami itu murtad? khawarij? khuruj anil jamaah?

trus bilang diluar jamaah kami itu kafir? haram sholat berjamaah dengan diluar golongannya?

trus bilang diluar jamaah kami bukanlah jamaah dan firqoh?

trus bilang jamaah kamilah satu-satunya jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka? trus bilang siapa yang menjalankan islam cara 5 bab wajib masuk surga dan tidak menjalankan islam cara 5 bab wajib masuk neraka?

khawarij detected

selamat! otak anda dikendalikan rezim madigol&keturunannya plus kasmudi

sana hasil daerahan dulu ! jangan lupa isrunnya dibayar..jangan nunggak mulu wkwkwkkk (masih mending nunggak, wong kali ngga bayar, bayar klo inget aja dan udah kepepet ditagih sama ikel tapi sok belagak jadi pahlawan), sori bro {#basic-money-mouth.gif}

Inilah model diskusi dengan orang dungu. Kita sedang diskusi apakah negara RI itu imaroh/keamiran yang dimaksud oleh kanjeng nabi? Jawabannya bukan.

Ngapain anda kait-kaitkan dengan kafir, 5bab, isrun, murtad? Kalau mau diskusi tentang itu ada di tulisan saya yang lain di blog ini mas. Insaflah jadi orang dungu. Dasar gerombolan hizb Salafi Indon!

Orang salafi imamnya Presiden RI ??? 

KLo imamnya presiden> Pak Suharto ..masa istrinya imam gk dikerudung

KLo imamnya presiden> Pak Gusdur masa kerudungnya cuma sebelah..

KLo imamnya presiden> Megawaati masa wanita jadi imam.

KLo imamnya presiden> SBY istrinya saja tidak berkerudung

apakah itu seorang imam jamaah????

hadeuuhh salafi salafi.....

marilah kita ikuti pengertian imamah khayali daulah mimpi ala wongpandir yang bermodalkan ngaji kelompokan, browsing dan copas situs. lantas kenapa itu dijadikan patokan keislaman dan keimanan seseorang?

wongpandir bilang jamaah 354 bikin imamah gelap supaya bisa 'feasible' dalam netepi quran dan hadits.memangnya perlu ya untuk bisa 'feasible' trus keluarlah ajaran-ajaran khawarij seperti doktrin takfiri? makan tuh 5 bab buatan nurhasan{#congrats.gif}

Komentar di atas ciri khas hizb bodoh Salafi Indon.

Yang sering copas itu justru pengajian Salafi Indon. Semua isi website-nya cuma hasil copas. Otaknya disia-siakan. Membebek semua.

Membentuk jamaah (ada amirnya) itu perintah yang ada di hadits2, bukan saya yang bilang.

Khawarij adalah orang yang sudah tahu dalil beramir, pernah beramir, eh malah meninggalkan keamiran (keluar dari ketaatan). Khusus al khawarij Albaniyah dilanjutkan dengan mengada-ada (dengan definisi maksa) beramir pada presiden.

Berkacalah dulu sebelum menuduh orang lain. Yang pas dicap khawarij itu ya Salafi Indon.

Kisah Nyata   : ceritanya sekitar 4thn yang lalu saya mengajak ngaji orang henho(ma'af dis

saya ikut ngisi ah ...

untuk semuanya ada  yang perlu di jelaskan..

sebetulnya jika anda ada di luar indonesia dan menemukan keimaman yang selain yang ada di indonesia, apakah mereka sah?.. jawabnya sah2 saja asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

kl di indonesia bagaimana?.. jawabnya ikutilah imam yang awal..

ilustrasinya, jika di masjid ada yang sholat jamaah terus kita datang (meskipun kyai atau dokter atau sepintar apapun) apakah kira2 sholat jamaah sendiri atau jadi makmum? mestinya jadi makmum, kl kemudian sholat jamaah sendiri berarti emang begitu bodoh dan begitu dungunya dia..

sebetulnya benar atau salah itu memang sulit bagi yang tidak tahu, aliran umat islam yang terdaftar di depag saat ini ada lebih 300 aliran termasuk diantaranya ada MD, NU, LDII, jamaah asmaul khusna, jamaah ijaiyah DLL masih lagi..

SIAPA YANG BENAR?>> jawabnya pasti bukan LDII, NU ATAU MD atau yang lain..

jawabnya yang benar adalh mereka yang menetapi alqur'an dan alhadist yang di tetapi secara berjamaah sampai ajal pati.. atau MEnetapi QHJ sampai mati..

Jika masih ada yang menyanggah menetapi QHJ sampai mati adalah salah, berarti itu jelas bukan orang iman, atau halusnya PASTI ORANG KAFIR atau orang munafik yang berusaha membuat kerusakan untuk orang iman..

Untuk masalah iuran, infaq  dll atau apalah sebutannya..sebetulnya mudah saja, ada pepatah tangan di atas lebih baik dr tangan di bawah.. artinya punya duit kog (beda jika orang kismin alias kere alias miskin buat hidup saja susah kog di suruh infaq,, beraaaaaat banget rasanya jadi alesan dech yang paling tokcer biar g kliatan) mau infaq  kasih ke fakir miskin atau kemana ya terserah, apalagi di serahkan ke sabillilah bukannya itu terpuji dan tidak ada ruginya...

semoga bisa bermanfaat dan jadi pencerah untuki kita semua..

salafi indon mengatakan mengangkat amir lewat membunuh saja sah berarti lewat demokrasi juga ya sah2 saja alasannya dosanya lebih ringan dari membunuh, disinilah kejahiliyahan mereka si tukang copas salape,

fakta demokrasi menghasilkan Rakyat Pemegang kekuasaan tertinggi dg Azas demokrasi Suara Rakyat adalah suara Alloh, jadi beda dengan menjadi amir dg berperang, amir hasil perang menjadi penguasa tertinggi

yg kedua, ente salape goblog banget {#blower2.gif} bgaimana mungkin demokrasi yg jelas2 azas syirik (suara rakyat=suara Alloh) berarti dosa syirik dikatakan lebih ringan dari dosa membunuh??? ingat Alfitnatu (syirik) Asyaddu minal Qotl , dosa syirik lebih berat dari membunuh

Pelase deh, yang katanya mengaku salafy dan sering menghujat-hujat LDII, buat anti-tesis dulu dong dari tulisan ini?

Semakin anda komen ke mana-mana, semakin saya yakin kalau tingkat intelektualitas anda memang rendah plus hatinya gak mau terbuka sama kebenaran...

 

GW JD TERTARIK MBACA COMENT2 YG MASUK NI...SERUUU

EH GW KAN ORG AWAM....EMANG HARUS NGIKUT PRESIDEN APA YG JAMAAHAN SEH??....(KALO GW BACA2 SIH KAYANYA BENER JG KATA WP NI)

LHA, KALO YG NGAKU JAMAAH BUANYAK KOYO OPO KUI...GW SUSAH PERCOYO AMA JAMAAH2 DI INDO, ABIS PADA NGAKU YG BENER...

yo gampang to Mz,,,

ikuti jamaah yang berdasarkan Quran Hadist,

baik ilmunya,caranya, dan pengamalannya,,

dan yang melaksanakan Quran Hadist secara ber jamaah.

trus dari yg Mz tau, cocokin ama dalil2 yang ada,,,

insyaAllah ketemu,,,

kalo mz berusaha menilai dengan uujur,,,

ok2,,,

moga2 Allah paring hidayah,,,

salam utk smua sdulur,,,

mantab jaya lah,,,

mogaAllah paring aslb,,,

Terus minta pentunjuk sama Allah minta dintujukan mana jamaah yang istiqomah memperjuangkan qur'an dan hadist sebagai landasan gerak, idealisme dan ideologinya.

Semoge Allah menunjukan kepada kita semua jalan-Nya yang lurus.

 

ni org ldii kok gak mw solat dibelakang org non-ldii ?????

emanknya knapa tu...

kasih alasannya donk?????????biar gw tw...

kate sape mas, ini mah gosip jaman PKI :D, anda mengamalkan apa yg di larang rosululloh, menyebarkan brita dr katanya dan katanya ck ck ck

MasyaAlloh...saya ada koq video-nya mas  mau tak upload? 

Orang ini masuk ke mushola yang sedang mengadakan sholat berjamaah, yang lain pada ngikut imam, satu orang ini langsung nyingkir sholat sendiri...

mas..gw cuma nanya knpa gak sah solat dblkang non-ldii????

setau gw cma dibilang gak sah..ya gak sah nya tuh knpa????

bkan urusan PKI ini..

make-nye jangan kemakan pitnah om. orang ldii solat di belakang imam masjidil haram yang bukan ldii. siape bilang solat di belakang non-ldii ngga sah?

kok kalo dibelakang imam masjidil harom sah.??

kalo dibelakang imam2 umum/biasa gak sah????

tu knpe???...hei...gw bkan org salapie ..gw org awan taukk

 

point yang saya sampaikan maksudnya adalah:

bukan masalah imamnya LDII atau non-LDII yang membuat orang LDII mau/tidak mau bermakmum. Tetapi masalah kehati-hatian saja untuk sholat di belakang seorang imam yang ahli ilmu dan bukan ahli bid'ah. Anda bisa saja jadi imam sholat orang LDII selama bisa membuktikan seorang ahli ilmu dan bukan ahli bid'ah.

Mulai dari sekarang, please deh stop memfitnah LDII hanya mau bermakmum sesama LDII. Basi, tau'...

sah sah aja ko mas, sholat dibelakang ahlul bid`ah :D,krn dosa imamnya kalo salah, makmum nya ga dosa kalo imam nya salah bacaan ato melakukan bid`ah,... tp ada cerita waktu dimekah,ketika itu orang" ldii tidak  mau sholat di belakang org yg membaca "usholi"/ ahlul bid`ah, akhirnya kejadian ini dilaporkan kepemerintah arab saudi dan disidang, tp akhirnya apa yg terjadi ?, malah si org yg melaporkan ldii, disuruh belajar oleh hakim arab saudi sama ldii haha

ceritanya hampir sama kaya sanad yg hilang di becak,atau saat abah NH akan di jadikan mufti di Saudi Arabia..banyak kononnya :-), perowinya ga jelas...konon..konon..wkwkwkwkwk

jossssssss jzkh

josss bodohnya

JOSSSSS CERDASNYA BUNG JZKH

eh awam maksudnye

imam sholat ae dipermasalahkan..

sing ora tau sholat ora dipermasalahkan..

kae kere-kere pinggir dalan ora tau sholat kae digiring kon nang mesjid. bene podo sholat

Masyarakat muslim Indonesia kian lama kian tahu mengenai siapa sebenarnya LDII itu. Apa dan siapa sesungguhnya dibalik LDII itu. Ajaran apa yang sesungguhnya serta akidah apa yang dianut warga Islam jamaah dibalik jubah yang bernama LDII itu. Gelombang resistensi dan penolakan pada ajaran islam jamaah 354 kian menguat (baik stakeholder internal maupun  eksternal). Masyarakat dan pihak otoritas pun semakin mempersempit ruang gerak gerak LDII untuk menyebarkan paham batil nurhasan dengan senjata andalannya yaitu “budi luhur”.  Banyak warga jamaah 354/LDII yang menyadari fenomena tidak menguntungkan ini. Mereka mulai sesumbar “tidak, kami tidak mengkafirkan umat islam diluar golongan kami”. Mungkin memang benar orang tersebut tidak mengkafirkan umat islam diluar golongannya. Memang saya akui ada beberapa orang didalam LDII yang tidak mengkafirkan orang islam diluar golongannya. Tapi jumlah mereka sangatlah minoritas. Sedangkan paham mayoritas warga islam jamaah adalah berkeyakinan  bahwa orang islam diluar golongannya adalah kafir. Itulah yang menjadi jiwa dan ruh dari jamaah 354.Begitu juga doktrin-doktrin yang terus dihembus oleh pembesar jamaah 354 yang masih sangat kental dengan nuansa takfiri, hizbi , kesombongan golongan dan chauvinisme. beberapa Orang jamaah 354 yang memang  tidak mengkafirkan orang islam diluar golongannya lalu berkata “LDII tidaklah mengkafirkan orang islam diluar golongannya” itu adalah representasi yang salah. Tidak takfirinya orang tersebut seolah mewakili sak jamaah LDII/ Sak jamaah 354. padahal tidak takfirinya beberapa gelintir orang LDII/jamaah 354 itu bersifat individual dan personal. Dan tidak bersifat komunal global.

 

Komuni Warga LDII/ islam jamaah  itu akan manut terhadap kata-kata pemimpinnya/ imamnya. Tanpa Mereka sadari, jamaah 354 memang sudah menjelma menjadi komunitas taklid buta atas nama doktrin patuh pada amir berarti patuh pada Rasulullah berarti patuh pada Allah. Dalil ini memang haq. Tapi ketika di jamaah 354 dalil ini menjadi tereduksi dan menyebabkan mereka tergelincir dalam perilaku kegolongan yang tertutup dan menghizbi. Mari kita saksikan, kalau memang jamaah 354 itu membantah bahwa jamaah 354 itu tidak takfiri, lalu mengapa pemimpin mereka/ amir mereka tidak pernah memberikan instruksi pada para pengikutnya untuk mengkoreksi paham mayoritasnya yang mapan dalam keliru. Beranikah imam mereka, pakubumi mereka mengkomunikasikan leewat jalur “resmi” yaitu pada teks hasil-daerahan atau nasihat lisan hasda bahwa “orang islam diluar golongan jamaah 354 itu tidak boleh dihukumi kafir? (secara pukul rata), “orang jamaah 354 yang keluar dari jamaah 354 itu tak boleh dihukumi murtad selama orang itu memang masih ada di dalam koridor keislaman yang haq;bahwa orang islam diluar jamaah 354 adalah berjamaah juga dengan penguasa yang memiliki daulah wal wilyaah apalagi ditambah dengan netepi dalil “maa ana wa ashabi”; bahwa orang islam diluar golongannya jamaah 354,ibadahnya juga memang sah selama pas dengan tuntunan kitabullah dan sunnah yang shahih; bahwa orang islam diluar golongan jamaah 354 itu harus dihukumi dengan hokum islam dan menduduki mereka pada posisi dan status sebagai muslim dan bukan sebagai orang kafir didalam hokum islam;

 

Beranikah imam mereka mengatakan itu semua dengan tegas, jelas dan gamblang pada para pengikutnya? Beranikah imam mereka mengkomunikasikan hal ini di dalam teks hasil-daerahan? Beranikah imam mereka, wakil 4, pakubumi menjelaskan hal ini tanpa memakai bahasa ambigu, samar dan bias?

 

Saya tidak melihat hal itu. Imam dan pembesar mereka hanyalah membiarkan pengikutnya tergelincir dalam kepenyimpangan. Tema2 Hasil-daerahan terakhir, materi penerobosan pusat justru malah kian menjerumuskan pegikut jamaah 354 dalam jurang yang kian dalam dan bukan ke arah perbaikan. Tidak ada gebrakan untuk mengkoreksi kekeliruan yang begitu maapan dan mendarah daging.

Mungkin mereka (pembesar)takut, apabila mereka mengatakan hal sebenarnya mereka akan ditinggalkan pengikutnya, mereka takut akan terjadi eksodus besar-besaran dari jamaah 354 menuju manhaj salafiyyun ahl atsar. Jadi mereka lebih suka diam dan membiarkan pengikutnya dalam ketergelinciran, atau paling banter membiarkan pengikutnya untuk mencari kebenaran sendiri. Apakah mereka (pembesar) lebih takut pada kehilangan pengikut, kehilangan pengaruh, kehilangan daya control pada pengikutnya dibandingkan takut pada Allah yang maha Perkasa?

Bagi LDII ini bukan masalah berani atau tidak berani. Tapi memang konsep jamaah dari firqoh anda Salafi Indon itu wagu, tidak jelas, inkonsisten, ngaco dan rokyu. Jadi jangan jualan barang yang memang jelas tidak laku. Lebih baik baca buku kho ping ho daripada baca tulisan al khawarij Albaniyah tentang konsep jamaah.

Banyak orang wanti-wanti untuk hati-hati pada bisnis ponzi schemes ngga jelas maryoso, eh malah dibilang iri, malah dibilang ngga boleh iri pada kekayaan orang lain.
memang awalnya banyak jamaah 354 kayak mendadak, mubaligh kelompok pengangguran pada beli mobil
jamaah 354 semakin euphoria dan gelap mata pada bisnis maryoso. dari Imam sampai rukyah kelas cere pada ikutan semua. uang haji yang terkumpul di pengurus KBIH 354 malah diputer dulu di bisnis maryoso, awam cilik 354 jual rumah, jual sawah. ahgniya (orang kaya)investasi bermilyar-milyar, para pengepul mulai membujuk jamaah 354 lainnya untuk berani jual rumah bahkan dengan iming-iming break event point yang cepat dan lebih besar. Jelata 354 berbondong-bondong pada ikutan bisnis ini. Apabila diperingati mereka malah bilang “ah, pak Imam juga ikutan koq”’ “ah, pakubumi juga pada ikutan koq, jadi mana mungkin haram”. Hal ini makin diperburuk dengan disemboyankan bisnis syubhat ini oleh para pengurus pusat sebagai bisnis manshurin, bisnis barokah. Tahun 98 ketika kondisi perekonomian terpuruk karena jatuhnya nilai tukar rupiah pada dollar, imam 354 mengusung sebuah program utopis bombastis yaitu program UB yang akan mengalahkan dana IMF !!, namun kenyataannya jauh api dari panggang, jangankan menyamai IMF, wong jelata jamaah 354 terperosok dalam kemiskinan karena ditipu bisnis maryoso. Bermimpilah terus….mengalahkan IMF, jalan tunggal masuk surga, selamat dari neraka; umat (golongan) terpilih bla bla
banyak pengurus yang di"pecat" dari dapukannya karena berani mengatakan pada pak imam/ pengurus pusat bahwa bisnis maryoso adalah syubhat dan berbahaya
bom waktu itu akhirnya meledak. kasus maryoso mulai terlihat jati diri sebenarnya. keuntungan yang dinanti-nanti dan diharapkan akhirnya kandas.

aghniya bangkrut, awam cilik kehilangan sawah dan rumah, uang untuk haji hilang, para pengepul dikejar-kejar oleh investor sampai pada lari dari kampung halaman, pengepul2 dipusat pada lari ke singapura (dan ke hut mekkah ?),
semua pakubumi& kasmud terlibat dalam bisnis ribawi ini. apa jadinya kalau tubuh manusia tumbuh daging dari hal yang haram?, apa jadinya kalau uang haram tersebut menjadi darah dan mengalir bersama urat nadi?. akan makin gelap dari kebenaran dan keras kepala dalam kesesatanlah jadinya.

iki ngomong apa tho? Maryoso adalah cerita usang. Orang LDII sudah belajar dari kesalahan kasus Maryoso. Bosen ah tulisan nya itu lagi itu lagi. Coba deh cari tulisan yang lebih menantang. Bahas kek tulisan saya tentang konsep Jamaah anda yang koplo itu. Saya pasti senang.

yang kena musibah aja sabar faham kalo smua tidak akan hilang semua akan kita nikmati di akherat. lo kan tau ni tdk akan hilang di hadapan Alloh. bodoh mat lo

eh, ni org ldii-kan punya imam tuh!!

nah gimana nanti kalau suatu saat masanya muncul keimaman yg lebih besar lg dr ldii..??

mksdnya,....gw kan tau2 dikitlah tentang masa dimana ada keimaman yg mendunia,di arab sana, syariat islam tegak di muka bumi, orang2 hidupnya pada makmur semua..kalo gak salah nanti dimasanya Imam Mahdi/Al-Mahdi gitu...

nah..ldii punya imam, nanti kalo masanya ampe ketemu masa Imam Mahdi, si Imamnya ldii tuh ikut gabung ama Imam Mahdi atau tetep imam sendiri???

soalnya setau saya ldii ni kan nasehatnya kalo gak salah---jamaah ini estafet di bela-belain terus sambung-bersambung, turun-temurun, ila yaumil kiamat..kayak apa tuh???

Kalau ada keimaman yang lain tentu keimaman yang ada melebur menjadi satu. Ikut yang lebih tua. Kalau sekarang pun Saudi mau menggandeng/melebur jadi satu dengan LDII juga pasti diterima. Bukankah itu yang dulu Pak Nurhasan inginkan? Karena Saudi tidak bisa mengayomi umat islam di belahan bumi yang lainlah yang membuat Pak Nurhasan pulang ke Jawa dan mendirikan keimaman.

ini lah bodohnya orang" ini, termakan fitnah, bodohnya lagi ikut menyebar fitnah tanpa tabayun, gak tau sejarah, ilmu nya membebek, alhasil firqoh albaniyah ini hasilnya

Pusat sudah bingung tidak bisa menahan laju informasi tentang kesesatan354 karena banyak yang langsung bertanya ke Masyaikh tentang 354, dan alhasil yang baru pulang haji ini banyak sekali yang ruju' ilal haq.
Akhirnya pembesar2 pusat, termasuk imamnya mulai ancang2 malakukan "Pengamanan Aset2 Jamaah" sebelum jamaah ini BUBAR. Terutama aset2 yang sudah diatasnamakan pengurus pusat. Tanah, kebun, kompleks, dll. Inilah kasus Marioso Jilid II.

ini ciri salafy, suudzon, menuduh tanpa bukti, taqulloh wahai firqoh albaniyah, jgn berdakwah dengan menghalalkan segala cara apa lagi dengan cara menyebar berita katanya dan katanya.

Jangan lebay ah. Pengurus pusat LDII sudah memikirkan ini jauh dari dulu. Aset-aset sudah dibalik namakan ke organisasi sebelum dirampok oleh gerombolan pengkhianat macam al khawarij Albaniyah (salafi Indon).

kalo pak BY baiat ama imamnya ldii gimana tuh???@#$%$#*tambah puyeng*

ldii/ jamaah 354 memposisikan imamah mereka adalah pintu gerbang keislamannya seseorang, padahal Rasulullah sudah menggariskan akan tauhid, Rukun Iman dan rukun islam.

padahal kalau Imamah menempati posisi pondasi agama tentu Rasulullah sudah menginformasikan secara komprehensif dalam hadits yang membahas Rukun Iman dan Rukun Islam.

akibat ketidakmengertian ulama LDII pada perkara kaidah dasar agama, mereka jadi tergelincir dalam takfiri dan keluarlah frase: diluar jamaah kami adalah kafir, ilmunya tidak sah dan firqoh.Hal ini sangat setali tiga uang dengan akidah syiah imamiah yang juga mengusung imamah sebagai akidah utama dalam beragama. Bedanya jamaah 354 begitu mengkultuskan Nurhasan dan keturunannya sedangkan syiah imamiah mengkultuskan ahl bait secara batil

hal ini semakin diperparah karena definisi Al Jamaah dalam jamaah 354 dibajak dengan mind-setnya Nurhasan sehingga jamaah 354 menganggap hanya golongannya sajalah yang mengamalkan dalil wajibnya berjamaah, sedangkan umat islam diluar golongannya dianggap firqoh dan bukan berjamaah. dari sini juga muncullah kesombongan dalam beragama di jamaah 354. jamaah 354 jadi begitu ekstrem dalam mengistimewakan diri dan golongannya sendiri. Mereka berenang –renang dalam kebanggan semu dan tercela.

Jamaah 354 yang berjumlah kurang lebih 300.000 orang itu merasa sah keislamannya karena merasa amirnya lah yang sah di Indonesia ini dengan klaim unsur kepertamaan dalam beat. Sedangkan umat islam Indonesia diluar golongan mereka dianggap berada didalam keamiran yang tidak sah maka konsekuensinya jamaah 354 menggap umat islam Indonesia tidak sah keimamannya maka tidak sah juga kehidupan berjamaahnya. Yang sah berjamaahnya adalah jamaah 354. dari sini pula mereka akhirnya tergelincir pada sebuah akidah dan keyakinan bahwa umat islam diluar golongan jamaah 354 tidak sah hidupnya. Karena mereka begitu sempit dalam memahami dalil imamah wal jamaah

 Ikhtilaf adalah hal yang lumrah dalam khasanah ahlu sunnah wal jamaah. Namun ketika terjadi fenomena pernyataan “imam kamilah yang sah” maka diluar golongan kami adalah kafir, tidak sah hidupnya, keluar dari golongan kami adalah murtad hukumnya dan frase2 senada maka hal itu bukanlah ikhtilaf lagi. Ini sudah masuk ranah pengerusakan akidah oleh pemimpin dan jamaah 354. ini adalah hal yang tidak bisa ditoleransi. Maka wajiblah bagi kaum muslimin terus membendung gerakan jamaah 354 agar wabah pemahaman jamaah wal imamah ala nurhasan tidak menyebar ke masyarakat muslim lainnya.

ketauan sotoy nya ni org, ldii itu bukan 300 000 org, tapi 25 juta org,masih aje berkutat kafir takfir, otak lo kaga maju maju, terkungkung sama fitnah dah suudzon ckck ngaku mengikuti salafusholih tp kelakuan seperti jahiliyah

ah si mas, masih aja mempertahankan konsep jamaah koplo anda.

Sekarang saya tanya ke sampeyan, Rukun sholat itu apa aja ya? Saya saja masih hapal tuh pelajaran SD saya. Rukun sholat itu dimulai dari niat lalu takbiratul ihram dst sampai salam. Lha kalau tidak beristinja (wudhu) gimana? Kalau belum masuk waktu gimana? Kalau tidak menutup aurat gimana? Makanya rukun sholat itu juga harus menimbang syarat sah shalat. Jadi berwudhu, menutup aurat, menghadap kiblat, masuk waktu shalat dsb (syarat sah shalat) itu juga hal yang penting yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Kecuali anda golongan "Children Of God" yang pernah dilarang di Indonesia karena beribadahnya sambil telanjang.

Sama halnya dengan rukun iman/islam. Anda harus pandai meletakkannya. Inilah kelemahan firqoh khawarij anda. Melihat semuanya sepotong-sepotong, makanya jadi sesat. Bertobatlah wahai gerombolan khawarij Albaniyah (Salafi Indon). Allah masih membuka pintu tobat sebelum ijroil mencabut nyawa anda.

hahahaha...25 juta...NGIMPI...hahaha..NGIMPI...{#basic-cool.gif}

jwb dong

kalo pak president(PBY) baiat ama imamnya ldii gimanatuh nagtur negaranye???

Ya ngatur negaranya seperti biasa saja. Kalo Tim Nas pas maen di GOR Bung Karno, ya pak SBY nonton. Kalo ada bencana alam, ya pak SBY tinggal turba ke daerah. Pas ngaji kelompok, ya pak SBY ngaji kelompok. Pas waktunya ngatur negara, ya pak SBY ke istana, bukan ke mesjid kelompok. Wong yg punya ilmu ngatur negara itu pak SBY. Gt aja kok dibikin rumit ya? Iki koyo'e salafi gendeng kabeh nang rene yoo, sing salafi waras ndi?

aku bingung terhadap keadaan yg dilema ini...aku takut ikut2an jamaah2an, takut tersesat tapi....ku juga merasa perlunya imam untuk mengatur rukyahnya dgn Benar..tapi di indonesia ni golongan2/jamaah2an menurut salapie dianggap firkoh..apalagi mrk langsung menanyakan ke ulama haromain yg notabene pusatnya islam dunia..lha kalo gini gimana urusannya????

Jangan bingung mas. Percayalah dengan hadits nabi: kutinggalkan 2 perkara, tidak akan tersesat ...dst.

Keadaan sekarang ini dibuat keruh oleh gerombolan yang namanya Al khawarij Albaniyah (Salafi Indon). Gerombolan ini tabiatnya suka mengadu domba yang namanya Ijtihad. Inilah "asap" akhir jaman yang ada di hadits hudaifah. Padahal dari dulu dan sekarang Ijtihad setiap ulama selalu berbeda-beda, meskipun sumbernya Quran dan Hadits. Tetapi yang dilupakan adalah, masing-masing punya kewenangan dan yurisdiksi. Ijtihad ulama A cocok untuk daerah A dan zaman A. Ijtihad ulama B cocok untuk daerah B dan zaman B. Itu hal biasa.

Nah, lalu bagaimana misalkan Ulama haromain bilang beginu lalu LDII bilang begini? Yang mana yang benar? Jawaban saya: dua-dua nya sama benar. Karena dua-dua nya ilmunya Quran dan Hadits MMM, dan dua-duanya berjamaah. Perbedaan pendapat tidak bisa disatukan karena memang yurisdiksi nya berbeda. Apakah fatwa ulama haromain bisa mengatur umat islam/LDII di Indonesia? Tidak bisa. Tetapi tentu umat islam indonesia boleh mengambil rujukan dan boleh saja meng-copy-nya. Tetapi juga tidak haram juga jika meng-opt-out kalau memang tidak cocok. Fatwa ulama haromain hanya berlaku di yurisdiksinya yaitu tanah Saudi. Hal ini berbeda ceritanya jika, misalkan, 2 keimaman saudi dan LDII melebur jadi 1 keimaman (jangan tertawa, bisa saja terjadi Saudi menjadi negara super power dan menguasai dunia dan mengakui indonesia bagian dari tanah kerajaan saudi). Jika hal ini terjadi, yurisdiksi ulama saudi sudah meliputi indonesia. Maka fatwa ulama haromain (dan mungkin beberapa ulama indonesia yang sudah diangkat jadi juru hukum) HARUS diikuti dan ditaati.

Inilah indahnya konsep berjamaah Quran Hadits yang ditekankan LDII. Dua keimaman bisa melebur, ikut yang lebih tua, selama konsep dan dasarnya sama (ilmunya sama Quran dan Hadits MMM, dan sama-sama berjamaah/ada imam yang dibaiati).

Mulai sekarang jangan bingung. Dua2nya (ulama saudi dan LDII) sama-sama benar karena mengambil rujukan ilmu QH MMM dan sama-sama berjamaah (ada imam). Yang tidak benar adalah ya asap tadi: Al-khawarij Albaniyah (Salafi Indon). Firqoh ini tidak berjamaah (tidak ada imam yang dibaiati). Kerjanya mengadu domba. Firqoh ini pandai membaca Alquran tetapi tidak lewat dari kerongkongannya. Ilmu banyak, tetapi suka memutar balikan. Khianat terhadap ilmu. Dia berbahasa seperti kita, tetapi seruannya menuju ke pintu-pintu jahanam (sangat percaya mati tidak ada tali baiat di leher tidak apa-apa).

apaan tuh MMM?? dan anda bilang konsepnya ldii, 2 keimaman bisa melebur mjdi 1 ,ikut yg lebih tua...kan islam masuk indonesia sudah sejak jaman belanda dulu, apakah mungkin ada keimaman yg mungkin terpencil gak diktahui bnyk org sblum keimamannya ldii ini yg mungkin juga sampe saat ini masih kecil/terpencil yg mngkin jg disembunyikan /bithonah tdk diketahui bnyk kaum muslim?

kalo taunya ada yg lebih tua dr ldii gimana?? berarti ldii yg salah dong buat jamaah tandingan...dan denger2 ldii sampe nyebarin kluar negri(go international),klo yg diluar negrinya dah ada keimaman nanti ldiinya berarti salah dong, nanti ddianggap buat tandingan jamaah juga...tapi kok yg di arab sana kayaknya santai2 aja gak nyebar2in kluar negrinya kayak ldii sih, kan aku jd bingung nih, gimana tuh urusannya??

Ada saja kemungkinan ada yang lebih tua. Tetapi saya rasa kecil sekali kemungkinannya kalau era informasi sekarang masih belum ketemu.

Jamaah tandingan itu kalau sudah tau ada yang lebih tua tetapi tetap mendirikan keamiran. Tapi kalo memang sudah di-cek pada mendirikan saat itu belum ada yang lain ya bukan tandingan namanya.

Mengenai pergi ke luar negeri dan bertemu keamiran lain di sana, itu terserah kepada individu tersebut. Mau ikut (baiat) ke mana. Ini menjadi penting karena menentukan kepada siapa dia harus mendengar ketika terjadi keraguan mau ikut ijtihad siapa. Kalau keluar negeri cuma sementara sih biasanya tetap ikut yang di indonesia.

ada potongan hadist dr hudzaifah(klo tak salah)...

"apkh stlh kebaikan ada keburukan lg?", rasululloh menjawab,"ya(yaitu) para da'i (yg menyeru) ke pintu jahanam, siapa yg mnjwb (seruan)mrk, ia akan mrk lemparkan ke dalamnya" saya brkta,"wahai rasululloh terangkan sifat2 mrk pada kami" beliau mnjwb,"mrk ini berasal dr kulit kita sndri dan brbicara dgn bahasa kita pula"

saya brtnya:"maka apa yg engkau perintahkan kpd kami jika menjumpai hal itu?" beliau mnjwb,"tetapi(jgn tinggalkan) jamaah kaum muslimin" aku brkta,"jika mrk(muslimin) tdk memiliki jamaah dan imam?" beliau mjwb,"berlepaslah kmu dr smua firqoh-firqoh (golongan-golongan) ,walaupun kmu harus menggigit akar pohon smpai engkau meninggal dunia sedang kmu dalam keadaan demikian".     (sya ambil dr jwbn seorang yg brtanya ttg imam & jamaah)

jg diriwayatkan dr...(sya tdk tau)

"Al-jamaah adalah siapa saja yg sesuai ketaatannya kpd Allah walaupun kamu bersendirian" .(saya ambil dr artikel makna al-jamaah)

sebenernya yg firqoh itu yg bergolongan2/berkelompok2 atau yg menyendiri sih???

trus kok maksudnya dibilang al-jamaah tapi sendirian tuh gimana mksdnya???

 

 

1. Firqoh itu gerombolan yang tidak punya amir

2. Firqoh itu kalau sudah jelas2 bertemu jamaahnya orang islam (ada amir yang berdasarkan quran hadits) tetapi tidak ikut ke dalamnya.

Contoh firqoh yang jelas: Al Khawarij Albaniyah (Salafi Indon)

mengenai al-jamaah tapi sendirian, silakan lihat tulisan saya yang lain di blog ini.

 

jumlah jamaah 354...25 juta orang  wkwkwkwk wikipedia-minded !! itulah ajaran nurhasan...gemar berkhayal...gemar lebay..hidup dalam ilusi. what a  nerd !

satu orang jawa jokam saja pergi ke Perancis...langsung dikoar-koar dalam pengajian kelompok...JAMAAH KITA HEBAT, SUDAH MENYEBAR SAMPAI PERANCIS !!

Hanya wongpandir saja yang mudah kemakan retorika orang pusat

wongpandir mungkin jarang sambung, jadi ngga bisa update sensus yang bisa didata dari list zakat fitrah (karena zakat fitrah adalah list perkepala) dan sensus yang diadakan oleh pengurus daerah.{#wow_bounce.gif}

25 Juta ????   keep dreaming {#apploud.gif}

Untuk jokam-jokam di Jakarta yuk, hadiri kajian dibawah ini:

 

Bismillaah..

HADIRILAH KAJIAN ILMIAH BEDAH BUKU

"HAKEKAT TAWADHU DAN SOMBONG"
KARYA : Syaikh Salim bin Ied Al Hilali

Pemateri :
Ustadz Abu Qotadah
Waktu : Ahad, 26 Desember 2010
Jam 09.00 WIB - Zuhur

Tempat :
MASJID NURUL IMAN
Jl. Raya Pos Pengumben No. 21
Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat

 

Ajak ayah, ibu, kakak, adik, suami, istri, anak, teman, mubaligh kelompok dst, kalau perlu ajak juga imam daerah, biar pergi ke kajiannya bisa pakai panther touring dengan bersama-sama {#mouth-shut.gif} . Seru loh, suka ketemu jokam-jokam dari desa dan daerah lainnya di kajian ( meskipun malu-malu dan ngumpet-ngumpet, takut ketahuan {#embarassed.gif} ). Bisa jadi ajang reuni juga.

 

…..hare gene masih percaya nurhasan ? hare gene masih percaya ajaran “jalan tunggal masuk nereka ala 354”….ih ketinggalan jaman. Ngga gaul !!

 {#dancing6.gif}

Di sini bukan untuk promosi acara pengajian. Mohon next time jangan mem-post acara pengajian. Silakan diisi saja forum ini dengan diskusi tentang apa yang anda pahami tentang islam. Kalau masih mem-post jadwal pengajian, mungkin akan saya hapus.

jwb dong prtanyaan gw yg di atas!!!!!!

kasih nickname di tiap tulisannya, mas. biar ketahuan pertanyaan anda yang mana?

eh kalo baiat ama 2 imam gimana tuh???

WP:

Kalau ngomong sertakan dasar hujjah-nya dong :

- Firqoh = golongan yg tidak punya amir? dasar hujjahnya apa mas?

- Imam yg berdasar QH : maksudnya apa nih? jadi ada juga imam yg tidak QH dong? sekalian hujjah pendukungnya ya mas

Khawarij albaniyyah : term baru lagi nih :-), tolong jelasken sejelas jelasnya

 

silakan lihat tulisan saya yang lain di blog ini juga mengenai firqoh.

tulisan anda penuh ro'yu..blas ga manqul...hanya pakai yg ada di otak anda saja..1000% rokyu

kalau sudah tidak bisa argumen, begini deh tulisannya gerombolan khawarij Albaniyah.

hahahaha...beginilah kalau wongpandir ngaku jadi wongpinter..ancur semua pemahamannya..penuh Ro'yu...ngaku QH,yg ada cuma menafsirkan QH kata per kata..ga jelas, ilmumu berapa % sih cah gendeng??? berani beraninya mencela Syaikh Albani...paling paling khatam Himpunan sama Kutubushittah saja sudah kementus..itu saja manqulan product LDII, giliran suruh nyampain..mbules ra karuan

tidak usah membahas berapa banyak ilmu saya. fokus saja ke topik diskusi.

Noh tanya sama pakubumi loe yg baru pulang dari Arab Saudi..takfir LDII itu apa dasarnya (jangan ngomong ga takfir ya??, ga usah mbules kita dah tahu bagaimana dalemannya LDII), nah takfir itu syar'i atau tidak? Ulama Salaf mana yg berani takfir seberani LDII?  Wong takfir kok berdasar Imam Bithonah..wis ga nyambung blas..kasih tahu ke pemirsa, manqul dari mana ente wongpandir dkk?

takfir sih ok-ok saja mas kalau sudah ada dasar yang jelas dan itu kasus per kasus. Coba lihat tulisan saya di blog ini tentang takfirnya Imam Ahmad.

Ga usah jauh jauh ke takfirnya Imam Ahmad..yg di tanya tuh apa dasar takfir LDII  berdasar bai'at or tidaknya orang tsb ke Imam bithonah LDII..mengapa bithonah??khan Imam ga bithonahnya LDII adalah Abdullah Syam bukan Shulton AUlia..hehehe

menurut bbrp artikel yg saya baca...

kalo ldxx ini kan berawal dr lanjutan pemahaman IJ yang berasal dr Nur hasan yg berguru di mekah (kalo tdk salah slma krg lbh 10 taunan). Setelah itu ia pulang ke indonesia....ia mengaku belajar di darul hadist mekah, pas ada org yg menanyakan langsung ke sana (saya tdk tau sapa org itu) ternyata dikatakan tdk ada murid yg namanya dia,..nah loh... bahkan pada tahun2 ia belajar itu belum didirikan darul hadits mekah. ...nah..ini..ni..saya bingung, jadi sebenernya Nur hasan ini belajar dimana ???  atau, apakah itu hanya cerita bohong doang??? tapi masak sih bohong??? ...juga ada yg bilang bahwa org yg tdk belajar/mangkul ama Nur hasan dikatakan ilmunya batal/tdk sah.  lha, kalo gitu berarti Nur hasan ini satu2nya manusia yg sah ilmunya yg sanadnya sampai ke rosululloh dong???  trus gimana tuh para ulama2 yg ahlul hadist di mekah sana??apa mereka tdk sah ilmunya alias batal alias ngawur alias sesat. Padahal kan disana lah justru pusatnya ilmu  pusatnya islam,..atau mungkin jg disana ada yg benar dan..ada jg yg salah alias ngawur alias sesat ....   duh kok tambah mumetyaa ???ni gimana urusannya????

Yang penting ijazahnya ada. Jaman dulu kan berguru ngga kayak daftar sekolahan sekarang. Bisa ajah namanya nyelip atau lewat jalur khusus/istimewa. Investigasi2 partikelir seperti gini ngga ada gunanya.

Untuk WP, tolong kita di kasih pencerahan utk hal berikut ini :

- "manqul" memang bagus, tapi dari mana asal hukum wajib manqul anda? QH mana yg menjadi hukum bahwa beramal tanpa manqul tidak SAH alias TERTOLAK??

- Takfir alias menganggap kafir muslim lain di Indonesia yg tidak bai'at ke Imam anda? ini dasarnya apa? manqulannya dari QH-nya mana? itu menurut pemahaman siapa? apakah penafsiran "kata per kata" anda cukup menjadi sandaran hukum akan hal yg sangat penting ini??

- di IJ, "seolah olah" ISRUN mengalahkan Zakat, betul-kah? padahal sudah jelas jelas seharusnya ZAKAT yg lebih penting,karena itu aturan Allah Rosul langsung, tapi mengapa justru yg di dengung dengungkan ke ru'yah adalah masalah ISRUN ini yg notabene hanya aturan "IMAM"??? gimana nih nurut anda WP??

 

 

Ah ini sih yg nulis jelas mantan jokam. Kelihatan dari tata bahasanya. Dasar provokator. Maaf kami nggak terpancing ya mas.   {#apploud.gif}

padahal yang ditanyakan semua dah dijelaskan  di blog ini, pada ga baca apa ga ngerti ya?, kalo masih ga ngerti brarti seperti kata wp pada akhir tulisan ini :D,apa takut ngebaca seleuruh blog ini nanti malah berubah kefahaman :D,, ayo dibaca" dulu donk {#artist.gif}{#apprehensive.gif}{#airborne.gif}

Ah gimana nih mas WP dkk, giliran bertanya langsung ke "jantung" anda, tepat,apa adanya,tanpa tedeng aling aling..di bilang provokator..apa susahnya njelasin..takut ya..karena ketahuan semuanya itu tidak ada hujjah dan dasar hukumnya

 

silakan lihat tulisan saya tentang manqul, isrun, takfir di blog ini juga. Kalau mau komen di sana aja, biar fokus.

dan jg saya baca2 dr bbrp artikel termasuk di blog ini... bahwa pemerintahan kita ini bukanlah pemerintahan islam walaupun dipimpin org islam, dikarenakan berhukum dgn undang2 buatan manusia, bukan berdasarkan syariat islam quran hadits.

maka dr itu "mungkin" org2 yg paham bagaimana seharusnya bentuk pemerintahan islam, mencoba mendirikan negara islam sejak zaman sblm(mungkin) dan sesudah proklamasi kemerdekaan walaupun dgn pemberontakan dan akhirnya gagal semua ditumpas tentara indonesia...."mungkin" inilah hal dasar yg akhirnya membuat munculnya sebuah kelompok2 / golongan2 islam yg membaiat pemimpinnya sendiri/imamnya sendiri,... memang "mungkin" bagi masyarakat umum, hal ini dianggap sbg pemberontakan terhadap penguasa, dan menyimpang dr pemimpin yg berkuasa. Masyarakat "mungkin" jg menganggap golongan & kelompok2 inilah pemecah belah umat dan sesat menyesatkan ..sehingga banyak golongan2 ini yg dihina,dibenci,dihujat,bahkan diserang. Memang, bagi saya pribadi agak sulit dan memang "mungkin" sulit hidup berislam yg benar dinegara ini. Sebagian ulama dlm negri yg tdk ikut mrk, "mungkin" menganggap kelompok2 ini adalah sempalan, hizbi, dsb. 

seandainya saja bentuk pemerintahan negara kita tidak seperti ini, tdk rancu seperti ini alias murni bersyariat islam, "mungkin" tdk ada org2 yg membentuk golongan2 / kelompok2 (kecuali org2 yg "mungkin" memang nyata menyimpang dr ajaran quran hadits). dan jg "mungkin" tdk ada saling berdebat masalah keimaman.

"tetapi" yg saya dengar, bahwa di negara berpemerintahan islam-pun seperti saudi, masalah jamaah2an jg sensitif, "mungkin" ada jg jamaah2 bithonah....saya jd bingung, padahalkan disana sudah ada bentuk pemerintahan bersyariat islam tapi kenapa kok masih ada tdk ikut ke penguasa saja yah??? ni gimana urusannya ???

sebenarnya saya ingin hidup sewajarnya seperti kebanyakan org pada umumnya, ikut pemerintah saja,...tetapi, saya pun tdk bisa memungkiri bahwa hati saya condong mengarah ke bentuk jamaah2 yg dimaksud, tetapi saya jg menemukan kerancuan didalamnya...apalagi saat ada "perang suci" org2 yg mengajak kpd pemerintah dgn org2 yg memiliki imamah sendiri. Mereka pun masing2 memiliki hujah yg tentu menurut masyarakat awam seperti saya, keduanya ada betulnya ada jg salahnya... membingungkan umat saja ..ni gimana urusannya???

netral.

memilih dan jalani saja mas. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Jangan ikut-ikutan berandai-andainya salafi Indon.

SALAFI, MIMPI INDAH DALAM ISTANA MEGAH.

oleh: Feri Zubaidi

Dalam tiga tahun terakhir, Salafi menjadi perhatian yang agak serius bagi Jama’ah. Jama’ah seperti agak terkejut dengan serangan Salafi yang tiba-tiba menohok pada “uluhati” Jama’ah, dengan tertariknya salah satu tokoh Jama’ah untuk mengikuti ajaran Salafi dan meninggalkan Jam’ah. Ini adalah hal yang sangat menarik perhatian, selain bibit unggul, yaitu anak yang terlahir dari orang tua yang telah Jama’ah, sehingga ilmu-ilmu yang dia dapat adalah murni dari jam’ah, juga tokoh tersebut dianggap memiliki beberapa kelebihan secara budi pekerti dan keilmuan. Namun tiba-tiba dia tidak berdaya untuk mempertahankan aqidahnya ketika berhadapan dengan pengaruh-pengaruh Salafi. Yang kemudian disusul beberapa orang, walau jumlahnya tidak signifikan, tetapi menunjukkan sebuah fenomena baru yang menarik.

Serangan Salafi seperti sebuah serangan yang datang dari bayang-bayang kita atau dari saudara kembar kita. Hujjah-hujjah yang digunakan Salafi untuk mempengaruhi Jama’ah-Jama’ah, seperti sebuah senjata yang tidak dapat ditangkis, sehingga apabila dahulu kita memiliki semboyan “mari kita debat, tapi dengan syarat kalau anda kalah anda harus ikut saya”. Dalam menghadapi Salafi, seperti terbalik saratus delapan puluh derajat, “Jangan layani debatnya orang Salafi, nanti kamu terpengaruh”.

Bahkan pada beberapa peristiwa, serangan Salafi seperti berhasil menimbulkan sedikit kepanikan sehingga menjadikan salah respon beberapa jama’ah terhadap gerakan Salafiyyah, yang akhirnya alih-alih membentengi sesama Jama’ah, yang terjadi sebaliknya, tidak jarang Jama’ah-Jama’ah dengan mudah dituduh telah terpengaruh Salafi. Sehingga tidak heran sekarang ini bila mudah didengar kata-kata “orang itu sudah mulai terpengaruh Salafi”, yang kenyataannya sulit dibuktikan. Keadaan ini adalah yang saya maksud sebagai sebuah fenomena yang menarik, sebab selain berhasil mempengaruhi seseorang untuk mengikuti ajaran Salafi dengan meninggalkan Jama’ah, Salafi juga berhasil mengadu domba jama’ah.

Secara pribadi, saya akui ini adalah sebuah fenomena yang menantang, karena cenderung sebagai tantangan yang baru, sebab pada sebagaian orang, Salafi berhasil mengesankan bahwa kebenaran kita sebagai kesesatan dan kesesatan Salafi menjadi tampak sebagai kebenaran. Walaupun bagi saya sendiri, Salafi terlalu kacil untuk menghancurkan Jama’ah dan terlalu gelap untuk dikatakan sebagai hidayah.

Perbandingan Jama’ah dengan Salafi adalah seperti pemilik rumah dengan pemilik gambar istana. Rumah adalah sesuatu yang nyata, tempat yang ada atap dan temboknya, selain ada pintu dan jendelanya. Ketika hujan, rumah dapat menjadi tempat kita berteduh, dan ketika panas, rumah dapat memberikan naungan.

Sebagai sebuah benda yang nyata, rumah tidak akan pernah ada yang sempurna, pasti ada kekurangannya, apakah itu berupa atap bocor, atau angsel pintu rusak atau bahkan air macet. Tetapi itu adalah rumah. Demikian juga dengan Jama’ah, Jama’ah sebagai bentukan Allah, pasti sempurna, tetapi kita sebagai manusia yang menjalankan, pasti tidak dapat menjalankannya dengan sempurna, tetapi tetap yang demikian itu adalah Jama’ah, dan di situlah rahmat Allah menaungi.

Berbeda dengan gambar istana. Gambar istana pasti tampak megah, indah dan sempurna, bahkan bisa saja si pemilik gambar istana mencela pemiliki rumah yang bocor atapnya. Tetapi, semegah dan seindah apapun, itu hanyalah gambar, angan-angan, tidak nyata, yang berarti sesuatu yang tidak ada. Dan memang hakikatnya sesuatu yang sempurna hanya ada di angan-angan.

Apa yang diserukan Salafi tentang bentuk agama islam adalah seperti gambar istana, indah, megah dan sempurna.

Tetapi semua hanya sebatas “seharusnya…”, “seandainya …” atau “jaman dulu …”. Saya akui, serangan Salafi memiliki hujjah yang bagus dan cenderung idealis, tapi itu bukan kondisi yang ada dalam kehidupan Salafi sebenarnya. Dalil-dalil yang mereka gunakan sebagai alat serang kepada Jama’ah, hanya bisa digunakan untuk menyerang saja, namun mereka sendiri tetap hanya hidup gentayangan dalam angan-angan untuk mendapati bentuk agama islam.

Gambar yang indah, megah dan tampak sempurna itulah yang berhasil menggoyahkan aqidah sebagaian Jama’ah, hal ini karena mereka tidak dapat membedakan antara alam nyata dan angan-angan.

Jama’ah dengan segala keadaannya adalah bentuk agama islam yang nyata, Salafi dengan segala ke-indahannya adalah angan-angan. Mudah dikatakan, enak didengarkan, tetapi tidak nyata. Hujan kehujanan, panas kepanasan, hanya ramai-ramai bergerombol dengan berpayung angan-angan istana yang indah dan megah. Itu yang disebut dengan “terlalu gelap untuk dianggap sebagai hidayah”.

Maka kita harus tetap berkepala dingin dalam menghadapi hujatan-hujatan Salafi, kita tidak perlu membalas hujatan Salafi dengan hujatan atau menjelek-jelekkan Salafi, apalagi menjelek-jelekkannya di dalam forum pengajian, karena yang demikian itu bukan ajaran QHJ, yang demikian itu hanya akan menodai keagungan pengajian kita, ibadah kita. Jama’ah adalah gurunya perdamaian dan kemulyaan budi pekerti. Ingat bahwa Jama’ah ini sudah tua, sudah banyak pengalaman. Jama’ah tidak pernah surut karena hujatan dan tidak pernah mundur karena serangan.

Termasuk salah satu hal yang sangat menarik bagi saya adalah tuduhan Salafi bahwa Jama’ah telah memanipulasi sejarah Islam. Jama’ah dituduh telah menciptakan atau merubah atau menutup-nutupi sejarah Islam, dengan tujuan agar orang-orang mau mengikuti ajaran QHJ, dan setelah itu akan takut meninggalkan QHJ. Hal ini sangat menarik, dan Insya Allah pada salah satu bab dari tulisan saya ini akan mengupas tuduhan tersebut. Namun demikian, tulisan saya ini bukan dalam rangka merespon serangan-serangan Salafi, tetapi hanya sebagai upaya saya untuk membantu Jama’ah-jama’ah mengenali siapa dan apa Salafi yang sebenarnya.

Masalah kita bukan kalah dan menang, atau bertambah dan berkurangnya orang-orang yang menetapi QHJ, karena masalah tersebut adalah masalah hidayah yang merupakan kewenangan Allah. Tetapi masalah kita adalah kewajiban kita untuk mengatakan Haq adalah Haq, dan bathil adalah bathil. Kita tidak ingin melihat lagi orang-orang yang menjadi korban provokasi Salafi, sehingga meninggalkan Jama’ah, menuju firqah. Meninggalkan rahmat Allah SWT menuju adzab Allah.

sudahlah hidayah itu milik alloh, cape" ngelayani orang" salafi ini, toh udah jelas siapa mereka :), yg ga punya senjata mending mundur nanti malah mati, yg punya senjata silahkan teruskan perjuangan, mudah"an alloh paring manfaat dan barokah

teruntuk rekan rekan LDII yg masih bertahan di dalam untuk mbenerin Jama'ah dari dalam dan dari dirinya sendiri, pertanyaan saya simple :

- Jujur dari dalam hati anda sendiri, apakah anda tidak tahu bahwa IJ itu takfir ( ini salah satunya saja? jangan bilang ini fitnah dan jangan bilang kok itu itu saja..hehehe, ya memang ini yg jadi concern saya :-)

- Kalau anda TAHU, menurut anda takfir yg di lakukan itu, merupakan penyimpangan atau merupakan "BARANG HAQ"? Kalau itu barang Haq, coba info-kan, apa dasar QH, dan itu berdasar pemahamannya siapa..jangan dengan manqulan kata per kata anda..anda bisa tahu bahwa takfir anda BARANG HAQ :-)

- Kalau anda sadar,takfir itu penyimpangan, apa yg sudah anda lakukan selama ini untuk menghilangkan penyimpangan tsb?

- Kalau anda tahu menyimpang dan anda diam saja, apakah itu merupakan tindakan yg benar?

- Kalau anda masih di dalam,apakah tidak bisa di sebut anda malah mendukung penyimpangan tsb??

 

terkhusus buat mas Feri Zubaidi...apakah spt ini yg pantas di sebut "Rumah" nya islam?? Rumah model apa tuh mas..minimaliz :-)

takfir itu barang haq jika sudah berdasarkan dalil2 yang ada. Silakan lihat masalah takfir ini di tulisan saya yang lain di blog ini. Biar fokus diskusinya.

Trus takfir berdasarkan Bai'at or tidaknya muslim lain di Indo ke Imam btaholah..eh bithonah anda iru berdasarkan dalil yg mana ????

Tidak ada takfir berdasarkan baiat atau tidaknya ke LDII. Yang ada adalah takfir berdasarkan menentang atau tidaknya kepada Qur'an dan Hadits.

Belum melaksanakan belum tentu menentang, saat ini muslim di Indonesia yg belum melaksanakan Imamah belum tentu menentang hukum tentang Imamah..kalau memang sudah ada Imamah yg sesuai Syari'at,why not? kaya LDxx, kalau selama ini LDxx belum melaksanakan hukum had dan rajam..bukan berarti LDxx menentang akan wajibnya hukum had & rajam tohh..betul begitu mas WP??

Betul, belum melaksanakan belum tentu menentang. LDII sama sekali tidak keberatan dengan konsep lain mengenai jamaah. Silakan saja jalan sendiri-sendiri dengan keyakinan konsep masing-masing.

Menurut saya, LDII tidak melarang dan tidak bisa melarang orang punya konsep yang berbeda. Setiap pilihan ada konsekuensi logisnya. Yang penting jangan memanas-manasi massa yang berakhir dengan pembakaran mesjid, pencekalan, dll.

 

 

Itulah jagonya orang LDII bertamsil..bahwa LDII itu ibarat rumah yg nyata..:-), apalagi ini dasarnya..lha wong banyak yg bobrok,dan hancur gitu..ibarat rumah, LDII iru di bangun dengan dasar yg ambigu,absurd..jangan heran orang yg sudah tahu kebobrokannya akan meninggalkannya..karena tidak ada gunanya lagi..udah BAUUU

ILUSTRASI..

-sebuah kerancuan (pemikiran)

`yaa,...dalam suatu kesempatan, diadakan pengajian kecil yang sedang mengkaji al-quran sedang membahas masalah 'orang iman'. Seseorang nyeletuk dan berkata "bukankah orang iman itu orang yang betul-betul iman dan bertakwa kepada Allah ? bukankah orang iman itu orang yang memiliki hubungan batin yang sangat erat kepada Sang Pencipta alam semesta ? lalu dijawab "ya.." , si penanya lalu berkata "lalu bagaimana dengan orang-orang diluar sana yang sungguh-sungguh bertakwa? apakah yang dikatakan beriman cuma kita-kita ini yang mungkin tidak lebih baik dari mereka ? ...............

`yaa...sebuah celetukan yang membuat saya berpikir keras, yang membuat saya berpikir luas, siapakah sebenarnya yang dimaksud dengan orang-orang yang beriman dan bertakwa ini ? saya selalu berpikir dengan keadaan orang-orang itu, yang menurut saya sepertinya "memang" orang-orang yang ahli ibadah dan yang memiliki ikatan batin yang kuat kepada Allah. pun saya berpikir, apakah surga hanya untuk orang kami ini ? yang berkumpul dalam suatu kelompok ? yang "mungkin" bahkan memiliki sifat-sifat dan kelakuan yang jauh lebih buruk daripada orang yang diluar sana ?... berapa banyaknya manusia diluar sana yang bertakwa itu, entah hidup dibelahan bumi bagian mana,..pikirku lagi, bukankah Allah tidak melihat rupa kita,melainkan melihat isi hati kita ? lalu saya berpikir lagi , setiap saya menemukan/menjumpai orang-orang diluar kelompok saya.. orang-orang biasa, orang-orang yang saleh, bahkan guru ngaji/ulama sekalipun, saya langsung menganggap ia tidak beriman, padahal-kan Allah-lah yg mengetahui isi hati setiap manusia ! pikirku lagi, bukankah Allah tidak menganiaya hamba-hambaNya dan akan membalas apa-apa yang ia usahakan ? pun aku berpikir, bagaimana dengan orang-orang yang hidup terpencil, entah di hutan manapun, yang mana ia di dalam hidupnya hanya mencari keridhoan Allah, ia tulus ikhlas dalam hidupnya, selalu bersyukur, tidak mengeluh, beribadah dengan ikhlas, dan bersungguh-sungguh, selalu terngiang-ngiang akan dosa-dosanya lalu memohon ampunan Allah ? bagaimanakah ini ?.. bagaimana jika ia selalu mengamalkan amalan-amalan orang ahli surga sepanjang hidupnya ? pikirku lagi, ahh..ia kan tidak berjamaah dan ilmunya pun tidak didapati seperti apa yang aku dapatkan ini. lalu pikirku juga, lhaa.. aku mendapatkan ilmu dari siapa ini ? apakah aku bisa memastikan ilmuku ini berdasarkan sunah rasululloh, bersanad ? apa itu sanad ? bersambung ? darimana asalnya ilmu yang kudapati ini ? yaa dari mubaligh, lalu mubaligh itu dari siapa ? yaa dari gurunya, lalu gurunya itu dari siapa, dan terus..terus..terus. lha dikelompok ini kan awalnya ilmu yg kudapati ini berawal dari pak nur hasan, lalu menyebar ke murid-muridnya, murid ke murid lagi, dan terus..terus. darimana ia mendapatkan ilmunya ? kenapa banyak ulama yang mengatakan ia adalah pendusta ? ohh..dari saksi hidup , lha..apakah saksi hidupnya itu tidak berdusta dan bisa dipercaya dgn keterangannya ? hmm..lanjutku, bukankah yang namanya belajar ilmu itu harus berguru ? tidak hanya ikut2an saja? tidak hanya baca2 saja,..berarti pada dasarnya setiap orang islam adalah ulama dong ? kan harus mempelajarinya dan menguasai ilmunya juga? pikirku lagi, apakah aku yang harus berjuang mencarinya sendiri ke pusatnya islam sana (mekah) ? atau hal itu adalah berlebihan ? hmm..

`pikiranku kembali ke orang-orang yg beriman dan bertakwa yang  dimaksud, bagaimana keadaan ia nanti di akhirat ? apakah ia dengan serta-merta dilemparkan ke neraka tanpa berdialog sedikitpun kepada Allah ? karena menurut kelompokku org ini dianggap kafir. berarti ibu bapaknya nabi muhammad juga kafir ya ? setau saya manusia bisa memiliki alasan kok(kalo tidak salah). pikirku, apakah orang ini disamakan dengan orang -orang yang bermaksiat bahkan mengingkari ayat-ayat Allah ? bukankah Allah tidak melihat rupa, tetapi isi hati kita ? eh, pikirku lagi, ada sebuah hadits yang bercerita bahwa ada seorang pelacur yang masuk surga ?haa? kalo tidak salah karena ia memberi minum anjing yang kehausan. lalu pikirku lagi, apakah Allah masih melihat ketulusan hatinya, walaupun ia seorang pelacur ? pikirku, bukankah rahmat Allah itu luas ? akupun berpikir kembali, oo.. mungkin pelacur ini orang islam, dan berjamaah. benarkah ?? lalu seperti apakah yg dimaksud berislam yang benar ? akupun bingung, dan masih terus berpikir...

bisakah anda semua membantu saya untuk meluruskan keadaan pikiran saya  yg sebenarnya tentang kehidupan ini ???

netral.

memang mas, kalau masalah iman dan tidak iman (hidayah) kita bawa ke dalam ranah yang berbau filosofi (filsafat) akan sangat susah dicari sebuah sinstesis yang logis...

Misal saja, dalam sebuah riwayat Nabi di Telaga Kausar melihat salah satu umatnya dan bertanya-tanya mengapa malaikat menahan mereka...alasannya karena Nabi tidak tahu apa yang dilakukannya sepeniggalan nabi. Artinya orang yang bahkan kelihatan oleh Nabi adala umatnya sendiri, tidak bergabung dalam barisan Nabi...karena beberapa dosa yang dia lakukan ketika hidup...

Bahkan misalnya, Paman nabi, yang ikut memperjuangakan agama nabi, tidak memiliki jatah disurga.

Memang terkadang konsep hidayah terlihat tidak adil, kalau akhrinya logika mas dibawa terus sampai ke mana-mana...bisa saja akhirnya juga bertanya. Mahatma Gandhi, yang memperjuangkan eksistensi Islam di India sehingga harus dibunuh, apa hukumnya kemtiannya? syahid?

Memang benar bahwa rahmat Allah itu luas, dan Allah bisa memasukan siapa saja sesuai dengan rahmat-Nya...namun demikian, tentu saja kita harus punya parameter-paramter sebagai jaminan-jaminan. Misalnya, kasus pelacur tadi..apakah dengan hadist seperti itu akhirnya membuat kita bisa seenaknya menjadi pelacur lalu untuk masuk ke surga tinggal menjelang mati memberi minum anjing kehusan?

Adapun takfiry adalah perkara yang memang harus hati2 untuk diutarakan. Kalau saya lihat LDII semakin ke belakang sudah semakin membuka mata dan telinga dan tidak kntara lagi takfiry yang mereka lakukan..walaupun mainstream masih demikian..

 

wallahu a'alam

 

mas, kalo mahatma ghandi mmprjuangkan islam , baru tau saya.... jd maksud saya, bukan berati kita boleh jd pelacur trus kasih minum anjing2 yg kehausan biar msk surga, tapi , kok hanya karena itu Allah ridho sama dia. Jadi Allah itu ngeliat hatinya apa wujudnya??? skrg gini, kalo org itu berjamaah tapi memiliki hati yg arogan/merendahkan yg lain, berarti org ini hatinya tdk lebih tulus/rendah dr pd pelacur. kira2 gimana pandangan Allah thdp org ini, smentara di hadist dijelaskan tidak akan msk surga org yg memiliki sifat sombong walau sbesar biji zarah . gimana tuh?

jangan suka ber-utopi dengan kondisi ideal. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Jangan juga melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan kadar kebenaran anda dan mempertanyakan keadilan Allah.

Agama islam yang anda anut sekarang sudah lengkap. Syariatnya sudah kumplit. Jangan melihat cerita lampau lalu berkeinginan sekarang jadi pelacur dan mencari anjing yang kehausan di jalanan. It doesn't work.

Juga jangan melihat orang yang rajin beribadah itu orang yang tidak mempunyai kesombongan di hatinya. Cukup 1 ayat atau satu dalil yang dia "deny" bisa menjadi titik besar kesombongan di hatinya dan membuat murka Allah. Kita tidak usah berkaca dengan orang lain. Lebih baik gunakan fasilitas yang ada sekarang (Quran-Hadits-Majlis ilmu) dan gunakan intuisi anda. Sekali lagi, tidak ada yang sempurna di dunia. Setiap pilihan ada konsekwensi logisnya. Yang penting jangan mencampur adukkan pilihan, seperti Salafi Indon, supaya konsekwensi logisnya terlihat jadi bagus semua. It never works. Yang ada juga semuanya jadi kontradiksi.

saya baru benar2 merasakan... sama2 punya ilmu,ternyata yang membedakan adalah pendalaman ayat/ilmunya...tidak sekedar copy paste,dangkal pendalamannya.banyak ilmu ,hujah tapi seperti busa... ya Allah jangan kau jadikan kami seperti orang2 salaper/salaf indon... naudzubillah min dzalik..!!!

rekan rekan LDII :

Sampai sejauh ini anda selalu membuat istilah baru tentang Salafy Indon? skrg saya tanya,apa beda antara Salafy Indon dan Salafy di Saudi sana? coba tunjukkan kalau anda tidak sekedar membual.

Apakah selama ini, Salafy "indon" yg anda sebut sebut tsb membuat fatwa sendiri? bukannya mereka hanya sebagai PENYAMBUNG LIDAH fatwa dan hujjah Ulama Salaf Saudi (yg anda akui sbg Ulama Salaf)?

Justru bukannya kaya gini yg namanya "MANQUL' versi LDII? jadi apa apa yg di lakukan si Murid, sama dengan apa apa yg di lakukan si guru,apa apa yg di sampaikan si murid = apa apa yg di sampaikan si Guru..betul kah??

Tidak seperti LDII yg ngakunya aja manqul, giliran dalam pelaksanaan,banyak PRAKTEK anda yg tidak sesuai Ulama Salaf (yg notabene jd guru anda), Ulama Salaf melarang Imam model LDII (silahkan baca literatur,banyak fatwa Ulama Salaf yg melarang bai'at ke Imam kelompok or Imam imam jama'ah)..ehhh,LDII malah bangga punya Imam bithonah..sudah bithonah berani TAKFIR lagi..ngakunya Manqul teori dan praktek..tapi prakteknya..jauhhhh banget...BAINA SAMA'I WAL SUMUR SAAATTTTTTTTTTTT

 

1. Bedanya salafi indon dengan ulama salafi beneran adalah: ulama salafi beneran itu mempraktekkan berjamaah (berbaiat dengan seorang imam). Kalau salafi indon (hizb Albaniyah), berjamaahnya hanya konsep angan-angan.

2. Ilmu boleh sama/satu sumber. Tapi kebijakan/Ijtihad bisa beda-beda. Dari dulu sampai sekarang masing-masing ulama sering berbeda ijtihad. Itu biasa. Dari dulu sampai sekarang ulama setuju bidah itu dholalah (ilmu). Tetapi mana yang bid'ah mana yang tidak, dari dulu sampai sekarang tetap saja ditemukan adanya perbedaan (ijtihad). Ijtihad mana yang benar? semuanya benar selama yang berijtihad adalah orang-orang yang berhak diserahi perkara (diberikan kewenangan lewat mekanisme jamaah/baiat).

Intinya: Biasa aje dong sama perbedaan ijtihad.

Wongpinter yg keminter dan sok pinter...kalau takfir,itu bukan maksud ranah Ijtihad,tapi dah masuk ke ranah Aqidah. Cuman di LDxx saja,Imamnya mengijtihadi satu satunya Jama'ah bahwasannya wonf njobo yg ga bai'at ke Imam LDxx itu kafir,yg keluar murtad dsb..dasar sableng, tidak Imamnya tidak ru'yahnya..sama sama koplo...cuman ngakunya aja pinter..kaya anda..WONG PINTER{#angry.gif} {#angelgirl.gif}

takfir itu memang ranah akidah. Tetapi yang menentukan seseorang sudah melewati batas hudud atau belum ada faktor manusianya yang menilai. Di sinilah tugas seorang mujtahid menilai apakah perbuatan orang itu sudah benar-benar melewati batas atau belum.

Jawabnya masih mblibet dan mbules..to the point saja, jadi selama ini takfiry-nya LDxx karena bai'at atau tidaknya seseorang itu berdasarkan Ijtihad-nya Mujtahid mana???? jangan jangan Mujtahid-nya sendiri yg melampui batas dalam masalah takfir ini

Kalau LDII tentu saja memakai mujtahidnya LDII. Masa pakai mujtahidnya Isa Bugis?

Masalah melampaui batas, itu relatif dan debatable. Yang penting sudah berusaha menggunakan dalil-dalil yang ada dan melewati proses keilmuan yang benar.

Dan yang terpenting: Bukan masalah berbaiat tidaknya seseorang pada LDII yang menyebabkan seseorang itu kafir atau bukan. Buktinya LDII tidak mengkafirkan ulama saudi toh? Padahal ulama2 saudi itu tidak berbaiat ke LDII.

bocah gendeng..koplo..keamiran saudi yang jelas jelas saja tidak berani mengkafirkan muslim lain "hanya" karena masalah bai'at koq..ehh..LDxx sudah Imam-nya bithonah,tukang ngafirken orang lagi..wis jan...ngakunya doang wong pinter..otaknya NOLLL..koplo...{#basic-laugh.gif} {#basic-laugh.gif} {#basic-cool.gif} ,pembela Madigol sejati..wkwkwkw

seperti yang saya tulis di komen-komen saya dan tulisan saya lain di blog ini:

Yang menyebabkan kafir/tidak-nya seseorang itu BUKAN karena baiat tidaknya ke LDII. Tetapi karena menentang/tidak-nya ke Qur'an dan Sunnah nabi.

Kalau takfir karena baiat/tidak-nya seseorang ke LDII tentu dari dulu LDII sudah mengkafirkan ulama-ulama saudi.

 

Iyo iyo well noted :-), pokokmen, salah satu landasan takfirnya LDxx adalah masalah Bai'at, jadi selain ada rukun islam dan rukun Iman..di LDxx ada tambahan lagi yaitu Bai'at..walaupun sudah menetapi rukun iman dan rukun islam,tapi belum/tidak bai'at..ya tetap saja masih kafir..belom islam..ckckck..huebat tenan ngulamake LDxx {#apploud.gif} {#arrow_go.gif} , paling paling ntar WP nambahain, anda sendiri yg nyompulkan lho..wkwkwkwkwk

silakan lihat kembali tulisan saya tentang kafir, jahiliyah. Nih saya quote deh biar ngeh. Tulisan ini saya buat tahun 2008.

http://www.blogster.com/wongpinter/antara-kafir-jahiliyah-dan-bekas-pacarmu-211008020818

Semoga jelas. Supaya tidak tertukar apa itu jahiliyah, apa itu kafir. Kalau seseorang tidak ada tali baiat di leher itu terperangkapnya di dalil mati jahiliyah. Atau dalil seperti ini: ""barang siapa yang memisahi Jamaah kira-kiranya 1 jengkal maka sungguh mencabut ia pada tali agama Islam dari lehernya".

Kalau seseorang mencabut pada tali agama islam, ya tentu artinya kembali ke alam jahiliyah.

Tidak usah membahas kafir. Bahas saja bagaimana pendapat anda tentang nasib orang yang meninggal dalam keadaan jahiliyah.

(tolong dibantu jawab) yang di atas..(si netral)

bisakah anda membantu meluruskan pikiran saya tentang kehidupan ini yg sebenarnya ???

netral.

sudah lama saya hanya melihat perkembangan blog ini ,yang  isinya kalau di telaah dan dihayati sampai faham, kita akan mengerti apa yang di arahkan WP.

tertutama dengan ilustrasi diatas...

saya juga heran  pada yang orang orang yang mengaku faham salaf, tapi tidak bisa memahami perbedaan kondisi sistem pemerintahan kerajaan di saudi dan di Indonesia. Kalau  tetap meyakini bahwa kepala negara adalah imam kalian dimana pola fikir kalian  ,???

sistem pemilihan kepala negara  di Indonesia adalah dengan cara PEMILU .... dan setiap kandidat sebagai kepala negara sudah mempunyai niat ingin menjadi kepada negara.... sedangkan banyak dalil menerangkan bahwa tidak boleh sedikitpun  berniat menjadi seorang imam..... apakah tidak tabrakan ?

dan apa jadinya bila 2014  yang mencalonkan menjadi kepala negara adalah seorang perempuan ? apakah tetap kalian menjadikannya sebagai imam kalian ? sungguh pemahaman yang jauh ....

seandainya terjadi .....bagaimana  reaksi anda dengan hal di bawah...

http://umum.kompasiana.com/2009/07/16/apa-salahnya-jikalau-ibu-ani-yudhoyono-menjadi-capres-di-pilpres-tahun-2014-mendatang/

semoga bisa menjadi renungan  dan bisa memperbaiki  kehilafan2   salaf indon...

Di saat tidak di temukan jama'ah muslimin, solusinya adalah Uzlah. Bai'at bai'at ke Imam imam kelompok or imam imam Jama'ah akan menjadikan anda jatuh pada firqoh..

Adapun mencukupkan diri ta'at kepada pemerintah adalah selama perintah tidak maksiat,apakah ini belum cukup jelas? ini demi kemaslahatan dan kebaikan umat.

Silahkan lihat apa yg terjadi di IJ? dalihnya mendirikan jama'ah (dng Imam bithonahnya) di sisi lain tegas takfir ke muslim lain yg tidak bai'at ke Imam bithonah-nya..apakah ini bukan merupakan kontradiksi juga?

mengapa IJ dan pendukungnya sebegitu sempit menganggap fatwa Ulama Salaf yg melarang Imam kelompok dan Imam yg tidak punya wilayah dan bai'at kepadanya hanya berlaku di Arab Saudi saja? apakah IJ menganggap Ulama Salaf itu bodoh dan tidak tahu perkembangan dunia termasuk Indonesia?

Sudahlah..kembalilah ke MANQUl anda, kalau anda mengklaim secara ilmu jalur anda adalah ke Ulama Darul Hadist Mekkah, sampai detik ini, tidak satupun di temukan hujjah Ulama Darul Hadist yg membolehkan Imam bithonah..semua dengan tegas melarang Bai'at ke Imam Imam kelompok


Boleh tanya?

- Apakah anda sudah menemukan jamaah? Kalau memang uzlah adalah solusi Anda, apakah Anda yang "tidak menemui" jamaah sudah uzlah sebagai konsekuensi logis dari pemahaman Anda? sekarang posisi Anda di mana?

Pemahaman LDII soal uzlah adalah saat jaman jelek dan yang ada hanya firqoh-firqoh (dan ingat firqoh tidak sama dengan jamaah)

Bukannya mendirikan jamaah adalah sebuah konsekuensi dari wajibnya mentapi islam secara berjamaah. Saya pikir dalilnya cukup jelas dengan berbagai ancaman-ancaman dan perintah.

Pemahaman jamaah, bukan hanya dilmiliki LDII, kalau memang mau objektif, tidak usah ambil sumber dari manqulan LDII, coba buka buku Jamaatul Muslimin, bukan LDII yang buat buku itu.

Lalu kalau akhirnya membuat orang bisa dengan mudah jamaah, sehingga banyak jamaah-jamaah, silahkan dicari mana yang lebih tua ada dalilnya..kalau-kalau lagi-lagi tidak mau menerima dalil dari LDII, coba buka bukub yang tadi saya sebut..lagi-lagi keterangannya ternyata saya temukan sama, dan buku itu bukan LDII yang buat.

ulama salaf nya ga bodoh, yg bodoh itu salafi indon, fatwa mengalahkan dalil ancaman neraka, fatwa mengalahkan dalil wajibnya berjama`ah?, bukankah alloh memerintahkan kita ketika berselisih mengmbalikan kepada hukum alloh dan rosulnya?,dan bodoh nya lagi masalah jam`ah ini khilafiyah cara pembentukannya, bagaimana anda menanggapi para ahli hadits yg berbeda dengan fatwa ulama saudi?, disalahkan juga kah?, emg ahli hadits dari saudi doank ?emg hanya segelintir doank hanya 10 ato 20 org doank, ulama haromain memandang negatif pada keamiran di indonesia, karena tidak imbang nya informasi, informasi hanya dr satu pihak saja, bukankah menghukumi harus dengan kedua belah pihak di hadirkan, saya yakin kalo melihat cerita nya pak kholil dan pak aziz, andaikan para ulama haromain mau meneliti 1 ato 2 bln saja di ldii, mereka akan memandang baik, saya tantang untuk itu :),itulah mengapa wp mengatakan salafi indon ini membebek ilmunya

dengan mas ini saya sangat setuju seperti itu.. ulama haromain mmandang negatif karena kurangnya informasi yg berimbang, krn hanya dr 1 pihak saja, coba kalau kedua pihak diajak duduk bersama, saya yakin beda ceritanya ntar. Saya pengen tuh tau kalau ulama haromain pada neliti keadaan yg sesungguhnya di ldii ini. Saya berharap dr pihak ldii mau dan bersedia mengundang dan diteliti oleh ulama haromain mngkin bbrp bulan saja..dan tentu saja tdk hanya dr pihak ldiinya tapi jg yg kontra, bagus tuh mas..

ujung" nya kalo saudi ngajak menyatukan keamiran dibawah saudi, saya yakin ldii pasti mau, seperti yg dikatakan wp, krn sama" dr alqur`an dan hadis, ibarat puzlle udah ada pasangannya tinggal dipasangkan, tidak seperti salafi indon ini, mengaku mengikuti ulama haromain, mengaku jama`ah, bai`at ke saudi aja ngga, bisa nya menyalahkan tanpa solusi, usahanya apa untuk membentuk jama`ah kalau memang mereka mengerti masalah wajib nya berjam`ah?, kecuali kalo ga ngerti ya, trs ngaji apa selama ini ? {#flag.gif}

ya..saya setuju, saya juga pengen seperti itu ..kenapa tidak langsung dicoba saja ..kan lebih cepat lebih baik..bagus tuh mas..

1. Mas, dalil2 taat itu bagian integral dari dalil2 imaroh. Kalau anda menganggap pemerintah RI itu sebagai Imam jamaah anda, maka yang anda lakukan sekarang bukan uzlah. Kan sudah mengakui pemerintah sebagai imam anda? gimana seh? Pilih dong salah satu: Uzlah apa sudah ketemu imam dan jamaahnya orang islam? Itu aja jawabnya susah banget.

Hari ini bilang uzlah, besok bilang harus taat pada presiden karena presiden itu imam. Itu namanya plintat plintut. Dalil diterapkan sepotong-sepotong. Dalil taat itu kalau sudah memberi janji baiat. Jangan khianat dong sama ilmu.

2. Jangan merasionalkan perintah dalam dalil2. Kalau mendirikan keimaman dianggap firqoh, itu sama saja menganggap sholat hanya menghabiskan waktu produktiv seseorang. Atau sama saja menganggap sedekah itu hanya menghambur-hamburkan uang (lebih baik ditabung). Yang penting, jalankan dulu perintahnya nanti anda akan dapatkan sendiri hikmahnya. Meskipun tidak semua yang mengangkat imam itu jamaah yang bener, tetapi Al-Jamaah yang benar adalah yang berbentuk keimaman (ada imam yang diangkat lewat mekanisme baiat). Jadi kalau mau benar ya harus dilaksanakan dulu, JANGAN BERANDAI-ANDAI di depan.

3. LDII tidak berpandangan sempit menganggap fatwa ulama haromain berlaku hanya di sana. Karena semuanya ada dasarnya dan sejarahnya. Dulu ketika masih mukim di Saudi, Pak Nurhasan ingin sekali keimaman Saudi "ngurusi" sanak familinya/umat islam di Indonesia. Tapi itu tidak practical. Kekuasaan keimaman saudi tidak bisa meliputi tanah indonesia. Imam saudi saat itu tidak bisa menerima baiatnya umat islam Indonesia karena memang secara implementasinya di lapangan tidak mungkin (sampai saat inipun belum memungkinkan). Karena kalau sudah menerima baiatnya umat Islam Indonesia, berarti raja saudi harus mengayomi dan mengurusi seluruh hajat hidup umat islam Indonesia. Juga rakyat Indonesia harus patuh pada juru hukum dan mufti-mufti Saudi. Karena hal yang "impractical" inilah maka Pak Nurhasan memutuskan pulang ke Indonesia dan mendirikan keimaman tahun 1941. Ini bukan imam-imaman. Bukan imam sempalan (karena yurisdiksi Saudi tidak meliputi sampai Indonesia). Bukan imam kelompok-kelompok. Karena memang pada saat itu belum ada keimaman yang berdiri.

4. Fatwa ulama itu bahasanya diplomatis. Betul tidak boleh berbaiat kepada Imam kelompok-kelompok. Tetapi LDII ya bukan imam kelompok-kelompok. Karena LDII keimaman pertama di tanah Indonesia bahkan sebelum RI merdeka dan terus konsisten sampai sekarang tidak merubah dasar pijakannya: Quran dan Hadits.

WP..Syaikh Ro'yu..1000% Ro'yu....{#apploud.gif} {#arc.gif} {#arrow_go.gif}

Tidak ada jama'ah di Indonesia saat ini, yg ada adalah Firqoh...bisa saja di masing masing Firqoh ini ada Imam-nya masing masing (Imam kelompok,Imam Jama'ahnya dsb), dan tiap tiap Imam itu di Bai'ati hanya oleh anggota kelompok. Dan yg lebih aneh lagi, ada golongan yg punya Imam, tapi disembunyikan..tapi di sisi lain, golongan yg Imam-nya di sembunyikan tsb,menerapkan takfir/menganggap kafir ke orang yg tidak Bai'at ke Imam mereka..aneh bin ajaib..Absurd...ga nggenah

Kalau anda berprinsip tidak ada jamaah di indonesia, bagi saya itu sah-sah saja. Tapi jangan pake dalil taat pemerintah pakai dalil-dalil imaroh dong ah. Itu sama saja kumpul kebo (silakan lihat tulisan saya mengenai salafi indon yang menghalalkan kumpul kebo di blog ini juga).

Buat teman teman IJ

jangan alergi dulu kalau saya copas dari Rumahku Indah.com :-), baca atu atu mudah mudahan ada pengertian baru yg anda dapet,utk memperkaya khasanah anda akan Imam,Bai'at dan Uzlah..silahkan di nikmati

http://rumahku-indah.blogspot.com/2009/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_10.html

http://rumahku-indah.blogspot.com/2010/08/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_8186.html

 

kalau seandainya terjadi 2014 pemimpin negara seorang wanita dan pemikiran  harus  uzlah karena dirasa tidak  sesuai dengan jamaah muslimin ?  anda siap untuk ke hutan makan akar akar pohon ?  Oh.... saya nggak habis fikir....{#side.gif}

BODO kok di piara..manqul dulu tuh pengertian Uzlah yg baik dan bener..cuma org bodo yg mengartikan Uzlah secara tektual dan letterlek...wkwkwk,ga usah habis pikir,lha wong anda ga punya pikiran kok...hahahaha

netral.

sebenernya pemimpin wanita itu sah/gak sah ??? kayanya sih gak sah ya....kalau pas bu mega taun 2000an lalu itu gimana dong, ngikut imam ke penguasanya ane bingung nih ? apa wktu itu uzlah, trus pas pak BY dilantik gak jd uzlah ?

Bila uzlah ini sangat diprioritaskan oleh salafi2 rakitan dibandingkan pentingnya bab berjamaah itu sendiri. Benar, bab uzlah ini adalah sahih, namun apabila bab uzlah ini dinomersatukan terlebih dahulu dibandingkan dalil dalil pentingnya berjamaah dan amar makruf, bagaimana posisi ayat ini? 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا 
Wahai orang2 beriman, selamatkanlah diri dan keluargamu (terhindar) dari Neraka

Apakah keluarganya yang mungkin belum tahu apa itu jamaah, mesti ditinggalkan demi uzlah? Amar makruf tidak dinomersatukan terlebih dahulu? Apakah salafi2 rakitan ini tidak tahu besarnya ancaman dosa akibat dayuts karena membiarkan sanak famili dan saudaranya terjerembab dalam dosa? Apakah salafi2 rakitan ini belum tahu bahwa amar makruf itu merupakan cabang dari jihad fi sabilillah? Dimana jihad fi sabilillah ini tetap wajib dilaksanakan sampai kiamat, meski tidak harus berbentuk peperangan fisik? 

Bagaimana pula dengan posisi dalil ini bagi salafi2 rakitan? 

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ
 
Dan berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah (al Quran) dengan berjamaah / bersatu dan janganlah kalian berfirqah2. 

أَنَا أّمُرُكْم بِخَمْسٍ أَللهُ أَمَرَنِى بِهِنَّ : بِاْلجَمَاعَةِ وَالسَّمْعِ وَ الطَّاعَةِ وَ الْهِجْرَةِ وَ اْلجِهَادِ فِى سَبِيْلِ اللهِ ، فَإِنَّهُ مَنْ خَرَجَ مِنَ اْلجَمَاعَةِ قِيْدَ شِبْرٍ فَقَدْ خَلَعَ رِبْقَةَ اْلإِسْلاَمِ مِنْ عُنُقِهِ 
Nabi SAW: Aku perintahkan kepada kamu sekalian (muslimin) lima perkara; sebagaimana Allah telah memerintahkanku dengan lima perkara itu; berjama’ah, mendengar, thoat, hijrah dan jihad fi sabilillah. Barangsiapa yang keluar dari Jama’ah hanya sejengkal saja, maka sungguh terlepas ikatan Islam dari lehernya. 

Dan contoh2 lain yang tentunya masih sangat banyak jika kita urai satu per satu disini. Duhai para salafi rakitan yang jelas2 masih berada dalam kesesatan. Segeralah bertaubat atas segala kekhilafanmu sebelum ajal menjemput. Jangan tabrak lari terus.

memang ayat-ayat ini sudah dibolak balik oleh salafi Indon. Perintah itu harus didahulukan, bukan excuse. Uzlah bukan privilege, tetapi pintu emergency. Masa sholat langsung dilaksanakan dengan berbaring. Usaha berdiri dulu, kalau tidak bisa ya duduk kek.

memangnya hukum agama itu cuma imamah & bai'at saja?? giliran ada hukum lain yg belum imamah anda laksanakan,dalihnya sakpol kemampuan...semuanya juga sakpol kemampuan bung..{#apploud.gif}

Makanya manqul dulu tuh pengertian jama'ah dari sumber lain, jangan melulu pengertian jama'ah ala jokam saja..di tambah pengertian ro'yu-nya Syaikh WP{#hat.gif}

Sono no suruh imam loe terapin Hukum Hudud and Rajam..pasti otak anda akan ngomong...khan sak pol kemampuan,yg penting khan sudah punya Imamah..wkwkwwk..sendi Islam itu rukun Iman dan Rukun Islam bung..bukan Imamah..Uzlah memang emergency,agar orang tidak bai'at ke Imam Jama'ah or Imam golongan semodel dng LDII

Mendirikan keimaman adalah perjuangan tersendiri. Bagi LDII ini sudah dilampaui. Menegakkan hudud adalah perjuangan juga. Semuanya ada proses. Tetapi, mendirikan keimaman sudah merupakan kemajuan yang membuktikan keseluruhan proses tidak berjalan di tempat. Tapi coba anda lihat gerombolan Khawarij Albaniyah: presiden RI dicatut kedudukannya jadi amirul mukminin. Mana bisa hudud diterapkan/diharapkan dari sistem ciptaan manusia? Ini lebih mustahil dan jelas proses tidak akan beranjak kemana2.

Yang jelas LDII  manqul dari sumber yang shohih tentang pengertian jamaah. Sementara konsep jamaah gerombolan khawarij tidak jelas/angan-angan kosong dan kontradiktif. Mana laku dijual?

Sampai saat ini hanya terbukti bahwa Imamah bithonah model LDxx cuma manqul sampai Nurhasan saja,karena ternyata di urutkan ke atas,tidak ada satupun Ulama Salaf yg di klaim sebagai Nurhasan mempraktekan Imamah bithonah model LDxx. Nurhasan memang SOhih dan terpercaya,bagaimana tidak, lha wong sanad-nya aja hilang di becak kok...wkwkwk

ya iyalah tidak mempraktekan bitonah, makanya ilmu jangan ngebebek donk, begini kalo belajar dari masalah, tidak belajar dari dasar sayr`i ato sumber nya langsung hanya katanya ustad" nya, dan tidak memahami kaidah khilafiyah/perbedaan pendapat antara ulama satu dan lainnya, bagaimana kalo kelompok salafi ini orang" nya dibunuh, mesjid" nya dibakar, ketika ngaji dikepung orang sekampung?,ato bagaimana seorang ulama salaf ketika mengalami hal seperti ini di indonesia?, ulama salaf saudi tidak mempraktekan ini karena mereka berdakwah aman, tanpa gegeran, tanpa intimidasi, tanpa ancaman, coba kalo keadaan ini balik ke ulama saudi, ato salaf indon?, contoh bukan hanya ldii, temen anda tu si amrozi dkk yg dikejar" densus88. karena keadaan itu, ngumpet keaceh bikin pertemuan terselubung, mereka menjalankan aksi bawah tanah, cmn mereka ga pake istilah bitonah aja, saya doain de biar firqoh anda mengalami apa yg di alami di ldii dulu :D, awas aja kalo ada gerakan bawah tanah :D, ldii menggunakan istilah bitonah, agar pengajian lancar, agar qur`an hadis bisa berkembang, terasa kan nikmat nya sama firqoh salafi indon ketika asramaan ibnu madjah jilid dua, coba kalo pas asramaan kemaren itu antum dikejar" warga sekitar terus dibunuh, digebukin, kebayang ga mas, ketika waktunya sudah kondusif, warga indonesia sudah dewasa menyikapi perbedaan pendapat, bithonah itu akan hilang, sama seperti ldii di luar negri tak ada bithonah pengajian berjalan tanpa gegeran {#basic-laugh.gif}

kalau mau investigasi, tanya saja sama syekh abu samah dan umar hamdan di alam kubur sana. Dua syekh itu adalah guru pak Nurhasan. Kalau anda tanya ulama haromain sekarang mah itu bukan seangkatan pak Nurhasan lagi.

Inilah lagi lagi hebatnya WP dalam hal ro'yu..dan memang cuma ini yg dia bisa (sudah ro'yu ngawur lagi)

Bitonah LDXX adalah cuma alesan untuk menutupi kesesatan dan muka duanya saja, coba contoh Jamus,dia berani mengumumumkan kepada khalayak ramai tentang Imamah-nya,tetapi apakah mesjid mereka di hancurkan ? tidak khan?

kata kuncinya adalah takfir LDxx, dengan takfir LDxx dan sifat exclusifnya lah  yg menjadikan masyarakat antipati terhadap LDxx, secara psikologis gimana masayarakat mau menerima LDxx dengan tulus (dan menganggap dia sbg saudara islam sama spt golongan yang lain) sedangkan di sisi lain, LDxx dengan bithonahnya menganggap muslim lain tsb kafir,bukan islam..bukan saudara islam?

Udahlah WP..buka dulu topengmu...{#a-little-birdy.gif}

saya mau nanya ni ama yg di atas saya, kan golongan yg kafir itu sudah di golongkan di qur`an dan hadis, bisa di sebut kan ga dengan dalil qur`an hadis golongan tersebut, jgn pendapat ulama ya :D

Sepanjang pengetahuan saya, bithonah itu ada setelah terjadi banyak tawuran, penangkapan, pembredelan bahkan pembunuhan. Ketika pertama kali pak Nurhasan berdakwah, sistemnya adalah "babat alas". Tidak ada yang disembunyikan. Tetapi karena tawuran, pembredelan dan case-nya sampai ke tangan soeharto, maka jalan tengahnya adalah bithonah.

Bithonah itu proses. Bukan tujuan akhir. Kalau masyarakan RI sudah pada pinter dan lebih mengedepankan otak (bukan otot), saya rasa tidak bakal ada bithonah lagi.

Seandainya ada niat dan tidak hanya berdiam diri untuk membentuk jamaah muslim di indonesia, kenapa tidak dikumpulkan semua ulama se-indonesia, mulai dari aceh sampai papua, berkumpul dan bermusyawarah untuk membahas masalah jamaah wal imamah ini. setiap kelompok diwakilkan utusan-utusannya masing-masing dari setiap kelompok dan golongan yang ada di indonesia, membaur tanpa membawa ego kelompoknya masing-masing, lalu dimusyawarahkan siapa yang pantas menjadi imam. dengan CATATAN, semua kelompok dan golongan yang memiliki imam sendiri, ridho dan bersedia untuk melepaskan keimamannya dengan melebur menjadi satu jamaah muslim di Indonesia JIKALAU yg demikian dibenarkan dalam syariat, demi kepentingan umat tentunya. sehingga kita tidak akan menjumpai lagi perselisihan-perselisihan dan pertikaian-pertikaian tentang imamah di negri ini. hal ini insya allah akan membuat negri ini kuat terutama umat islamnya bahkan mampu membuat gentar umat lainnya yg ingin menghancurkan dan memecah belah islam di indonesia. karena saya yakin semua ulama-ulama mengetahui pentingnya berimam dan berjamaah seperti ini jikalau kita tidak ingin uzlah dan memakan akar pohon. memang masalahnya bangsa ini berlandaskan UUD45 dan pancasila dan penguasapun tidak berniat mengarah ke bentuk pemerintahan yg brdasarkan quran hadits dan sepertinya akan terus seperti itu, bisa lagi diperparah jika penguasa adalah perempuan. saya tidak habis pikir apa iya yg dinamakan imam seperti itu. lalu bagaimana keadaan kita ??? apakah harus uzlah dan memakan akar-akar pohon sampai mati dalam keadaan demikian ??? sedang berjamaah wal imamah dianggap tidak diprioritaskan ??? sedang saat ini imam-imam golongan2 sedang berusaha sekuat tenaga membangun jamaahnya yang malah justru dianggap sebagai pemecah belah/firqoh dan tidak dianggap/diakui umat muslim di negri ini, gimanakah ini ??? sangat kontradiksi. mohon tanggapannya....

netral.

eh kalo mau tanya-tanya langsung ke orang ldxxnya dimana ??? apa situs/blognya ?? kalo bisa yang rame yaa.. yg sering update ... kasitau yak.

setahu saya, pengajian LDII bukan pengajian internet seperti salafi Indon. Kalau mau tanya2 tentang ilmu, datengin aja mesjid-mesjidnya.

yaah....saya bukan mau ngaji di internet, saya mau PDKT dulu dr situs/blog2nya, nanya-nanya tentang apa yg orang-orang sering bilang "ini itu" di ldxxnya, oo ya WP ini bukan org ldxx ya?? tapi kok tau banyak ttg ldxx ?? siapakah anda ??

Siape saye tidaklah penting. Kalau saya bisa jawab akan saya jawab. Tetapi sekali lagi jika ingin mencari info tentang ilmu LDII di internet tidak akan anda temukan seinteraktif yang anda inginkan. Karena LDII dari dulu bukan media online tanya jawab seperti pengajian instan salafi Indon.

ga penting..memang anda orang {#apploud.gif} {#airborne.gif} {#arc.gif} yg ga penting...biarpun ga ngaku, orang buta juga bisa lihat..anda adalah pendukung setia Madigoliyyah,pura pura ga ngaku lagi, dasar pahlawan kemaleman...eh kesiangan

ok WP saya mau nanya, bagaimanakah seharusnya cara mengangkat imam/amir setelah imam/amir sebelumnya meninggal ??? adakah tata caranya sesuai syariat..tolong dijabarkan yaa..

netral.

sepengetahuan saya pengangkatan cukup fleksibel. Bisa lewat penunjukan oleh amir sebelumnya yang misalkan sudah sakit parah. Atau amir sebelumnya menunjuk beberapa calon. Nanti ada semacam majelis perwakilan yang memutuskan. Atau kalau amir sebelumnya belum sempat menunjuk, bisa saja majelis perwakilan mencari seorang/beberapa sosok figur yang bisa dijadikan amir lalu diputuskan dengan musyawarah siapa dari beberapa sosok itu yang dijadikan amir.

nah anda bilang bisa juga nanti ada semacam "majelis perwakilan"<----ini orang-orangnya dari kalangan dalam saja yaa ,kok yg diluar gak diajak-ajak, gini, soalnya menurut saya kan ketika itu terjadi kekosongan imam, nah berarti semua orang baik yg dalem(jamaah) maupun luar(tidak jamaah) sama-sama tidak ada baiat  karena belom ada yg dibaiati setelahnya, nah menurut saya(mungkin) yaa semua orang jadinya sama, gak punya imam pas masa transisi itu. nah menurut saya (mungkin), berarti kembali ke nol lagi ya, sama-sama gak punya imam, jadi pas mau ngangkat amir yg selanjutnya ya harusnya juga melibatkan pihak luar, karena kan baik dalem maupun luar jadinya sama alias membaur alias jahiliyah(mungkin) karena tidak/belom memiliki imam, kecuali ya kalo mrk menolak mentah-mentah alias gak mau(itu dah gak usah diurusin). tapi ternyata yg berhak ya cuma yg perwakilan yg dalem..ini gimana mekanisme sebenernya???

lanjutan..

potongan hadits, kan waktu itu ditanya ke nabi bagaimana jika tidak menjumpai jamaah dan imamnya, kan kata nabi kita disuruh meninggalkan firqoh-firqoh walaupun harus menggigit akar pohon sampe mati(kalo gak salah). nah menurut saya (mungkin) berarti kan akan ada zaman yg seperti ini dan kita disuruh seperti itu, entah kapan kah zaman itu, tapi kita disuruh berjamaah, kalo gitu sampe kapanpun ya berjamaah, sampe akhir zaman sekalipun ya berjamaah. nah kalo gitu kapan masanya maksud jawaban nabi yg terakhir itu ???

1. Yang saya tangkap dari sepanjang saya berdiskusi dengan Salafi Indon, yang dipermasalahkan adalah konsep jamaah seperti LDII itu tidak bisa diterima. Salafi Indon hanya berkhayal suatu hari nanti ada kekhalifahan tiba2... tuing... berdiri. Hadiah dari langit. Seperti magic. Punya wilayah kedaulatan dan terdaftar di PBB. Jadi selama tidak ada punya wilayah seperti negara, saya rasa ajak-ajak tidak akan ada gunanya. Karena esensinya adalah konsep jamaah LDII bukan konsepnya Salafi Indon. Salafi Indon ini lebih mementingkan wilayah dan pengakuan PBB ketimbang yang berdasarkan Quran dan Sunah dan diakui Allah & Rasul.

2. Yang diajak musyawarah itu ya yang memang sudah dari awal secara tulus menjalankan islam dengan berjamaah. Kalau memang ingin ikut berpartisipasi dalam proses suksesi, ya dari sekarang tetapilah baiat. Masa ikutnya nanti pas terjadi proses suksesi. Itu namanya oportunis. Di mana-mana di dunia ini kalau mau jadi presiden suatu negara ya harus jadi warga negara dulu. Mosok, RI ngundang parlemen amerika dan memilih bill clinton jadi presiden di tahun 2014?

Suksesi itu memang mengisi kevakuman kepemimpinan. Tetapi tidak dari 0 lagi. Ajak-ajak itu sudah dilakukan Pak Nurhasan tahun 1941 dan sejak itu jamaah sudah berdiri.

Kalau boleh memberi saran, anda ya jangan memikirkan kapan masa boleh uzlah. Konsentrasi saja pada bagaimana mendirikan/ikut jamaahnya orang islam. Karena berjamaah (mempunyai imam) itu perintah. Sedangkan uzlah itu emergency exit. Yang benar, kalau naik pesawat itu lewat pintu masuk normal. Pintu emergency dibuka ya kalau bener2 ada emergency. Boleh dipelajari bagaimana cara membuka pintu emergency, tapi jangan coba-coba minta pramugari untuk buka itu pintu kalau keadaan normal.

Salafi Indon itu maunya tiap kali naik pesawat ya lewat pintu emergency itu. Seperti orang tolol, bukan?

Saya kalau naik pesawat tidak pernah memikirkan kapan saya bakal lewat itu pintu emergency. Palingan hanya mempelajari caranya saja. Kecelakaan belum tentu menimpa saya, tetapi bisa saja terjadi pada anda atau orang lain atau pesawat lain di belahan dunia yang lain. Dan itu benar-benar terjadi.

no.1).nah, menurut saya (mungkin) yang mereka maksud itu ya harus meninggalkan kelompok2, karena  (mungkin) berdasarkan dalil yg saya kemukakan di atas tadi, karena memang masanya tdk ada kekhalifahan. dan (mungkin) yang anda maksud salaxx hanya berkhayal suatu hari nanti ada kekhalifahan itu (mungkin) menurut mrk itu masa imam mahdi, sehingga mereka menunggu akan sampai pada masa itu, padahalkan kemunculan imam mahdi (kalo gak salah) disaat pertikaian dan perselisihan sudah tak tertahankan lagi, jadi mungkin saja saat itu sebagian umat manusia sudah pada modar. nah mungkin pengertian uzlah yg mrk maksud itu ya saat ini dan meninggalkan kelompok2 karena belom ada kekhalifahan yg diizinkan allah. lalu menganggap mati dalam keadaan jahiliyah bukanlah mati dalam keadaan kafir seperti yg teman2 ldxx artikan...krna menurut mrk (kalo gak salah) bagaimana mungkin nabi menyuruh hudzaifah yg bertanya ktk itu untuk uzlah artinya tidak jamaah alias jahiliyah=kafir???  (nah ini saya hanya dapatkan dr bbrp koment org2 salaxx)..maaf kalo salah....tetapi disisi lainkan mrk menganggap imamnya ya penguasa (di indonesia ya president), ini jg membuat saya bingung...nah (mungkin) menurut mrk in berdasarkan dalil yg menerangkan harus taat penguasa walaupun dirampas harta dan dipukul punggung ....

lalu no.2)...(kalo ini ada tmpt yg lebih privat gak untuk berkoment)...

kemaren (waktu daerahan) saya mendenganrkan nasehatnya pak solihun

dan beliau mengatakan bahwasanya pertolongannya Allah bersama dengan Orang iman dan yang membuat saya tambah yakin bahwasanya jamaan dulu hanya sedikit tapi sekarang banyak sekali. sekarang Jamah sudah tambah banyak. hal itu menandakan bahwasanya Pertolongannya Allah bersama orang Iman (Jamaah). seandainya Allah tidah meridoi Jamaah Ldii atau mungkin malah Firqoh/agama yang salah di mata Allah. Insya Allah jamaah Ldii ini sudah di hilangkan dari bumi indonesia ini. tapi yang terjadi malah berbeda jamaah semakin besar dan masalahpun semakin besar. itu menandakan bahwasanya jamaah bersama pertolongan Allah.

ketahuilah Teori dasar beragama Islam itu. berImam, dan berBaiat

jika org salafi rakitan ini tidak memiliki imam dan tidak ber baiat maka Islamnya perlu di pertanyakan. sama halnya orang-orang khawarij yang memisahi ke kholifahan Ali. walupun di lihat dari ibadanya itu mengherankan(mengalahkan para sahabat) tetap saja tidak di syah(tidak diterima). dalam suatu dalil di jelaskan bahwasanya org kahwarij( memisahi jamaah) yang meyahuri solat setelah haidnya selesai padahal aisyah sendiri tidak melakukannya. kemaren juga ada org salfi rakita yg firkoh dari jamaah mempertanyakan tentang jengot (sunah). saya cuma jawab lah jenggot kan sunah mau di kerjakan atau tidak kan tidak apa-apa. di kerjakan dapat pahala td dikerjakan tidak dosa masalh keci gitu aja di bikin repot padahal masalah besar seperti ber Imam, ber Bai'at mereka tidak kerjakan terus klo di tannya kamu punya imam. punya presiden jawabnya. terus saya tanya lagi

kamu mengucapkan janji bait gak sama pak presiden seperti yang dilakukan nabi kepada umanya jaman dulu( berbaiat di bawah poho klampis). eh malah langsung mengalihkan ke topik yang lainya.(Goblok ko di pelihara ){#flag.gif}

Salah satu ciri khas khawarij adalah gampang mengkafirkan muslim lain..contohnya LDxx yg dengan gampangnya (gebyah uyah) menganggap muslim lain di Indonesia yg tidak bai'at ke Imam bithonahnya adalah kafir dan bukan islam,....amalan mereka juga "mengagumkan" bagaimana tidak, mereka saja ngaji 8x dalam seminggu, Infaq-nya sampai 10% belum lagi setoran dan kesanggupan yang lain,persis kaya ciri khas Khawaij lah pokoknya{#apploud.gif} {#a-little-birdy.gif}

Anda lupa, khawarij itu lahir bukan karena takfirnya. Tetapi karena keluar (ketidak puasan) dari keimaman saat itu. Jadi takfir itu hanya ciri sekunder. Justru ciri utamanya adalah keluar dari ketaatan. Makanya namanya khawarij (orang yang keluar).

Kalau dihubungkan dengan LDII, justru bagi LDII yang khawarij adalah orang-orang yang keluar (entah itu tidak puas atau sakit hati) dari jamaah. Mereka-mereka inilah secocok-cocoknya penamaan dan kejadian.

Masa' ada ciri primer dan sekunder..ayak ayak wae nih si WP :-), tetap saja gampang mengkafirkan orang tanpa alasan Syar'i yg jelas adalah salah satu ciri Khawaraj, nah kalau ada orang yg ngaku punya Keimaman tetapi suka mengakfirkan orang tanpa alasan Syar'i yg jelas justru harus di pertanyakan, jangan jangan Keimaman tersebut merupakan Keimaman Khawarij dan kumpulnya orang orang Khawarij di situ, istilah kata..Khawarij yg berjama'ah dah{#basic-laugh.gif} {#apprehensive.gif}

saya mau nanya ni ama yg di atas saya, kan golongan yg kafir itu sudah di golongkan di qur`an dan hadis, bisa di sebut kan ga dengan dalil qur`an hadis golongan tersebut?, jgn pendapat ulama ya :D

Wah..kalau menafsirkan QH tidak boleh pakai pendapatnya Ulama trus mau makai siapa/apa pagi? pakai penafsiran model kata per kata anda...bisa kacau kalau caranya kaya gitu..bahasa arab saja ga mumpuni, mengambil hukum yg penting dasarnya makna kata per kata..apa kata dunia..wkwkwk

cak cak...kalau menafsirkan QH tidak boleh me-refer ke Ulama, terus kepada siapa kita harus menyandarkan pemahaman kita tentang penafsiran QH? apakah dengan HANYA berdasar penafsiran kata per kata model LDxx,anda bisa mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan menyeluruh akan makna/pengertian suatu ayat atau suatu hadist??

orang ini bento kok gak ada mari2 to ..

orang kafir itu sudah jelas difinisinya didalam QH.

orang dikatakan islam ( islam yg benar ) itu punya syarat, punya rujukan QH. segala amalannya harus sesuai dg QH

dr sini anda, saya atau siapa saja jg bs mengatakan orang itu sdh sesuai blm sama QH cara ibadahnya, kl belum ya bukan orang islam dong ??

adapun pendapat ulama dsini harus sesuai dgn QH jg, pol2 nya harus menguatkan perintah QH dan menjauhkan dr semua aspek penyimpangan QH

Jama'ah adalah perintah, baik dlm Q maupun H

jama'ah yang dimaksud juga punya syarat :

ada amir, ada baiat, ada taat

 

kl ada ulama mengartakan : tdk jamaah tdk apa2, tdk jamaah matinya jahiliyah bkn mati kafir, msh ada harapan msk surga ----> ini ajakan mengincipi neraka dong ???

yg lebih konyol lagi, tdk adanya amir kmdn menisbatkan amir itu dgn presiden.

ini bgmn ???

konyol kok terus2an, kasihan yang membaca jd bingung nanti.

 

salepuih ini sok nuduh" takfir, dia sendiri ga tau siapa saja golongan kafir, cuman ikut"an orang bnyak, duh katanya mengikuti salaf, masalah mengikuti orang banyak menyebar berita katanya dan katanya aja ga tau betapa dosanya perbuatan tersebut,suruh nunjukin dalil nya aja ga bisa/ga berani, yang gini manhaj salaf ? 

ini juga Bego ga sembuh sembuh..sudah kesurupan Jin Burengan tuh..hehe, sok QH tapi giliran suruh nunjukkin mana dalil QH yg menunjukkan bahwa orang yang tidak Bai'at itu Bukan Islam atau Kafir mana?? paling paling nanti hujjah-nya Laa islama..dst, sekarang tunjukkan loe loe pade refer ke mana bahwa makna laa islama di sini adalah KAfir spt kafirnya Yahudi or Nasrani..sono no cuci muka dulu, ro'yu kok di piara

Yg di atas ini comment-nya masih umum banget, terlalu melebar..hehe. Anda mendefinisikan bahwa kalau cara ibdadahnya belum sesuai dengan QH berarti belum islam (alias kafir), begitu maksud anda?

Pls lebih spesific, ibadah yg mana you talking about (tukul mode on :-) )? jangan jangan orang orang yg entah tahu atau tidak tahu hukum shalatnya pakai Usholi langsung dengan serta merta anda hukumi kafir dan bukan islam ntar,karena menurut anda cara ibadahnya tidak sesuai QH ..padahal bid'ah (kalaupun ini anda anggap  bid'ah)  belum tentu kafir toh?{#apprehensive.gif}

ada yang baru dari mayora, silahkan di nikmati, ayo hijrah http://cahaya-salaf.blogspot.com {#arrow_go.gif}

terangilah rumahku yang indah dengan cahayamu agar kita bisa jadi Jokam untuk selamanya, check it out :

http://rumahku-indah.blogspot.com/

http://jokam4ever.blogspot.com/

 

sekaran saya balik pertanyaan org salafi rakitan di atas

Ada gak orang yang mati jahiliyah terus bisa masuk surga

klo org mati kafir jelas nerakanya

dan mati dalam menetapi jamaah masuk neraka

klo ada wah keren banget hahaha...

goblok mbok jangan nemen-nemen po'

 

buat salafi bodong di indonesia

berati, anda tdk jamaah tdk apa2, toh matinya hanya jahiliyah, bukan mati kafir

mati jahiliyah = mati bukan/belum menemukan islam

padahal " inna ad-dina inda Allahi Al-islam "

kl anda tidak islam mana bisa dikatakan beragama ??

kl tdk beragama, lalu anda berangan2 mau masuk syurga ?????

opo suwargone mbahe ???

 

Mas-ne, di atas saya nanya apa dasar LDxx menganggap kafir (spt kafirnya yahudi & nasrani) ke muslim lain di indonesia yg tidak bai'at ke al mukarrom imam LDxx hanya dengan berdasar kepada hujjah Laa Islama...etc, menurut LDxx sak rukyahe Laa islama khan maknanya tidak islam berarti non islam = Kafir toh...nah ini dasarnya apa? apa memang pengertiannya kaya gitu?? jawab dong

Untuk masalah pengertian mati jahiliyyah yg ente tulis di atas nanti kita bahas lagi, tapi tulung tanggepin dulu pertanyaan ane di atas {#basic-cool.gif}

 

sebelum menjawab, saya tanya dulu ke anda diatas saya

menurut anda, didunia ini ada nggak islam yang berbentuk jamaah ??

kl ada di negara mana ???

menurut anda, jamaah itu perintah apa tidak ??

negara,atau bangsa dikatakan jamaah nya syah bila mana ??

Kalau pengertian Jama'ah itu ada Amir,punya wilayah, di akui (Tidak Bithonah..wkwkwk) sepertinya ada mas, contohnya Arab Saudi dan beberapa negara di timur tengah..Jama'ah itu perintah mas, nah perintah jama'ah spt apa yg sesuai perintah itu hal yg lain yg perlu di diskusikan lebih jauh. tapi kayanya jama'ah yg senengnya takfir ga masuk kategori ini deh..{#basic-angry.gif}

Eh temen temen LDxx, pengertian cuma boleh ada satu Imam dalam satu wilayah itu gimana sih (maka tetapilah bai'at yg pertama) ? pengertian wilayah ini batasannya apa ya? setidaknya khan orang tahu, siapa yang mbaurekso wilayah tsb..jadi jangan macem macem ya bikin keimaman baru..khan sudah ada Imam di wilayah tsb

kl menurut anda yang sah adalah keamiran arab saudi. anda jangan2 tdk tahu atau pura2 tdk tahu tentang berdirinya kerajaan saudi ??? yang nota bene nya masih dlm wilayah dinasti usmaniyah di turki

tunjukan dalil yang mengatakan wajibnya wilayah bagi seorang amir. kmdn kata2 diakui, siapa mengakui siapa ?? kl saya orang muslim, saya mengakui keamiran LDxx dan itu tdk bithonah bagi saya.

wajibnya imam memiliki wilayah itu ajaran syiah..

rukun islam antara sunni ada syiah berbeda. sunni ada 5 syiah ada 6. yang ke 6 itu "wilayah"

jadi salpi indon itu mengadop sistem syiah

eh ane mau nanya nih buat semua yg tau&bisa jawab(WP/ldxx/salaxx indonesia)

kan selama hidupnya ketika menjadi Nabi, Rasululloh SAW pasti pernah bahkan sering bersabda tentang masalah yg menyinggung masalah orang tua yaa, nah tapi (kayaknya) ane gak pernah denger Rasullulloh SAW ngomongin orang tuanya sendiri atau sahabat yg menanyakan masalah ortu beliau (kalo gak salah lho ya), nah itu kenape ye ??? coba ditanyain ke ulama haromain sekalian (kalo takut salah-salah ntar jawabnya), ada gak haditsnya tuh....kalo tentang istri beliau sendiri sih(seperti khadijah,dan lainnya) ada yg diceritakan/ada hadistnyakan...

netral.

wes2 mbulet ae debat ambek salafi rakitan

di tanya ini eh malah balik nanya dodol. wes tala bilang aja si mauludin yang mau jadi imam baru syah gitu? imamnya terus ni org salafi rakitan ko gak uzlah katanya keamiran KH. Nurhasan tidak syah (versi mauludin) klo mau uzlah ya uzlah sana.

jamaah itu printah. berdasarkan dalil man aroda buhbuhatil jannah fahiya zamil jammah(brg siapa yg ingin di tengah2nya surga maka tetapilah jamaah) masih banyak hadist lain menjelaskan tentang jamah, amir, dan taat.

klo golongan salafi rakitan masih mersikukuh dengan pemahamman mati jahiliyanya ya monggo tapi please biarkan kami yang menetapi jamaah Ld** yang kalian anggap salah ini jangan sok2an mau ngajak hijroh toh anda sendiri tidak bisa memberikan kami solusi bagaimana hijroh yang dimaksudkan. klo hijrohnya ke mati dalam keadaan jahiliyah ya sama saja. lebih baik menetapi jamaah walaupun orang lain mengatakan sesat,imamnya gak sah ato anggaplah nanti mati ibaratkan tidak masuk surga tetapi Allah mengetahui bahwasanya kami warga LD** telah berusaha menetapi jamaah. walupun kalian salapi rakitan menganggap jamaah kami tidak syah. TETAPI KETAHUILAH DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH BAHWASANYA JAMAAH LD** TELAH SESUAI DENGAN APA YANG ADA DI QUR'AN DAN HADIST. karena saya punya teman yang mana bapaknya seorang yg hafiz qur'an dan pernah ke arab sampai bertemu raja fahd di arab ketika pentasehan bacaan orang2 yang hafiz Qur'an(org yang hafiz boleh mengimami masjid di seluruh dunia). pada waktu itu dari arab boleh minta satu permintaan dan dia waktu itu meminta untuk bertemu dengan raja fahd dan bertemu. Nama beliau alm. Pak Marzuki -> domisili mojokerto(orang yang membongkar kasus mariyoso) . dan saya pernah di perlihatkan sertifikat dari kerajaan arab tersebut.

Buat salfi rakitan Nek arep Uzlah ya uzlah sana gak usah banyak komen, gak penting!!!! tau... oiya MATI JAHILIYA BISA MASUK SURGA GAK ??? JAWAB

Wah ngono sampeyan..muring muring..sobar tho,mengok hipertensi-ne kambuh loh {#basic-laugh.gif}
Wong saya nanya..bukan di jawab malah muring muring, jawab dulu dong,nanti setelah itu kita diskusi panjang lebar tentang makna "MATI JAHILIYYAH" yang menurut anda, tafsir jahiliyyah di sini = mati bukan/belum menemukan islam ( ini yang di tulis anda/teman anda/simpatisan anda di atas loh)

Ayo dong jawab dulu, dari mana sumber manqulannya bahwa makna laa islama itu = TIdak Islam = Kafir (spt kafirnya yahudi & Nasrani)..JAWAB !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!{#angry.gif}

di ceritakan oleh anaknya pak Marzuki-> Umar Irawan bahwasanya raja arab mempunyai yoni dan wibawa yang agung dimana orang yang memandangnya lagsung ciut nyalinya dan tidak punya wibawa sama sekali saya kasih contohnya

http://iwandahnial.wordpress.com/2009/04/12/obama-membungkuk-di-hadapan-raja-arab-saudi/

buat salafi rakitan wes tala ngajak hijrah tapi hijrahnya ke Mati Jahiliyah. terus klo gak bisa jawab tanya lagi apakah ada jamaah yang syah seperti jaman nabi. hahaha.... saya cuma bisa ketawa aja ngeliatnya lucu.. ngaja dan mengatakan imam KH Nurhasan tdk syah terus bilang uzlah lah dia sendiri aja gak uzlah ko malah nagajk uzlah wes-wes mbulet gak karu - karuan. tetepi ae wes mati jahiliyah sampe nanti ada kholifah setelah itu firqoh lagi karena ke kholifahan gak syah kaya kaum khawarij.

 

boleh nanya gak mas, pak Marzuki itu ketemu raja saudi, raja fahd untuk ngapain/ngomongin apa aja ???

netral.

Trus kamsute opo ki, yen Obama mbungkuk sama Raja Arab Saudi..apakah berarti nanti pas keteme Culuton Aulia (Imam LDxx) Obama juga akan mbungkuk..karena yoni.wibawa dan guna-nya Culuton Aulia..wkwkwk

Orang kalau ketemu Kaisar Jepang juga mbungkuk mbungkuk..berarti kaisar jepang juga punya yoni dong...hahahahaha, ga penting banget ya komentarnya...{#basic-cool.gif}

Akan berpecah umatku ini menjadi 73. Semuanya masuk neraka kecuali satu”. Mereka (para sahabat) bertanya : “Siapakah ia wahai Rasulullah ?”.

Beliau menjawab : “Apa-apa yang aku dan para shahabatku berada di atasnya ( maa ana ‘alaihi wa ashhaabii ) . (H.R At-Tirmidzi no. 2641 )
"Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli kitab telah berpecah belah menjadi 72 golongan. Dan sesungguhnya agama ini (islam) akan terpecah belah menjadi 73 golongan, 72 golongan tempatnya di Neraka dan satu golongan di dalam Surga, yaitu al-jama'ah" . (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah1 ). klo hadist di atas salah salahkan saja yang meriwayatkan yaitu para imam

hadist di atas sudah pasti ga salah...yg salah itu Ro'yu nya sampeyan {#blower2.gif} {#blue_bird.gif}

kelihatan kurang pintarnya n kritisnya org L***

hem, cepat2 mi buka pikiran.....

cape deh ...........

kayaknya sekarang yg jdi pembahasan kata "jahiliyah"<--- #marah# hee ... maksudnya arti kata ini yg asli apaaa siiiiihhh.., yg otentik gitu lho, jangan bikin jengkel naa,  jangan dibolak-balik dibikin tambah rumit, kasian yg awam kaya saya, ntar dibalik lho pikirannya sama Allah, gak maukan, makanya ngartiin tuh yg lurus-lurus aja ahh, banyak setan kayaknya, masa cuma 1 kata aja dibolak-balik dipersulit sendiri, aneh-aneh aja ahh......oke kita mundur ke belakang........naa zaman nabi lahir itu kan zaman jahiliyahkan!!! keadaannya gimana haa ???? pada ngapain tuh orang-orang haa ??? trus seorang ibu ,aminah, mengandungkan!!! Terus bapaknya si bayi,abdullah, meninggalkan!!! Terus akhirnya si bayi lahirkan!!! Terus dikasih nama Muhammad kan!!! ndak tau saya lupa yg ngasih nama itu kakeknya apa pamannya, kayaknya sih kakeknyakan!!! Terus dia 6 taun ibunya meninggalkan!!! Terus..terus..terus udah gedekan!!! terus umur 40 jadi nabi kan, rasul kan!!! dah stop..pecah kepalaku ntar...nah trus yg dimaksud zaman jahiliyah itu adalah...jawaaab    #awas dibolak-balik artinya gak karuan tak sepak nyasar ke mesir ntar ...peace

netral

Mas netral :

Nih saya kasih link buat referensi sampeyan,capek kalau harus ngetik satu satu :-)

Kalau yg di atas yang di tulis oleh LDxx atau simpatisan LDxx :
makna JAHILIYYAH dalam "mati jahiliyyah" = mati bukan/belum menemukan islam (wis Pasti nerokone tho..,ngono karepe kali)

Nah di link tsb bisa anda baca tuntas apa pengertian jahiliyyah dalam "mati jahiliyyah tsb",mudah mudahan di paringi kepahaman,selamat,lancar dan barokah {#basic-kiss.gif}

link-e Keri eh ketinggalan..hehehe

Pls check it out,

http://jokam4ever.blogspot.com/

 

ini kok pengertiannya tambah rumit @$%#^&$#@

di link itu mati jahiliyah itu mati gak punya imam, mati keadaan maksiat. lhaa siapa yg mau koyo ngono

netral

Entah anda setuju atau tidak setuju dengan pendapat saya, saya sudah kemukaken pengertian jahiliyyah dalam mati jahiliyyah.

Nah,skrg gilirannya LDxx/simpatisan LDxx, apakah pengertian Laa islama dalam Atsar umar itu artinya kafir (spt kafirnya yahudi dan Nasrani),kalau tidak,mengapa selama ini LDxx mengambil dasar ini untuk menghukumi muslim lain di indonesia, yang tidak bai'at ke Imam IJ berarti tidak islam = Kafir ???

ldii mengkafirkan bukan karena diluar ldii/baiat pada amir, tp karena mereka menghalangi orang utk bribadah termasuk disini membakar mesjid, membunuh org" yg ingin mengaji qur`an hadis,menghalang"i utk berjamaah, untuk mengaji qur`an hadis,untuk infak dan shodaqoh anda bisa lihat di surat ibrohim ayat 2-3 "Dia-lah Allah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi. Dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang pedih", yaitu) orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.” apakah anda menghalang”i di jalan alloh?

dan syaikh sholeh alfauzan berkata :

sedangkan hal-hal yang membatalkan islam sangat banyak , diantaranya adalah  : pengingkaran ( al-juhud ) , menyekutukan ALLAh ,mengolok-olok atau mengina agama ALLAH atau sesuatu dari agama sekalipun ia tidak mengingkarinya , dan lain-lain yang sangat banyak yangdisebutkan oleh para ulama dan fuqaha dalam bab ar-riddah ( murtad ) . dan diantara yang membatalkan islam adalah menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. .

apakah anda termasuk mengolok" agama alloh? mengolok" orang berjama`ah sedangkan itu perintah alloh dan rosulnya,mengolok” orang yg mengaji syairulloh alqur`an dan hadis ?

 

Syaikhul islam Muhammad bin Abdul Wahab menyebutkan bahwa diantara yang membatalkan islam ada sepuluh

diantaranya,

Apabila dia bersujud pada berhala , mengikuti hukum thoghut , meneyembelih untuk selainALLAH , menghina Rosululloh atau mencela ajaran/ hukum islam . maka mereka mengatakan orang – orang ini tetap muslim karena mereka tidak mengingkarinya.Ini adalah kesalahan terbesar dan hal seperti ini adalah penyia-nyian agama secara total , sehingga tidak ada yang tersisa dari islam.

 

Maka wajib untukberhati-hati dari bahaya yang besar seperti ini ( paham murji’ah )

apakah anda sudah menghina ajaran alloh dan rosulnya?, menghina orang yg berjama`ah, menghina orang yg berinfaq sodaqoh untuk pengembangan syairulloh yaitu alqur`an dan hadis?,menghina orang yg mengaji alqur`an dan hadis ?

bagi penilaian sang syaikh pembatal islam itu dihukumi murtad, kalo murtad brati ?

Artikelini di cuplik dari kitab syarah aqidah ath-thahawiyah yang di syarah oleh Syaikh Sholih bin Sholih al-fauzan ( panutan anda para salafi indon)

  kutipan syeikh muhammad bin abdul wahab yang juga di cantumkan di blog ini " ... Yang aku kafirkan adalah orang yang telah mengerti ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia menghinanya, menghalangi manusia darinya, serta memusuhi penganutnya. Inilah yang aku kafirkan,...(Kitab ad-Durar as-Saniyyah)." "yang menentang,menghina,menghalangi ajaran Rasul ya kafir". Nah tinggal apakah perbuatan anda itu menentang,menghina,menghalangi ajaran rasul atau tidak?

jika anda dalam kategori apa yg disebutkan oleh sang syaikh maka ? tau donk jawabannya, ini lah yg di maksud ldii kafir :)

 

 

Soyo nemen ro'yu-ne, blas ga nyambung..{#angelgirl.gif} , yang di tentang tuh bukan Jama'ah dan Infaq versi QH, jelas yang di tentang adalah Jama'ah bithonah dan Isrun bid'ah versi LDxx, kalau anda menganggap bahwa setiap yg menentang jama'ah model LDxx adalah kafir..sono no kafir-ken Ahli Hadist dan Ulama Salaf yg jelas jelas melarang jama'ah jama'ah kelompok model LDxx

makanya saya bilang, itu kan menurut anda saja, jama`ah ini adalah salah, coba kalo ulama saudi meneliti 1 atau 2 bulan saja di ldii, dengan referensi dalil" yg ada, karena semua ulama majmu setuju wajibnya berjama`ah, cmn standart pembentukannya khilafiyah, berselisih ulama satu dengan lainnya, belum tentu ahli hadis yg lain, setuju dengan standart ulama saudi, saya liat disini anda tidak faham kaidah khilafiyah,berbeda pendapat, katanya jago musholatul hadis, padahal dalam musholatul hadis itu isinya perbedaan pendapat, dalam menentukan hadis, dan penerapan nash nash hadis, bagaimana dengan khilafiyah ? :),liat komen sebelum nya donk knp ada bitonah males baca ya?, pantas anda bodoh, org pemalas pasti bodoh nya ck ck ck

 

knpa ada bithonah:

bagaimana kalo kelompok salafi ini orang" nya dibunuh, mesjid" nya dibakar, ketika ngaji dikepung orang sekampung?,ato bagaimana seorang ulama salaf ketika mengalami hal seperti ini di indonesia?, ulama salaf saudi tidak mempraktekan ini karena mereka berdakwah aman, tanpa gegeran, tanpa intimidasi, tanpa ancaman, coba kalo keadaan ini balik ke ulama saudi, ato salaf indon?, contoh bukan hanya ldii, temen anda tu si amrozi dkk yg dikejar" densus88. karena keadaan itu, ngumpet keaceh bikin pertemuan terselubung, mereka menjalankan aksi bawah tanah, cmn mereka ga pake istilah bitonah aja, saya doain de biar firqoh anda mengalami apa yg di alami di ldii dulu :D, awas aja kalo ada gerakan bawah tanah :D, ldii menggunakan istilah bitonah, agar pengajian lancar, agar qur`an hadis bisa berkembang, terasa kan nikmat nya sama firqoh salafi indon ketika asramaan ibnu madjah jilid dua, coba kalo pas asramaan kemaren itu antum dikejar" warga sekitar terus dibunuh, digebukin, kebayang ga mas, ketika waktunya sudah kondusif, warga indonesia sudah dewasa menyikapi perbedaan pendapat, bithonah itu akan hilang, sama seperti ldii di luar negri tak ada bithonah pengajian berjalan tanpa gegeran {#basic-laugh.gif}

antum tu yg ga nyambung katanya nanya, diluar ldii kafir, udah dijelasin bukan diluar ldii yg kafir, eh dibantah sendiri dengan pendapat sendiri :D, jakasembung kaya kodok lu haha,ulama salaf melarang karena informasi dari 1 pihak saja, menghukumi itu harus 2 pihak dihadirkan,terlihat bodohnya anda ini

Bukan di luar LDII tapi umat islam yg tidak Bai'at ke Culuton AUlia..dasar LDxx, Mbules ga mari mari..muter muter ga karuan..dasar ga punya OTAK..wkwkwkwkw

 

jelas dalilnya yg tidak ada baiat dilehernya itu mati jahilliyah, ,bukan kafir tapi tetap ahlunnar mungkin itu yg anda maksud diluar ldii,warga ldii itu takut dengan dalil tersebut, tapi kayaknya salafi indon ngga ya?, sedangkan kafir dijelaskan sama teman kita diatas,anda klihatannya ga bisa bedain jahilliyah sama kafir ya?,yg gapunya otak sapa ya ? haha, Dan klihatan anda ini takut membaca seluruh artikel diblog ini padahal dijelaskan sama WP bedanya kafir dan jahilliyah ck ck ck

hehe makin banyak komen talafi ini makin kelihatan bodohnya, hanya mengikuti hawa nafsunya.

Ikhtilaf Bisa Diselesaikan Dengan Adab Yang Mulia Telah jelas dalil-dalil yang mewajibkan umat Islam membentuk jamaah, mempunyai imam yang dibaiat yang akan memimpin mereka menjalankan ibadah sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah di manapun mereka berkata sehingga diantara umat Islam akan dapat tercipta ukhuwah Islamiyah yang kongkrit, berlandaskan firman Allah dalam surah An-Nisa’ : 59
Keadaan Seberat Apapun Didalam Jamaah Masih Lebih Baik Daripada Didalam Firqah Sudah menjadi janji Allah dan Rasul bahwa rahmat menyertai jamaah, berikut ini. Memang tidak dipungkiri bahwa masih dijumpai adanya perkara-perkara yang masih perlu diperbaiki di dalam jamaah seperti; imam yang adil / sewenang-wenangan, yang merasa berat di dalam menetapinya, akan tetapi keadaan seberat apapun di dalam jamaah itu masih lebih baik daripada di dalam firqah, karena di dalam jamaah tetap ada harapan rahmat dan Surga dari Allah, perhatikan nasihat dari sahabat yang mulia Abdullah bin Mas’ud r.a
Dari Abdillah Dia berkata : Wahai manusia tetapilah oleh kalian taat dan jamaah karena sesungguhnya keduanya adalah taliNya Allah yang Allah telah perintahkan (agar berpegang teguh), dan sesungguhnya apa-apa yang kalian benci di dalam jamaah dan taat itu lebih baik daripada apa-apa yang kalian sukai di dalam firqah. Tafsir At-Tabhari : 5988

Kayanya LDxx itu kalau baca juga suka sambil lalu yach..ga nyantol sama sekali

ga usah takut terpengaruh..begini nih pengertian yg anda maksud..masa saya harus percaya sama WP, mendingan ambil hujjah-nya Albany yg lebih mahsur dan terpercaya {#basic-tongue-out.gif}

http://rumahku-indah.blogspot.com/2011/01/seri-ke-10.html

inilah salafy indon, hanya berpataokan pada satu ulama yaitu albani, seakan sebelum albani itu ga ada ulama atau ahli hadis lain,dan sejaman dengan albani itu ga ada ahli hadis lain, makanya seperti memakai kacamata kuda,gak ngerti kaidah khilafiyah,perbedaan pendapat antara ahli hadis dan ahli hadis lain.lihatlah ini salafi indon, bagaimana pendapat ulama saudi tentang albani, anda harus nya terbuka pikirannya, dalam menilai seorang ulama saja, ada perbedaan pendapat, dan membuka mata anda msh bnyk ulama hadis lain selain albani, sejaman dengan albani dan sebelum albani

Syeikh albani selama 6 bulan terkatung-katung nasibnya di perbatasan UEA! Beliau dilarang masuk kesana!Juga dilarang memasuki Kuwait! Dan juga memasuki Saudi! Dilarang memasuki Suriyah. Dan tidaklah beliau bisa tinggal di Yordania saat itu kecuali dengan tazkiyah (rekomendasi) khusus.(Sumber: kaset ceramah milik Syaikh Abu Ishaq Al Huwainy yang berjudul “Ainal Ulama Ar Rabbaniyun). Akibat kebanyakan mendoifkan hadist Bukhori dan Muslim sih..

 

Pernyataan lebih keras disampaikan Ulama Saudi Arabia Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin , murid dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ini mengomentari tentang syekh Al-Albani mengenai adzan jumatan dua kali, antara lain sebagai berikut :

 

صلى الله عليه و سلم ويجب أن نقتصر على الأذان الثانى فقط . فنقول إن سنة عثمان رضي الله عنه سنة متبعة إذا لم تخالف سنة رسول الله صلى الله عليه و سلم ولم يقم أحد من الصحابة الذين هم أعلم منك وأغير على دين الله بمعارضته ……

Artinya : Kemudian datanglah seorang lelaki di zaman ini yang tidak memiliki sedikitpun ilmu pengetahuan dan mengatakan bahwa azan yang pertama itu bid’ah karena tidak dikenal pada masa Rasulullah Saw dan kita wajib membatasi hanya dengan azan yang kedua saja. Maka kami katakan kepadanya: sesungguhnya sunnah Utsman RA itu sunnah yang patut diikuti jika tidak menyalahi sunnah Rasulallah SAW. Dan tidak ada seorang sahabat pun yang lebih tau dan lebih cemburu dari kamu dalam berpegang kepada agama Allah dari orang yang menentangnya…… (Lihat dalam Majmu’ Fatawa Wa Rasa’il Syekh Ustaimin pada bagian Syarh Aqidah Thahawiyah Juz 8 halaman 638-639).

 

kata siapa kami tidak membaca blog rumah hina mu itu, kami membaca seluruh nya, dan kami telah tanggapi di http://hijrahshohabat.webs.com, begitu banyak dalil yg disembunyikan, bgitu banyak dalil yg dipotong, terlihat anda ini tidak mencari kebaikan,tapi mencari mudhorot,permusuhan bertobatlah wahai salafi indon

Inilah ciri ciri orang yang bego,hanya bisa meng-copas bantahan Syaikh Utsaimin yg seolah seolah tidak mengakui keilmuan Albany,padahal dalam banyak hal syaikh Utsaimin sangat menghormati Albany..kalau memang anda mengakui keilmuan Syaikh Utsaimin, mengapa tidak sekalian anda copas di sini bagaimana hujjah beliau dalam masalah Imamah dan Bai'at? apakah dalam masalah Bai'at dan Imamah..Syaikh Utsaimin berseberangan dengan Syaikh Albany (spt halnya dalam masalah dua adzan ini){#apprehensive.gif} ? ??

kalau mau copas yg cerdas dikit dooong....itulah kalau orang selalu cari PEMBENARAN bukan KEBENARAN..copas sana sini ga tahu diri..

Wah LDxx tambah ngawur...baru khatam kutubu shittah saja sudah berani mencela Syaikh Albany, copas dari orang lain lagi..wkwkw

Nah,sekarang cantumkan di sini SATU SAJA (ga usah banyak banyak) ULAMA SALAF yg mendukung IMAMAH dan BAI'AT ala LDxx..AYO..AYO!!!!!!!!, yah itu khan versi pendapat..hehe,paling hujjah ente hanya ini, hujjah yg kelihatan bodohnya

inti dari copas itu adalah, adanya ikhtilaf soal peniilaian seorang ulama dengan ulama lain, termasuk masalah penilaian seorang ulama pada ulama lain, itu contoh kecil belum cara penentuan hadis doif dll, dan pelaksanaan nash nash hadits, termasuk standarrisasi pembentukan jama`ah,karena semua ulama majmu setuju soal wajibnya berjama`ah :), tp sepertinya salafi indon ini seperti pakai kacamata kuda, hanya melihat 1 atau 2 ulama saja yg di jadikan patokan, dan standarisasi itu hanya buatan ulama, bukan kah kita diperintahkan alloh ketika berselisih memngembalikan hukum itu kepada alloh dan rosulnya, adakah penentuan wilayah didalam nash nash hadis dalam menentukan syah tidaknya jama`ah?,contohnya seperti diatas hanya albani yg dijadikan patokan atau syaikh utsaimin, emg ahli hadis cuman 1 atau 2 org aja ?, coba anda buka musholatul hadis yg katanya paling jago :D bagaimana ikhtilaf terjadi disitu?,ini lah knp disebut salafi indon membebek ilmunya :D, yg ga cerdas sapa ya?

kalo ga bisa argument jangan melempar masalah ke yg lain dunk, inilah cirinya salafi indon ketika ga bisa berargument ngeles dengan mencari masalah baru alias zigzag haha

masalah copas ?

http://hijrahshohabat.webs.com/apps/blog/show/5388272-skedar-copy-paste-tp-tdk-paham-itulah-talafi-murjiah

:D, ah palingan ga berani baca, wong yg di blog ini aja ga dibaca,masalah kafir dan jahiliyah msh ga bisa membedakan, padahal sudah dijelaskan disini, cuman berkoar koar ga jelas ck ck ck itulah kalau orang selalu cari PEMBENARAN bukan KEBENARAN..copas sana sini ga tahu diri.. haha

dengan hatamnya kutubusitah itu kami ngerti hukum dasar, sperti sabda rosululloh kuwariskan 2 perkara tidak akan sesat ...alhadis, bukan kan itu yg diperintah kan alloh ketika berselisih, mpendapat ulama maslah berjama`ah ?

Abdullah bin Mas’ud r.a 
Dari Abdillah Dia berkata : Wahai manusia tetapilah oleh kalian taat dan jamaah karena sesungguhnya keduanya adalah taliNya Allah yang Allah telah perintahkan (agar berpegang teguh), dan sesungguhnya apa-apa yang kalian benci di dalam jamaah dan taat itu lebih baik daripada apa-apa yang kalian sukai di dalam firqah. Tafsir At-Tabhari : 5988 

apakah sahabat menyebutkan harus bernegara ?,kami sudah mnetapinya, nah kalian ?

Capee Deh..suruh nunjukkin mana Ikhtilaf Ulama dalam Hal Imamah & Bai'at malah ngomong ngalor ngidul..wkwkw
Mana ada ga??? Mana hujjah-nya bahwa Imam yg di maksud dalam nash QH adalah model Imamah LDxx? Imam kelompok kelompok?? Imam Jama'ah?? ayo mana..bodo koq ga kelar kelar{#boxing.gif}

Capee Deh..suruh nunjukkin mana Ikhtilaf Ulama dalam Hal Imamah & Bai'at malah ngomong ngalor ngidul..wkwkw
Mana ada ga??? Mana hujjah-nya bahwa Imam yg di maksud dalam nash QH adalah model Imamah LDxx? Imam kelompok kelompok?? Imam Jama'ah?? ayo mana..bodo koq ga kelar kelar

Yang bodoh itu sampeyan. Justru di tulisan blog ini sedang dibahas ikhtilafnya. Kalau Ulama Haromain itu pendekatannya negara. Ijtihadnya haromain: "ikuti saja presidenmu dan berharap itulah amirul mukminin yang dimaksud (kalo salah mudah-mudahan Allah mengampunimu). Yang penting saya (ulama haromain) sudah berjamaah dan berbaiat." hahaha...

Sedangkan pendekatan LDII: jamaah itu harus dibangun bottom-up.

Dah hilang apa belum bodohnya?

Ini lagi lagi bego banget masih saja ngaku wong pinter

Yang saya maksud itu Ikhtilaf Imamah dan Bai'at di level Ulama Salaf bukan di level LDxx, khan ngakunya LDxx manqul ke Ulama Salaf at least OR paling tidak pasti bisa di temuin satu saja hujjah Ulama Salaf yg membolehkan model Imamah kaya LDxx, kalau satu Ulama boleh dan satu lagi ga boleh..baru bisa kita sebut ada ikhtilaf di sini.

Apa lagi dalih-nya? ngaku lagi guru-nya LDxx juga di bithonahkan di Saudi sana..takut di kejar kejar sama Raja Saudi sehingga menyembunyikan aqidahnya..wkwkwkw,

Ini lagi lagi bego banget masih saja ngaku wong pinter

Yang saya maksud itu Ikhtilaf Imamah dan Bai'at di level Ulama Salaf bukan di level LDxx, khan ngakunya LDxx manqul ke Ulama Salaf at least OR paling tidak pasti bisa di temuin satu saja hujjah Ulama Salaf yg membolehkan model Imamah kaya LDxx, kalau satu Ulama boleh dan satu lagi ga boleh..baru bisa kita sebut ada ikhtilaf di sini.


Apa lagi dalih-nya? ngaku lagi guru-nya LDxx juga di bithonahkan di Saudi sana..takut di kejar kejar sama Raja Saudi sehingga menyembunyikan aqidahnya..wkwkwkw,


Lha gurunya Pak Nurhasan yang salaf kan membolehkan (tidak ada fakta melarang), bukan?

Lagipula ulama salaf terdahulu yang mendukung presiden itu sebagai amirul mukminin JUGA TIDAK ADA. Teks-teks/kitab2 tua mengenai "penguasa" itu mengacu modelnya kekhalifahan (penguasa islam di kuadran 1 dan 2 di tulisan saya di atas). Jadi JANGAN bilang mereka "tidak ikhtilaf" presiden itu adalah imam. Karena "penguasa" di teks-teks tua/kitab tua itu tidak membahas presiden. Dan sekarang tulisan itu sudah diplintir untuk kepentingan anda menjadikan presiden itulah imam yang dimaksud. Padahal penjabaran di sini presiden itu kuadran 3.

Use your brain, mannn...

 

Mana bukti-nya WP?? Ulama Salaf yg mana??? sudah jelas sekali model Imamah Bithonah itu terlarang..masih saja meracau cari pembenaran..ayo dong, kalau ada copas di sini...ayo dong,cari pembanding, sudah banyak di copas hujjah Ulama Salaf yg melarang Imamah model LDxx (bahkan menganggap model ini sebagai bid'ah baru), ente copas SATU saja ga usah banyak banyak..Ulama Salaf yg membolehkan..jangan hanya bilang,Gurunya Nurhasan..guru yg mana..mana hujjah-nya..wkwkw

Use your DENGKUL {#apprehensive.gif}

 

Pengamat:

Saya akan coba adil dalam menilai diskusi ini:

term "Imamah Bittonah" itu saya pikir salah ditangkap oleh kelompok Salafy. Sudah diceritakan bahwa "bittonah" adalah strategi dalam dakwah. Artinya sebuah kebijakan yang diambil dalam merespon kondisi yang ada. WP sudah bilang kalau jalam awal, K.H Nur Hasan tidak ada bitonah, tapi hasilnya adalah gegeran. Mungkin coba menqiyaskan dengan metode dakwah Nabi yang "sembunyi2"  di awal, coba bayangkan jika saat itu Nabi langsung buka-bukan? tapi sekali lagi atas petunjuk Allah Nabi Muhammad, strategi ini berhasil.

Ok saya sudah baca masalah baiat yang dianggap bid'ah itu. Tapi ada satu hal, saya melihat itu adalah fatwa hujjah yang keluar dalam sebuah situasi di mana daulah sedang berdiri, contoh adalah Saudi Arabia. Jelas, jika ada baiat baru dalam negara itu, maka baiat itu tidak sah.

LDII menangkap hujjah itu tidak bisa dipakai di Indonesia. Karena tidak "compatible". Apa rasionalisasinya?

1. Seadainya pemimpin yang dimaksud adalah Presiden, bagaimana jika Presiden wanita atau nasrani?

2. Kontkes hujjah link-link yang anda berikan juga tidak ada yang pernah membahas kasus spesifik Negara Indonesia. Contoh konkritnya adalah, coba Anda tanyakan pada ulama-ulama itu bagaiaman kondisinya jika negara Indonesia, yang secara konsitusi jelas bukan negara Islam. Lebih konkrit lagi ya coba tanyakan:

     a) Bagaimana seorang Umaro seorang Presiden yang 5 tahun sekali dipilih  dan tidak berdasrkan Alqu'an dan Hadist?

     b) Apa yan harus dilakuakn umat jika yang terjadi pemimpinnya adalah dari kaum wanita atau nasrani (non-Islam)?

Tidak ada secara tegas fatwa ulama-ulama yang Anda bawa soal baiat ini, yang Ada hanya fatwa-fatwa umum. Yang tegas seperti apa? semisal, "Ya Presiden SBY itu adalah Imam kalian, maka taatilah, dan apabila ada bai'at selain kepada SBY, maka itu adalah bid'ah"

Pertanyaan ini pun, oleh kelompok Salafy tidak pernah dijawab dengan tegas. Biasanya untuk forum di sini akan dialihkan ke pertanyaan-pertanyaan yang lain.

Apalagi kalau kita menariknya ke dalam kalim LDII a.k.a Islam jamaah mendirikan keimaman tahun 1941 di Nusantara (belum Indonesia) ketika bangsa Belanda masih menjajah Indonesia.  Kalau ini sudah jelas-jelas, sudah penjajah, tidak islam, dll.

Lalu mengapa mendirikan jamaah, kalau saya pikir beberap argumen-argumen dari para pendukung LDII sudah jelas bahwa mereka lebih menekankan pada wajibnya berjamaah.

Lalu kenapa mendirikan jamaah? Agar adil, saya tidak perlu menggunakan hujjah dari kelompok LDII, saya coba mengambil refrensi yang cukup netral.

Saya akan mengutip apa yang ditulis oleh Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir dalam Buku Menuju Jamaatul Muslimin . Buku ini adalah karyanya yang berasal dari Thesis yang diajukan untuk meraih gelar MA di Universitas Islam di Madinah. Thesis ini dibimbing oleh Ahmad Mirah.

Pada halaman 168 dibahas sebagai berikut:

" 3. Para da'i di Negara yang belum ada Jama'ah

Kewajiban pertama bagi mereka ialah mendirikan Jamaah. Kepada mereka inilah kami akan menuliskan beberapa rambu dari Sirah Rasullulah SAW, ketika beliau diutus di Makkah dan mendirikan jamaah yang bertugas membawa risalah Islam ke seluruh alam sepeninggalnya. Hendaklah para da'i Islam mengetahui, bahwa setiap langkah da'wah yang tidak membawa kepada penegakkan atau peneguhan jamaah adalah langkah negatif dan tidak sesuai dengan manhaj Rasulllah SAW dalam da'wahnya.  Manhaj yang telah dibersihkan Allah dari segala bentuk kekurangan dan dilindungi dari kesalahan. Karena itu Allah mewajibkan para da'i berjalan sesuai dengan jalan yang ditempuh Rasullulah SAW tersebut. Friman Allah:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Uniknya buku ini bukanlah kelompok LDII yang membuat.

Lalu dari sini saja kita bisa melihat bahwa ada beberapa pandangan ulama soal jamaah, imamah, baiat, dll.

sementara itu saja dulu. Silahkan jika ada komentar.

wuihh.. saya nemuin koment mas ni gak sengaja, terpencil soalnya..kalo koment dilanjut bawah aja, biar mudah kebaca mas...

eh iya betul tuh .. coba salaxx nanyain spesifikasi negara ini .. saya yakin pasti hujjah2nya ulama haromain gak kayak sekarang .. seandainya saya bisa bahasa arab tuh saya tanyain selengkap-lengkapnya dan saya rekam trus saya sebar ke ldxx n salaxx, biar mrk tau yg sesungguhnya dan saya berada di posisi netral tentunya ktk bertanya..

netral.

keren mas pengamat, ini yg di maksud khilafiyah dalam pembentukan jama`ah, dan ini salah satu ulama yg berependapat bahwa berjama`ah bukan harus berbentuk kekuaasaan, monggo di tanyakan tu, ke ulama saudi pertanyaan" yg di ajukan mas pengamat {#arc.gif} 

berarti kalian salafi itu merasa bangga ya  mati dlm keadaan jahiliyah ???

report kl diskusi sama orang yang sdh ditutup pintu hatinya karena  iri atau dengki dalam hatinya.

saya ingat suatu riwayat :

sebenarnya orang2 yahudi nasrani itu tidak mau mengakui nabi muhammad, dikarenakan rasa iri dan dengki, sebab yang jadi nabi bukan dari golongannya bani israil.

 

kl yng anda permasalahkan kok gak ajak2, musyawarah, dst.

siapa mengajak siapa ??? kl Bpk KH. Nurhasan sdh mengajak, tp yang diajak tidak mau. sekarang keamiran sdh berdiri, sdh satu hampir 2 generasi. kl niat anda salafi2 ini baik, lillah karna Allah ingin menetapi jamaah, knp gak ngikut aja ??? gampang kan?? gak ribet, gak banyak soal. knp harus malu, jgn malu !! ini agama, langsung ngikut aja itu lebih baik dr pda mati jahiliyah.

kl pilihan anda mati jahiliyah, saya sdh gak bs berkata apa2 lagi, krna itu pilihan anda.

kl saya lebih baik memilih mati dalam keadaan islam. menetapi jamaah.

ngakunya salafi tapi mati jhiliyah... cape deh...

org mati jahiliyah itu cuma ada sebelum jaman nabi klo dah ada agama islam tapi masih berharap mati jahiliyah. seperti lagunya gombloh "Diangan-angan" {#basic-tongue-out.gif}

Iki koplo ga kurang kurang..wkwkwk, "mati jahiliyyah" itu hanya berlaku kalau kita tidak bai'at ke Imam Jama'atul muslimin, bukannya Imam Imam kelompok semodel sama LDxx, koplo koplo   {#basic-laugh.gif}

itukan menurut anda saja,ro`yu 1000% :)

Inilah kalau orang baru bisa maknai QH kata per kata (tanpa di komparasi dng pemahaman Ulama), sudah merasa Poll...sudah merasa jadi Gurune jagad..ckckck,kacau beliau {#basic-cry.gif}

luwih koplo meneh mati jahiliyah itu mati kalao ga bai'at ke SBY

hasyim asari, ahmad dahlan berarti juga mati jahiliyah..

ga punya presiden..

salapi koploooo

sebenernya makna jahiliyah apaan seeehh .........eh kayaknya ada yg "ganjil" deh ama status orang tuanya Nabi Muhammad saw.  ... gini yaa .... ini mungkin kalo anda dikasih rahmat pemikiran yg cerdas oleh Allah anda pasti bisa mengartikan setidaknya di dalam hati n pikiran anda. Coba kita back to masa-masa sebelum dan sesudah kelahiran Nabi Muhammad saw...itukan masa yg disebut masa/zaman jahiliyah kan ! nah itu orang-orang pada ngapain ? kan pada hidup semau-maunya kan ! nah zaman itu kan ibaratnya kan zaman kegelapan kan! di zaman itu juga beberapa sahabat nabi muhammad saw lahir kan dan menjalani kehidupan kan ! nah , baru pas umur 40 taun nabi muhammad saw dapet wahyu kan jadi nabi kan dan rasul kan ! setelah menyebarkan islam sembunyi-sembunyi lama-lama disebarkan dgn terang-terangan kan ! baru para sahabat masuk islam kan yg pertama khadijah kan ! nah di zaman jahiliyah (sebelum kenabian Muhammad SAW) orang-orang ada yg menyembah berhala kan ! eh ada gak yg percaya n nyembah Allah swt ada gak ? kayaknya sih ada juga yg percaya Allah swt itu tuhan alam semesta kan ! nama bapaknya nabi aja abduLLAH kan ! nah ini orang-orangnya cara nyembah Allah-nya dengan sholat apa enggak ? gue gak tau eh, kayaknya sih enggak kan ! soalnya masalah sholat aja pas nabi muhammad saw udah jd nabi n rasul pas isro miroj kan ! artinya pas udah lebih dr 40 taun sejak kelahiran beliau kan ! stop ........ jahiliyah<-----ini zaman kebodohan kan ! eh .. berarti bapak e ama ibu e nabi yg hidup n mati di zaman jahiliyah termasuk orang jahiliyah gak ? atau orang iman atau islam ? gue gak tau n gak berani kasih jawaban pasti eh ... oke..Misalkan termasuk orang2 jahiliyah ini bapak ibunya nabi muhammad saw ahli surga bukan yaa ? kan secara, anaknya kan nabi gitu loh (maaf kalo salah)! kan ! gue juga gak berani kasih jawaban pasti eh. ..oke .. Misalkan mereka termasuk orang2 iman atau islam gimana tuh ? kalo iman sih mungkin aja kan (maaf kalo salah)! kan cuma iman kan sama Allah swt kan ! nah, kalo islam sih kayaknya enggak deh (maaf kalo salah)! secara, agama islam kan muncul sejak nabi muhammad saw jadi nabi n rasul kan ! nah ibu bapaknya nabi ini bisa masuk surga apa enggak sih ? gue gak tau n gak berani jawab eh. .... hmmmm ... eh pas nabi muhammad saw jadi nabi kok perasaan gak ada hadits-hadits yg menceritakan nabi muhammad saw "menyanjung" atau "meninggikan" orang tua beliau sendiri yaa ? apa karena Allah swt melalui malaikat jibril (mungkin lho yaa) tidak mengajarkan atau mengizinkan seperti itu ke nabi muhammad saw dikarenakan ortu beliau tidak islam alias jahiliyah ? atau gimanakah ? .. apa gue yg goblok bin tolol gak tau apa-apa ngomongin ini padahal ada hadistnya bahkan banyak hadistnya yg menceritakan bahwa nabi muhammad menyanjung atau meninggikan ortu beliau sendiri  ........  pertanyaan ini buat anda semua (ldxx/salaxx/WP/awam/org bodo) eh kalo anda punya link dan mau nanyain ke ulama atau syeh atau syaikh atau syeikh atau apalah namanya itu yg di mekah/madinah pusatnya islam, bisa tuh ditanyain ke beliau-beliau tentang ini terus dikonfrontirkan dengan makna jahiliyah itu. kayaknya akan dapet deh jawaban yg lebih kuat tentang makna jahiliyah ... maaf kalo ngaco nulisnya, kalo ada yg salah dr tulisan ini tolong mohon DIKOREKSI yaaa..DIKOREKSI..

netral.

Mas Netral,

kalau niat anda cari kebenaran bukan pembenaran, bacalah dengan seksama bagaimana pengertian mati jahiliyyah, kalau saya mah simple..saya lebih percaya ke pemahaman Ulama Salaf dalam masalah QH, di banding penafsiran Syaikh WP yg banyak ro'yunya..hehe. Versi terbaru utk pengertian ini bisa di baca juga di http://rumahku-indah.blogspot.com/2011/01/seri-ke-10.html

 

mas yg koment diatas, saya bukan pembenaran tapi saya juga lagi nyari KEBENARAN. dibaca dong yg diatas, saya kan minta DIKOREKSI, ya namanya juga manusia biasa. siapa bilang saya pembenaran orang saya aja bingung ama pikiran saya sendiri, bingung ama statusnya orang tuanya nabi muhammad saw. maka itu kan saya juga nanya ke anda semua, seperti apa yg ada di pikiran saya ini, gimana nih statusnya orang tuanya nabi muhammad saw..? nah kalo mas punya pikiran sendiri ya monggo, kalo gak bisa menelaah ya kan bisa ditanyain ke ustad-ustad dan kalo ustad2nya juga bingung atau gak berani ngejawabnya ya kan mereka juga bisa menanyakan langsung ke ulama haromain dan terus dikonfrontirkan dgn makna mati jahiliyah, kayaknya lebih dapet deh makna mati jahiliyahnya itu. soalnya saya agak ragu2 kayaknya ada yg gak "sreg" gitu ..

netral.

Wah, kalau saya benar benar tidak tahu bagaimana status bapaknya Nabi, setidaknya sampai saat ini saya belum pernha baca sedikitpun tentang hal ini, jadi saya tidak bisa kasih comment untuk hal ini. Cuma sedikit menggaris bawahi bahwa makna "mati jahiliyyah" yang sedang kita obrolkan ini, jauh sekali makna antara LDxx yg mengaku manqul, dengan makna "mati jahiliyyah" yang di jelaskan Ulama (siapa Ulama Salaf-nya, di link tsb sudah jelas jelas di sebutkan namanya), kalau ada istilah TERM & CONDITION-nya, jelas sekali di situ, dalam hal apa "mati jahiliyyah" ini berlaku

ya udah tanyain dong ke ustad-ustad ntar kalo ustad2nye gak tau atau gak berani jawabnya yaa kan mrk bisa tanya langsung ke ulama haromain...gitu aja kok repot.

netral.

sebenarnya kog ada yang aneh ya...

jika di luar LDII dengan dasar QHJ MEREKA bisa masuk kedalam SURGA..

TERUS LDII dengan dasarnya QHJ juga masuk surga ..

dimana salahnya ya jika ada slogan "menetapi jamaah (ldii -red) berarti masuk surga...

menurut saya SILAHKAN ANDA NYAMAN DIMANA JIKA MENURUT ANDA SAMA2 MASUK SURGA.... betul g??.. toh alloh sudah ciptakan SURGA dan NERAKA..

KL YANG masuk surga kebanyakan,,neraka siapa yang isi dong??.. he,,he,,

toh kl didebat juga dasarnya sama2 punya keyakinan...

kl mau menyadarkan tu mending nyadarkan orang kristen atau budha atau hindu at apa kek,,,menyadarkan kok orang LDII..

mau disadarkan kemana lg githu loh??????????????????

yah dimaklumin aja pak, namanya juga anak" {#basic-laugh.gif}{#basic-laugh.gif}{#basic-laugh.gif}, mereka lebih suka mencari perbedaan daripada persamaan, suka ribut dari pada ishlah, padahal kalo mau ishlah mungkin bisa banyak orang nasrani, agama" diluar islam, bisa menjadi muslim {#basic-wink.gif}{#basic-wink.gif}{#basic-wink.gif}

salafy itu IQ nya ga nyampe ke situ mas..

dipaksa gimanapun ga akan bisa.

 

harusnya dengan adanya mereka itu di syukuri,,,

wong dalilnya jelas,,,SELAMA BARANG HAQ PASTI DI RINTANGI...

tidak usah di sanggah tp cukup dijelaskan saja,,lebih bagus diajak bertemu, bawa dasarnya secara qur'an hadist...

KL mengatakan syaikh,,,ditanya syaikh yang mana?>. siapa gurunya??.. jadi bukan debat KUSIR .. KL MASIH NGEYELLL??.. ya biarin aj.. Kewajiban mengingatkan sudah selesai,,,

Ahmadiyyah di gegerin..apa ini jaminan dia bawa barang HAQ.

Islam yg di amalkan di Saudi tidak di gegerin..apakah ini namanya Islam di sana bukan jadi barang HAQ lagi.

lagu lama...di puter terus..sampai Kusuttt{#a-little-birdy.gif}

wakakakakak... kok akhmadiyah to mas,,,,

bangun gereja aj di gegeri kog,,,,wekekke,,mungkin juga tu barang hak juga ea??. Bisa jadi kl anda yang mikir,,,wekekek

ALqur'an tu dah berapa taun mas??,,apa itu juga lagu lama..

barang hak pasti di gegeri tu juga dalil bukan lagu BLO'ON....

waduh..... memang jalan menuju neraka itu sangatlah nikmat..

oh ya... masnya di gegeri sama para jokam (jokam ki opo maneh) ..bisa jadi anda barang juga toh??.,,,,,wakakkakakak

Makanya kalau cari pembenaran yg smart dikit napah..barang HAQ pasti di gegerin..barang HAQ pasti di gegerin...hehehe, yg di gegerin di sini tuh KESETANNYA LDxx{#angelgirl.gif}

waduh,,,yang bener terus siapa mas??

jika anda benar,, yang anda tetapi sekarang apa?..

diajarin dong??..

Walah iki jokam ga mari mari..soyo tambah nemen sifat khawarij-e
Iki ki di woco sing tenanan...di renungke..ben khawarij-e dadi ilang,ga malah nambah..wkwkwk

http://rumahku-indah.blogspot.com/2011/01/seri-ke-10.html

Syaikh WP berpendapat bahwa Imam itu tidak perlu wilayah..trus kalau kaya gini,apa gunanya Dalil bahwa cuma ada satu Imam di satu wilayah, bagaimana definisi wilayah dalam hal ini??..yg namanya Imam wilayah pastinya ru'yah sak wilayah itu tau siapa Imam-nya, sehingga hal ini bisa mencegah adanya Imam kedua,ketiga dst..piye tho..moso ga punya wilayah kok ngaku Imam yg wajib di bai'ati..ngimpi...ngimpi...hehehehe

1. Saya tidak bilang keimaman itu tidak perlu wilayah. Ketika menulis "wilayah" itu konteksnya adalah wilayah yang diakui PBB.

2. Komen saya mengenai wilayah adalah untuk menunjukkan kontrasnya "Keimaman Salafi Indon" yang mana penekanannya hanya kepada masalah wilayah (yang diakui PBB) SAJA. Tidak peduli azasnya, entah itu liberal, demokrat atau azas setan.

silakan dilanjut diskusinya.

Trus kalau wilayah ga penting, mengapa harus ada Dalil tetapilah keimaman yg pertama..bunuhlah Imam yg kedua dst, opo ki maksudnya? LDxx saja merasa jadi keimaman yg pertama, nah batasan wilayah LDxx ini sampai mana saja? apa pengertian wilayah dalam hal ini?  kalau dalam wilayah yg sama ndilalahnya ada Imam yg lain, apakah berani Imam LDxx menerapkan Dalil "bunuhlah" imam yg kedua..berani..berani !!!

apakah anda tau siapa amir pada tahun 1941 ?,yg berdasarkan qur`an hadis ? :), investigasi donk, kalo ga percaya dengan saksi hidup,tanya sama yg ada didalem kuburan tu :D, jangan koar koar dengan penuh hawa nafsu

yang terpenting adalah azas, mas. Percuma kalau punya wilayah yang  diakui PBB kalau azasnya azas tuyul.

Untuk sekarang ini, kalau kita mengambil modelnya LDII, mungkin kalau sudah ada pengajian desa/daerah di situ boleh dibilang sudah ada wakil keimaman LDII di situ. Dan saya rasa, untuk sekarang ini fleksibel saja. Kalau memang misalkan suriname berdiri menjadi kekhalifahan, maka anggota pengajian LDII di suriname tentu bisa langsung ikut ke sana, karena lebih praktis. Saya amati, LDII muncul bukan buat menang-menangan karena memang tujuannya dari awal untuk lancar beribadah karena Allah semata. Jadi kalau ada keimaman lain yang secara geografis lebih efisien menjamin ibadah penduduknya lokalnya lebih lancar sesuai Quran Hadits, tidak ada alasan mengikat mereka dengan baiat ke LDII.

 

Keimaman yang berdasar QH itu apa saja,apa rukun-nya,apa syarat-nya dll. Kalau model-nya 1 Imam trus cuma di Bai'ati oleh 2 orang merupakan Keimaman yang Syah (berdasar QH menurut anda), jangan jangan tiap2 keluarga jadi Imamah, Suami/kepala keluarga, di bai'at sama 1 orang istri dan 3 orang anak..SAH..SAH..khan yg penting ada Imam dan ada yang membai'ati...MIKIR...PIKIR..MIKIR itu pakai OTAK..bukan PAKAI DENGKUL kaya anda{#basic-tongue-out.gif} {#basic-angry.gif} {#basic-laugh.gif} {#basic-cool.gif}

Betul..mengakunya berazas QH, tapi cuma berani menerapkan hukum wajib sambung dan Isrun, untuk hukum yang lain tunduk dan patuh ke hukum pancasila, kalau ngakunya berazas QH, seharusnya 100% hukum yang di terapkan dan di jalankan berdasar hukum islam..betul, tidak,betul, tidak,bee..tul??? wah agama khan sak pol kemampuan...giliran gini saja sak pol kemampuan..{#basic-cool.gif}

Lha kan sudah diterangken di banyak komen-komen saya. Kalau keimaman itu mekanismenya saling melebur. Baik ke yang lebih tua atau yang secara geografis lebih efisien. Tapi yang penting azasnya itu Quran dan Al Hadits. Apalagi di tempat sampeyan, ada yang sudah sangat lama berdiri, trus lebih efisien karena lokasinya masih lokal, dan dasar ideologinya Quran dan Alhadits. Langsung gabung ajah atuh.

Berarti LDxx bisa melebur ke keimaman Saudi dong,kayanya lebih tua keimaman sana deh..dengan kemajuan teknologi,batas geografis khan sudah tidak begitu sulit,anggap saja keimaman LDxx itu perwakilannya keimaman Saudi di sini...kayanya mas WP bisa mulai nasihat ke Pak Sulthon Aulia,mau ga Imam LDxx melebur?mungkin kalau sekarang dia jadi Imam, pas nanti melebur ke Keimaman Saudi,jabatan beliau jadi turun,jadi Imam Daerah..wkwkwkw

Mulai deh komen gak asik...seolah "jabatan imam" itu enak. hahahahahah, ketahuan kalau pernah kecewa.

Ya, kalau saya sih oke-oke saja jamaah LDII itu bergabung dengan jamaah di sana. Tinggal bagaimana di sana mau dan mampu. Saya pikir suatu saat akan terjadi dan sebuah keniscyaa. Sebagai rukyah, saya siap kok. Kenapa ga?

 

eh eh salafi ada yg punya amir juga lo,perhatikah komen" dibawah ini saya copas dr FB, lihatlah ID ahlussunah waljam`ah, dia salah satu salafi yg punya amir, dan leon adalah salafi yg punya kefahaman amir harus punya wilayah :D wakakak

 

Ahlussunnah Wal Jamaah sdr monost@saya sudah menjalankan apa yg anda minta tapi sekarang anda malah membuat pernyataan bahwa saya talafi. 15 jam yang lalu · Suka Monozt Montego ha ha ha .....menjalankan sumpah yang mana????he he he he 15 jam yang lalu · Suka Monozt Montego sudahlah kamu mundur saja gak papa keburuan tahu yang lain .... 15 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah anda pun tidak mau menjawab pertanyaan saya! 

apakah anda juga termasuk golongan umar jabal sang khawarij? jika benar maka bertaubatlah 15 jam yang lalu · Suka Sam Su belum ada sumpahnya..itu cuman copas tulisan mas Monozt.. 15 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah samsu@bukankah itu yg diminta oleh sdr monost!yg hanya ingin menyuruh saja tapi tidak mau menjawab pertanyan saya ?? 15 jam yang lalu · Suka Sam Su AWJ.Sudahlah mundur aja dari dunia persilatan..mumpung masih sore. 15 jam yang lalu · Suka Ito Marijan asw oey bang asjw! kl memang kamu dilampung beri alamat kamu ke saya biar saya yg langsung menemui anda! paling 4 jam dari rumah saya! saya anak mertopuro perbatasan lampung dan sumsel

hayo mano ?? 15 jam yang lalu · Suka Sam Su Kak Ito..ngapain cape2..dia mau undur diri kok..mumpung masih sore. 15 jam yang lalu · Suka Hamid Al Manshurin saya sbagai pengamat saja,,tapijika mau bertemu dengan saya bisa di palembangpilih siapa ? 15 jam yang lalu · Suka Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab Hmm... santai bro kaya di pantai...
Slow d0wn beibeh.... 15 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr ito@baiksaya akan kirim alamat saya silahkan anda kerumah saya/ke masjid tempat kamikumpul2 15 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah saya akan kirim inbox,karna ini antara kita saja! 15 jam yang lalu · Suka Darcy Sutomo Sabar poro dulur.Ingat surga, 15 jam yang lalu · Suka Sam Su Tenang aja mb Darcy...ini juga nyantai kok. 15 jam yang lalu · Suka Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab  okey... sedulur semua... setidaknya tetap husnudhlon billah. Apa pun yg terjadi, QHJ akan tetap terjaga, sama sekali tidak ada yg perlu dikawatirkan dari musuh-musuh Alloh, karena hakikatnya Alloh sendiri yg akan menjaga dinnul haq ini dgn ...Lihat Selengkapnya 15 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Ahlussunnah Wal Jamaah amiin ya robbal alamiin

sdr ito@ sudah saya kirim alamat saya dan silahkan anda temui dan klarifikasi dengan teman anda! 15 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta ‎@ahlussunnah : sabar saja ya... pelan dan pasti anda akan mengenal mas monoz, samsu, dll yang ada di sini... 15 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Ito Marijan mas aswj@ ini mas orangnya yg jadi bikin rusuh dan menghina anda 15 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta halo mas ito.. ktemu lagi ya , pakabar ? 15 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr leon@mengapa saya diperlakukan seperti ini,lantaran masalah anda dengan mereka ? ada apa ini 15 jam yang lalu · Suka Sam Su Leon..gimana nih.AWJ punya imam di Yordnia..bukan PBY..gimana tuh..Leon si tukang klarifikasi..coba tuh klarifikasi berdua LEON dan ASWJ..silahkan ..monggo mas ASWJ dari lampung 15 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta wah saya merasa g punya masalah dengan mereka mas..., nikmati saja nanti anda akan paham dengan sendirinya. 15 jam yang lalu · Suka Ito Marijan hayonah leony,,siapoimam yg bener? pby apo imamnya asawj ?! 15 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Ruzmann Van Depok Alloh akan slalu menjaga niat suci hati kita, tdk ada yg perlu dikawatirken..
maka baik2lah memeliharanya dan menjaga diri.. 15 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Imam Leon Jakayakarta betul mas ruzman : baik-baiklah menjaga dan memelihara diri.. 14 jam yang lalu · Suka Sam Su Talapi Indon Imamnya PBY..Talapai yg belum jelas Imamnya dari Jordania 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : kami hanya punya cara pandang yang berbeda dalam menyingkapi Imamah, imam mereka adalah seorang ulama yang tidak memiliki daulah, klo imam saya adalah umaro penguasa negeri. 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr ruzman@saya bingung dengan masmonost, sebegitunya dia sama leon.sampai saya jg di fitnah!

astagfirulloh hal adziim 14 jam yang lalu · Suka Ruzmann Van Depok ada yg msh bergabung, tp kok ngendon2ni yo? lalu apa yg dia dpt ?? apa yg dia pikirkan?? 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr leon@ menurut saya anda salah dalam memilih imam dan belum mengerti betul imam itu detailnya sseperti apa!
mungkin perselisihan anda ini kah yg menimbulkan kebencian ?? 14 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : sabar..., sekali lagi sabar yah..., nanti akan ketemu jawabannya mengapa mereka seperti itu. .. ok . 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr leon@saya dari td jg nyantai aja kok!g seperti yg memfitnah saya,,
anda ini salafi haroki/ghuroba kah ?? 14 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : salam kenal, saya bukan siapa2, saya hamba Allah, saya hanya rakyat Indonesia, bagian dari masyarakat muslim yang tinggal d Indonesia. 14 jam yang lalu · Suka Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab Hmm... kang leon kepanggeh maleh kalian kulo, dos pundi pawartosipun, rak injeh taksih sugeng kemawon tho? 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta wah mas agus, klo d forum ini pakai bahasa indonesia saja ya mas.. g enak klo ada yang g ngerti nanti 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : klo anda baru sekali ini diperlakukan seperti ini, saya sudah sering mas... hehehe 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta saran saya : hadapi saja yah..., tapi saran saya pastikan ada barter, jadi klo anda menjawab 1 pertanyaan, mereka juga harus menjawab 1 pertanyaan anda. ... oke :-) 14 jam yang lalu · Suka Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab Haha... injeh kang leon, matur kemawon bilih sejatosipun panjengan radi keawratan menawi kedah matur ngagem boso jawi... hehe...
Nuwun sewu, mbok bilih atur kulo mboten mranani penggalih panjenengan kang leon... 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : tidak ada kebencian bagi saya mas.. sebab, saya menghargai apa yang mereka ambil sebagai kesimpulan. 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr leon@mas mnost cuma ngomong saja tanpa menjawab pertanyaan saya 1 pun.sedangkan keinginan dia sampe suruh saya sumpah sdh saya penuhi!
perlu diketahui
yg pantas menjadi imam hanyalah orang yg menguasai ilmu agama sesuai dalil
"tafaqqohu qo...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta Memang style-nya begitu, bagi orang yang belum mengenalnya akan terbawa arusnya. Saya juga sering kalo diminta untuk bersumpah, tapi saya tidak pernah bersedia karena itu adalah hal yang menurut saya sangat berlebihan....., maka dari itu, kalau anda menjawab 1 pertanyaan anda, pastikan dia juga menjawab 1 pertanyaan anda..., itu baru namnaya sharing yang sehat.. 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr monost@saya minta maaf jika saya dalam tingkah laku di sini ada salah kata!

sdr leon@jika bgtu apa ilmu yg anda punya .mungkin saja kita bisa sharing dengan baik! dan bukan ilmu yg bid'ah tentunya 14 jam yang lalu · Suka ·  2 orang Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab  sdr AWJ, afwan insyaAlloh saya bisa tetap berhusnudhlon billah thd Anda. Untuk saudara yg lain mungkin karena terlalu seringnya mendapat teror dari para talafi seperti kang leon cs(afwan kang Leon, fakta) jadi sikapnya seperti itu, saya pri...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Imam Leon Jakayakarta okay... sambil jalan ya...mas , saya hadir sebentar k sini, karena saya melihat nama saya disebut2. ... 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Ahlusunah@afwan mas aswaja, saya cuma ingin mengetengahkan masalah ini,
mas monos mungkin berfikran antum adalah mas leon yg sdang brcakap dgn antum,
afwan saya sdikit lbh dulu mengenal leon di group ini,
dia adalah salah satu dari salaf indon...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta walah... mas monoz mengira aswaja adalah imam leon tho.., ya wes .. hahahaha 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Ahlusunah@afwan mas aswaja, saya cuma ingin mengetengahkan masalah ini,
mas monos mungkin berfikran antum adalah mas leon yg sdang brcakap dgn antum,
afwan saya sdikit lbh dulu mengenal leon di group ini,
dia adalah salah satu dari salaf indon...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka ·  1 orang Imam Leon Jakayakarta ya wes... karena sudah ketahuan orangnya beda.. ya dah monggo dilanjut... , saya mau mundur dulu. 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr agus@saya sangat menghargai pendapat anda. jazaakalloh
sdr romeo@benarkah begitu ?
sdr leon@apa benar andameng amirkan president 14 jam yang lalu · Suka Monozt Montego ha ha ha....aswaja itu cs anda...anda orang yang paling berseberangan dengan paham kami,,tapi aswaja adalah orang yang punya paham seperti kami,,tapi kalian kok malah saling mendukung,,,leon leon,,,,siapapun tahu kalian adalah satu bendera... 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta wah mas monoz, saya g pake bendera apa2 mas..., saya hanya mengusung bendera PARADIGMA BARU. 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta LD** dalam PARADIGMA BARU..., itu saja mas..., g usah melebar ke mana2 mas... 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Mas aswaja
menurut antum bgaimana jika bramir dgn presiden tp tidak di baiat?
Sah tidak ya?
Tp saya jg tidak mau jd pengekor yg memiliki amir dr golngan org bodoh, rdangkan org yg pintar agama msh bnyak,
yg tlah memahami dalil fahamkanlah seblu...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah sdr leon@mengapa dengan paradigma baru ld** (apa ini dan mengapa ditutupi)
apa anda meng amirkan presiden wahai sdr leon ? 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Mas aswaja
menurut antum bgaimana jika bramir dgn presiden tp tidak di baiat?
Sah tidak ya?
Tp saya jg tidak mau jd pengekor yg memiliki amir dr golngan org bodoh, rdangkan org yg pintar agama msh bnyak,
yg tlah memahami dalil fahamkanlah seblu...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr romeo@dalil yg tadi anda sebutkan memang sebagai hujah bahwa bukan presiden amir salafi sebenarnya!karna kriteria nya sangat tidak memenuhi sarat sbagai seorang imam!
karna yg dipikirkannya hanyalah dunia dan indonesia
bukan bagaimana isl...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta ‎@aswaja : ikuti saja diskusi bersama mas monoz dan kawan2 ya... nanti saya akan jawab dalam topik yang berbeda, silahkan dilanjut............... saya menonton dulu. 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Saya lebih awal mengekor pada salaf indon sbelum leon, dan akhrnya dgn pemahaman yg saya jelaskan pada mas aswaja, saya tidak mengekor pada mreka? Kbr dari org ld* yg berkecimpung d group ini membri tau mas leon adalah org xg keluar dari ld...Lihat Selengkapnya 14 jam yang lalu · Suka Romeo Mone  Dan mas leon adalah pengikut ulama yg notabene namanya mauludin
mereka membentangkan sayap sbagai salafi,
dan pembesarnya
yaitu mauludin pernah menybtkan bhwa
salafi yg ada di indo adalah salafi salafian,
...Lihat Selengkapnya 13 jam yang lalu · Suka Sam Su AWJ..kita2 udah ga ada masalah karena AWJ yg punya Imam di Jordan dan bukan Presidesn sbgi Imam...ya sudah kalau gitu..cuman kami2 ga punya Imam presiden. 13 jam yang lalu · Suka Pudja Mansyurin ‎@aswaja: waduh, gmn ni, saya tonton dritd, eh trnyata talafi brcbng jd dua ato gmna nie?? amir dr jordan ato pby?? ckck 13 jam yang lalu · Suka Vady Djokam Spy kayaknya imamnya talafi byk ya heeee...di RI ada SBY...di USA ada Obama...kwkwkwkwkwwkwk 13 jam yang lalu · Suka Pudja Mansyurin itu baru hal yg sgt menggelikan d telinga saya... msak AMIR itu org kafir (obama)... Duh duh... klewtan batas ni talafi emg. 13 jam yang lalu · Suka Sam Su Siapa bilang? kata AWJ " itu adalah Imamnya Eks LDII/PKS/PERSIS dll..." AWj Bilang loh.. 13 jam yang lalu · Suka Ahlussunnah Wal Jamaah all@maka salafi jenis ini yg mesti kita arahkan agar kembali ke manhaj salaf yg sebenarnya.
bukan yg seperti di atas yg anda2 terangkan 13 jam yang lalu · Suka Pudja Mansyurin ‎@saudra AWJ; sya mau tnya, apkah kwajiban amir anda yg d jordan, itu trsampaikn ke anda???!! bsa mramut & mnasehati?? 13 jam yang lalu · Suka Imam Leon Jakayakarta mas monoz : nah kah, jangan asal nuduh mas,... AWJ itu juga JM tapi Imamnya tidak sama dengan Imamnya sampeyan mas......, kalau sampeyan Imamnya JM dengan Imam SA, klo AWJ JM dengan Imam M.AM, seperti yang sampeyan sebutkan. 13 jam yang lalu · Suka Ito Marijan oh iyo mas aswj! apo perintahnya nyampe dan biso ngeramut kamu2 ! sedangkan dio jauh di jordania??????????????/ 13 jam yang lalu · Suka Pudja Mansyurin ‎@leon: ah kata sapa AWJ tu JM, bknya dia sndiri bilang klw dia glonga sampeyan (talafi) !!?? 13 jam yang lalu · Suka Anisa Aya Handayani Jdi salafi yg bner yg gmn Awj?apkh yg ngaku salaf lalu mengangkat amir stlhx bdiri keamiran?atau yg beramir pd yg bkuasa,meski bkn produk QH?atau yg bgmn? 13 jam yang lalu · Suka

iki debat pa pada mbaca terus di ketik buku di gramedia toh??..

Mbok ya udh,,,, siapakah yang benar?><<<

sesama muslim kok olok2an..

muslim tu dikit banget,,masih banyak yang nasrani, yahudi, konghucu, dan yang tak beragama...mbok ya pada amar ma'ruf dr pada debat...

amar ma'ruf kog sama2 orang islam,,,

Baik coba saya simpulkan sedikit:

1. Orang LDII mengejar dari para kelomopok salafy dengan pertanyaan?

a. kalau tidak mau berjamaah, apakah kamu skrg sudah uzlah?tidak ada yang mau menjawab "ya saya uzlah" tapi jawabannya paling mentok kurang lebih "pengertian uzlah tidak tekstual seperti itu.."  Kalau berdebat tekstual versus kontekstual so, gak ada habisnya Silahkan menilai sendiri...

b. kalau tidak islam maka jahiliyah? apakah jahilyah tidak masuk neraka? jawabbannya menggunakan arguemen Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari XIII/7 menjelaskan tentang makna “matinya dalam keadaan mati jahiliyah ” ialah: “Matinya seperti Ahli Jahiliyah, yaitu di atas kesesatan. Dan dia tidak memiliki imam yang ditaati karena mereka tidak mengenalnya. Dan bukan maksudnya dia mati kafir, tapi matinya sebagai orang yang berbuat maksiat.

bagi LDII, berarti ini ajakan untuk maksiat dan cicipi neraka. karena mati tidak berbaiat. Pun, ini adalah argumen ulama. Bagi salafy, hal pokoknya adalah "yang penting bukan kafir kan" so maksud berarti gak apa-apa. Bagi Orang LDII mati jahiliyah ya seperti matinya orang yang tidak menemui islam, so orang yang tidak menemui Islam masuk neraka..Silahkan nilai sendiri.

c. Inkosistensi imamah dari salafy. Ada yang bilang jamaah gak ada gak ada imamah. uzlah. Tapi tidak ada yang uzlah dengan argumen uzlah bukan didasari pada pemahaman tekstual saja. bagi LDII, jika uzalah, silahkan uzalah yang benar. Tapi di sisi lain salafy bilang, imamah adalah presiden dan baiat mereka kepada panguasa (beberapa salafy mengatakan ini menghadapi keadaan darurat alam demokrasi, analog bahasa LDIInya "sakpol kemampuan"). Tapi begitu ditanya, "kalau presiden wanita bagaimana? kalau presiden nasrani gimana? " Salafy...sepembacaan saya, tidak ada yang jawab. Silahkan nilai sendiri

 

 

Di sisi lain...Salafy mengejar-ngejar orang LDII untuk menjawab ini:

1. kalau tidak jamah berarti kafir (seperti kafirnya orang nasrani/yahudi)

orang LDII sendiri bersikukuh, bahwa "kafir" itu berdasarkan parameter Quran hadist. Daripada meraba-raba yang tidak jelas di luar sana kafir atau tidak kafir maka melakukan penyerderhanaan, jamaah itu iman, tidak jamaah "kafir"

2. Benar tidak di luar jamaah LDII (sekarang pake LDII) itu kafir?

kalau dilihat dari pertanyaannya maka jawabannya adalah, tidak karena LDII mengakui Arab Saudi dan jamaah di sana tidak kafir dan siapapun jamaah yang memang beradasarkan Qur'an Hadist dengan benar di muka bumi ini. Masalahnya LDII tidak tahu siapa mereka jamaah di luar sana itu kecuali yang di Arab karena alasan historis di mana pemimpin pertama mereka itu belajar di Arab Saudi.

Saran saya:

1.Salafy harus konsisten anatara berjamaah dan uzlah, siapa imaro siapa presiden.

2. LDII tidak mengakfirkan di luarnya secara luas dengan hanya mengakui Arab saudi saja. Membuka dri dan melihat apakah di luarnya jamaahnya ada jamaah lain yang sama dan bisa dijajaki untuk persatuan yang lebih luar. So, tidak menutup diri lagi, baik dari aspek kegiatan maupun aspek keimaman.

 

Silahkan memilih mana yang paling pas untk pembaca ikuti

-Pengamat-

 

oke .. oke .. kalo saya liat kayaknya makin memanas aja perdebatan ini........ hmm... kenapa tuh gak dibikin forum perdebatan resmi aja, di masjid atau di gedung manaa gitu, jadi ndak usah koar-koar di internet doang beraninya. yaa kalo akhirnya tetep sama2 ngeyel ya udah kan yg penting sudah dikasih tau waktu diperdebatan itu jd ya tanggung sendiri2 .. atau kalo enggak kayak komen2 yg diatas sono tuh, didatangin ulama haromain disuruh meneliti jamaah ldxx dan keimamannya yaa paling enggak 2 atau 3 bulan aja trus jg dipantau ama yg kontra ldxx tentunya, jadi biar langsung disaksikan ulama haromain tentang sepak terjang kawan2 ldxx ini sambil juga diawasin ama yg kontra, ya dlm hal ini salaxx indonesia .. ayo dong beranikan tuh .. pasti berani deh .. gua yakin tuh..gua nungguin nih ... kapan dong .. kalo bener pasti jamaah ldxx tambah besar n jaya

netral.

yah mas, mo dikasih jalan tengah juga tetep aja kek gini,udah dr dulu kek gini, krn ada hawa nafsu di sini,terlihat aura pingin menang"an nya, walaupun mereka kalau ditanya ga mau dituduh seperti itu ...

YA UDAH!! kan seperti yang saya bilang tadi diajak aja tuh si ulama haromainnya utk teliti ldxx 2/3 bln aja trus biar adil juga diawasin ama yg kontra,salaxx indo. gitu aja kok repot...ntar liat deh..kalo masih ribut  ya berartikan ketawan tuh sp yg bermaksud menjatuhkan           ......      AYOO DONG SEMUA PIHAK DIUSAHAIN BIAR GAK JADI FITNAH YG LEBIH BESAR DIMANA-MANA LAGI !!!!!

Lihat ini :

http://rumahku-indah.blogspot.com/2010/08/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_15.html

Tidak hanya LDxx saja yg kene'an,golongan lain yg menerapkan hal yg sama juga kenean. orang yg dengki saja yg bilang hanya Syaikh Albani saja yg melarang model Bai'at kaya gini, ternyata Ulama Kibar yg lain (Syaikh Shalih al fauzan,Syaikh Shalih al Utsaimin dsb) juga melarang Bai'at model kaya gini. Masa sudah ada hujjah kuat kaya gini, masih saja ngikutin teori kuadrannya Syaikh WP...

Apalagi yg mau di tanyakan ke Syaikh sana? bukannya sudah jelasssssss...

kalau gitu bai'at sama siapa? sama presiden? kalau presiden wanita atau nasrani? sama penguasa? kalau penguasa tidak berdasarkan Al-Qur'an dan hadits? uzlah? sekarang sedang uzlah? tidak? karna apa?? brujung pada perdebatan teksual dan kontektual lagi soal uzalh...mmm...berrati anda salafy.

"Kan sudah ditanyakan sama ulama2 Haramain, soal baiat model itu?"

coba tanyakan:

- kalau presiden wanita bagaimana?

- kalau presiden nasarani bagaiamana?

- prektis uzlah bagaiamana?

- Kalau negara tidak berdasarkan Al-qur'an dan Hadist bagaiamana?

tanya ke mereka para ulama haramain, rekam, kasih linknya di sini? Insyallah saya pelajari.

 

--------------

Baik coba saya simpulkan sedikit:

1. Orang LDII mengejar dari para kelomopok salafy dengan pertanyaan?

a. kalau tidak mau berjamaah, apakah kamu skrg sudah uzlah?tidak ada yang mau menjawab "ya saya uzlah" tapi jawabannya paling mentok kurang lebih "pengertian uzlah tidak tekstual seperti itu.."  Kalau berdebat tekstual versus kontekstual so, gak ada habisnya Silahkan menilai sendiri...

b. kalau tidak islam maka jahiliyah? apakah jahilyah tidak masuk neraka? jawabbannya menggunakan arguemen Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari XIII/7 menjelaskan tentang makna “matinya dalam keadaan mati jahiliyah ” ialah: “Matinya seperti Ahli Jahiliyah, yaitu di atas kesesatan. Dan dia tidak memiliki imam yang ditaati karena mereka tidak mengenalnya. Dan bukan maksudnya dia mati kafir, tapi matinya sebagai orang yang berbuat maksiat.

bagi LDII, berarti ini ajakan untuk maksiat dan cicipi neraka. karena mati tidak berbaiat. Pun, ini adalah argumen ulama. Bagi salafy, hal pokoknya adalah "yang penting bukan kafir kan" so maksud berarti gak apa-apa. Bagi Orang LDII mati jahiliyah ya seperti matinya orang yang tidak menemui islam, so orang yang tidak menemui Islam masuk neraka..Silahkan nilai sendiri.

c. Inkosistensi imamah dari salafy. Ada yang bilang jamaah gak ada gak ada imamah. uzlah. Tapi tidak ada yang uzlah dengan argumen uzlah bukan didasari pada pemahaman tekstual saja. bagi LDII, jika uzalah, silahkan uzalah yang benar. Tapi di sisi lain salafy bilang, imamah adalah presiden dan baiat mereka kepada panguasa (beberapa salafy mengatakan ini menghadapi keadaan darurat alam demokrasi, analog bahasa LDIInya "sakpol kemampuan"). Tapi begitu ditanya, "kalau presiden wanita bagaimana? kalau presiden nasrani gimana? " Salafy...sepembacaan saya, tidak ada yang jawab. Silahkan nilai sendiri

 

 

Di sisi lain...Salafy mengejar-ngejar orang LDII untuk menjawab ini:

1. kalau tidak jamah berarti kafir (seperti kafirnya orang nasrani/yahudi)

orang LDII sendiri bersikukuh, bahwa "kafir" itu berdasarkan parameter Quran hadist. Daripada meraba-raba yang tidak jelas di luar sana kafir atau tidak kafir maka melakukan penyerderhanaan, jamaah itu iman, tidak jamaah "kafir"

2. Benar tidak di luar jamaah LDII (sekarang pake LDII) itu kafir?

kalau dilihat dari pertanyaannya maka jawabannya adalah, tidak karena LDII mengakui Arab Saudi dan jamaah di sana tidak kafir dan siapapun jamaah yang memang beradasarkan Qur'an Hadist dengan benar di muka bumi ini. Masalahnya LDII tidak tahu siapa mereka jamaah di luar sana itu kecuali yang di Arab karena alasan historis di mana pemimpin pertama mereka itu belajar di Arab Saudi.

Saran saya:

1.Salafy harus konsisten anatara berjamaah dan uzlah, siapa imaro siapa presiden.

2. LDII tidak mengakfirkan di luarnya secara luas dengan hanya mengakui Arab saudi saja. Membuka dri dan melihat apakah di luarnya jamaahnya ada jamaah lain yang sama dan bisa dijajaki untuk persatuan yang lebih luar. So, tidak menutup diri lagi, baik dari aspek kegiatan maupun aspek keimaman.

 

Silahkan memilih mana yang paling pas untk pembaca ikuti

-Pengamat-


SAYA jadi ingat bahwa jama'ah itu membawa rahmat dan ketentraman...

coba rasakan ketika ketemu sesama jama'ah..rasanya enak dan beda dengan yang lain..

apakah diluar jama'ah anda menemukan ini??..

andaikan kita mau jujur,, jawablah dengan jujur bukan jawab dengan hawa nafsu..

sudahlah,, yang mau menetapi LDxx YA BIARKAN..

MAU MENETAPI SALAxxx GADUNGAN ya biarkan..

mau dijelaskan wong hatinya sudah tertutup..

dalilnya jelas,, mata buka tp sbenarnya buta, kupingnya dengar tp sbenarnya TULI alias BUDEK alias KOPOKEN...

akhirnya HUJAHNYA juga dengan HAWA NAFSU...

dan berusaha menutpi keslahan dengan hujah tak jelas...

menetapi QHJ SAMPAI MATI SURGA PASTI...

ada yang lebih baik di bandingkan QHJ?... Jika JAWABNYA ada ya memang sudah jelas KEMUNAFIKAN DAN KEKUFURANNYA...

DI BILANG KUFUR MARAH, di bilang murtad juga MARAH, dibilang MUNAFIK GAK MAU?? SEBUTAN APA ea yang PASSSS????

muter" terus, dari jaman 2007 saya ngikuti di miliis islamjamaah yahoo grup, yg didebatkan sama, ga ada abis"nya, udah beres dibahas ada lagi provokator, dan begitu sterus nya, senangkah kalian seperti ini?, lebih mementingkan perbedaan dari pada persamaan? ya alloh, mengerikan, sungguh" mengerikan

wong ikutan debat kusir ya kayak gini mas,,,ha,,ha,,

udah di bilang pada punya dasar sendiri2 kog repot...

meh amirnya presiden, pastur pa suster sekalian mbok ya ben..wakakak

pisss!!..

Pengamat:

saya hanya berusaha menyimpulkan. karena dialognya muter-muter. Saya yang baca mengambil inisiatif menyimpulkan:

 

1. Orang LDII mengejar dari para kelomopok salafy dengan pertanyaan?

a. kalau tidak mau berjamaah, apakah kamu skrg sudah uzlah?tidak ada yang mau menjawab "ya saya uzlah" tapi jawabannya paling mentok kurang lebih "pengertian uzlah tidak tekstual seperti itu.."  Kalau berdebat tekstual versus kontekstual so, gak ada habisnya Silahkan menilai sendiri...

b. kalau tidak islam maka jahiliyah? apakah jahilyah tidak masuk neraka? jawabbannya menggunakan arguemen Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari XIII/7 menjelaskan tentang makna “matinya dalam keadaan mati jahiliyah ” ialah: “Matinya seperti Ahli Jahiliyah, yaitu di atas kesesatan. Dan dia tidak memiliki imam yang ditaati karena mereka tidak mengenalnya. Dan bukan maksudnya dia mati kafir, tapi matinya sebagai orang yang berbuat maksiat.

bagi LDII, berarti ini ajakan untuk maksiat dan cicipi neraka. karena mati tidak berbaiat. Pun, ini adalah argumen ulama. Bagi salafy, hal pokoknya adalah "yang penting bukan kafir kan" so maksud berarti gak apa-apa. Bagi Orang LDII mati jahiliyah ya seperti matinya orang yang tidak menemui islam, so orang yang tidak menemui Islam masuk neraka..Silahkan nilai sendiri.

c. Inkosistensi imamah dari salafy. Ada yang bilang jamaah gak ada gak ada imamah. uzlah. Tapi tidak ada yang uzlah dengan argumen uzlah bukan didasari pada pemahaman tekstual saja. bagi LDII, jika uzalah, silahkan uzalah yang benar. Tapi di sisi lain salafy bilang, imamah adalah presiden dan baiat mereka kepada panguasa (beberapa salafy mengatakan ini menghadapi keadaan darurat alam demokrasi, analog bahasa LDIInya "sakpol kemampuan"). Tapi begitu ditanya, "kalau presiden wanita bagaimana? kalau presiden nasrani gimana? " Salafy...sepembacaan saya, tidak ada yang jawab. Silahkan nilai sendiri
 


2. Di sisi lain...Salafy mengejar-ngejar orang LDII untuk menjawab ini:

a. kalau tidak jamah berarti kafir (seperti kafirnya orang nasrani/yahudi)

orang LDII sendiri bersikukuh, bahwa "kafir" itu berdasarkan parameter Quran hadist. Daripada meraba-raba yang tidak jelas di luar sana kafir atau tidak kafir maka melakukan penyerderhanaan, jamaah itu iman, tidak jamaah "kafir"

b. Benar tidak di luar jamaah LDII (sekarang pake LDII) itu kafir?

kalau dilihat dari pertanyaannya maka jawabannya adalah, tidak karena LDII mengakui Arab Saudi dan jamaah di sana tidak kafir dan siapapun jamaah yang memang beradasarkan Qur'an Hadist dengan benar di muka bumi ini. Masalahnya LDII tidak tahu siapa mereka jamaah di luar sana itu kecuali yang di Arab karena alasan historis di mana pemimpin pertama mereka itu belajar di Arab Saudi.

Saran saya:

1.Salafy harus konsisten anatara berjamaah dan uzlah, siapa imaro siapa presiden.

2. LDII tidak mengakfirkan di luarnya secara luas dengan hanya mengakui Arab saudi saja. Membuka dri dan melihat apakah di luarnya jamaahnya ada jamaah lain yang sama dan bisa dijajaki untuk persatuan yang lebih luar. So, tidak menutup diri lagi, baik dari aspek kegiatan maupun aspek keimaman.

 

Silahkan memilih mana yang paling pas untk pembaca ikuti

Biar ada kesimpulan dan nggak mbulet...

silahkan menilai sendiri.....

mas pengamat, sepengetahuan saya dr nanya2 n mbaca2, tidak hanya Arab saudi aja yg diakui jamaah ama ldxx .. tapi juga dinegara manapun kalo berjamaah QH ya juga dianngap, walaupun tidak di setiap negara di dunia ada jamaahnya (kalo gak salah lho ya) dan modelnya ya mirip2 ldxx ini kalo yg berpemerintahan sekuler..jadi pada dasarnya yg diakui gak cuma Arab doang .. kalo gak salah lho ya ..bener gak temen2 ..hehe *soktau*

netral.

itu kalo diliat ,ada salafi yg punya amir, ko ga dibahas ya, dia bebaiat pada amir yg di yordania, kalo dilihat dr argument nya kayaknya akrab sm ldii, tu yg postingan nya acak acakan 

Pengamat:

kalau gitu Salafy yordania satu pemahaman dong sama LDII?

kalau gitu Slaafy yang amirnya presidennya RI ini (atau memilih uzlah?) Salafy yang man?

Ada yang bisa jawab?

WP?

Salafy?

ok sudah saya rapihkan

 

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr monost@saya sudah menjalankan apa yg anda minta tapi sekarang anda malah membuat pernyataan bahwa saya talafi.

Monozt Montego  ha ha ha .....menjalankan sumpah yang mana????

Monozt Montego  sudahlah kamu mundur saja gak papa keburuan tahu yang lain ....

Ahlussunnah Wal Jamaah  anda pun tidak mau menjawab pertanyaan saya! apakah anda juga termasuk golongan umar jabal sang khawarij? jika benar maka bertaubatlah

Sam Su  belum ada sumpahnya..itu cuman copas tulisan mas Monozt

Ahlussunnah Wal Jamaah  samsu@bukankah itu yg diminta oleh sdr monost! yg hanya ingin menyuruh saja tapi tidak mau menjawab pertanyan saya

Sam Su  AWJ.Sudahlah mundur aja dari dunia persilatan..mumpung masih sore.

Ito Marijan  asw oey bang asjw! kl memang kamu di lampung beri alamat kamu ke saya biar saya yg langsung menemui anda! paling 4 jam dari rumah saya! saya anak mertopuro perbatasan lampung dan sumsel hayo mano ??

Sam Su  Kak Ito..ngapain cape2..dia mau undur diri kok..mumpung masih sore.

Hamid Al Manshurin  saya sbagai pengamat saja,,tapijika mau bertemu dengan saya bisa di palembangpilih siapa ? 15

Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab  Hmm... santai bro kaya di pantai...Slow d0wn beibeh.... Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr ito@baiksaya akan kirim alamat saya silahkan anda kerumah saya/ke masjid tempat kamikumpul2

Ahlussunnah Wal Jamaah  saya akan kirim inbox, karna ini antara kita saja!

Darcy Sutomo  Sabar poro dulur.Ingat surga,

Sam Su  Tenang aja mb Darcy...ini juga nyantai kok.

Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab   okey... sedulur semua... setidaknya tetap husnudhlon billah. Apa pun yg terjadi, QHJ akan tetap terjaga, sama sekali tidak ada yg perlu dikawatirkan dari musuh-musuh Alloh, karena hakikatnya Alloh sendiri yg akan menjaga dinnul haq ini dgn ...

Ahlussunnah Wal Jamaah  amiin ya robbal alamiin sdr ito@ sudah saya kirim alamat saya dan silahkan anda temui dan klarifikasi dengan teman anda!

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @ahlussunnah : sabar saja ya... pelan dan pasti anda akan mengenal mas monoz, samsu, dll yang ada di sini...

Ito Marijan  mas aswj@ ini mas orangnya yg jadi bikin rusuh dan menghina anda

Imam Leon Jakayakarta  halo mas ito.. ktemu lagi ya , pakabar ?

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr leon@mengapa saya diperlakukan seperti ini,lantaran masalah anda dengan mereka ? ada apa ini

Sam Su  Leon..gimana nih.AWJ punya imam di Yordnia..bukan PBY..gimana tuh..Leon si tukang klarifikasi..coba tuh klarifikasi berdua LEON dan ASWJ..silahkan ..monggo mas ASWJ dari lampung

Imam Leon Jakayakarta  wah saya merasa g punya masalah dengan mereka mas..., nikmati saja nanti anda akan paham dengan sendirinya

Ito Marijan  hayonah leony,,siapoimam yg bener? pby apo imamnya asawj ?!

Ruzmann Van Depok  Alloh akan slalu menjaga niat suci hati kita, tdk ada yg perlu dikawatirken maka baik2lah memeliharanya dan menjaga diri..

Imam Leon Jakayakarta  betul mas ruzman : baik-baiklah menjaga dan memelihara diri..  

Sam Su  Talapi Indon Imamnya PBY..Talapai yg belum jelas Imamnya dari Jordania

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : kami hanya punya cara pandang yang berbeda dalam menyingkapi Imamah, imam mereka adalah seorang ulama yang tidak memiliki daulah, klo imam saya adalah umaro penguasa negeri.

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr ruzman@saya bingung dengan masmonost, sebegitunya dia sama leon.sampai saya jg di fitnah!astagfirulloh hal adziim

Ruzmann Van Depok  ada yg msh bergabung, tp kok ngendon2ni yo? lalu apa yg dia dpt ?? apa yg dia pikirkan??

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr leon@ menurut saya anda salah dalam memilih imam dan belum mengerti betul imam itu detailnya sseperti apa!
mungkin perselisihan anda ini kah yg menimbulkan kebencian ??  

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : sabar..., sekali lagi sabar yah..., nanti akan ketemu jawabannya mengapa mereka seperti itu. .. ok .  

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr leon@saya dari td jg nyantai aja kok!g seperti yg memfitnah saya,,anda ini salafi haroki/ghuroba kah ??

  Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : salam kenal, saya bukan siapa2, saya hamba Allah, saya hanya rakyat Indonesia, bagian dari masyarakat muslim yang tinggal d Indonesia.

Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab  Hmm... kang leon kepanggeh maleh kalian kulo, dos pundi pawartosipun, rak injeh taksih sugeng kemawon tho

Imam Leon Jakayakarta  wah mas agus, klo d forum ini pakai bahasa indonesia saja ya mas.. g enak klo ada yang g ngerti nanti

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : klo anda baru sekali ini diperlakukan seperti ini, saya sudah sering mas... hehehe

Imam Leon Jakayakarta  saran saya : hadapi saja yah..., tapi saran saya pastikan ada barter, jadi klo anda menjawab 1 pertanyaan, mereka juga harus menjawab 1 pertanyaan anda. ... oke :-)  

Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab  Haha... injeh kang leon, matur kemawon bilih sejatosipun panjengan radi keawratan menawi kedah matur ngagem boso jawi... hehe...
Nuwun sewu, mbok bilih atur kulo mboten mranani penggalih panjenengan kang leon...

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : tidak ada kebencian bagi saya mas.. sebab, saya menghargai apa yang mereka ambil sebagai kesimpulan

Ahlussunnah Wal Jamaah   sdr leon@mas mnost cuma ngomong saja tanpa menjawab pertanyaan saya 1 pun. sedangkan keinginan dia sampe suruh saya sumpah sdh saya penuhi!
perlu diketahui yg pantas menjadi imam hanyalah orang yg menguasai ilmu agama sesuai dalil
"tafaqqohu qo...

Imam Leon Jakayakarta  Memang style-nya begitu, bagi orang yang belum mengenalnya akan terbawa arusnya. Saya juga sering kalo diminta untuk bersumpah, tapi saya tidak pernah bersedia karena itu adalah hal yang menurut saya sangat berlebihan....., maka dari itu, kalau anda menjawab 1 pertanyaan anda, pastikan dia juga menjawab 1 pertanyaan anda..., itu baru namnaya sharing yang sehat..  

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr monost@saya minta maaf jika saya dalam tingkah laku di sini ada salah kata! sdr leon@jika bgtu apa ilmu yg anda punya .mungkin saja kita bisa sharing dengan baik! dan bukan ilmu yg bid'ah tentunya

Agus Cahh DjOkamcintacewebrjilbab   sdr AWJ, afwan insyaAlloh saya bisa tetap berhusnudhlon billah thd Anda. Untuk saudara yg lain mungkin karena terlalu seringnya mendapat teror dari para talafi seperti kang leon cs(afwan kang Leon, fakta) jadi sikapnya seperti itu, saya pri...

Imam Leon Jakayakarta  okay... sambil jalan ya...mas , saya hadir sebentar k sini, karena saya melihat nama saya disebut2. ...    

Romeo Mone   Ahlusunah@afwan mas aswaja, saya cuma ingin mengetengahkan masalah ini,
mas monos mungkin berfikran antum adalah mas leon yg sdang brcakap dgn antum, afwan saya sdikit lbh dulu mengenal leon di group ini, dia adalah salah satu dari salaf indon...Lihat

Imam Leon Jakayakarta  walah... mas monoz mengira aswaja adalah imam leon tho.., ya wes .. hahahaha  

Romeo Mone   Ahlusunah@afwan mas aswaja, saya cuma ingin mengetengahkan masalah ini,
mas monos mungkin berfikran antum adalah mas leon yg sdang brcakap dgn antum,
afwan saya sdikit lbh dulu mengenal leon di group ini,dia adalah salah satu dari salaf indon...Lihat Selengkapnya

Imam Leon Jakayakarta  ya wes... karena sudah ketahuan orangnya beda.. ya dah monggo dilanjut... , saya mau mundur dulu.

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr agus@saya sangat menghargai pendapat anda. jazaakalloh
sdr romeo@benarkah begitu ? sdr leon@apa benar anda mengamirkan president

Monozt Montego  ha ha ha....aswaja itu cs anda...anda orang yang paling berseberangan dengan paham kami,,tapi aswaja adalah orang yang punya paham seperti kami,,tapi kalian kok malah saling mendukung,,,leon leon,,,,siapapun tahu kalian adalah satu bendera...  

Imam Leon Jakayakarta  wah mas monoz, saya g pake bendera apa2 mas..., saya hanya mengusung bendera PARADIGMA BARU.

Imam Leon Jakayakarta  LD** dalam PARADIGMA BARU..., itu saja mas..., g usah melebar ke mana2 mas...  

Romeo Mone   Mas aswaja menurut antum bgaimana jika bramir dgn presiden tp tidak di baiat? Sah tidak ya? Tp saya jg tidak mau jd pengekor yg memiliki amir dr golngan org bodoh, rdangkan org yg pintar agama msh bnyak, yg tlah memahami dalil fahamkanlah seblu...Lihat Selengkapnya

Ahlussunnah Wal Jamaah  sdr leon@mengapa dengan paradigma baru ld** (apa ini dan mengapa ditutupi) apa anda meng amirkan presiden wahai sdr leon ?

Romeo Mone   Mas aswaja menurut antum bgaimana jika bramir dgn presiden tp tidak di baiat?
Sah tidak ya? Tp saya jg tidak mau jd pengekor yg memiliki amir dr golngan org bodoh, rdangkan org yg pintar agama msh bnyak,yg tlah memahami dalil fahamkanlah seblu...Lihat Selengkapnya

Ahlussunnah Wal Jamaah   sdr romeo@dalil yg tadi anda sebutkan   memang sebagai hujah bahwa bukan presiden amir salafi sebenarnya!karna kriteria nya sangat tidak memenuhi sarat sbagai seorang imam! karna yg dipikirkannya hanyalah dunia dan indonesia
bukan bagaimana isl...Lihat Selengkapnya  

Imam Leon Jakayakarta  ‎ @aswaja : ikuti saja diskusi bersama mas monoz dan kawan2 ya... nanti saya akan jawab dalam topik yang berbeda, silahkan dilanjut............... saya menonton dulu.  

Romeo Mone   Saya lebih awal mengekor pada salaf indon sbelum leon, dan akhrnya dgn pemahaman yg saya jelaskan pada mas aswaja, saya tidak mengekor pada mreka? Kbr dari org ld* yg berkecimpung d group ini membri tau mas leon adalah org xg keluar dari ld.. Selengkapnya

Romeo Mone   Dan mas leon adalah pengikut ulama yg notabene namanya mauludin
mereka membentangkan sayap sbagai salafi, dan pembesarnya yaitu mauludin pernah menybtkan bhwa salafi yg ada di indo adalah salafi salafian,

Sam Su  AWJ..kita2 udah ga ada masalah karena AWJ yg punya Imam di Jordan dan bukan Presidesn sbgi Imam...ya sudah kalau gitu..cuman kami2 ga punya Imam presiden.  

Pudja Mansyurin  ‎ @aswaja: waduh, gmn ni, saya tonton dritd, eh trnyata talafi brcbng jd dua ato gmna nie?? amir dr jordan ato pby?? ckck  

Vady Djokam Spy  kayaknya imamnya talafi byk ya heeee...di RI ada SBY...di USA ada Obama...kwkwkwkwkwwkwk

Pudja Mansyurin  itu baru hal yg sgt menggelikan d telinga saya... msak AMIR itu org kafir (obama)... Duh duh... klewtan batas ni talafi emg.

Sam Su  Siapa bilang? kata AWJ " itu adalah Imamnya Eks LDII/PKS/PERSIS dll..." AWj Bilang loh

Ahlussunnah Wal Jamaah  all@maka salafi jenis ini yg mesti kita arahkan agar kembali ke manhaj salaf yg sebenarnya bukan yg seperti di atas yg anda2 terangkan

Pudja Mansyurin  ‎ @saudra AWJ; sya mau tnya, apkah kwajiban amir anda yg d jordan, itu trsampaikn ke anda???!! bsa mramut & mnasehati??

Imam Leon Jakayakarta  mas monoz : nah kah, jangan asal nuduh mas,... AWJ itu juga JM tapi Imamnya tidak sama dengan Imamnya sampeyan mas......, kalau sampeyan Imamnya JM dengan Imam SA, klo AWJ JM dengan Imam M.AM, seperti yang sampeyan sebutkan.  

Ito Marijan  oh iyo mas aswj! apo perintahnya nyampe dan biso ngeramut kamu2 ! sedangkan dio jauh di jordania?????????????

Pudja Mansyurin  ‎ @leon: ah kata sapa AWJ tu JM, bknya dia sndiri bilang klw dia glonga sampeyan (talafi) !!??

Anisa Aya Handayani  Jdi salafi yg bner yg gmn Awj?apkh yg ngaku salaf lalu mengangkat amir stlhx bdiri keamiran?atau yg beramir pd yg bkuasa,meski bkn produk QH?atau yg bgmn?  

 

pengamat:

iya saya juga sudah bilang

"kalau dilihat dari pertanyaannya maka jawabannya adalah, tidak karena LDII mengakui Arab Saudi dan jamaah di sana tidak kafir dan siapapun jamaah yang memang beradasarkan Qur'an Hadist dengan benar di muka bumi ini . Masalahnya LDII tidak tahu siapa mereka jamaah di luar sana itu kecuali yang di Arab karena alasan historis di mana pemimpin pertama mereka itu belajar di Arab Saudi.

Tapi buat LDII:

apa susahnya sih

1. Tidak mengafirkan orang di luar LDII, terutama yang ada di Indonesia? ya sebut saja lah mereka kaum jahiliyah, tapi shalat dibelakang mereka gak apa2, shalatin mayit mereka juga gak apa2, harta waris juga punya haq, dll..tinggal bagaimana meyakinkan kalau mau jalan yang "aman" tetapi jamaah...selesai kan masalah? artinya surga itu bukan hanya milik LDII, tapi klau mau cari jalan yang aman (tidak meraba-raba)..tetapi LDII, selesai gak masalah kau begitu?

gimana WP?

gimana salafy? 

2. Salafy, konsisten saja deh, ada nggak jamaah sekarang?? kalau memang gak ada uzlah saja, menyendiri sana, atau pindah ke Arab Saudi atau Mauritania atau Iran jika mau masuk syah, karena menurut catatan PBB hanya tiga negara ini yang mendasarkan hukumnya pada Al-qur'n dan Hadist...dari pada amirnya presiden. ketia ditanya kalau presiden wanita? presiden nasrani? kagak bisa jawab2

mas pengamat, anda katakan.. "masalahnya ldxx tidak tahu siapa mrk jamaah di luar sana itu kecuali yg di arab krn alasan historis dimana pemimpin pertama mereka itu belajar di arab saudi" ..?? ya kan ... oke..

waduuh..hmmm..anda tau dari mana ldxx tidak tau siapa jamaah di luar sana itu kecuali yg di arab ? yaa mungkin anda tidak tau, yaa saya juga nggak tau, mungkin belum tau aja kali...tapi saya yakin ldxx tau deh, yaa setidaknya punya link gitu..dinegara mana aja yg ada jamaahnya (kalo gak salah lho ya)..

hmmm  ........  atau gak gini aja deh ...buat memastikan, ....... anda keliling dunia, terutama ke negara-negara yg memiliki kemungkinan ada jamaahnya, terus anda tanyain satu-satu ke semua orang di mana yg ada jamaahnya *berlebihan*, atau kalo nggak gitu anda datangi setiap masjid2nya, terus tanya dimana aja yg ada jamaahnya di negara itu,..teruslah mencari...berjuang sekuat tenaga...hingga titik darah penghabisan *superlebay*...waduuh, butuh waktu brp lama tuh yak?hehe.. ahh gini aja deh..anda tanya aja deh yg udah pasti brjamaah di negara ini, si ldxx, tanyain ke mrk dimana aja/negara mana yg ada jamaahnya di dunia ini, pasti tau tuh mrk,..ya kalo nggak mau, silahkan memakai cara yg tadi..hehehe..silahkan pilih aja tuh yg mana.... selamat mencoba...piss..

netral

mas netral

Hmm, benar jga. Memang saya hanya berasumsi. Saya tidak tahu juga, apa LDII ini punya hubungan yang sama dengan jamaah-jamaah lain di dunia. Tapi dari apa yang saya baca, terutama dari apa yang ditulis WP, hanya menyebut-nyebut soal Arab Saudi. Mungkin itu jamaah yang paling "nampak". Karena memang negara yang berdasarkan absolut Al-Qur'an dan Hadist (gak ada pemilu, demokrasi, dll ) mungkin saat ini hanya ada 2 negara (Arab Saudi dan Mauritania)

Bisa jadi benar juga apa yang anda katakan, karena setahu saya juga, kalau ada jamaah ldii yang mau menetap di luar negeri selamanya dan menemukan jamaah di sana, silhakan berbaiat pada amir yang sah secara Alqur'an dan hadist di negara yang bersangkutan. Tapi itu apa yang saya denger sih, tidak tahu juga benar apa salah. Coba tanya sama WP aja deh.

Kesimpulan:

Pengamat:

saya hanya berusaha menyimpulkan. karena dialognya muter-muter. Saya yang baca mengambil inisiatif menyimpulkan:

 

1. Orang LDII mengejar dari para kelomopok salafy dengan pertanyaan?

a. kalau tidak mau berjamaah, apakah kamu skrg sudah uzlah?tidak ada yang mau menjawab "ya saya uzlah" tapi jawabannya paling mentok kurang lebih "pengertian uzlah tidak tekstual seperti itu.."  Kalau berdebat tekstual versus kontekstual so, gak ada habisnya Silahkan menilai sendiri...

b. kalau tidak islam maka jahiliyah? apakah jahilyah tidak masuk neraka? jawabbannya menggunakan arguemen Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari XIII/7 menjelaskan tentang makna “matinya dalam keadaan mati jahiliyah ” ialah: “Matinya seperti Ahli Jahiliyah, yaitu di atas kesesatan. Dan dia tidak memiliki imam yang ditaati karena mereka tidak mengenalnya. Dan bukan maksudnya dia mati kafir, tapi matinya sebagai orang yang berbuat maksiat.

bagi LDII, berarti ini ajakan untuk maksiat dan cicipi neraka. karena mati tidak berbaiat. Pun, ini adalah argumen ulama. Bagi salafy, hal pokoknya adalah "yang penting bukan kafir kan" so maksud berarti gak apa-apa. Bagi Orang LDII mati jahiliyah ya seperti matinya orang yang tidak menemui islam, so orang yang tidak menemui Islam masuk neraka..Silahkan nilai sendiri.

c. Inkosistensi imamah dari salafy. Ada yang bilang jamaah gak ada gak ada imamah. uzlah. Tapi tidak ada yang uzlah dengan argumen uzlah bukan didasari pada pemahaman tekstual saja. bagi LDII, jika uzalah, silahkan uzalah yang benar. Tapi di sisi lain salafy bilang, imamah adalah presiden dan baiat mereka kepada panguasa (beberapa salafy mengatakan ini menghadapi keadaan darurat alam demokrasi, analog bahasa LDIInya "sakpol kemampuan"). Tapi begitu ditanya, "kalau presiden wanita bagaimana? kalau presiden nasrani gimana? " Salafy...sepembacaan saya, tidak ada yang jawab. Silahkan nilai sendiri
 


2. Di sisi lain...Salafy mengejar-ngejar orang LDII untuk menjawab ini:

a. kalau tidak jamah berarti kafir (seperti kafirnya orang nasrani/yahudi)

orang LDII sendiri bersikukuh, bahwa "kafir" itu berdasarkan parameter Quran hadist. Daripada meraba-raba yang tidak jelas di luar sana kafir atau tidak kafir maka melakukan penyerderhanaan, jamaah itu iman, tidak jamaah "kafir"

b. Benar tidak di luar jamaah LDII (sekarang pake LDII) itu kafir?

kalau dilihat dari pertanyaannya maka jawabannya adalah, tidak karena LDII mengakui Arab Saudi dan jamaah di sana tidak kafir dan siapapun jamaah yang memang beradasarkan Qur'an Hadist dengan benar di muka bumi ini. Masalahnya LDII tidak tahu siapa mereka jamaah di luar sana itu kecuali yang di Arab karena alasan historis di mana pemimpin pertama mereka itu belajar di Arab Saudi.

Saran saya:

1.Salafy harus konsisten anatara berjamaah dan uzlah, siapa imaro siapa presiden.

2. LDII tidak mengakfirkan di luarnya secara luas dengan hanya mengakui Arab saudi saja. Membuka dri dan melihat apakah di luarnya jamaahnya ada jamaah lain yang sama dan bisa dijajaki untuk persatuan yang lebih luar. So, tidak menutup diri lagi, baik dari aspek kegiatan maupun aspek keimaman.

 

Silahkan memilih mana yang paling pas untk pembaca ikuti

Biar ada kesimpulan dan nggak mbulet...

silahkan menilai sendiri.....

 

yaa...eh mas pengamat, anda ini sekedar mengamati atau sedang mencari kebenarankah ?..saya jg lg nyari eh..n kayanya lebih condong ke ldxx .. so penilaian anda sendiri bagaimana/pilih mana?

Pengamat:

Saya sendiri, jujur lebih condong, ke LDII untuk diskusi di sini, yang saya tangkap lebih konsisten dalam alur argumennya.

Hanya saja saya tidak terlalu sreg dengan takfiry mereka.Saya pikir itu justru menghambat dakwah yang harusnya untuk umat yang lebih luas. Kalau konten bagus, kenapa harus di-ekslusifkan bukan?

Saya bergaul dengan semua harakah, LDII, IM, HTI dan sempat aktif di HMI, saya memang saya lebih suka mengamati (makannya namanya pengamat).

Untuk salafy sendiri saya sih awalnya fine dengan mereka, tapi setelah menjelah dunia maya dan coba mengambil kesimpulan besar, banyak hal yang inkosisten dalam berargumen, saya agak kurang berempati dengan mereka saat ini.

Jujur saya tertarik dengan dakwah LDII, kecuali takfiry mereka. Saya tertarik dengan IM karena semangat kepemudaaan dan jiwa sosial mereka, kecuali permainan mereka di kancah politik. Saya tertarik dengan HTI karena semangat mereka mendirikan Jamatul Muslimin/Kekhalifan kecuali ketidak jelasan mereka dalam langkah-langkah menuju ke sana. Saya bergabung ke HMI untuk mencari tempat berlatih objektif dan membentuk alur berpikir yang rapi dan konsisten dan sebagai tempat nyaman untuk menjadi pengamat, maka nama saya "pengamat"

begitu dari saya.{#sherlock.gif}

 

ya..mas pengamat dari semuanya itu lebih "sreg" yang mana ?..kalo masalah takfirnya itu kan dah dibahas dikoment2, baca2 aja atuh..eh iya awalnya saya juga fine ama salaxx, tapi pas nemu blog bantahan dr ldxx ..hehe..saya ampe nyengir bacanya...

netral.

Pengamat:

Belum ada yang sreg, masalah takfiry...ya saya paham benar megapa LDII melakukan takfiry itu (dalam komen di post ini misal mengutip bebarapa Pembatal dalam KeIslaman). Apalagi konteksnya kalau ditarik ke masa tahun 41'. di mana jaman itu Islam masih banyak yang "aneh-aneh". Tapi sekarang jaman sudah berubah. Alih-alih bersikap ekslusif, harusnya LDII lebih terbuka dan melihat ke luar. Mencoba mencari kesamaan dan menjajaki persatuan antar umat muslim, dengan tanpa menaggalkan sikap tegas terkait masalah-masalah aqidah. Nah, seandainya LDII tidak terlalu luas takfirinya, Saya mungkin akan sepenuh hati di LDII jika mereka demikian. Rasa-rasanya saya tidak akan diterima sepenuh hati di LDII jika saya bersikap, misal, tidak mengakfirkan IM, HTI, Salafy, JT, atau shalat di belakang mereka, atau, mewariskan harat ke pada mereka, atau  misal menikah dengan salah satu mereka. Kalau seandainya boleh, makan LDII akan cukup menarik bagi saya.

Untuk yang lain saya juga ada alasan-alasan lain, Saya akan masuk IM a.k.a PKS/Tarbiyah seandainya mereka idealis dalam berpolitik (terutama di Indonesia). Atau bergabung ke HTI jika langkah-langkah mereka yang jelas dan logis.

Terlepas dari hal itu semua, alangkah indahnya jika kita bisa duduk bersama, mengusahakan persatuan umat muslim dalam rangka menegakan hukum Allah di muka bumi ini secara kaffah. Dari LDII mau lebih terbuka, dari IM dan HTI mau menerima kekurangan LDII dan secara baik-baik membenahi LDII sebagai saudara, ikut menggauli dan bukannya ikut mencela, dari Salafy konsisten dengan sikap berjamaah/bai'at/uzlah/dll nya dan tidak terlalu sering mengumbar-ngubar opini yang tidak cover both side . Meski demikain, dari semua itu kita tetap harus tegas dengan pemikiran-pemikiran yang bisa merusak aqidah. Kalau memang akhirnya mentok (misal gak mungkin banget orang LDII bisa bersatu dengan tarekat-tarekat naqsabandiyah dan lain sejenisnya) yang dengan masing-masing mereka ada argumen yang kuat. Ya..solusinya, lakum dinukum wa liadin. .

Mungkin ini adalah sikap saya. Semoga bisa menjadi bahan perenungan bagi saudara-saudara sekalian.

Anda sendiri mas Netral, apa sikap Anda?

 

yaa .. kalo saya sih, gini lho, kan dari kesemuanya itu berjamaah, n jg beramir (kalo gak salah) n kalo semua seperti itu ya kan pilih baiat yang awal, dan secara historis di negara kita yg awal ldxx, ya jadi saya tidak mempermasalahkan yg lain. Nah kalo mas bilang, "rasa-rasanya saya tidak akan diterima sepenuh hati di ldxx jika saya bersikap, misal, tidak mengkafirkan IM, HTI, Salaxx, JT, atau shalat dibelakang mereka...." dst. itu sih sudah masalah pribadi jadi 'mungkin' mas dianggep jamaah 'ndablek'..hehe..mungkin lho ya, tapi apakah tindakan mas itu tidak melawan dalil ? saya gak tau jg sih..hehe ..dan trus mas katakan, "alangkah indahnya jika kita bisa duduk bersama, mengusahakan persatuan umat muslim dalam rangka menegakkan hukum allah dimuka bumi secara kaffah. dari ldii mau terbuka, dari IM dan HTI mau menerima kekurangan ldxx dan secara baik-baik mau membenahi kekurangan ldxx sebagai saudara...."dst. ya semua orang maunya sih gitu, tapi kayaknya itu susah deh mas, ..eh maksud mas duduk bersama mengusahakan persatuan umat muslim dalam rangka menegakkan hukum Allah itu apa ? apa digabungin semua gitu ?

netral.

Mas pengamat adalah manusia, mas netral juga manusia, termasuk mas2 yang koment diatas semua juga manusia. Manusia masih bisa salah dalam menilai dan memutuskan, karena penilaian manusia jika akan memutuskan sesuatu hal yang benar ternyata syetan juga tidak rela, tidak ridho.

Pengamat yang paling tahu kebenarannya adalah yang selalu mengikuti langkah kita yaitu Malaikat. Dan yang lebih tahu lagi mana yang paling benar dan bisa masuk sorga adalah hanya ALLAH. Ternyata memang orang2 yang masuk adalah oran2 pilihannya Alloh, kalau di qodar masuk sorga maka orang tersebut akan berbuat sebagaimana ahli2 sorga zaman dulu. Hatinya mudah untuk menerima kebenaran, tidak perlu harus ahli debat, tidak perlu harus hebat dan ilmiah, yang penting bisa mengamalkan.

Seandainya semua orang di Indonesia, baik ldxx, salafi, IM, HTI atau yang lain di qodar oleh Alloh akan masuk sorga maka mereka semua  akan menetapi jamaah yang beramir dan bebaiat. Kalau niatnya ingin sorga pasti hatinya juga akan menerima jamaah siapapun amirnya yang penting sesuai quran dan hadist. hatinya pasti bisa bersatu dengan 1 jamaah quran dan hadist yang benar-benar menegakan hukum Alloh.

Tapi sebaliknya jika semua orang Indonesia di qodar oleh Alloh masuk neraka semua maka yang terjadi ya perpecahan, firqoh, hawa nafsu, tidak mau menetapi jamaah dengan ribuan, jutaaan bahkan milyaran alasan yang dibuat dengan pikiran sendiri. Walaupun ada orang mati yang hidup kembali kemudian ditanya di dunia, "Islam yang kamu tetapi didunia apa diterima atau ditolak oleh Alloh?", "Kamu masuk sorga atau neraka?", "Kamu Salafy masuk sorga atau neraka?", "Kamu ldxx masuk sorga atau neraka?". Seandainya ada spt itu dan dijawab oleh yang sudah mati, "Saya masuk sorga karena menetapi jamaah ......"

Kalau pun jawabannya ada spt itu, kalau qodarnya sorga maka dia akan iman tapi kalau qodarnya neraka ya tetap ngga akan percaya omongannya orang yang sudah mati.

 

Pengamat:

Mas netral, Hahahaha "jamaah ndablek" ya mas istilahnya. Saya juga tidak tahu sih mas, apakah sikap "lunak" yang saya ambil terhadap para harakah-harakah itu berlawanan dengan dalil (malah bisa-bisa dikatakan murjiah). Yang penting saya akan mendukung siapa yang konsisten dalam berargumen atas satu topik tertentu.

Jadi mas netral sudah bergabung di LDII ya?

Dalam hal mempersatukan, memang sulit, tidak ada saya mengatakan mudah :P. Ya, sulit tapi bisa. Asal dari masing-masing pihak saling terbuka dan menahan diri dalam hal-hal yang berselisih. Jika saja dari masing-masing kelompok hadir generasi-generasi muda yang lebih "dewasa" dan "cerdas" dalam bersikap, maka persatuan semacam ini bukanlah angan-angan semata. Lagi pula itu dilakukan terhapa beberapa kelompok yang sebenarnya pada tataran visi, memiliki kesamaan yang dominan.

Saya perhatikan gejala umat islam yang ingin bersatu dan mendirikan sebuah Jamaatul Muslimin/Kekhalifahan semakin menguat pada dekade-dekade akhir ini. Malahan banyak penelitian barat, misal  salah satunya dalam Maping the Global Future: Report of the National Intelligence Council's 2020 Project , menunjukkan gejala akan hadirnya sebuah kekhalifahan islam di tahun 2020. jadi ini adalah sebuah gejala yang "menglobal"

Soal Duduk bersama, maksud saya duduk bersama ya dan berdialog, untuk Indonesia misal, ya adakan dialog-dialog sehat soal keimaman dan ada itensi untuk sama-sama sesegera mungkin mempersatukkan. Kalau memang LDII mau mengklaim untuk sebagai jamaah yang awal, ya silahkan, mungkin harakah-harakah lain akan menerima, tapi di sisi lain LDII juga harus menerima kekurangan-kekurangan yang ada. Artinya ada saling melengkapi. Selama ini kan antipati masyarakat terhadap LDII kan soal takfiry itu saja yang paling pokok. Masalah "masjid dipel", "PKI Putih", "gonta-ganti istri" dll yang saya pikir tidak terlalu material dalam diskusi, dan masyrakat yang cerdas sudah akan tahu kalau itu hanya fitnah belaka dan sudah tidak perlu dibahas lagi. Tentu saja kalau mau bicara tentang harakah-harakah lain, mereka juga punya segudang kelemahan dan kekurangan. Maka silahkan dibahas baik-baik.

Kalau memang mau mengambil sikap status-quo untuk selamanya, ya sebenanya juga bisa, tapi konsekuensinya akan selalu terjadi perdebatan sengit seperti ini.

LDII, sekali lagi saya tegaskan, dalam pandangan objektif saya, pada umumnya sebenarnya baik baik secara akhlah, metode, dan organisasi. Tapi mengapa LDII kurang diterima masyarakat secara luas karena sifatnya yang sangat ekslusif. Meskipun saya sadari pula LDII memiliki pengikut yang cukup banyak dan loyal, yang konon sekitar 3-4 juta. Bahkan kalau membuat rasio pengikut loyal/jumlah pengikut, LDII termasuk yang paling tinggi, mungkin hanya kalah dengan IM a.k.a Tarbiyah a.k.a PK*.

Memang untuk mempersatukan akan agak sulit dan masih jauh, kita jalan saja dulu masing-masing, sampai hadir di mana generasi-genarasi baru yang mungkin akan lebih terbuka. Tapi setidaknya, harapan saya LDII bisa lebih dirasakan manfaat dakwahnya buat masyarakat lebih luas, paramater mudahnya apa? misal bagaimana lingkungan yang mana terdapat masjid LDII dapat lebih baik akhlaknya, diajak juga pengajian umum alqur'an dan hadist, dbina pemuda-pemudanya dan semua itu karena peran LDII. Percuma punya masjid, tapi "perdaban islam" di sekitarnya tidak dibina dan dikembangkan, dan yang penting ini diperuntukan bagi orang-orang yang belum berbaiat dengan LDII. Mungkin istilahnya adalah "Budi Luhur Versi 2.0" yang lebih luas dan ekstensif. 

Pada akhirnya, saya pikir untuk LDII bisa diterima di masyarakat dan bisa berdialog dengan harakah-harakah yang lain. Dari sini penyatuan bisa kita perjuangkan bersama-sama.

Kalau takut tidak lagi jamaah LDII pas dengan dalil "gegeran" karena sudah diterima di masyarakat (karena katanya barang haq itu pasti digegeri)...tenang di luar sana musuh-musuh Islam masih banyak, kalau umat muslim bersatu, dijamin gegerannya bukan malah tambah sedikit tapi malahan lebih besar, masih dan elit...

itu dari saya mas... :)

konsep jama'ah itu waktu itu bagaimanapun  di cetuskan oleh KH. Nur Hasan (ada amir,baiat, taat dan lain-lain)Al-ubaidah lubis, sehingga kaum muslimin waktu itu terkaget-kaget. (itu dulu). sekarang kan ente pade kan udah tau apa itu jama'ah. jadi bener juga kalau LDII berbenah dan yang lain juga jangan gerah. karena semua sudah mulai sadar Islam itu harus berbentuk jama'ah.

Pengamat:

Satu kata, "sepakat"

Silahkan LDII berbenah dan memperbaiki dirinya, menebarkan rahmatnya kepada umat muslim di Indonesia. Yang lain jangan gerah atau kalau bisa malah membantu dengan baik.

Semoga Allah Swt menunjukkan dan memberikan jalanNya yang lurus bagi kita semua. amin.

 

eh sebetulnya yg perkataan umar ra. yang "laa islama illa bil jamaah........."dst. itu gimana sih sebenernya ? katanya dhoif yaa, emang cara ngetahuin dhiof atau nggak nya itu gimana sih,..masak dhoif tapi sahabat malah ngelakuin itu (kalo gak salah lho ya), terlihat aneh yaa ...

netral.

supaya diketahui dan di pahami meskipun perowinya  dhoif asal matannya sohih ya g maslah, masih banyak perowi yang lain meriwayatkan dan hadisnya sohih...

jangan terpancing isu...

toh yang qt kaji juga banyak...

dan jika kurang jelas bs di tanyakan ke yang faham,, bukan ditanyakan pada orang yang kecewa...

by . mbah man..

 

Pengamat:

Saya pikir, sekarang sudah agak dingin diskusinya. Baik WP maupun Salafy belum ada komentar-komentar baru. Harapan saya semoga diskusinya menjadi sehat, elegan dan cerdas. Selamat berdiskusi. InsyaAllah saya akan coba terus mengikuti diskusi ini..

 

salafi nya kabur alias hit and run

gak punya argumen, wes entek ilmune

ilmu abal2 ora gaduk, alias entah ladah

 dah dingin yaa..nyamaann.. ini blog selalu saya kunjungi tiap hari lho..hehe

kok salaxx gak pada koment lagi yaa ? kalo menurut pengamatan saya sih sejak dimunculkan masalah negara kita yg tidak berdasarkan QH oleh mas pengamat deh..kalo gak salah lho yaa..hehe

netral.

Pengamat:

Mas netral, alangkah senangnya saya kalau memang begitu adanya. Senang jika bisa mendamaikan saudara-saudara se-iman. Agar tidak terlalu ngalor-ngidul perdebatannya yang malah membuat ibadah nggak tenang, hati gelisah, dan parahnya malah berujung pada pendustaan agama secara keseluruhan akibat kerancuan-kerancuan berpikir dan argumen. Semoga semua bisa sama-sama bisa menjalankan keyakinannya dan pemahamannya masing-masing tanpa harus saling berselisih. Hanya Allah Yang Maha Tahu.

Salam saya buat saudara-saudara di LDII.

 

@ bro pengamat yang budiman.

setuju mas bro. bukan hanya bikin ibadah nggak tenang, tapi juga jangan sampai gara2 maunya "ilmiyyah", eh taunya malah "menyimpang dari nash" yg sesungguhnya sudah disempurnakan Alloh dan utk mengerjakannya itu sederhana sekali.

hebat sekali ya mereka2 yg "mampu" membuat rumit hal2 yg sederhana  :)

salah satunya bisa dibayangkan jika soal imamah ini rujukannya SELALU dan SELALU adalah kitab al Ahkaamu as Sulthoniyah. sebab kalo memang rujukannya HARUS dan SELALU itu, trus rujukannya para sahabat dulu dalam menegakkan imaroh itu apa donk?

kan kitabnya Imam Mawardi itu muncul jauh setelah para sahabat menginggal toh? ya toh? ya toh? ya toh??? ente gale dahhh..

http://www.4shared.com/audio/BxI4A6-F/pa_aziz1.htm

monggo ^_^ no offense

 


@ monggo ^_^

ga bisa donlod nih. itu apa ya? ketemuan aja yuk. lokasi dmn sob? bales ya.

saya di malang mas

masih kuliah ^_^

@ Monggo ^_^

wah jsayang jauh ya. sy di jkt  :)

mas klo yg diatas gak bisa di download ni saya kasih lagi yg lebih lengkap no offense

 

http://www.ziddu.com/download/13461700/nasehatulamadrarab.rar.html

semoga Allah menetapkan kita di dalam keimanan dan barokah ^_^

Monggo mas ^_^

@ Monggo > muanteepp. AJk

Saudara2ku, telah kita ketahui bahwa Isnad adalah bagian dari agama. Sebagai pemantapan tentang Manqul, Musnad Mutashil, maka saya ingin menyampaikan pesan ini. Mudah2an bermanfaat

Dalam HR. Muslim fii Muqoddimah tertulis:

Abdulloh Bin Al-Mubarok berkata:

"al-isnadu minad-Din. Walaulal isnadu, laqoola man saa'a maa saa'a"

"Al-isnad (sandaran guru) merupakan bagian dari agama. Seandainya tidak ada Isnad, niscaya orang akan berkata pada apa yg dia mau"

>>> Belajar Hadis/ ilmu agama tanpa Isnad yg Muthasil, sangat berpotensi menterjemahkannya dgn bebas..

Apakah metode memahami agama dgn berisnad yg muthasil (manqul)?

Manqul dari masdar/ kata dasar Naqola yg artinya: yg dipindahkan
Pengertian secara umum yang dimaksud berguru sistim manqul berisnad muttashil adalah belajar atau mengaji Qur'an dan Hadist baik makna dan keterangan kepada seorang guru yang mana guru tersebut juga bersandarkan pada keterangan dari guru diatasnya, gurunya dari gurunya, sambung bersambung tanpa terputus isnadnya sampai kepada Rosulluloh SAW.

Nabi bersabda:

تسمعون ويسمع منكم ويسمع ممن سمع منكم *رواه أبو داود

Artinya : “Kalian mendengarkan dan didengarkan dari kalian dan di dengar dari orang yang mendengar dari kalian “ HR Abu Dawud

>>> Dengan demikian, dalam memahami ilmu agama, seseorang tidak menggunakan ro'yi / pendapatnya / analisanya, tapi menggunakan keterangan dari gurunya. Sebab, ro'yi atau pendapat atau analisa dalam ilmu agama sangat tidak diperkenankan oleh Nabi SAW

Beliau bersabda:

من قال فى كتاب الله عز وجل برأيه فاصاب فقد أخطأ *رواه أبو داود

Artinya:”Barang siapa yang berkata dalam kitab Alloh yang maha mulya dan maha Agung dengan pendapat sendiri lalu benar, maka sungguh-sungguh salah.” HR Abu Dawud

JADI... hukumnya pendapat benar-benar DI LARANG OLEH AGAMA ISLAM

Untuk lebih jelasnya kami berikan contoh belajar mengaji quran hadist TANPA isnad yang muttashil:

1. Anda ahli nahwu ( bahasa Arab ) kemudian anda belajar sendiri tanpa bantuan seorang guru untuk menjelaskan keterangan dari Quran Hadist dengan bantuan sarah atau kitab-kitab tafsir. contoh tersebut bukan termasuk ilmu yang ber-isnad, permasalahannya Apakah anda mengerti penjabaran secara praktek dan teori walaupun anda sudah dibantu dengan sarah dan tafsir.

2. Anda belajar atau mengaji qur'an dan hadist kepada seorang guru atau ulama yang tidak memiliki isnad sampai Rosul.

3. Anda membaca sebuah buku atau kitab-kitab yang sudah ada arti dan keterangan sehingga tanpa bantuan guru anda bisa memahaminnya

Sekarang perhatikan Hadits berikut ini:

"Nabi bersabda: Ambillah ilmu sebelum hilang, berkata shohabat ” bagaimana ilmu dapat hilang, wahai nabinya Alloh , sedangkan dikalangan kita ada kitab Alloh ?” maka nabi marah yang Alloh belum pernah membuat nabi marah seperti itu. Kemudian nabi bersabda : ” celakalah kalian, bukankah taurot dan injil itu masih ada dikalangan bani isroil, kemudian keduanya ( taurot dan injil ) tidak dapat mencukupi mereka sedikitpun, sesungguhnya hilangnya ilmu adalah hilangnya pembawanya. Sesungguhnya hilangnya ilmu adalah hilangnya pembawanya (isnadnya atau ulama’nya)" HR. Ad-Daromi dari Abi umamah ( CAI 2009 halaman 76)

Dari hadist tersebut, ada pengertian:

1. Ketika shohabat merasa Al-Qur'an telah mencukupi mereka, Nabi marah besar. Karena Nabi sangat tidak berkenan memahami Al-Qur'an dgn analisa / pendapat. Sehingga Nabi menyabdakan, hilangnya ilmu adalah hilangnya pembawanya (hilangnya ilmu bukanlah hilangnya kitab Qur'an Hadis)

2. Dari hadist diatas dapat diambil kesimpulan walaupun kitab quran hadist, tafsir-tafsir, bahkan ditambah kitab-kitab karangan belumlah mencukupi tanpa adanya keterangan dari Guru yang memiliki isnad sampai Rosul.

Maka, hendaklah memahami islam dgn pedoman yg murni (Qur'an Hadis) dan dgn metode yg di kehendaki Nabi (ber-isnad yg muthasil sampai Nabi). Dan syukur Alhamdulillah, kita sejak dahulu telah menggunakan metode manqul, musnad, mutashil. Manjaga kemurnian ilmu Qur'an Hadist. Sebab ilmu yg didapat dgn tanpa isnad (alias ro'yi) pasti terdapat kejanggalan2.

Saudaraku, bersukurlah kita mendapat pemahaman yg benar mengenai Qur'an Hadist. Terharu bila merenungi ini.

Sekian, jazaakumullohu Khoiro. Wassalamu Alaikum.wr.wb

pertanyaan dan jawaban di komment  sering diulang2 terus....kapan habisnya....

semua sudah jelas.... biarkan berjalan dengan keyakinan masing-masing.gak usah paksain seseorang harus ikut keyakinan kita... apalagi ini negara hukum RI ,yg menghargai masing-masing keyakinan warga negaranya....

LDII atau SALAFI atau apalah.... koreksi diri kita sendiri... jangan-jangan sibuk koreksi/salah orang...berdebate sana-sini..tapi nyatanya..... ibadah kurang,banyak pelanggaran maksiyat... naudzubillah min dzalik..

Pengamat:

Sepakat.

jamaah 354 itu sebenarnya "perusahaan-keluarga" Nurhasan dan kroninya. cara kerja bisnisnya:
1. pengikut didoktrin bahwa jamaah 354 itu jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka
2. pengikut didoktrin bahwa ilmu yang sah harus melewati cara jokam, dan dikonsepsikan bahwa ilmunya orang-luar itu nggah sah
3.pengikut didoktrin klo sampai keluar dari jamaah 354 maka hukumnya murtad sehingga pengikutnya tersugesti takut untuk mencari kebenaran diluar kelompoknya
4.pengikut didoktrin bahwa hidup tanpa imam itu hidupnya ngga sah dengan rujukan imamnya itu adalah imam golongannya

ya ini semua adalah transaksi bisnis jual beli:
pengikut dapat ilusi masuk surga
elit 354 dapat loyalitas,uang isrun,pemujaan,monopoli ilmu,kepatuhan

secara real, yang dapat keuntungan konkrit sebenarnya itu ya elit-elit 354. pengikut 354 itu cuma dapat sugesti-sugesti, ilusi, delusi, mimpi,kesemuan malahan sebenarnya pengikut 354 tidak dapat keuntungan melainkan kerugian-kerugian antara lain:
1.terjerumus dalam akidah khawarij
2.terjerumus dalam akidah hibiyah dan firkoh
3.mengkerdilkan pencarian ilmu karena hanya boleh mencari ilmu dari golongannya saja
4.terikat pada kepatuhan pada yang sebenarnya tidak ada hak untuk dipatuhi (imam batil)
5.terikat pada peraturan/ijtihad imamnya yang sebenarnya tidak punya kekuatan hukum syariat sama sekali
6.sombong dakam beribadah
7.takabur,ujub
8.sholat jumat musti menempuh berkilo-kilometer padahal didekat dirinya ada masjid umat islam
9.dipajaki isrun (perpuluhan)
10.terpecahnya silaturahim dan rumah tangga

Pengamat:

Mas/mbak kalau mau diskusi yang sehat. Semakin banyak komentar semacam ini, semakin terlihat siapa yang ilmunya dangkal. Takutlah pada siksa Allah, takutlah dengan dosa fitnah. Kalau Anda memang insan muslim yang baik dan intelek, pasti Anda malu dengan komen yang semacam ini.

Coba Anda komentar saja yang baika menanggapi tulisan ini, masalah jamaah, jahilyah, baiat, dll. Komen Anda, mohon maaf, memalukan sekali. Sangat memperlihatkan kapasitas intelektual Anda..

Masalah "kekurangan/kelemahan" sebuah kelompok, semua orang juga bisa membuat-buat sendiri. Setiap orang sangat mudah mencari kelemahan kelompok lain.

Tapi kalau memang Anda adalah "pemecah belah" umat Islam, maka wajarlah komentar Anda semacam ini...(sekedar menunjukkan bahwa tulisan tanpa pertanggungjawaban yang jelas sangat mudah untuk ditulis)

Perhatikan contoh saya yang memodifikasi kalimat Anda:

Salafy itu sebenarnya "proyek kompradon Israel"  dan kroninya. cara kerja bisnisnya:


1. pengikut didoktrin bahwa jmanhaj selain salafy itu itu jalan tunggal masuk surga selamat dari neraka

2. pengikut didoktrin bahwa ilmu yang sah harus ulama-ulama arab saudi, dan dikonsepsikan bahwa ilmunya orang selain salafy itu bid'ah dan sesat

3.pengikut didoktrin klo sampai keluar dari manhaj maka hukumnya hizb, khawarij dan anjing-anjing neraka, sehingga pengikutnya tersugesti takut untuk mencari kebenaran diluar kelompoknya

4.pengikut didoktrin bahwa hidup dengan tanpa imam itu hidupnya ngga apa-apa, cuma berbuat maksiat saja, dengan rujukan imamnya itu adalah Presiden, yang dibolehkan dari kalangan perempuan atau bahkan nasrani

ya ini semua adalah akal-akalan yahudi untuk memecah belah umat Islam:
pengikut dapat ilusi masuk surga, yang lai hizb, sesat, khawarij, pemberontak
manhaj salafy mengharamkan demokrasi, nggak mau ikut pemilu tapi mensahkan Imamnya adalah presiden.

secara real, yang dapat keuntungan konkrit sebenarnya itu ya yahudi dan Israel. pengikut salafy itu cuma dapat sugesti-sugesti, ilusi, delusi, mimpi,kesemuan malahan sebenarnya pengikut salafy tidak dapat keuntungan melainkan kerugian-kerugian antara lain:

1.terjerumus dalam akidah khwarij
2.terjerumus dalam lingkungan jahiliyah dan perpecahan umat
3.mengkerdilkan pencarian ilmu karena hanya boleh mencari ilmu dari ulama-ulama salaf saja
4.terikat pada kepatuhan pada yang sebenarnya tidak ada hak untuk dipatuhi (imam presiden)
5.terikat pada peraturan/ijtihad Presidennya yang sebenarnya tidak punya kekuatan hukum syariat sama sekali (berdasarkan UUD 45 dan Pancasila)

6.sombong dalam beribadah

7.Takabur,ujub, suka menjelek-jelekan kelompok-kelompok/uztad2 lain dalam majelis ilmu

8. Membayar pajak terhadap pemerintah/Presiden sebagai bentuk ketaatan (PPn, PPh, dll)

10.terpecahnya persatuan umat Islam karena yang lain dianggap sesat dan bi'dah

11. Lemahnya kaum muslim di mata dunia.

Perhatian ini hanya salah satu contoh saya bagaimana sebuah kalimat itu dapat dipermainkan dengan mudah untuk membangun persepsi pembaca, padahal kalau mau dikupas satu per satu sangat lemah premis-premisnya. 

Kalau mau fokus saja menggapi tema artikel pada pos ini, kalau tidak "kuat" kapasitas otaknya, tidak perlu ikut2.

keren om pengamat, lanjut hehe

kalau begitu, ceritakan juda secara gamblang, beserta dalil2 yang shohih tentang amir bithonah dong juga bolehnya amir tanpa daulah. bagaimana bisa amir itu menegakkan suatu hukum islam kalau tidak memiliki daulah? bagaimana bisa seorang amir mencegah tumbuhnya jamaah2 tandingan kalau amirnya bithonah? siapa yang patut disalahkan kalau ternyata ada yang membentuk jamaah baru karena dia tidak tahu sudah ada jamaah354?

Pengamat:

Baik saya akan jelaskan, akan tetapi, bagi siapapun   Anda, sehabis saya yang menjelaskan. saya juga akan   bertanya kepada beberapa hal. Semoga Anda bisa menjawab beberapa pertanyaan saya nanti, dan mari kita berdiskusi dengan baik. Semoga Allah memberikan rahmat dan petunjuk-Nya bagi kita semua.

Pertama, masalah amir bittonah. Sekali lagi apa yang saya tangkap dari LDII dalam keamirannya yang bitonnah itu adalah sebagai sebuah bentuk strategi dakwah menghadapi sikon yang ada pada saat-saat tertentu. Jika melihat dari apa yang saya baca selama ini, justru pada awalnya LDII sangat terang-terangan masalah "jamaah-imamah" akan tetapi karena permusuhan yang menjurus ke arah kekerasan fisik dan kebijakan-kebijakan represif pihak keamanaan, maka strategi "bitonah " adalah pilihan yang diambil

Apa dasarnya, sekali lagi ini juga pernah terjadi pada jaman Nabi Muhammad SAW dalam mendakwahkan islam di tahun-tahun awal, di mana, secara hitung-hitungan logis, maka akan tidak mungkin menantang kaum kafir qurais sekaligus saat di awal itu juga.

Masalah ini sebenarnya juga dibahas dalam karya Hussain bin Muhammad bin Ali Jabir dalam Buku Menuju Jamaatul Muslimin . Buku ini adalah karyanya yang berasal dari Thesis yang diajukan untuk meraih gelar MA di Universitas Islam di Madinah. Thesis ini dibimbing oleh Ahmad Mirah. Tesis ini dinyatakan lulus dengan nilai Imtiyaz (excellent ). Saya menggunakan rujukan yang netral agar adil dalam menyikapi masalah ini, Saya akan mengutip mulai dari hal 209, yang masuk dalam

-----------------------------------

BAB Rambu Keempat dalam Sirah Nabi SAW: Sirriyah dalam Kerja Membina Jamaah.

(Pembahasan masuk pada kelompok kedua yang menolak, Sirriyah, red)

Mereka ini mencampuradukan antara sesuatu yang harus   dijelaskan dengan sesuatu yang harus dirahasiakan. Mereka "mengobral" segala sesuatu pada setiap tempat dan kepada siapa saja. Kepada mereka ini kami pesankan agar janganlah menjadi orang-orang yang difirmankan Allah:

"Dan apabila datang kepada mereka sesuatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkan kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahuinya kebenaran (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (rasul dan ulil amri). Kalau

tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja di antara mu" (an-Nisa: 83)

 

Mereka adalah orang-orang yang tidak disiplin. Jiwa mereka belum menyerap ajaran-ajaran Islam, sementara akal mereka belum mengetahui pengaruh issu dalam mengacaukan barisan dan akibat-akibat negatif yang ditimbulkannya. sesuatu yang tidak terpikirkan oleh mereka adalah bahwa satu kata yang terlepas dapat menimbulkan malapetaka bagi dirinya dan jamaahnya secara keseluruhan. Dalam kaitan ini Rassullah SAW menganjurkan agar melakukan kitman (mungkin dalam bahas LDII, ini menjadi bitonah, red):

اسْتَعِينُوا عَلَى إِنْجَاحِ الْحَوَائِجِ بِالْكِتْمَانِ، فَإِنَّ كُلَّ ذِي نِعْمَةٍ مَحْسُودٌ

"Mintalah bantuan untuk menyukseskan segala keperluan dengan menyembunyikan (kitman), karena setiap orang yang memperoleh nikmat itu dihasud (dibenci)"...

Menurut penulis, wallahu a'lam , setiap amal dalam kehidupan terbagi dua. Dan, amal Islami adalah salah satu di antara amal-amal tersebut. Karena itu, ia (amal Islami) juga terbagi dua:

Pertama , bagian yang bersifat struktural ( tanzhimi ) yang wajib dirahasiakan

Kedua , bagian yang bersifat pemikiran (fikri ) dan nilai (ruhi) yang harus dijelaskan sesuai dengan program Pembagian ini nampak jelas dalam kehidupan Rasulullah SAW (khususnya periode Mekkah)

...

Banyak orang yang memahami bahwa Sirriyatul harakah (kerahasiaan gerakan) dalam kehidupan Rasullah SAW merupakan suatu tahapan pada kondisi tertentu, sehingga sebagian ahli sejarah membatasinya dengan tiga tahun saja.

Sesungguhnya sirriyah adalah sifat yang lekat atau tak terpisahakan dari da'wah Rasullah SAW dalam tahapannya sepanjang kehidupan Rasullah SAW dalam semua tahapannya sepanjanng kehidupan Rasulullah SAW di Makkah dan Madinah.

Apabila sifat sirriyah nampak jelas pada periode Makkah, maka pada periode Madinah sifat sirriyah ini justru lebih banyak kita temukan dan lebih rapi penataannya. Karena periode Madinah merupakan tahapan perang dan jihad, sedangkan perang adalah tipu daya. (penulis buku lalu menjelaskan beberapa contoh metode ini baik di periode Makkah maupun Madinah, silahkan langsung merujuk pada buku yang bersangkutan, red)

...

   Kesimpulan rambu ini, ialah bahwa sirriyah merupakan "kotak" tempat menyimpan program amal jama'i dan "tirai" yang menutupi dan melindungi proses tersebut. Sirriyah adalah suatu prinsip yang sangat penting dan harus dipegang teguh sepanjang gerakan pembinaan

jama'ah, terutama pada tahap-tahap pertama, agar tidak dipukul dalam usia bayi...Para dai'i juga harus memahami rambu ini dan mengetahui penggunaanya secara baik dan sesuai dengan tempat dan waktunya..

-----------------------------

 

Kalau saya berpikir, posisi keimaman LDII itu bukannya bittonah secara "full" artinya, hampir semua orang yang sedikit mendalami soal jamaah-imamah ini juga mengetahuinya. Masalahnya memang adalah kebijakan"strategis" bahwa jika hal ini diungkapan sebagai sebuah bentuk sikap yang resmi dari lembaga, maka akan sangat mudah diseret ke meja hukum dari pihak-pihak yang tidak suka dengan konsep jamaah-imamah yang memang bentuk aslinya sangat keras dalam tatanan "demokrasi" yang ada sekarang. Sehingga akan dianggap ancaman bagi keutuhan Negara.

Kedua , masalah daulah, sebenarnya pertanyaan terbaliknya adalah: apakah memang wajib sebuah jamaah memiliki daulah? lalu bagaimana dengan jamaah Nabi di periode Makkah? apakah mereka memiliki daulah?

Ketiga, masalah mencegah tumbuhnya jamaah tandingan baru, kalau memang mau mendirikan, mengapa tidak melakukan pencarian dahulu? dari apa yang saya pelajari tentang LDII, itulah yang dilakukan Nur Hasan dahulu. Apalagi di era sekarang di mana  batas ruang dan waktu semakin mudah dijangkau.

Keempat , kalau menjawab itu, wallahu a'lam . Semoga Allah tidak memberikan kesalahan kepada keduanya dan memberikan kemudahan bagi keduanya...

Mungkin ini memang menjadi sebuah perenungan tersendiri bagi jamaah LDII, apakah memang stratgei dakwah saat ini masih "kontekstual" mengingat konstelasi alam negara Indonesia sudah semakin terbuka dan tidak represif. Tapi saya hanya berkhuznudzon, mungkin ada hal lain yang menjadi mengapa kebijakan dan sikap ini masih diambil LDII..

Lalu menurut Anda (komentator sebelum saya), bagaimanakan seharusnya Imamah itu? Presiden? atau? Lalu. bagaimana jika Pressiden uatu saat perempuan? nasrani? bagaiaman status, semisal di Amrika serika? Bagaimana hukum tidak berjamaah beramir itu? Jahiliya? tidak apa-apa?

 

 

 

netral.

wahh mas pengamat ni berdomosili dimana sih ? dah gabung jamaah ldxx ya? ada fb gak mas?hehe

 

Pengamat:

mas netral.. Tidak penting siapa saya (dengan gaya tulisan seperti mas Wong Pinter..). Siapa pun saya, bagi saya jamaah LDII adalah saudara-saudara saya yang saya punya hak dan kewajiban untuk membela kehormatan saudara-saudara saya {#group_hug.gif}

biarkanlah saya anonim :)

- Kalau saya mengatakan saya orang LDII, nanti akan dikira berpura-pura sok moderat, so bkan orang LDII, taqiyah/bittonah, dll

- Kalau saya orang IM a.k.a Tarbiyah ataupun HTI nanti saya disangka, mencari musuh dari musuh (jadinya teman),yang diajak beraliansi untuk sama memusuhi "salafy"

- Kalau saya "salafy" nanti dikira sama LDII dll sekedar "mendekati" dengan cara yang halus, strategi akal-akalan aja

Dengan begini, kita bisa lebih objektif melihat "konten" dari pada "bungkus".

Ya..saya berdomisili di tempat di mana segela macam aliran dan paradigma hadir, jadi lebih bisa dekat dan langsung mengetahui masing-masing pergerakannya, sehingga mudah-mudahan bisa lebih objektif dalam menilai.

Siapapun saya, yang jelas saya bukan orang yang mengkat presiden sebagai amirul mukminin saya...

Sekian.

netral.

hahaha...iya juga tuh...saya jg bkan orang yg menganggap presiden sbg amirul mukminin..salam damai waelah

hasyim asyari, ahmad dahlan itu hidup jaman belanda (indonesia belum merdeka) alias ga ada imam, ga ada daulah.

begitu juga muhammad bin abdul wahab sebelum berhasil menguasai hijaz. beliau memjadi imam tanpa daulah. hijaz masih dikuasai turki. apa keimamanya tidak sah?

btw, kok tulisan diatas kayaknya cuma penaksiran wong kwminter saja ya? tidak ada dalil, rujukan shohih, atau fatwa ulama. tampaknya memang sudah pandai bertakwil dan menghukumi dengan logika yaaaa.... bahkan berfatwa sendiri.... ilmunya sudah lebih hebat daripada ulama haromain kalau begitu.... lebih dari Syaikh bazmul? sudah dengerin statement Syaikh Bazmul tentang jamaah354? mau mengakui atau berdalih terus2 an kalau statement Syaikh Bazmul itu rekayasa? sangat pandai sekali bertaqiyah untuk menutupi kesalahan rupanya.

netral.

yaudah mas yg koment diatas, gini aja deh yaa...biar adil & lebih jelas, ditanyain juga dong tentang bentuk negara ini beserta presidennya yg diangkat berdasarkan pemilu/demokrasi, ditanyain yaa!! kalo gak yaa undang aja syaikh bazmulnya ke indonesia suruh teliti keadaan jamaah ldxx yg berada dalam negara yg berhukum pancasila&uud 1945 ini !! ..saya mau dengar fatwa beliau setelah itu...... 

kalo anda memang mencari kebenaran pasti anda akan mengusulkan ke mui/ulama2 non ldxx yg ada di indonesia .. silahkan anda usulkan dan terima saja apa yg nanti difatwakan syaikh bazmul yaa

salam damai

Wajar syech Bazmul komentar negatif ttg 354. Alasannya : syech Bazmul tdk tahu sejarah dan bagaimana sepak terjang 354 di Indonesia. Yg mewawancarai adalah org2 yg benci dg 354. Dalam wawancara itu ulama 354 tdk terlibat, jadi hanya 1 arah saja. Jadi sudah sepantasnya syech menjawab sesuai skenario dan arahan org2 yg benci 354. Gitu aja kok repot mas?  {#basic-cool.gif}

Syech itu jawab apa adanya. Bagi ana syech Bazmul tidak salah. Yang salah adalah yg punya skenario utk memperalat syech Bazmul utk mendiskreditkan 354. Syech Bazmul bisa diperalat, tapi sayangnya 354 tdk bisa semudah itu bisa seenaknya diperalat dan dibodohi.  {#apploud.gif}

kalau mau mencari kebenaran, mencarilah secara adil

apapun yang anda ketahui tentang kebenaran itu, anda harus ridho untuk menjalaninya

kl menurut saya ( panggil saja Abu ) dapat saya simpulkan dari diskusi yang rumit ini :

- islam, jama'ah, amir, Qur'an-hadist itu wajib hukumnya. ini adalah perintah

- terbentukya daulah khilafiyah di muka bumi ini, adalah tujuan utaman spy umat islam tdk terpecah belah

- hindari pengamalan bid'ah krn dpt merusak aqidah

 

kl anda semua belum bs menjumpai jamaah, mk anda hukum nya mati jahiliyah.

 

Pada tahun 1931 nurhasan ini diberitakan pergi ke tanah suci mekkah. Mari kita lihat situasi kondisi tahun 1931 di tanah suci mekkah. Pada tahun 1931 para ikwah salaf muwahhid sukses menyebarkan dakwah ahlusunnah wal jamaah (salafiyyin) ke seluruh antero jazirah arab. Tidak hanya itu saja. Para ikwah ini juga sukses secara politis dengan berdirinya daulah wal wilayaah dibawah keimamahan Malik Abdul Aziz as-Saud. Kemudian dikenalah menjadi Mamlakah Arab Saudi. Imamah Abdul Aziz ini syah menurut syariat. Karena Diseluruh jazirah Saudi, Abdul Aziz As-Saud ini adalah penguasa tertinggi diwilayah itu, berdaulat dan mempunyai wilayah al hukam (geopolitik) yang jelas, masyur dan alhamdulillah bisa melaksanakan hukum syariat islam. Mari bandingkan dengan imamahnya Nurhasan ini. Punya daulah?punya kekuasaan?mu’tabar? mashur? Diakui oleh kaum musliminin di Indonesia? Tidak. Jauh api dari panggang. Imamah nurhasan dan pengikutnyanya rahasia. Misterius, ditutup-tutupi, apalagi wilayah dan daulah. Imamah seperti itu tidak dikenal dalam ahlusunnah wal jama’ah. Imamah seperti itu hanya dimiliki dan dikenal oleh syiah Imamiah atau gaya kepausan katolik roma. Imamah 354 punya utopia”sebelum imamah kami berjaya menjokamkan indonesia, kami menggunakan gaya imamah bitonah dulu,nanti kalau sebagian besar orang indonesia jadi orang jokam barulah imamah kami tidak bitonah”. Itulah mimpi disiang hari bolong. Atau bitonah ini adalah langkah agar kerajaan gelap 354 aman dari kritisi syariat . Tidak, kebatilan akan selalu diungkap dan terungkap. Nurhasan itu malik Abdul Aziz wanna be {#embarassed.gif} . Berspekulasi melakukan petualangan politik mewujudkan mamlakah seperti Malik Abdul Aziz, namun kandas. Jadilah ‘imamah abal-abal’ seperti yang kita lihat sekarang. Kemafiaan akidah. Nurhasan juga mengalami historical coincidental yaitu ketika nurhasan kembali ke Indoneisa tahun 1941. Masa-masa itu Diindonesia memang sedang mengalami era revolusi. Muso, Syarifuddin prawiranegra, Kahar muzakar, Andi Aziz,
kartosuwiryo, Daud Beureuh mengusung konsep daulah masing-masing. Di jawa barat, kartosuwiyo mendirikan Imamah wa daulah dan memproklamirkan Negara islam indonesia, namun dapat ditumpas oleh gerakan pagar betis Divisi Siliwangi. Amir Fattah dan Jamaah Muslimin juga mengusung kekhalifahan dan beat dimana nurhasan juga sempat bergabung dibawahnya. Semua peristiwa itu mengilhami pada Nurhasan untuk bersikap latah “ah gue juga mau jadi khalifah” “gue mau kayak malik Abdul Aziz” “gue punya konsep yang lebih baik dari Amir fattah dan Kartosuwiryo”.

Maka mulailah Nurhasan melakukan petualangan dan spekulasi politiknya. Terjadilah beat Al hukam tahun 1962 di lapangan Gading. Nurhasan lalu membuat basis “wilayah” pertama di gading mangu. Oleh karena itu jokam 354 asal gading dinamakan “muhajir’ dikalangan 354. bahkan muhajir ini ada pengajian khususnya.(gading ini diibaratkan kota madinah oleh nurhasan, yang merupakan wilayah dari daulah islamiyah Rasulullah SAW) Di Teks Cai bahkan disebut Nurhasan berkata “jadinya muhajir ini adalah jadinya jamaah, gagalnya muhajir ini adalah gagalnya jamaah’. Jadi sebenarnya Nurhasan tahu, kalau Imamah Alhukam yang syariat harus ada daulah wal wilayah. Maka gadingmangu dijadikan “negara” awal jokam 354. Hal ini yang luput dari pengetahuan para pengikutnya. Pengikutnya memang tetap dikondisikan tidak tahu, agar ambisi ini dapat terwujud. Nurhasan ingin mewujudkan sebuah tatanan masyarakat ideal, namun maen tabrak sana-sini dalam upayanya. Bahkan sampai menyimpangkan syariat. Akhirnya kepenyimpangan kian jauh dan kian mengkristal.tujuan yang awalnya idealisme akhirnya menjadi metamorfosis menjadi kepentingan pragmatisme karena memang tidak didirikan dilandasan dan ushul yang benar. Salah di pondasi. Seperti bikin rumah tingkat megah, udah berdiri tapi pondasinya rapuh. Hanya kelihatan besar tapi sebenarnya rapuh. Petinggi 354 pun bingung. Parapakubumi yang belajar ditanah sucipun sebanarnya tahu bahwa konsep jamaah ala 354 itu menyimpang, tapi disatu sisi mereka merasa sayang untuk melakukan pembenahan karena melihat jamaah yang terlihat besar dengan segala asetnya. Akhirnya munculah teori-teori baru pembenaran dari KH dan AZ pakubumi walaupun mereka harus menentang ilmu yang didapat,amanat dari gurunya dan mungkin hatikecilnya. Mereka takut kalau pembenahan akan mengakibatkan larinya pengikut dan lepasnya loyalitas. Mereka menggunakan logika sederhana, padahal apabila rujuilal haq, insyaAllah yang didapat mereka adalah kebarokahan. Sengaja atau tak sengaja, ini malah ngepasi dengan kelakuan para Rabi-rabi yahudi, yang sebenarnya tahu kebenaran, tapi ketika disampaikan ke pengikutnya, para rabi ini justru menyimpangkan kebenaran. Para pengikut Yahudipun lebih memilih rabi-rabi itu, bahkan para nabi Allah yang bertugas untuk membenahi bani Israil justru banyak yang dibunuh.Rabi-rabi yahudi jugalah yang mengobrak-ngabrik syariat Allah. Mirip gaya 354 dengan menggunakan istilah ‘ijtihad

Pengamat:

{#yawn.gif} {#yawn.gif} {#yawn.gif} ...capek juga lama-lama, mau tidur dulu ahh..artikel copy-paste yang jauh dari konteks..silahkan, kalau-kalau ada yang mau menanggapi. Kalau sudah informasi seperti ini, saya harus tahu siapa yang menulis, dan yang menulis ini tahu dari siapa? hingga betul-betul datanya valid..kalau cuma copy-paste...terlihat sekali "kapasitas" otaknya

Salam...

udah kehabisan akal ya? kasihan bgt...bisanya cma copast.. hahahahha{#dancing6.gif}

>>Pada tahun 1931 nurhasan ini diberitakan pergi ke tanah suci mekkah. Mari..dst

Tulisan ini mah cuma memaksakan model angan2 anda: jamaah negara/kekuasaan RI kepada model lainnya. Mas, mohon anda kalo ngaji itu bener2. Menurut apa yang saya pahami, LDII mengambil pendekatan yang berbeda: yang diwajibkan itu adalah berjamaah. Tujuannya adalah cuma mencari rahmat Allah --> surga.

Menurut LDII, Daulah Islamiyah, kesulthonan, kekhalifahan hanyalah SALAH SATU BENTUK dari berjamaah. Makanya nabi itu dari dulu haditsnya tidak pernah berbunyi: "Aku wajibkan mendirikan daulah islamiyah". Tetapi bunyinya: tetapilah jamaah. Karena ini adalah bentuk generik yang paling fleksibel di jaman apapun. Jamaah/keimaman bisa cuma terdiri dari 3 orang jika memang cuma ada 3 orang islam itu yang ada di sebuah belahan bumi, tetapi bisa juga berbentuk negara seperti Saudi (yang imamnya adalah rajanya dan azasnya tentu harus Quran Hadits). Bahkan bisa lebih dari berbentuk negara jika suatu hari nanti memang seluruh umat islam dunia sudah diwadahi/dipayungi oleh kekhalifahan tunggal.

Kitab-kitab imam hadits mengambil contoh taat penguasa karena memang jaman mereka, penguasa itu semua berazas QH dan penguasanya adalah raja/yang menang lewat pertempuran/penaklukan. Jadi bukan dipilih oleh pemilu yang azasnya bukan QH. Maka keluar fatwanya adalah taat pada penguasa. Kenapa? karena zaman itu penguasa ya sekaligus imam. Dan ini sama sekali tidak menyalahi kaidah dasar: tetapi jamaah. Karena saat itu jamaah adalah rakyat dan penguasa yang sedang berkuasa saat itu.

Meskipun ilmu imam ahli hadits sangat tinggi dan kita semua menghormati, tetap saja fatwa imam hadits bukanlah sederajat dengan hadits dan untuk case tertentu tidak tembus waktu/zaman. Kita harus mengembalikan ke Quran dan Hadits jika terjadi ikhtilaf yang mana sebagai dasar hujah yang mutlaq dan tembus waktu/zaman.

Kita sekarang hidup di jaman negara demokrasi (dan variannya). Negara demokrasi pertama, baru ada sekitar thn 1770 M, setelah deklarasi independen US dan Revolusi Prancis. Jauh dari abad ke 3 di mana banyak imam hadits yang mahsyur hidup. Selisihnya 1400 tahun coy! Setelah abad 1700s inilah negara2 mulai bertransisi dari kerajaan (penguasa mutlak suatu daerah) menjadi negara konsitusi yang membatasi kekuasaan penguasa.

Jadi kalau mengambil fatwa mentah2 misalkan dari kitab Al-Ahkamu As-shultoniyah ya ngga pas. Karena ketika kitab itu ditulis, model yang ada saat itu adalah penguasa mutlak model kekhalifahan islam (bukan produk pemilu negara berazas pancasila).

Kalau mau bijaksana, atas dasar inilah Pak Nurhasan tidak menyarankan belajar sendiri kitab-kitab fatwa. Bukan tujuan untuk membuat orang bodoh, tetapi membuat orang berhati2, karena meskipun ada hal2 yang tetap tidak berubah seperti tatacara ritual seperti sholat, haji, dsb, tetapi ada yang terus berkembang seperti model keimaman. Dan kalau salah mengambil kesimpulan hasilnya adalah dunia akan banyak orang2 bodoh seperti gerombolan khawarij Albaniyah (salafi indon) yang berlagak pintar.

Semoga menjadi jelas sekarang.

netral.

waduuh...mas yg koment di atas, antum samakan sama rabi2 yahudi ? ck ck ck.. hati2 mas kalo mengeluarkan pernyataan. yg ngikut rabi2 yahudi tuh yg cuma bisa  taklid ama si rabi2 itu. lha kalo jamaah354 hari2 di depan mata cuma quran hadits quran hadits ya taklidnya ama quran hadits bukan ama ulama ini itu, syeikh ini itu. Lalu antum tau dr mana kalo KH dan AZ mengeluarkan teori2 baru walaupun menentang ilmu yg di dapat, amanat dr gurunya dan mungkin hati kecilnya ? emang amanat dr gurunya apaan ? suruh ikut penguasa saja ? penguasa negeri ini ? lha kalo suatu waktu penguasanya perempuan atau nasroni gimana ? hayoo..bingungkan, makanya mas biar yg menfatwakan itu lebih objektif diajak ke indonesia, suruh inspeksi dulu keadaan negeri ini baru dihubungkan dgn berdirinya jamaah354 baru berfatwa di depan rakyat indonesia, hehe..

apa antum dkk sudah menanyakan langsung ttg jamaah354 di indonesia ke syeikh di saudi ya, lalu si syeikh menfatwakan jm354 ini jamaah sempalan, hizbi dsb gitu. oke , untuk lebih objektif komunikasi dr 2 arah InsyaAllah suatu waktu saya juga akan bertanya ke syeikh yg sama yg anda tanyakan itu, awalnya saya akan bertanya ttg membentuk jamaah dan imam di suatu negara, nanti kalo jawaban si syeikh itu misal; "itu jamaah batil", dan beliau suruh ikut penguasa saja, saya akan menanyakan lagi; "lalu syeikh bagaimana orang muslim yg ada di amerika, china, dan negara2 eropa ? apa beat sama obama, hu jintao, sarkozy ?" nah itu kira2 si syeikh jawab apa yaa..hehe

maka dr itulah kita harus lebih objektif dalam menilai dan harus ada komunikasi dr 2 arah..salam damai

Daripada copas nggak jelas mending copas dari sini : http://www.thoughts.com/wedusgembel/tauhid-sesungguhnya

ada indikasi di jamaah 354 sekarang pengikutnya sedang diindoktrinasi untuk membenci saudi arabia. Dikarenakan ajaran LDII/ jamaah 354 banyak dikoreksi oleh thulab/ustad yang berguru di tanah al haramain.

bahkan di jamaah 354 (oleh mubaligh jakartabarat) disiarkan bahwa kota mekkah mengalami desakralisasi dengan menyebut kota mekkah sudah menjadi kota pariwisata. itulah jahatnya 354, mereka menggiring pengikutnya untuk tidak mengakui ulama alharamain dan mencela mekkah. Kalau mekkah saja dicela oleh 354, lantas mana lagi kota suci umat islam? Kediri? Gading? Kertosono?. apa burengan kediri mau dijadikan sebagai kota-sucinya islam jamaah 354. kalau ulama mu'tabar mekkah-madinah mulai dideskreditkan oleh ulama 354 dan petingginya, kepada siapa 354 menimba ilmu yang shahih? kepada kholil?,aziz?ihsan muhyiddin? pakubumi? kasmudi? atau bandit-bandit akidah di ring 1 sana?

di jamaah 354 sedang disiarkan bahwa kebenaran di tanah suci juga ditampilkan sembunyi-sembunyi gaya bitonah 354. ini lelucon macam apa? ini pengelabuan dan pembohongan macam apalagi? ditanah suci mekkah agama ditampilkan justru dengan cara syiar dan terbuka karena kebenaran harus diketahui oleh siapapun juga. bukan konsep kebenaran ala 354 yang disetting sembunyi-sembunyi sehingga mereka 354 berkata "beruntung yang bisa bergabung dengan jamaah 354" (karena kebenaran itu sulit dan tersembunyi). Nampak kian hari pembodohan yang dilakukan pengurus 354/petinggi 354 pada pengikutnya semakin menjadi-jadi. Semuanya agar pengikut 354 terus berada didalam genggaman pengaruh dan kekuasaan mereka.

 

Pengamat:

Kenapa sih (entah ini kayaknya dari kelompok salafy ya?) kalau komentar melompat-lompat, kalau sudah terlihat terpojok pada satu penjelasan, melompat ke tema lain, informasi lain, rumor lain. Saya jadi pusing. Kalau yang baca dari awal komentar-komentarnya pasti kelihatan siapa yang memang niat untuk berdiksui siapa yang memang maunya hanya mencari rusuh.

Kalau komen yang terakhir ini, wah nggak bisa komen lagi dah, ini kayaknya sudah benar-benar fitnah. Jujur, saya mendowload beberapa rekaman dari yang di-share di post ini, yakni rekaman nasehat aziz dan kholil karena penasaran apa isinya. Saya coba pelajari dari sana, tidak ada satupun yang membahas masa menjelek-jelekan Arab Saudi, dll

Hati-hati mas bahaya fitnah, atau memang benarkah demikian?

 

 

netral.

ini kok malah pindah ngomongin menjelek2kan saudi sih..ck ck ck .. orang si mubalegh jakartabarat(menurut tulisan anda) cuma menginformasikan bahwa mekah mengalami desakralisasi menjadi kota pariwisata, lha terus yg menjelekkan itu siapa mas ?.... terus juga, "itulah jahatnya 354, mrk menggiring pengikutnya utk tidak mengakui ulama haramain dan mencela mekah" ..astagfirulloh, ini bisa mjd fitnah dan bener2 gak nyambung . Lha apa urusannya cuma berkata 'telah terjadi desakralisasi kota mekah' tiba2 nyambungnya '354 menggiring pengikutnya untuk tdk mengakui ulama haramain dan mencela mekah'..ckck sungguh ter..la..lu

kalo ane bisa bahasa arab & lancar, ane mau nanya langsung ke ulama haramain kalo mau lebih objektif anda juga, "ya syaikh apakah ane harus beat sama penguasa saja ? bagaimana jika ia perempuan atau nasroni ?" ..tentu ketika bertanya saya akan lebih mendekat pada beliau, dengan santun, lemah lembut, dan sedikit berbisik..hhe..salam damai

ni talafi dah bingung kali nyari kesalahan ldii, jadi cara keji pun ditempuh, agar slalu membuat kesan ldii itu negatif, pokoknya ldii salah, sesat,jelek dll... ckck, semoga alloh membuka kebutaan antum semua wahai firqoh albaniyah

sudah benar-benar kehabisan akal, kehabisan cara, nggak elegan, perliaku aneh.. ck ck ck, ya tinggal tunggu saja di bawah pasti ada komen (bisa jadi hanya copy-paste), yang isinya menjelekan, fitnah-fitnah, prasangka dll yang menjelekan ldii.. lihat saja..

mas2 bung2 yang salafi, juga para mantan LDII.. kemarilah !! ayo berdiskusi dengan elegan, dengan baik, jangan mengumbar fitnah. kl anda2 suka mengumbar fitnah, berarti anda itu tipe2 orang munafikun. jd stop membuat berita fitnah, mencela seseorang,dll. ayo berdiskusi secara sehat kembali ke Quran Hadist. setuju ????

Untuk lebih Jelasnya Kita Penulis Mengutip Dialog Lengkap antara Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullahu dengan orang-orang Al-Jaza’ir yang pemerintahnya menerapkan sistem demokrasi sebagaimana di Indonesia


Berikut ini adalah diantara sekian fatwa beliau berupa dialog Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullahu dengan orang-orang Al-Jaza’ir yang pemerintahnya menerapkan sistem demokrasi sebagaimana di Indonesia.

.===========================================================
Penanya: Hubungannya dengan pemerintah Al-Jaza’ir –wahai Syaikh-, sekarang para pemuda (yakni, anggota FIS) yang telah keluar dari penjara. Kebanyakan diantara mereka masih ada pada mereka sedikit perasaan dendam sehingga walaupun mereka telah keluar dari penjara, dan telah dimaafkan, tapi mereka senantiasa berbicara masalah takfir (pengkafiran), dan masalah pengkafiran pemerintah dengan main tunjuk, dan bahwa Pemimpin (pemerintah) yang ada di Al-Jaza’ir adalah pemimpin kafir, dan tak ada bai’at baginya, tak perlu didengar dan ditaati, baik dalam perkara ma’ruf maupun mungkar, karena mereka (pemuda FIS) ) telah mengkafirkan pemimpin, dan menganggap Al-Jaza’ir sebagai negara kafir.
الشيخ: دار كفر؟
Syaikh: (mereka menganggapnya) Negara Kafir?


السائل : إي، دار كفر، نعم يا شيخ ! لأنَّهم يقولون : إنَّ القوانينَ التي فيها قوانين غربية، ليست بقوانين إسلامية، فما نصيحتُكم أولاً لهؤلاء الشباب؟ وهل للحاكم الجزائري بَيْعَة، علماً ـ يا شيخ ! ـ بأنَّه يأتي يعتمِر ويُظهرُ شعائرَ الإسلام؟
Penanya: Betul, negara kafir, wahai Syaikh! Karena mereka (pemuda FIS) berkata, "Sesungguhnya undang-undang yang ada di Al-Jaza’ir adalah undang-undang barat, bukan undang-undang Islam". Pertama, apa nasihat anda kepada para pemuda tersebut? Apakah ada bai’at bagi pemerintah Al-Jaza’ir, dan perlu diketahui –wahai Syaikh- bahwa pemimpin itu biasa melakukan umrah, dan menampakkan syi’ar-syi’ar Islam.
   الشيخ: يُصلِّي أو لا يُصلِّي؟ Syaikh: Dia sholat atau tidak?
السائل: يُصلِّي يا شيخ!
Penanya: Dia sholat, wahai Syaikh!
الشيخ: إذن هو مسلمٌ.
Syaikh: Kalau begitu, ia (pemimpin) itu muslim.
السائل: وأتى واعتمر هنا من حوالي عشرين يوماً أو شهر، كان هنا في المملكة.
Penanya: Dia datang kesini (Saudi), dan berumrah sekitar 20 hari atau sebulan. Dia pernah di KSA (Kerajaan Saudi Arabia).


الشيخ : ما دام يُصلِّي فهو مسلمٌ، ولا يجوز تكفيرُه، ولهذا لَمَّا سُئل النَّبِيُّ r عن الخروج على الحُكَّام قال : (( لا ما صلَّوا )) ، فلا يجوز الخروجُ عليه، ولا يجوزُ تكفيرُه، من كفَّره فهذا ... بتكفيره يُريد أن تعودَ المسألة جَذَعاً، فله بيعة، وهو حاكمٌ شرعيٌّ . أما موضوعُ القوانين، فالقوانينُ يجب قبول الحقِّ الذي فيها؛ لأنَّ قبول الحقِّ واجبٌ على كلِّ إنسانٍ، حتى لو جاء بها أكفرُ الناس، فقد قال الله عزَّ وجلَّ : { وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللهُ أَمَرَنَا بِهَا } فقال الله تعالى : { قُلْ إِنَّ اللهَ لاَ يَأْمُرُ بِالفَحْشَآءِ } [ الأعراف 28]. وسكت عن قولهم : { وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا } ؛ لأنَّها حقٌّ، فإذا كان تعالى قبِل كلمةَ الحقِّ من المشركين فهذا دليلٌ على أنَّ كلمةَ الحقِّ تُقبلُ من كلِّ واحد، وكذلك في قصة الشيطان لَمَّا قال لأبي هريرة : (( إنَّك إذا قرأتَ آيةَ الكرسي لَم يزل عليك من الله حافظ ولا يَقرَبْك الشيطان حتى تُصبح )) قبِل ذلك النَّبِيُّ صلى الله عليه وعلى آله وسلَّم، وكذلك اليهودي الذي

Syaikh: Selama ia masih sholat, maka ia adalah muslim, tak boleh dikafirkan. Oleh karena ini, Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- tatkala ditanya tentang pemberontakan melawan pemerintah, maka beliau bersabda, "Jangan, selama ia masih sholat". [HR. Muslim dalam Kitab Al-Imaroh (62)
Tidak boleh memberontak melawan pemimpin itu, tak boleh mengkafirkannya. Barangsiapa yang mengkafirkannya, maka dia (yang mengkafirkannya) dengan perbuatannya ini menginginkan masalah kembali dari awal. Baginya ada bai’at, dia adalah pemimpin yang syar’iy.
Adapun masalah undang-undang, maka undang-undang wajib diterima kebenaran yang terdapat di dalamnya, karena menerima kebenaran adalah wajib bagi setiap orang, walapun kebenaran itu dibawa oleh manusia yang paling kafir. Allah -Azza wa Jalla- berfirman, "Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: "Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya".
Lalu Allah berfirman, Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?". (QS. Al-A’raaf: 28)
Allah -Ta’ala- mendiamkan ucapan mereka, "Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu".
Karena itu adalah benar. Jika Allah -Ta’ala- menerima kalimat kebenaran dari orang-orang musyrik, maka ini adalah dalil bahwa kalimat kebenaran diterima dari setiap orang. Demikian pula kisah setan, tatkala ia berkata kepada Abu Hurairah, "Sesungguhnya jika kau membaca ayat Kursi, maka senantiasa akan ada padamu seorang penjaga dari Allah, dan setan tak akan mendekatimu sampai waktu pagi". [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Bad'il Kholqi (3033)]
Ucapan itu diterima oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- (dari setan,- pen). Demikian pula orang-orang Yahudi yang berkata, "Sesungguhnya kami telah menemukan dalam Taurat bahwa Allah meletakkan langit pada sebuah jari, dan bumi pada sebuah jari –diapun menyebutkan hadits-. Kemudian Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- tertawa sampai gigi geraham beliau tampak karena membenarkan ucapan orang itu. Beliaupun membaca ayat: "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya". [HR. Al-Bukhoriy dan Muslim]
Jadi, kebenaran yang terdapat dalam undang-undang buatan manusia adalah diterima, walaupun berasal dari buatan manusia. (Kebenaran itu diterima) bukan karena itu adalah pendapat fulan, dan fulan, atau buatan fulan, dan fulan. Tapi karena ia adalah kebenaran. Adapun kesalahan yang terdapat di dalamnya, maka itu mungkin bisa dibetulkan dengan berkumpulnya para ahlul halli wal aqdi, para ulama, dan para pemuka, dan mempelajari undang-undang itu. Maka yang menyelisihi kebenaran ditolak, dan yang sesuai kebenaran diterima. Adapun pemerintah dikafirkan, karena masalah seperti ini, (maka tak sepantasnya)! Padahal Al-Jaza’ir berapa lama dijajah oleh orang-orang Perancis?
السائل: 130 سنة.
Penanya: Selama 130 tahun


الشيخ : 130 سنة ! طيِّب ! هل يُمكن أن يُغيَّر هذا القانون الذي دوَّنه الفرنسيَّون بين عشيَّة وضحاها؟ ! لا يُمكن . أهمُّ شيء : عليكم بإطفاء هذه الفتنة بما تستطيعون، بكلِّ ما تستطيعون، نسأل الله أن يقيَ المسلمين شرَّ الفتن .  Syaikh: 130 tahun ?! Baiklah, apakah mungkin undang-undang ini yang telah dirancang oleh orang-orang Perancis, bisa diubah antara sore dan pagi saja? Ini tak mungkin!! Perkara yang terpenting, wajib bagi kalian memadamkan fitnah (masalah takfir) ini sesuai kemampuan kalian, dengan segala yang kalian mampu. Kami memohon kepada Allah agar Dia melindungi kaum muslimin dari kejelekan fitnah.

Beliau berkata,
“Ini adalah peringatan keras yang dikhawatirkan ia bisa terjerumus kedalamnya, karena umumnya orang yang tergesa-gesa dalam memvonis seorang muslim dengan kekafiran biasanya terjangkit penyakit ‘ujub terhadap amalnya dan meremehkan amalan orang lain, kemudian ia menggabungkan antara ujub terhadap amalnya yang bisa menghanguskan amalannya itu sendiri dan sombong yang mengundang adzab Allah Ta’ala di neraka, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasalam bersabda, Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kesombongan adalah selendang-Ku dan keagungan adalah kain-Ku. Barangsiapa menandingi-Ku dengan salah satu dari keduanya maka Aku lemparkan dia ke neraka…”.
Sumber :
Majmu Fatwa Syaikh Utsaimin, dikumpulkan oleh Fahd As-Sulaiman (II/133, 134), lewat perantara Dhawaab Takfirul Mu’ayyan karangan Dr. Abdullah ibn Abdul Aziz Al-Jibrin, versi terjemahan Pustaka Imam Syafi’i hal. 65-66.

6. Kesimpulan :

1. Sesungguhnya tidaklah benar jika berhukum dengan undang-undang buatan manusia dijadikan tolak ukur untuk memvonis suatu negara muslim atau Negara kafir lalu dengan alasan tersebut seseorang mendirikan keimaman sendiri, padahal mereka tetap dibawah kekuasaan pemimpin Negara sedangkan imam adalah pemimpin tertinggi tidak ada lagi diatasnya. Segingga hal ini menyelisihi nash-nash syari’at, serta manhaj ahlu sunnah dan kesepakatan ulama’ kaum muslimin dari semua madzhab (empat madzhab).

2. Apabila Suatu Negara telah yang memiliki pemimpin seorang muslim (selama masih mengerjakan solat) maka secara syar’iy dialah imam yang sah, dan baginya ada bai’at dan toat dan tidak ada yang berhak untuk dibai’at selainnya karena bai’at adalah hak penguasa muslim, selainnya adalah bai’at bid’ah yang tercela di dalam agama yang berakibat pada perpecahan umat (firqoh / sempalan ikhtilaf).

3. Nabi itu bukanlah pemimpin sepiritual (hanya mengurusi agama) semata akan tetapi mereka adalah para penguasa yang melakukan kegiatan siyasah (politik) demi kemaslahatan umatnya di dunia dan akhirat begitupula dengan kholifah/imam setelah itu.

Anggapan bahwa Pemerintah yang menganut system demokrasi (bukan system syari’at islam) itu tidak berhak menyandang kedudukan sebagai imam padahal pemerintah itu muslim (padahal kenyataannya setelah keimaman terbentuk diindonesia syari’at islampun tidak sepenuhnya bisa ditegakkan seperti hukum cambuk, kisos,potong tangan dll dan kalaupun itu dipaksakan maka yang memberlakukannya akan dipenjara oleh penguasa negeri seperti yang pernah terjadi selama ini. Bagaimana dengan Aceh yang telah menegakkan syari’at islam? Aceh adalah bagian dari wilayah Indonesia yang telah diatur dalam undang-undang tentang keistimewaan aceh, dan yang menegakkannya adalah waliyy al-hisbah (polisi syariat) setempat yang merupakan bagian dari sistem Negara Indonesia dan di Pimpinan Seorang Presiden bukan selain itu apalagi oleh imam bitonah ) Pemahaman yang menyelisihi nash-nash syari’at, serta manhaj ahlu sunnah dan kesepakatan ulama’ kaum muslimin dari semua madzhab (empat madzhab) itu secara tidak sadar telah menapaki jejak “Khowarij” bukan jejak ahlu sunnah, meskipun seseorang tersebut sendiri tidak mau dicap sebagai Khowarij.
Bertaubatlah wahai saudaraku....!!! separuhhidupkupergi.blogspot.com

Hey salapih. Coba dengerin dulu penjelasan cak Azis di Mp3 download diatas noh.

Disana sudah diterangkan bhw fatwa mufti itu sll mengedepankan maslahat umat. Apalagi Al Jazair itu bukan negeri syeh Usaimin (yg kasih fatwa). Berbahaya sekali jika syeh Usaimin menjawab apa adanya tanpa mengedepankan maslahat. Wong keimaman Ibnu Saud berdiri saja kekalifahan Turki marah-marah. Bener2 goncang pikiran diri kau. Beginilah jika khawarij teriak khawarij. Ter La Lu sangad. 

Pengamat:

Bolehkah saya menandingkan sebagai bahan komparasi pendapat dari ulama Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullahu   ini dengan apa yang teradapat dalam:

1) Al Fatawa As Sa'diyyah 1/92, cetakan II tahun 1402, Maktabul Ma'arif Riyadl  karya Syaikh Abdurrahman Nashir ASa'diy,  "Negara Islam adalah bila suatu negara menegakkan hukum Islam secara keseluruhan tanpa kecuali dan diperintah oleh orang-orang muslim serta kebijakan ada di tangan mereka, maka negara tersebut adalah negara Islam, meskipun mayoritas penduduknya kafir "

2) Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah mengatakan dalam Naqdul Qaumiyyah Al Arabiyyah yang dicetak dengan Majmu Fatawa waMaqaalaat Mutanawi'ah I/309-310, "Setiap negara yang tidak berhukum dengan syari'at Allah dan tidak tunduk kepada hukum Allah serta tidak ridha dengannya, maka itu adalah negara jahiliyah , kafirah , dhalimah , fasiqah dengan penegasan ayat-ayat muhkamat ini. Wajib atas pemeluk Islam untuk membenci dan memusuhinya karena Allah dan haram atas mereka mencintainnya dan loyal kepadanya sampai beriman kepada Allah saja dan menjadikan syari'atnya sebagai rujukan hukum dan ridha dengannya." (hal hampir serupa juga dibahas dalam 10 Hal yang Membatalkan Islam)

3) Syaikh Shalih AL Fauzan hafidhahullah berkata dalam Al Muntaqaa Min Fatawa Fadlilatusy Syaikh Shalih Al Fauzan 2/254 No.222 ., "Yang dimaksud dengan negeri-negeri Islam adalah negeri yang dipimpin oleh pemerintahan yang menerapkan syari'at Islamiyah, bukan negeri yangdi dalamnya banyak kaum  muslimin dan dipimpin oleh pemerintahan yangmenerapkan bukan syari'a Islamiyah, negeri seperti ini bukanlah negeri Islamiyyah.

4) Syaikh Muhammad Hamid Al Faqiy rahimahullah berkata dalam Ta'liq Fathul Majid:373 , "Siapa yang menjadikan perkataan orang-orang barat sebagai undang-undang yang dijadikan rujukan hukum di dalam masalah darah, kemaluan dan harta dan dia mendahulukannya terhadap apa yang sudah diketahui dan jelas baginya dari apa yang terdapat di dalam Kitab Allah dan sunnah Rasul-NyaSWT, maka dia itu tanpa diragukan lagi adalah kafir murtad bila terus bersikeras diatasnya dan tidak kembali berhukum dengan apa yang telahditurunkan Allah dan tidak bermanfaat baginya nama apa pun yang dengannya dia menamai dirinya (klaim muslim) dan (tidak bermanfaat juga baginya) amalan apa saja dari amalan-amalan dhahir, baik shalat, shaum,haji dan yang lainnya.

5) Para pendapat ulama yang terkumpul dalam, Fatawa Al Lajnah Ad Daimah 1/789 No. 7796  yang diketuai oleh Syaikh Ibnu Baz rahimahullah tentang negara yang dihuni banyak kaum muslimin dan pemeluk agama lain dan tidak berhukum dengan hukum Islam, mereka mengatakan, "Bila pemerintahan itu berhukum dengan selain apa yang diturunkan Allah,maka pemerintahan itu bukan Islamiyyah.

Baiklah, berarti ada satu kesimpulan yang paling mudah dilihat:

1. Antara Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullahu dengan a) Syaikh Abdurrahman Nashir ASa'diy, b) Syaikh Abdul Aziz Bin Baz, c) Syaikh Shalih AL Fauzan dan Syaikh Muhammad Hamid Al Faqiy serta  kumpulan fatwa dalam Fatawa Al Lajnah Ad Daimah terdapat sebuah Kontradiksi atau perbedaan pendapat yang tidak hanya ketidaksepakatan yang ringan akan tetapi benar-benar berlawan. Artinya jika salah satu benar yang lain salah, tidak mungkin benar keduanya.

Bagaimana menurut antum soal perbedaan pendapat ini? sebelum antum mengajak pada kata-kata "bertaubatlah" kepada saudara-saudara kita yang lain, bisakah antum menjelaskan soal perbedaan pendapat ini?

2. Ada hal yang masih mengganjal di dalam benak saya dalam isi dialog antara Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin dengan orang-orang Alzajair tersebut. Yaitu sebuah pertanyaan yang saya ulang-ulang dari awal diskusi, bagaiaman dengan situasi di mana presiden yang muncul dari sistem demokrasi ini adalah seorang wanita? masihkah ada hak bai'at itu? kalau masih apa landasannya? bukankah ini justru menyalahi syariat Islam? bagaimana jika yang terpilih dari kaum nasrani? saya pikir ini sangat tidak mungkin untuk menerima hak bai'at. Kalau tidak ada bai'at lalu apa statu kaum muslim? uzlah semua? tanpa bai'at? siapa yang harus menjadi pemimpin yang dibaiat? apakah ada lagi fatwa  ulama (atau yang dalam bentuk tanya jawab seperti artikel yang Anda berikan)  pernah mengupas hal ini?

3. Hal teknis saja, bolehkah saya mendapatkan sebuah dokumen resmi dari hasil tanya-jawab ini? entah rekaman, website lembaga resmi, buku, dan lain-lain? berikan saya link resmin, saya benar-benar ingin mendalaminya, karena isinya sangat bertolak belakang dengan pendapat ulama yang saya sebutkan sebelumnya

demikian dari saya, maaf jika ada salah-salah kata.

Salam

netral.

..seperti yg kita ketahui bahwa syaikh manapun yg dimintakan fatwa, ia pasti akan sangat berhati2 jika ada org yg meminta fatwa darinya. Jika dilihat dr tanya jawab org aljazair dgn si syeikh tersebut diatas (menurut tulisan anda),  itu adalah pertanyaan 'umum' yg belum memecahkan masalah yg 'sesungguhnya'.  Mengapa setiap pertanyaan yg diajukan kepada si syeikh hanyalah pertanyaan yg bersifat 'umum' saja.
Mengapa orang2 yg meminta fatwa tidak bertanya dgn pertanyaan yg diajukan adalah  "ya syaikh, anda menyuruh kami untuk tidak baiat pada imam2 selain penguasa dalam hal ini presiden selama mrk masih muslim , Tentunya jika setiap negara yg dipimpin penguasa yg masih sholat(muslim) adalah imam yg harus dibaiat, lalu bagaimana jika pada waktunya (menurut demokrasi) penguasa itupun harus turun karena habis masa jabatan lalu digantikan penguasa seorang perempuan, lalu bagaimana lagi jika seorang non muslim ? apakah tetap ada baiat ? jika tidak, tentunya baiat hanya berlaku jika penguasa seorang laki2 yg muslim ya ? berarti 'status' kaum muslim dalam masa hidupnya bisa berubah2 sesuai 'demokrasi'. bisa suatu masa memiliki imam dan bisa jg suatu masa tidak memiliki imam. ... Lalu syaikh bagaimana status kaum muslim yg penguasanya perempuan atau non muslim seperti di negara Australia, China, Rusia ? apakah tidak baiat pada penguasa tersebut shg jahiliyah ? jika demikian, bagaimana mungkin status kaum muslim di muka bumi ini hanya dibatasi oleh negara dan penguasanya ? ..sedangkan dalam satu masa anda memiliki imam tetapi kaum muslim di AS, China dll. tidak memiliki imam. .... Apakah islam ini agama yg 'rahmatal lil alamin' ataukah 'rahmatal lil negri dgn penguasa muslim' ? bagaimana menurut anda ya syaikh ?" ...

bertanyalah dgn lebih objektif ..                                                              ..jika setiap penanya bertanya kepada si syaikh bukan dgn pertanyaan yg bersifat umum2 saja tentulah bisa jadi hasilnya akan berbeda. Saya sarankan kepada anda (yg menulis tanya jawab org aljazair dgn Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahulloh diatas) bertanya sendiri langsung atau melalui perantara siapapun dgn pertanyaan ini atau yg semisalnya. bisa juga anda rekam agar terdapat bukti2 yg kuat ... maaf jika ada salah .. salam damai.

> Untuk lebih Jelasnya Kita Penulis Mengutip Dialog Lengkap antara Syaikh

> Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullahu dengan orang-orang Al-Jaza’ir

>yang pemerintahnya...

 

Komen saya:

mas, anda harusnya tidak berlindung dibalik fatwa-fatwa seperti ini. Meskipun saya menghargai keilmuan sang syaikh, tetapi fatwa adalah fatwa. Hasil pemikiran seorang ulama jaman akhir yang terbentur akan realita dunia. Kalau anda memang beritikad baik, jangan memberikan tulisan yang hanya "setengah matang". Anda harus menyiapkan argumen ilmiah di segala sisi untuk mengawalnya. Kalau cuma meng-copas seperti itu anak kecil juga bisa. Akan lebih dihargai kalau ada dari firqoh/gerombolan anda sendiri yang bertanya langsung dengan sang syaikh agar semuanya tuntas.

Kelemahan dari fatwa ini jelas tidak masuk dengan realita. Bagaimana mungkin merubah azas (undang2 dasar) jika tidak ada partisipasi politik? Hanya ada 2 jalan untuk merubah azas: 1. Keikutsertaan dalam proses politik (yaitu bikin partai: merebut kekuasaan dan merubah azas setelah berkuasa) 2. Memberontak/revolusi: mengambil kekuasaan dan merubah azas dengan paksa.

Kalau membentuk partai seperti PKS anda najiskan lalu memberontak tidak mungkin karena terpentok dalil, serta presiden/pemimpin negara tersebut bukanlah seorang yang berkuasa seperti amir/khalifah jaman dulu, tolong katakan kepada saya bagaimanakah proses mengganti azas bisa berlangsung?

Jangankan 130 tahun, 100000 tahun pun insya Allah tidak akan berjalan kemana-mana itu proses. Karena seperti gridlock, semuanya saling mengunci kecuali lingkaran kebingungan itu diputus.

Inilah kelemahan pendekatan keimaman = kekuasaan negara. Anda tidak akan pernah lepas dari atribut2 dan aturan main negara. Anda akan terus terbelenggu dalam penjara yang anda ciptakan sendiri. Terlalu sempit kalau hanya terpaku pada kekuasaan negara. Negara hanyalah SALAH SATU BENTUK dari manifestasi/penjelmaan keamiran. Bisa menjadi keamiran, tetapi tidak semua negara adalah keamiran karena tidak semua azasnya QH.

Berbeda dengan pendekatan jamaah yang dipahami oleh LDII yang tidak berasosiasi dengan kekuasaan negara semata. Azas lebih penting ketimbang kekuasaan dan pengakuan PBB. Azas lah yang menjadi ruh, idealisme. Seperti bahan bakar yang terus memberi energi kepada sebuah sistem supaya terus berputar melewati zaman. Skala boleh naik turun, bentuk entitas bisa berubah (bisa membesar MELEBIHI kekuasaan negara, bisa mengecil jika zaman tiarap), tetapi sistem seperti ini akan terus hidup selama azas masih dipegang teguh. Tidaklah salah hadits yang berbunyi: "Tiada putus segolongan dari umatku yang senantiasa tampil di atas kebenaran. Tidak akan memudharatkan mereka orang-orang yang menghinakan mereka, sampai datang keputusan Allah dan mereka dalam keadaan seperti itu (memegang erat azas serta berjamaah)"

Dengarlah hati kecil anda. Pendekatan mana yang paling logis, konsisten dan bebas kontradiksi? Kalaupun (big if) sama-sama logis, tidak pada tempatnya anda menyebarkan fitnah kejam kepada LDII. LDII mengambil pendekatan berbeda karena ada dasar yang jelas berdasar naqli dan aqli dan sudah diuraikan panjang lebar. Kalau anda percaya model pendekatan plintat plintut anda yang benar, jalani saja, tidak perlu memfitnah orang lain.

sudah dikatakan negara demokrasi itu negara kafir...

tentunya tidak ada bai'at

Muhammad ibn Saalih al-Uthaymeen (May Allah have Mercy on Him) explains the difference between the Madhhab (way) of the Salaf as-Salih (The Pious Predecessors) and that of the new hizb (sect) commonly known as "The Salafis" or the neo-salafis.

 

(syaikh Utsaimin menjelaskan perbedaan antara madzhab salafus-sholihiin dan mereka yg mengaku2 sebagai "kelompok salafi" atau "neo-salafi")

 

http://www.4shared.com/file/yyHDPgLI/Ibn_al-Uthaymeen_-_The_Salafi_.html


NURHASAN TEACHING (354 DOCTRINE/BURENGAN REGIME) IS THE MASTERPIECE OF THE ART OF ANIMAL TRAINING, FOR ITS TRAINS HIS FOLLOWERS AS TO HOW THEY SHALL THINK

 

354 DOCTRINE l'é al chèp d ôvra dl'èrt d insgnèr al bîsti, parché l'insaggna ala Zänt quall ch'i an da pinsèr

 

 

MADIGOLIYYAH:

لك العمل الكبير من فنّ تدريب الحيوانات، لأنه يدرب الناس على كيف يجب أن يعتقدوا

Ini bahasa apa? bahasa inggrisnya aja kacau? udah kebingunannya mas? segera bertaubat sana...

the point is BRAINWASHING from Nurhasan Family,Kasmudi, wk 4 and Pakubumi....{#blower2.gif} thats the way jokam 354 is.

komen nggak nyambung sama artikel, bahasa inggris kacau, jangan sok bisa bahasa inggris kalau nggak bisa, pake bahasa inggris biar kelihatan pinter, malu-maluin.... udah bingung ya cari pembenaran, kalau mau jawab tuh pertanyaan2 diskusi di atas, yang di-brainwash  itu kepala anda sama proyek2 Yahudi... atau jangan2 anda memang orang Yahudi..kalau emang, pantes aja..

Pengamat:

ternyata komen saya belum ditanggapi (tidak satupun malah dari kelompok "salafy"), paling-paling mas netral. Buka lagi pos ini, yang ada malah komentar tidak jelas.

Saya tunggu ya responnya

netral,

ya begitulah mas, sudah jelas terang kebenaran yg nyata padahal.

untuk tambahan referensi tentang jokam 354   versi chm   ( bisa diakses offline) download saja

http://www.4shared.com/file/5RyWnNVR/Rumahku-indah_versi_1.html

 

amal sholeh disebarkan , mudah-mudahan sedulur 354 bisa lepas dari tipudaya ajaran nurhasan beserta dajal-dajal burengan lainnya dan masyarakat luas jadi tahu ..

 

rukyah 354 tidak sepenuhnya salah, mereka hanya KORBAN dari pengelabuan segelintir orang di tingkat pucuk pimpinannya dengan cara memelintirkan pengertian dalil quran dan hadits dengan pengertian batil agar pengikut mereka selalu berada dalam genggaman,kontrol,kepenguasaan, pengaruh , kefanatikandan kendalinya. rukyah 354 itu benar-benar terbius, terhipnotis, tertipu, terilusi dengan racun laten doktrin nurhasan. ini semua adalah ambisi,rekadaya dan permainan 'orangpusat'. Tapi pengikutnya terbuai seolah sedang 'disupiri' ke surga. Tugas kita bersama adalah menyadarkan sedulur 354 karena mereka adalah korban yang paling tercederai akidahnya. Pada hakikiatnya, fenomena jokam 354 adalah gerakan who gets what, when, and how pada level elit pimpinan ( level inilah yang sesungguhnya, dan elit 354 sebenarnya tau mereka menyimpang dan menyimpangkan tapi tetap membohongi rukyahnya)   tapi ketika di level grass   root (rukyah) berubah menjadi system akidah, system kepercayaan, cara berparadigma dan mindsetting. Elit 354 mereka tak peduli itu, yang penting mereka bisa terus mengambil keuntungan dari terus tersesatnya pengikut mereka.

Pengamat:

Saran saya fokus saja pada diskusi pada artikel ini. Komentar Anda tidak berbobot. Saya jadi berpikir, benar juga apa yang dikatakan seorang komentator sebelumnya, jangan-jangan Anda tertipu daya dengan proyek Yahudi.

Cobalah adil dalam melihat masalah, Anda menyebarkan sebuah tuduhan, tapi buktinya belum jelas pun masalahnya tidak jelas. Kalau memang elit 354 begitu "menipunya" saya pikir, Life will finds the ways , mereka akan hancur dengan sendirinya. Jangan sampai andi menjatuhkan nilai anda sendiri bagi para pembaca blog ini, karena jujur saja, akan sangat terlihat mana orang yang memang berniat untuk mengkoreksi, mana yang cuma mencari rusuh.

Nah sekarang coba Anda fokus pada topik yang ada pada arikel ini.

(lama-lama saya bosan juga menanggapi komentar-komentar yang kayak gini {#basic-laugh.gif} , ini yang terkahir deh, kalau ada yang gini-gini lagi, silahkan mas WP aja yang naggepin, semoag kita bisa sama-sama saling bertoleransi atas perbedaan-perbedaan yang ada di antara kita)

kalau membaca tulisan-tulisannya, antara pengamat dan wp ini satu orang ya. tapi sekali lagi : bithonah

pengamat:

Maaf saya bukan WP. Jangan asal berspekulasi. Silahkan saja anda menanggapi komentar WP dan saya. Demi Allah, saya bukan WP. Kalau memang gaya tulisannya terlihat sama, ya memang saya harus akui itu mengapa saya suka membaca blog ini karena pemaparan dari WP satu frekuensi dengan saya. Juga dengan gaya tulisan yang simpel dan tidak asa copy-paste, runtut dan logis. Itu saja. Jadi maaf, jangan asal tuduh, sedikit-sedikit bittonah. :)

(pasti mas WP sekarang lagi ketawa disangka dua orang...)

hahahaha, suda bingung mau ngomong apa kali ni talapi... udah ke mana-mana aja komentarnya

Alkamdulillah salah satu jokam yang terpengaruh salafi abal-abal akhirnya menyatakan diri masuk lagi ke ldii, tobat dan mengaku kalau salah jalan. karena di doktrin sama salafi abal2 imam harus orang Qurais, mangkulnya dari Nur Hasan tidak sah, ngaji sambung QH bid'ah dll... tapi ternyata keilmuan salafi abal2 tidak jelas, amir kok PBY dll...

Al Ghozi

wusss... bisa jadi cerita menarik tu mas Al Ghozi, di tengah blog-blog para salafi abal2 ya gembor-gembor cerita banyak jokam yang katanya pada keluar ikut ke mereka. {#basic-cool.gif}

sip.

netral,

sudahlah udah jelas kebenaran yg terang benderang, hujah ldxx udah tak bs disangkal lg , mrk itu sbnarnya insyaAllah nyadar kalo memang hujah2 yg dikemukakan kawan2 ldii tu tegas nyata,benar,terang benderang. hanya saja mungkin mrk masih ragu aja , ya keimaman yg diberitakan dihadits2 ttg imam mahdi pun jelas menegaskan bahwa islam itu mmg harus berjamaah, apakah kemunculannya dr proses pemilu ala negara berasakan uu manusia, tentunya tidakkan .. salam damai

arep ngibadah ae kok kudu nunggu punya negara yang diakui PBB..

LOGIKA dari mana???

Musa ae ora bai'at ke fir'aun

Isa ora bai'at ke herkules

pak karno ora bai'at ke ratu willam

lha wong buku tuntunan sholat, kunci ibadah yang dijual dipinggir jalan saja menurut salapi  sah diamalkan walau tanpa pengakuan  presiden, i

Mas wong pinter amsol diingat bahwa sejarah islam (di bawah kenabian Muhammad SAW) itu sudah berlangsung lebih dari 1,400 tahun.  Jadi kita harus benar-benar memahami bahwa rentetan kejadian sejarah islam baik di dunia maupun di lingkup nusantara kita.  Tidak sebagaimana ibadah sholat atau zakat yang penjelasan-penjelasan nashnya dan cara mengerjakannya diatur dengan jelas (itu saja ada sedikit-sedikit perbedaan di dalam praktek, ada yg benar2 krn bid'ah dan ada karena itilaf), apalagi masalah jama'ah dan imamah.  Sebaiknya kita lebih banyak menggali lagi ilmu terkait jama'ah wal imamah untuk mendapatkan pengertian yang paling lebih mendekati kebenaran, karena bab jama'ah wal imamah di samping didukung nash-nash, jumhur ulama juga sepakat bahwa hal itu adalah ijma'.  Saya termasuk orang yang tidak sependapat bahwa pemerintah RI sekarang adalah "negara islam", di saat yang sama saya juga tidak sependapat bahwa keimamam yang ada di dalam LDII saat ini adalah sebagaimana kholifah yang memang benar2 bisa menegakkan huddud, dll.  Saya meyakini bahwa jama'ah kita (LDII) ini adalah imamah juz'iyat yang berusaha untuk mengarah terciptanya imamah yang abdon, yang benar2 seperti yang ada di jaman awal-awal kekhalifahan. Soal bagaimana bai'atnya dll memang banyak perbedaan pendapat dan saya tidak sedang dalam posisi untuk berpolemik mengenai hal itu, tetapi saya lebih berkeyakinan untuk menjalankan apa yang mampu untuk dikerjakan yang lebih mendekati syariat.  Saya tidak meyakini kemutlakannya, karena realitas dalil dan aplikasi di lapangan memang seperti itu.

Yang terpenting menurut saya adalah kita sama-sama di dalam jama'ah ini untuk lebih memperbanyak ilmu untuk tegaknya agama. Kalau ada yang kurang tepat kita benahi semampu kita, selainnya kita kembalikan kepada Alloh SWT yang memang yang akan memutuskan.  Yang penting kita kerjakan semuanya karena Alloh dan dijauhkan dari hawa nafsu dan sifat hasad.

Sebaiknya kita konsentrasikan kekuatan dan energi kita untuk memperdalam ilmu (yang memang sangat kurang di jama'ah kita) kita ke dalam, jangan menyudutkan dan menghina kelompok yang lain yang tidak sependapat, jangan terpancing untuk melakukan balasan dengan kalimat yang menghina, karena kalau sampai kita lakukan, lalu apa bedanya kita dengan mereka.  Kita umat nabi Muhammad SAW tentunya tahu bagaimana bermuamallah yang benar, dengan cara dan prakteknya Rosul kita, bukan imam ataupun pengurus-pengurus kita.

Yang terakhir bersikaplah adil terhadap setiap pertanyaan ataupun kritikan, dan beradilah juga di dalam memberikan jawaban ataupun kritikan, jangan pakai hawa nafsu dan sifat hasad.

Benar salahnya bukan kita yang mempunyai hak untuk memutuskan, kita hanya mampu memberikan hujjah dimana mereka juga menggunakan hujjahnya.  Kita meyakini "A", maka yakinilah. Mereka meyakini "B" kembalikan kembalikan kepada Alloh SWT.

OK lah.. setuju...

lebih baik dimulai dari imarotul sugro daripada tidak memulai samasekali

atau daripada merintangi yang baru memulai..

 

Pengamat:

Kalau pandangan semacam itu saya memang setuju. Kalau memang kita sepakat bahwa Keimaman di LDII adalah sarana untuk menuju ke sana, kita harus sama-sama bersama menjalin kekuatan ini.

Mungkin sedikit masukkan buat LDII bahwa pemikiran imamah-jamaah akhir-akhir ini bukan lagi sebuah barang baru. Maka sewajarnyalah LDII dan jamaah lain-lain mulai membuka pintu dialog. Memang harus diakui, LDII lah yang mempelopori kewajiban "yang terbaikan" ini (imamah-jamaah) dari tahun 40-an. Fase tertutup (seperti sekarang) dan terang2an (sekitar tahun 70-an, dengan terbitnya buku: Menunda Bai'at adalah Merugikan Diri Sendiri dan Keluarga ). Namun saat ini, pemahan ini sudah jamak diketahui kelompok lain, misal IM a.k.a Tarbiyah dengan buku Menuju Jamaatul Muslimin atau yang baru-baru ini beredar Jamaah Imamah Bai'ah walaupun dengan beberapa perspektif yang sedikit berbeda, namun pada esensinya sama.

Tinggal masalahnya adalah bagaimana LDII mau terbuka. Lalu, apakah jamaah-jamaah lain yang mungkin baru terbentuk (wallahu a'lam siapa saja mereka) rela bergabung dengan LDII dan mendukung sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada di LDII, dan bukannya mengujat dan menghukumi sesat seperti selam ini berlangsung. Kalau tidak mau bergabung apa alasannya? Lalu mengapa LDII masih bersifat ekslusif dengan FBBL-nya? Hal-hal semacam itulah yang perlu "dikonsolidasikan" ke depan dan bukannya saling mengujat dan mencaci.

demikian dari saya, kalau-kalau ada yang mau mengkoreski dan menambahi gagasan "penyatuan" ini silhkan.

Salam..

 

netral,

bener mas pengamat, sy jg sempat kepikiran masalah 'penyatuan' ini dikarenakan tentunya akan menambah kebesaran n kekuatan jamaah. memang mungkin saja banyak munculnya jamaah-imam yg baru shg berbilang-bilang di indonesia ini karena mungkin belum mengetahui keberadaan jamaah-imam yg sudah ada/awal di indonesia. Sekiranya bisa diajak duduk bemusyawarah utk 'penyatuan' ini pun belum tentu jg yg baru itu mau bergabung, walaupun kita tdk menginginkan yg spt itu. coba seandainya ldxx membuat tim 'penyatuan' utk mengajak jamaah2 yg baru ikut bergabung kan lebih baik tentunya, dikasitau bagaimana sejarah jamaah yg prtama berdiri di indonesia ini, manfaatnya jk melebur akan smakin besar n kuat, shg tdk terciptanya jamaah yg berbilang di negri ini, InsyaAllah akan barokah n manfaat, ya kalo gak mau bs ditanyaken apa alasannya, kalo tetep keukeh gak mau ya kan brati dia yg membuat jm tandingan, yg penting kan udah diajak n dikasitau, memang sebenarnya hanya harus rido n tdk berkeras hati aja spy mau nerimo, jd emang bagusnya sih diajak musyawarah dikasitau spy suatu saat di indo akan ada jamaah yg buesar, tentunya bukan malah disuruh meninggalkan jm lalu menisbatkan diri ke golongan yg malah ngajak tidak menetapi jamaah,,hehe,,,salam damai

Pengamat:

fuuuuuuh...., memang apa yang saya katakan idealita Mas Netral, tapi saya cukup yakin kalau penyatuan itu tidak akan berjalan mulus. Pasti akan ada ego-ego yang muncul. Baik dari LDII maupun non-LDII akan mempertahankan "metode-nya" masing-masing.

Dalam sejarah pun demikian, jarang sekali jika ada suatu masa di atas bumi ini, dillalahnya ada dua "jamaah" terpecah, lalu yang satu mau mengalah. Kecuali satu masa, masa ketika Hasan bin Ali mundur dari Khalifah dan berbai'at kepada Muawiyah, dengan niat yang ikhlas dan mampu menekan egonya dan mementingkan persatuan umat Islam, padahal kalau mau ,Hasan bisa saja ambil posisi status quo dengan Muawiyah yang berkuasa di Irak, pun Hasan adalah cucu Nabi yang sudah pasti dihormati, mungkin melebihi Muawiyah. Namun justru tindakan yang muliah dari Hasan ini lah yang membuat Islam menjadi kuat ke depannya (meskipun tetap ada yang kecewa dan barisan yang tetap loyal pada ahlul bait berkebang menjadi ajaran syi'ah).

Sisanya, penyatuan jamaah hanya muncul dari penaklukan-penaklukan, siapa yang paling kuat, dialah yang berhak diikuti. Ummmayah di Kudeta Abbasiyah, Abbasiyah runtuh dan lemah, Ottoman pelan-pelan hadir dan muncul menjadi pemenang. Sekali lagi melalui penaklukan-penaklukan, bukan jalan konsolidasi.

Apakah sekarang, kita jamaah-jamaah yang ada sekarang harus mengikuti jalan-jalan pendahulu yang berdarah-darah itu? Berlomba-lomba menjadi yang terkuat lalu akan mencaplok yang lebih lemah dengan jalan pertempuran?

Seharusnya kita belajar dari sejarah. Sebelum perbedaan kita semakin jauh dan semakin mengkristal kefanatikan kelompok akibat perjalanan waktu turun-temurun dan lupa bahwa esensinya membentuk jamaah ini adalah untuk memperkuat Islam. Sebelum akhirnya kita atau mungkin anak cucuk kita harus lagi-lagi berhadapan di medan perang saudara yang berdarah, semoga Allah SWT mensegerakan konsolidasi damai antara kita semua...Amin {#basic-cry.gif}

ni sudah slesai ya??? mana suara dari salapi??? mana argumen ilmiyah mu??? katanya orang ilmiyah,mana??? mana???? mana??? mana???

jawabannya mbuleettt aee,,

dari "salafy indon" paling-paling juga yg ad kmntar "hoax" lg yg g nyambung sama tema, fitnah2, dll.

pak kholil pernah beretemu seorg saksi, cucu dr seorang kafil di masjidil harom, yg memasukan abah ke darul hadits pada waktu itu, org ini bernama fawaz, dia bekerja dimasjidi harom dan msh hidup skr, dia berkata "saya mendapat cerita ini dari kakek saya, demi alloh bahwa ada seorang dr ubad jawa bernama ubaidah,dia seorg yg mengaggumkan, dalam 10 taun dia bisa hafal alqur`an dan hadits". yg mau ketemu dgn fawaz silahkan hubungi pak kholil 

netral.

mas, pak kholil tuh skrg posisinya dimana toh?

kalo persisnya skr kurang tau saya, sepertinya kembali kemekah, soalnya pak kholil bilang dia masih kuliah disana, dan akan ujian

Pengamat:

{#basic-wink.gif}

salah besar atau Faqod dolla dolalan baida kaum yg mengtakan keimaman itu harus mempunyai kekuasaan (saratnya harus punya kekuasaan), mungkin mereka membuat dalil sendiri yg berbunyi Innahu  Laa Imarota Illa Bil kekuasaan

Islam itu sendiri bergerak berkembang menjadi mempunyai kekuasaan karena pertolongan Alloh dan Hasil/Ukhro dari Memurnikan agama, jadi kekuasaan itu adalah Hasil/akibat dari menjalankan Islam yg Benar, bahasa Alqurannya "Waukhro tuhibunahum nasrumminallohi wathun qoriib" (kekuasaan adalah sebagai Ukhro)

Ungkapan Gue ini sesuai dg ayat berikut:

26} وَاذْكُرُوا إِذْ أَنْتُمْ قَلِيلٌ مُسْتَضْعَفُونَ فِي الْأَرْضِ تَخَافُونَ أَنْ يَتَخَطَّفَكُمُ النَّاسُ فَآوَاكُمْ وَأَيَّدَكُمْ بِنَصْرِهِ وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan ingatlah ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi, kamu takut manusia akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur. (Al Anfal 26)

 

dari :http://www.walibarokah.org/mufti-mekah-kunjungi-pondok-pesantren-walibarokah/

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti di Ma’had Haram Mekah, (7/04/2011) lalu mengunjungi Pondok Pesantren Wali Barokah di Kediri. Kunjungan di pondok pesntren itu, untuk mempererat silaturahim, antara Syech Dr Abdullah Nasri dan murid-muridnya yang berasal dari Pesantren Wali Barokah Burengan Kediri.

Ini penghormatan besar bagi Pondok Pesantren Walibarokah dan LDII. Tak biasanya guru mengunjungi murid-muridnya sekaligus memberi tausiyah kepada para santri yang dididik para muridnya itu. Syech Abdullah Nasri juga mengunjungi beberapa tempat lainnya, semisal kantor DPW LDII di Surabaya, Jawa Timur dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Pada Jumat Subuh (08/04/2011), dalam kuliah umumnya di hadapan ribuan santri, Syech Abdullah Nasri menekankan pentingnya mencari ilmu dan beramal. Dunia memang sedang bermasalah dengan moralitas. Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi dibangga-banggakan, sementara ilmu agama ditinggalkan, umat manusia mengalami kemerosotan moral sekaligus peradaban. Agar selamat dunia dan akhirat, umat Islam supaya terus mencari ilmu agama dan mengamalkannya.

Namun, mencari ilmu agama tak semudah mencai ilmu duniawi. Perlu kesabaran dan ketekunan. Untuk itu Syech Abdullah Nasri berpesan, hal yang pertama dilakukan dalam mencari ilmu adalah ikhlas, semata-mata karena Allah, mengharap pahala dari Allah. “Mencari ilmu tidak untuk pamer, untuk sombong, atau beradu kepintaran, hanya semata-mata mencari ridho dan pahala dari Allah,” ujar Syech Abdullah Nasri.

Kedua, ilmu itu harus diamalkan, karena ilmu tanpa diamalkan akan menjadi hujjah bagi Alloh untuk menyiksa pencari ilmu tersebut.  Selanjutnya sabar, sebab mencari ilmu agama itu butuh proses yang menuntut kesabaran. Rasa jenuh atau kesulitan-kesulitan lain harus dihadapi dengan kesabaran. Yang keempat, taqwallah. Bertaqwa kepada Allah berdasarkan dalil wattaqulloh wa yu’allimukumulloh, “Bertaqwalah kepada Allah dan Allah akan mengajari kamu sekalian,” ujar Syech Abdullah Nasri. Menurutnya dengan bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan memberi ilmu kepada kalian semua.

Syech Dr. Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, menamatkan S1 dan S2 di Universitas Umul Quro di Mekah. Lalu S3 diselesaikan di Universitas Islam Madinah. Kecintaannya terhadap Islam membuatnya mengambil jurusan Ushul Fiqih, mulai dari tingkat sarjana hingga doktoral.

Syech Abdullah Nasri menjadi guru di Ma’had Haram sekaligus sebagai mufti di Ma’had Haram di Mekah. Syech Abdullah Nasri satu institusi dengan Syech Abdurrahman Sudais, salah satu imam dan mufti di Masjidil Haram –yang kebetulan memiliki hubungan saudara dengan istri Syech Abdullah Nasri. Bahkan bila Syech Abdurrahman Sudais tidak bisa menghadiri berbagai undangan dakwah ke luar negeri, Syech Abdullah Nasri yang ditunjuk menggantikannya.

Kedatangan Syech Abdullah Nasri ke Indonesia dalam rangka liburan yang dimanfaatkan untuk berdakwah, dan mengunjungi murid-murid yang dulu pernah belajar kepadanya di Ma’had Haram. “Maka kami manfaatkan sekalian untuk tausiah dan mengajar ilmu-ilmu yang terkait dengan ushul fiqih,” ujar Chriswanto Santoso, Ketua DPW LDII Jawa Timur sekaligus Ketua DPP LDII.

Link videonya

Khotbah Jum'at Syech Abdullah Nasri di Pondok LDII Burengan Kediri

: http://www.youtube.com/watch?v=tHlAv5jE9a4&feature=player_embedded

alhamdulillah, berarti fitnah salapy tdk terbukti

Talafi semakin terdesak wokokowwok. ayo ngaku :D

elit 354 memang punya agenda jangka panjang yangbersifat grandeur delution dan khayali yaitu kepenguasaan (sultaniyyah) di indonesia. hanya untuk mewujudkan ambisi dan obsesi ini, elit 354 dan keluarga nurhasan menggunakan pentalbisan dan penyesatan ajaran islam terutama dalam hal Al Jamaah wal Imamah sebagai wahananya. Sebenarnya, pengikut 354 lah yang menjadi korban di tingkat pertama untuk proyek ilusi ini.akidah mereka tercederai dan jatuh dalam kubangan mental hizbi yang egomaniacal.hanya pengikut 354 tak menyadari hal ini dan terbuai bahwa mereka sedang dibawa ke surga oleh imamnya.elit-elit 354 adalah pihak yang paling mengambil keuntungan secara pragmatis dari kesesatan pengikutnya.{#congrats.gif}

Hahahahahahaha, yang komen di atas bikin saya ngakak!!! ketahuan bodohnya dan sudah tidak bisa ngomong apa-apa lagi. Untuk menutupinya menggunakan terms yang seolah-olah sulit dan "berbunga-bunga". Hanya sekedar agar terlihat manis dan intelek.... padahal aslinya sudah nggak bisa bicara. Selamat!! sekali lagi selamat!! Anda memang benar-benar kemakan sama proyek (apa istilihanya... "grandeur delution" wkwkkwkwkw) oleh orang-orang Yahudi yang sangat ekstraktif, margin, delicate, flabby, dan tipolotif (apa lagi? apa lagi? itilah yang keren :P)

Mas/mbak... mbok komen yang jelas..udah janganlah kamu itu..hhmm apa namanya?? egomaniacal super ultraman radict depp blue sea in the sky moon and sun together forever and ever until the end of the world and the world after our long life time...(hahahahhahahahahahhahaha!!!!!)

Oi..oi, nggak semua orang LDII goblok, gak silau tuh lihat istilah-istilah sok intelekmu itu? Kuliah di mana sih? wkwkwkkw

Sudah-suda jawab saja komen-komen di atas, kasihaaan..

Tapi selamat-selamat! anda membuat saya terhibur..{#apploud.gif} {#bath2.gif}

Hahahah, iya iya ini talapy ABI = "Anak Baru Intelek"

merasa tetap memiliki Imam

kasihan, Presiden di jadiin Imam ---> kalau presiden cewek? preseden kristen gimana ?

"Oke, oke, gak jadi punya Imam, saya statusnya Uzlah.."

uzlah ---> eh gak uzlah, malah buka Facebook sama Internet, terus cari2 alasan kalau uzlah tidak bisa diartikan secara tekstual...hahah lucu suka mlintir2 dalil

oke oke, aku nggak uslah...tapi..

gak jamaah gak apa-apa ---> padahal kalau gak jamaah mereka blang itu mati dalam "kemaksiatan" , so nggak takut mati masuk neraka...hebaaat kuat masuk neraka...

 

Sejuta alasan, dalih dikeluarkan..

dari yang sok intelek..sampai fitnah2 gak karuan..

Sudahlah... kalau memang merasa yang paling bener, nggak jamaah gak apa2, imamnya presiden, yah silahkan..jalani aja sana sendiri..kita sih LDII gak pernah ada masalah sama kalian, kalian yang cari masalah, eh malah kelihatan bobroknya mental dan akal kalian... hahahahahahha

(sebenarnya saya kasihan sama kamu....)

Ketika menerima delegasi Kristen Najran, Nabi Muhammad saw. melakukan debat tentang persoalan-persoalan teologis dengan mereka. Ketika tidak terjadi titik temu, Nabi saw. menantang mereka untuk bermubahalah (sumpah saling melaknat), siapa yang berdusta akan dijatuhi laknat oleh Allah.

kira-kira inilah jalan penyelesaian yang saat ini perlu untuk menghentikan perdebatan ini.

adakah LDII dan salafi berani?

dengan demikian, semuanya berhukum pada Alloh dengan ketentuan-Nya,

siapa mau coba duluan? monggo

- Siapa yang harus saling bermubahalah?

- Poin2nya apa?

Oke, satu poin aja deh, yang simpel aja, dulu mereka salafy ini bilang, " informasi yang saya dapat dari sumber terpercaya, Pak Kholil dan Pak Aziz Ridwan sudah ikut sama 'kita', nggak bakal balik ke kediri habis pulang dari Mekah"..waktu berlalu, dan berita itu tidak benar adanya.

Beberapa saat kemudian muncul deh artikel, "Poin2 Subhat Aziz Ridwan"

Subhanallah...!!Dari satu poin ini aja sudah bisa kita lihat siapa yang konsisten siapa yang tidak, iya nggak? Siapa yang fitnah, siapa yang nggak? Hayo? Apa poin ini yang mau dimubahalahkan?

Gini ya mas, poin pertentangan (sengketa) apa saja belum jelas, saya sih kurang sreg kalau pertentangan poin-poin dalil naql dan akal kok ujung2nya mubahalah..gak nyambung. Yang bener tu, kalau terjadi perselisihan, kita kembali Al-qur'an dan Hadist. Kami sebagai orang LDII sudah cukup melandaskan argumen2 kami berdasarkan Al-Qu'an dan Hadist.

Lihat kalau mereka gerombolan "salapy" selalu hanya membenturkan isu-isu partikular yang jauh dari konteks inti perdebatan dan sangat berbau fitnah? Namun jika ditanyakan ke hal yang Inti, seolah menghindar  dan kabur..

Lah, wong saya lihat2..yang jalan berpikirnya tidak konsisten dengan Al Qur'an dan Hadist adalah mereka para gerombolan "salafy". jadi... kalau mau mubahalah sana sama orang Nasrani...

aneh... aneh

NB: alangkah baiknya jika Anda mengikuti komentar2 ini dari awal hingga akhir, jangan asal kasih komen kabur...

NII Dan Talapi berakidah sama, memberikan sarat islam dan keImaman  harus mempunyai kekuasaan dan Negara, mereka masukan Niat dalam beribadah plus cita2 Islam berkuasa dan cita2 mendirikan Negara Islam, hanya beda nya NII dan Talapi, kalau Talapi sudah menganggap tujuan mendirikan Negara Islam sudah tercapai, mereka anggap NKRI ini adalah Negara Islam Indonesia (NII) bahasa arabnya Darul Islam (DI) dimana Tentaranya (ABRI) mereka akui sebagai Tentara islam Indonesia(TII){#arc.gif}{#arc.gif}

jadi menurut Talapi Negara demokrasi Pancasila ini adalah NII atau DI, sedangkan ABRI adalah TII {#rofl.gif}{#wow_bounce.gif}

saya tidak kenal A dan B, saya juga tidak kenal siapa dan apa yang ada di sini. yang jelas, salafi menuduh LDII sesat, sebaliknya LDII menuduh salafi sesat. tidak akan pernah ada juntrungnya sampai halaman blog ini habis.

bagi saya, karena tidak ada penyelesaian, silahkan bermubahalah :

katakan saja : Hai, anda salafi, demi alloh, kami berada pada jalan yang benar, jika kami salah, bolehlah alloh melaknat kami LDII. dan jika anda salafi salah, biarlah alloh yang melaknat kalian.

sebaliknya, orang salafi akan bersumpah hal yang sama : hai. anda LDII, demi alloh, anda di jalan yang sesat, jika tuduhan kami salah, biarlah alloh melaknat kami, dan jika kami benar, biarlah alloh melaknat kalian.

penyelesaian yang adil bukan? hanya alloh lah yang berhak mengadili....

Maha Benar Alloh, atas segala perselisihan ini

Apa konsekuensi dari tidak bermubahalah dengan bemubahalah dalam konteks ini? Kalau dalam kasus penuduhan zina, pencurian, dsb. Kalau tidak ada saksi, maka tertuduh harus bermubahalah, sehingga tidak terancam hukuman karena diamnya.

Kalau ini? diam tidak diam, yang salah tetap akan sama-sama mendapat konsekunesi hukuman di hari akhir. Mubahalah menjamin atas persaksian juru hukum yang melepaskan diri pada tanggung jawab atas tertuduh/pelaku dosa yang tidak dihukumi, lalu membiarkan hukum Allah di akhirat yang membalasnya ..(padahal jika dia mau, mengaku di dunia dan menjalani hukumannya, dapat menjadi syarat diterima taubatnya di dunia dan terbebas atas balasan di akhirat)

Kalau memang pada akhirnya tuduhan adalah terkait tuduhan atas kesesatan, tanpa bermubahalah pun, toh konsekuensinya sama-sama di akhirat. Jadi buat apa repot2 bermubahalah?

Adapun yang sifatnya fitnahan tanpa ada konsekunesi hukuman syariat di dunia, banyak orang yang tergesa-gesa melakukan mubahalah. Mungkin atas dasar harga diri dan menantang sang penuduh untuk bemubahalah agar lebih kuat klarifikasinya. Padahal kalau dengan klarifikasi biasa, to sang penuduh kalau dia memang salah, maka akan tetap menerima balasan. Yang dituduh kalau mau dia, juga bisa...

Namun kalau berujung, hanya Allah yang berhak mengadili, ya dari dulu LDII juga sudah begitu...kita tidak pernah sibuk dengan kegiatan 'salafy', tapi yang sibuk mereka terhadap LDII.. adapaun argumen-argumen pada blog ini, silahkan di lihat saja mana yang lebih kuat..mana yang "tahu-tahu" muncul membawa fitnah2 gk jelas?? sudah dibaca semua komentarnya?

rupanya LDII ragu dengan keyakinannya. sehingga tidak berani bermubahalah. bagaiman dengan salafi? kalau sama-sama ragu dengan keyakinannya, kenapa harus ngotot dengan muter-muter.

mubahalah pernah dilakukan nabi. dan konsekuensinya hukum alloh jatuh di dunia.

mirza ghulam ahmad pernah bermubahalah, dan mati dalam kondisi sumpahnya, dalam kondisi terazab, sakit yang luar biasa.

hukum alloh memang se adil-adilnya humum.

saya hanya lah saksi, ingin melihat siapa yang kena azab, siapa yang tidak. saya akan ikuti mereka yang tidak terazab

Apakah memang menyebutkan hukum mubahalah jatuh di dunia dengan contoh Mirza Ghulam Ahmad bisa dijadikan rujukan? InsyaAllah, saya mau bermubahalah kalau memang ini cara yang efektif untuk membuat kaum kafir di muka bumi ini lenyap. Karena siapa yang bisa menjamin saya kalau Mirza Ghulam Ahmad mati dalam kondisi sumpahnya? Kalau hanya parameter sakit dan terlihat nelangsa, banyak orang iman yang matinya malah lebih "mengenaskan" (contoh Paman Nabi Muhammad, Hamzah)...di sini bukannya saya membela Mirza Ghulam Ahmad, tapi dasar Anda mengatakan itu saja sudah lemah (coba baca: http://wirajhana-eka.blogspot.com/2011/02/karena-mubahala-maka-mirza-ghulam-ahmad.html )...Saya tidak pernah ragu...tapi harus ada dasar yang jelas... Kisah Nabi bermubahalah itu pun sejarahnya pada akhirnya tidak jadi dilakukan....dan setelahnya Nabi tidak pernah memerintahkan untuk bermubahalah dalam kasus-kasus peredebatan nash-nash seperti yang terjadi pada saat ini. Kecuali kasus-kasus yang sudah masuk dalam pelanggaran-pelanggara had, jinayah, sengketa dan lain-lain. Sedangkan dalam perdebatan nash-nash yang jelas ada dalilnya adalah ketika terjadi perselisihan maka kita kembalikan ke Al-qur'an dan Hadist.

Nah...itu sih pendirian saya, saya ragu bermubahalah, bukan karena saya tidak yakin dengan apa yang saya yakini, akan tetapi karena dasarnya hukumnya yang kurag jelas dan kuat.

Silahkan Anda menunggu, tapi menunggu tidak menjamin Anda akan selamat dari kesesatan, karena mati datangnya sewaktu-waktu, yakini saja salah satu, kalau tidak justru Anda yang akan menyesal sendiri karena nanti di akhirat dicap "plin-plan" (peragu)

 

Ada cerita dari seorang mantan LDII, bahwa sering kali dalam teks bulanan (saya kurang tahu apa itu teks bulanan), Imam LDII melaknat orang-orang yang berseberangan dengan LDII. beberapa contoh kasusnya adalah Imam LDII melaknat Almarhum Bambang Irawan dan teman-temannya yang menulis Bahaya LDII.

Dalam teks itu disebutkan bahwa Imam LDII melaknat dan mendoakan Almarhum Bambang Irawan cs supaya sengsara di dunia dan akhirat (dengan bahasa yang sangat kasar : debleg di neraka, naudzubillah min dzalika).

Juga laknat kepada orang lain, seperti Maryoso dan orang-orang yang keluar dari kepahaman LDII.

artinya LDII sebenarnya sudah sangat terbiasa melakukan praktek mubahalah ini, hanya saja tidak terlalu terang-terangan.

Namun, menurut orang tadi, si mantan LDII, apakah karena Alloh melindungi Almarhum Bambang Irawan dan lainnya, kebetulan laknat itu tidak terjadi. yang dilaknat sehat-sehat saja, dan meninggal dalam kondisi biasa, sakit beberapa hari selayaknya muslim meninggal. Bahkan justru imam LDII sebelum yang ini (Yang ke - 2) malah justru sakit-sakitan hingga akhirnya meninggal dalam kondisi yang sakit. lebih dari 10 tahun Imam ke - 2 ini sakit-sakitan dan meninggal masih dalam kondisi sakitnya.

karena dia mantan LDII tentu dia akanmenghubungkan dengan asumsi sederhana : apakah kemungkinan laknat terhadap sesama muslim akan berbalik kepada pemberi laknat jika laknat itu tidak benar, justru yang dilaknat sebenarnya ada dalam kebenaran? Wallohu a`lam.

Sedangkan salafi, beberapa kali menantang untuk bermubahalah, termasuk kepada Ulil Abshar Abdala dalam suatu forum. Jawaban Ulil Abshar : persis sama dengan jawaban terakhir anda.

 

Ohya? hahahahahaha, kalau sudah terdersak, fitnah seperti inikah yang Anda lakukan dan andalkan?

Oke, mungkin saya tidak tahu siapa pengurus yang suka melaknat bambang irawan, dan bisa saja ada, tapi 10 tahun lebih saya di LDII, mulai dari cabe rawit sampe dewasa, tidak ada pengurus yang melakanat-laknat bambang irawan. Kalau pun kesal dan tidak mau seperti Bambang Irawan, ya wajar saja, karena sikap Bambang Irawan yang kasar dengan LDIi (dan ini tentu saja subjektif dari masing2 pihak memandang). Setiap orang punya keyakinan dan cara berpikir yang berbeda ya bagis saya biasa-biasa saja.

Argumen yang aneh, "meninggal dalam keadaan sakitnya", ya memang meninggal karena sakit. Pun Bambang Irawan juga meninggal karena sakit bukan? Kemarin memangnya dia sakit apa ya kok bisa meninggal? meninggal karena sehat? (aneh aneh...)

Sudahlah mas/mbak, Anda hanya mengalihkan isu saja, sampe bawa-bawa mubahalah dan Ulil Abshar segala. Pertanyaan saya bukan malah di jawab, malah dialihkan ke isu dan fitnah-fitnah yang lain.

Lalu dengan isu yang ada di artikel ini bagaimana? Apa anda berjamaah? Apa amir Anda presiden? apa anda sedang uzlah? itu dulu deh dijawab...tapi kalau Anda mau menunggu azab Allah turun dari salah satu kita...ya monggo...saya juga nggak ngelarang...

Kalau di tmpt ku mlhan yang ada sukanya bersyukur, "Alhamdulillah, karena gegeran Bambang Irawan, LDII semakin terkenal.." :)

Ya, klw aku lht yang komen2 mubahalah ini, kalau gak y mantan jokam yg kecewa sama pengurus (salah sendiri, tidak bs memilah kata2 pengurus yang baik dan buruk) atau ga orang luar yg g ngerti apa2 soal jamah

Menghibur..sekali..

Loh-loh, bukannya si Bambang Irawan itu meninggalnya karena sakit Kanker Jantung ya? ini kok kayak maling teriak maling ya? :P

namanya juga cerita dari "mantan jokam"... ya gitu lah, ditelan mentah-mentah...terus dipercaya aja..kasihan, kemakan fitnah

Aneh bin ajaib, sesuatu yang telah ada saksi dari sesama muslim masih dibantah lagi. tentu pendapat saya bukan lah fitnah, karena di dapat dari mereka (lebih dari dua saksi). maka persaksian mana yang lebih adil dari dua muslim (yang jika disumpah kebohongan pun mereka siap). Apapun argumentasi yang saya ajukan tentulah kalian akan membantah karena ajaran bithonah LDII yang mengajarkannya.

Saya seorang muslim Indonesia, yang berpangkal tolak pada kesepakatan muslim terdahulu bahwa Indonesia secara argumentatif disepakati sebagai darusalam, negara toleransi dengan keberadaban hidupnya untuk saling menghargai keberagaman. Masalah keamiran sudah dianggap selesai sebagai fardhu kifayah, bukan sebagai dasar diterima atau ditolaknya keimanan seseorang. elemen yang paling penting bagi terterima atau tertolaknya keimanan seseorang adalah masalah ketauhidannya.

Bandingkan dengan LDII, dimana dasar tertolak atau terterimanya iman seseorang dilandasi dengan beramir, berbaiat dan bertaat. sehingga jika seseorang tidak beramir, maka dia dianggap sebagai sesat bahkan kafir..hemm..sesuatu yang menyelisihi pendapat nabi Muhammad sendiri.

tetapi sekali lagi bahwa pokok pembahasan saya adalah masalah keberanian mubahalah sebagai jalan untuk penyelesaian perdebatan ini. bukanlah perselisihan diantara dua orang muslim terhukumi kalau tidak salah satu munafik, maka kedua-duanya adalah munafik? tentunya perselisihan ini haruslah diakhiri sebagai sesama muslim. dan saya ajukan mubahalah sebagai salah satu solusi sehingga finallah perselisihan ini.

keberanian bermubahalah untuk menjernihkan sebuah perselisihan secara minimalis akan mengurangi perselisihan di tingkat yang lebih lanjut.

Saya sebenarnya tidak tertarik pada analisis seseorang mengenai sakit. tetapi karena memang kelihatannya ada yang tertarik dengan sakit, saya coba ajukan argumentasi seorang muslim mengenai sakit.

Sakit atau penyakit dalam kacamata muslim terjadi akibat perbuatan-perbuatan seseorang di masa lampau. dan obatnya adalah dia sendiri dengan berkaca pada perbuatan-perbuatan di masa lampau.

Ada banyak mantan LDII yang berargumentasi seperti yang saya tulis sebagai jawab atas sakitnya Imam - 2 anda (akibat berlaknat sesama muslim) karena obat dari sakitnya muslim adalah keimanan dan alquran.

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yg menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang2 yg beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang2 yg dzalim selain kerugian.”

untuk menyembuhkan sebuah penyakit Nabi Muhammad SAW, telah mengajarkan berbagai hal :

- Puasa (berpuasalah, maka kamu akan sehat)

- Bertahajud (sesugguhnya tahajud menyehatkan badan), dan sebagainya.

Kalau dikatakan : Imam anda sakit karena jarang berpuasa, atau jarang bersholat tahajud, maka tentu anda akan membantah dengan luar biasa. bagaimana mungkin, mereka yang mengklaim sebagai satu-satunya jalan masuk surga selamat dari neraka adalah dengan menetapi Jamaah LDII, jarang berpuasa dan bersolat malam?

maka apa makna sakit itu? adalah asumsi yang wajar atas jawaban mereka yang telah keluar dari LDII dengan argumentasi yang ada.

terus terang, saya di luar dua golongan yang berselisih pandang di sini. saya adalah muslim Indonesia yang melihat bahwa perselisihan sesama muslim merupakan beban umat yang tidak produktif.

maka untuk menghentikan perselisihan, perlu solusi dari umat-umat terdahulu.

Bermubahalah salah satunya.

semoga dengan bermubahalah akan selesai perdebatan dan perselisihan ini.

Saya sebagai pemilik blog, ingin mengembalikan diskusi kepada relnya. Maaf saya tidak tertarik meneruskan diskusi dan ajakan tentang mubahalah, selain hasil akhirnya akan multitafsir (kalau memang ada yang sakit, siapa yang bisa menjamin sakitnya karena mubahalah?) kedua pihakpun tidak sepertinya tidak tertarik. Daripada berlarut-larut maka diskusi mubahalah stop sampai di sini. Jika ada yang masih melanjutkan masalah mubahalah akan saya hapus dari thread comment.

------------

Lebih baik diskusi ini saja:

"Bandingkan dengan LDII, dimana dasar tertolak atau terterimanya iman seseorang dilandasi dengan beramir, berbaiat dan bertaat. sehingga jika seseorang tidak beramir, maka dia dianggap sebagai sesat bahkan kafir..hemm..sesuatu yang menyelisihi pendapat nabi Muhammad sendiri."

Ini adalah tulisan anda. Mengenai apa itu kafir apa itu jahiliyah silakan anda scroll ke atas atau lihat tulisan saya di halaman yang lain (jika malas mencari). Saya sangat tertarik di bagian yang ini: "...menyelisihi pendapat nabi Muhammad sendiri." Mohon diterangkan lebih lanjut. Saya selama ini mengamati pendekatan LDII itu ada dasarnya dan tidak bertentangan dengan "pendapat" nabi Muhammad.

Analisis dengan argumentasi yang melompat-lompat logikanya...dan penuh spekulasi menunjukkan kapasitas intelektual dari talapy yang rendah, apalgi yang membahas soal mubahalah. bener kata WP "kalau memang ada yang sakit, siapa yang bisa menjamin sakitnya karena mubahalah? "

 

Dengan ajakan mubahalah saya yang justru menjadikan silang pemikiran, maka dengan ini saya mundur dari forum ini. supaya menghindarkan dari perselisihan dengan umat muslim yang lain. semoga forum ini tidak memperuncing keadaan di antara sesama muslim sehingga terhindar dari bentrok-bentrok fisik yang tidak produktif utamanya antara sesama muslim.

karena hukum bentrok sesama muslim, kalau tidak yang satu munafik, maka keduanya adalah munafik. kita berhindar dari keduanya, amin.

salam saya, muslim Indonesia yang mengakui darussalam sebagai negara final. ulama dan umaro sebagai basis ulil amri dengan segala kelemahan dan kekurangannya. mohon maaf atas khilaf. wassalam 

 

Salam dari kami juga yang mengganggap kewajiban berjamaah sudah final, dan telah mendirikan jamaah, dan mendakwahkan jamaah dan membina jamaah dari yang tua hingga muda...Dan NKRI adalah bentuk kesepakatan bangsa nusantara dalam saling menjaga kerukunan dan kebebasan beragama (laiknya Piagam Madinah) dan bukannya jamaah sebagaimana yang diwajibkan Allah dan Rasul.

Tentu saja dengan segela kelemahan dan kekurangan, bagi kami kami sudah menjalankannya semampu kami, sehingga terhindar dari kami sikap penolakan akan ayat Allah yang bisa berujung pada kekufuran. 

Wallahua'alam

namanya saja jg diskusi, jd sumbernya ya harus dikembalikan ke asalnya yaitu Al-Quran dan Al-hadist, kl bermuhabalah itu sdh lain cerita, itu saling melaknat, yaitu seseorang yang jika tdk bermuhbalah akan kena hukum had, maka agar hukum had terhindar padanya dia harus bermuhabalah  dr diamnya.

kl tema diskusi ini itu berbeda dengan muhabalah, krn dsini tdk ada tertuduh, melainkan mengkupas apa yg ada di dlm islam mengenai jamaah.

saya sebagai pengamat sekaligus menelaah diskusi ini dr awal sampai akhir dsini, sy blm menemukan titik temu dlm diskusi ini. saya bukan LDII maupun salafi, saya orang yg sedang mencari kebenaran islam.

salam damai

menurut keyakinan alam pikir (weltanschaung) 354, surga memang dibawah telapak kaki keturunan madigol (imam 354). keyakinan rukyah 354 sebenarnya hanya memanjakan obsesi dan syahwat dari imam dan kroninya. sedangkan rukyah 354 sebenarnya tidak dapat apa-apa dipandang dari segi akhirat dan syariat maupun dari segi pragmatis duniawi. rukyah hanya mendapatkan konsep-diri yang semu, kebanggaan yang palsu dan egomaniak lagi ujub.rukyah 354 tahunya hanyalah sebagai kekasih Allah dan Allah bangga pada mereka, padahal mereka sedang menetapi kemurkaan Allah. Begitulah talbis iblis bekerja. Sama ketika Iblis menggoda Adam dan Hawa, Iblis mengaku dirinya sedang menyerukan kebenaran saat menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah khuld, padahal yang diserukan iblis adalah penyesatan. Demikian halnya Nurhasan, kasmudi, kholil, Syeitan Aulia (imam 354 sekarang), mereka mengaku sedang membimbing pengikutnya ke pintu surga dengan cara menancapkan mimpi semu pada pengikutnya, padahal pengikut 354 sedang dibawah ke jurang kesesatan yang dalam. Mungkin,Nanti di akhirat, para pemimpin 354 akan dituntut oleh rukyahnya karena telah menipu, tapi pemimpin 354 akan berkata "salah sendiri kenapa mau dibohongi kami, padahal sang penyeru - penyeru dan penasihat2 sudah datang menasihati kamu akan sesatnya 354, tapi kalian sendirilah yang menthogutkan kami"{#congrats.gif}

Sudah puas mas bicaranya? :P

Sekarang jawab pertanyaan-pertanyaan mendasar pada topik artikel ini? kok ditunggu-tunggu jawabbnya, ini lagi - ini lagi... mana, katanya ilmiah? katanya intelektual?

untuk sedulur jamaah 354 yang berdomisili di jakarta, amal sholeh datang ke kajian ahlu sunnah setiap sabtu di masjid Al i'tisham (dibelakang wisma BNI), atau silahkan cari di wikimap. di sana banyak sekali sedulur2 354 baik yang masih terjerat oleh ajaran nurhasan dan yang sudah ruju ilal haq ( biidznillah, alhamdulillah) yang datang sehingga kita bisa mendapatkan kajian dengan manhaj yang kokoh sambil sekedar reunian dan memantau pola penyesatan imam 354 dan kroninya pada rukyahnya. atau yang berdomisili di lenteng agung, sawangan, sekitaran UI, ciganjur, depok amal sholeh datang ke masjid Fatahillah (silahkan googling dan cari diwikimap) untuk datang ke taklim rutin setiap hari bada maghrib dan isya. Alhamdulillah, banyak pengikut madigol yang insyaf dan kepangkuan kaum muslimin ahlsunnah wal jamaah. kalau ngga ada transportasi , amal sholeh bisa pinjem dulu panther Imam daerahnya masing-masing sekalian ajak mubaligh daerahnya, imam daerahnya, mubaligh2 kelompoknya. jangan lupa minta uang jalan ke KU nya masing-masing. ayo sedulur 354 !! selamatkan sedulur 354 lainnya dari jeratan tipuan akidah dajal-dajal burengan .....( baca keluarga nurhasan dan kroninya dan wk4,pakubumi)

Wakakakakakkaka! lagi-lagi "hasutan" nggak jelas. Nggak mutu banget. :P

insya allah, sedulur sedulur yang sudah insyaf dari madigoliyah akan segera bai'at langsung pada pak SBY di cikeas. nanti minta ijin dulu pada pak fauzi bowo selaku imam daerah salafy

Juga jangan lupa harus mendengarkan nasehat terobosan pusat salapi dari syeh RUHUT SITOMPUL..

hari gini masih percaya sama hizbi albaniah? kasian deh wong jelas ga berisnad, pernah di usir oleh kerajaan Arab Saudi. Poro sedulur yang sudah terpengaruh, ayo sebelum terlambat kembali kepada Quran Hadits yang murni secara berjamaah. Mereka SALAF INDON yang mengaku penganut SalafusSolih saja berpecah belah sendiri (baca biografi Albani yang belajar hadits di perpustakaan, Why Albani Removed from Saudi dan sejarah salaf indon di Indonesia) 

menyikapi kedatangan Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri ( dijebak oleh 354), yang moment kedatangannya dijadikan propaganda oleh jamaah 354 seolah membenarkan akidah 354, ma'had haramain mengeluarkan memo:

تأسس معهد الحرم المكي على يد حكام المملكة العربية السعودية
ولله الحمد المعهد معترف به والمعهد من افاضل المعاهد ولافيه شك ولا ريب

واذا كان فيه احد من المنتسبين اليه متطرفاً فهذا يرجع الى الرجل نفسه والمعهد منه برئ والمعهد ولله الحمد عقيدتة واضحة وصريحه

شكراً­ ­
ma'had haram makkah­ ­

artinya:
MA'HAD AL HARAM DI MAKKAH DIDIRIKAN OLEH PEMERINTAH KERAJAAN ARAB SAUDI, DAN SEGALA PUJI BAGI ALLOH HAL INI TELAH MARUF, DAN TIDAK DIRAGUKAN LAGI MA'HAD INI TERMASUK YANG PALING UTAMA DIANTARA MA'HAD2 YANG LAINNYA. DAN APABILA ADA ORANG YANG MENGAKU MENISBATKAN DIRINYA KEPADA MA'HAD AL HARAM DALAM KEADAAN DIA ADALAH ORANG YANG MELAMPAUI BATAS/ EKSTRIM/ MENYIMPANG, MAKA ITU DIKEMBALIKAN PADA ORANG TERSEBUT (BUKAN KEPADA MA'HAD), DAN MA'HAD BERLEPAS DIRI DARINYA. DAN SEGALA PUJI BAGI ALLOH, AKIDAH KAMI JELAS TERANG. TERIMA KASIH

 

yuuuuk hijrah :P, tinggalkan takfiri, khawariji dan hizbiyy, kembalilah ke pangkuan kaum muslimin ahlusunnah waljamaah dibawah naungan kitabullah dan sunnah rasulullah

terus sekalian aja...meninggalkan jamaah dengan memaksakan jamaah "khayalan" RI dengan amirnya SB*, penerobosnya R*hut Sitompu*, lalu matinya sama dalam keadaan maksiat, "oh.. tidak papa kok, nggak apa-apa" hahahahaha

NB: itu notes nggak nyambung kali ya? dan bisa kemali ke kelompok mereka sendiri hahahahaha (dasar, dungu dipelihara)

Abdul Aziz bin Madigol Addajjal burengeyun adalah nama Imam jamaah QHJ 354. Orang ini adalah anak dari Nurhasan madigol sang pelopor kesesatan 354 dan adik dari imam jamaah 354 sebelumnya yang bernama Abdu Dhohir. Secara formal, imam-imam 354 tidak mengenyam pendidikan yang memadai dan tidak juga intensif bertaklim pada keilmuan agama yang lurus. jadi imam 354 itu sebenarnya jauh dalam kapasitas keilmuan. Generasi Nurhasan dan kroninya adalah orang-orang bodoh yang bisa membodohi orang-orang bertitel-titel panjang macam Prof Dr Abdulah SAm APU sang ketua umum LDII, sehingga orang-orang di DPP LDII yang konon memiliki pendidikan yang baik menjadi budaj dan boneka rezim madigol dan kasmudi. mereka diperalat dan dibodohi oleh orang-orang bodoh dari burengan itu, khususnya dari wangsa nurhasan aduwullah.ironis sekali.

 

Abdul Aziz bin Madigol pun aktor utama bersama-sama kasmudi dalam kasus penipuan ponzischemes maryoso yang membuat pengikutnya tertipu sampai jatuh miskin. Tapi berhubung keluarga nurhasan diotak para pengikutnya adalah faktor utama untuk masuk surga dan selamat dari neraka dan penentu sah atau tidak sahnya keislamana, maka walaupun sudah ditipu baik dunia dan akhirat oleh pimpinan 354 dan imamnya, para pengikut tetap saja mengkultuskan dan mentogutkaan imamnya. itulah output dari bertaklid pada ajaran nurhasan: hancurnya akal dan budi dan menjadi dungu.

 

Abdul Aziz mempunyai gelar atau nama lain yaitu Sulthon Aulia , karena memang imamah 354 menganggap dirinya adalah sulthon ( penguasa), ini adalah proyeksi dari ambisi dan obsesi akan kekuasaan dari keluarga nurhasan, tapi mereka ngga mampu mewujudkan imamah/sultoniyah dalam bentuk real, maka ditempulah jalan menyesatkan ke otak para jamaah 354 dengan menyimpangkan dalil dan makna hakiki dari pengertyian Al Jamaah wal Imamah. Rukyah 354 hanya tahu bahwa imam itu adalah pengganti Nabi secara spiritual dan syariat. Makanya tidak heran kalau pengikut 354 memposisikan nurhasan diposisi kenabian dan menganalogikan  teman-teman nurhasan sebagai sahabat nabi dan generasi 354 sekarang dianalogikan generasi tabiin. Ini adalah pemanjaan syahwat dari keluarga nurhasan. Dan memang ini tujuan dari elit 354 yang tidak disadari pengikut 354.

 

Maka jadilah daulah imajiner dan khayali ala imamah 354. Nama Sulthon Aulia adalah untuk menciptakan citra bahwa imam 354 adalah seorang sulton/raja yang menjadi kekasih Allah. Ini adalah trik primitive dalam pengkatrolan charisma untuk terus menancapkan kekuasaan dan pengaruh di otak para pengikutnya. Pada hakikatnya, imamah 354 bukanlah Sulthon Aulia tapi Syeithon Aulia (kekasih setan), ini lantaran elit 354 dan imamnya terus secara sistematis dan sistemik menyimpangkan pengikutnya dalam lembah jahanam dengan embel-embel quranhadits.

 

Imam 354, kasmudi, ring 1, pakubumi dan tokoh 354 berada di garda terdepan dalam menghadapi murkaAllah lalu diikuti oleh para muqolid dan fanatikusnya. Segeralah selamatkan diri dan keluarga dari hizbi bebahaya ini

betul banget tulisan ini:

"APABILA ADA ORANG YANG MENGAKU MENISBATKAN DIRINYA KEPADA MA'HAD AL HARAM DALAM KEADAAN DIA ADALAH ORANG YANG MELAMPAUI BATAS/ EKSTRIM/ MENYIMPANG, MAKA ITU DIKEMBALIKAN PADA ORANG TERSEBUT (BUKAN KEPADA MA'HAD), DAN MA'HAD BERLEPAS DIRI DARINYA" 

Kita cocokan dengan kutbah Jumaat 29 April 2011 di Masjidil Haram oleh Sheikh As Sudais, beliau menyampaikan hadis "Barang siapa keluar dari ketaatan, barang siapa keluar dari jamaah maka matinya mati jahiliah"

berarti salapret yg mengaku dari ma'had haram tp tidak berjamaah maka dikembalikan lagi kepada salapret. Intinya salapret =Kawarij

Senjata makan tuan deh...

makanya saya sudah lama saya tantang para sarapih ini untuk di konfrontir dengan para msyaikh di masjidil harom, agar ada komunikasi 2 arah,terutama dengan syaikh yahya, skalian dengan syaikh bazmul yg dibanggakan oleh mereka, bawa jagoan mereka yg paling okeh,ga ada yg berani tuh, malah koar" ga jelas di group abu hudzaifah,terus ghibah kepada yg telah mati, saya yakin para syaikh ini ga bodoh, ngerti syar`i, apa lagi masalah jama`ah,JANGAN PD KAMI AKAN SALAH DIDEPAN SANG SYAIKH, KITA BUKTIKAN,  LESS TALK DO MORE !!!

kalau ada calon pengantin, tapi salah satu mempelai belum 'terdaftar" memjadi member 354, biasanya sih dikarbit (ngaji kilat braiwash doktrin 354) trus buru-buru beat sama imam 354. dalam otak 354: ngga apa-apa belum paham jamaah, yang penting sudah beat, sah islamnya.

itulah qhj 354 dimana titik kritis islam-kafirnya seseorang, surga -neraka seseorang dilihat dari 'apakah orang tersebut sudah beat pada imam 354?"

memangnya jamaah 354 itu siapa dan apa kedudukannya dihadapan Allah Semesta Alam? memangnya nurhasan dan anak turunnya siapa dan apa kedudukannya dihadapan Allah Tuhan Semesta alam? sampai-sampai mereka jamaah 354 mengklaim 'satu-satunya jalan tunggal masuk surga dan selamat dari neraka?, sampai-sampai mereka begitu terkhayalnya dengan kedudukannya yang sangat istimewa dihadapan Allah yaitu penentu islam-kafirnya seseorang? bukankah ini gejala grandeur delution? egomaniacal?takabur?ilusi?terkhayalkan?Ge-ER?

Mereka mengkonsep diri mereka sebagai penghuni surga padahal kalau ditimbang ddengan keilmuan yang rajih mereka sangat berpotensi menjadi ‘kilabunnar” (anjing-anjing neraka) sesuai dengan sabda Rasulullah dalam hadits Ahmad dengan sanad hasan “alkhawarij hum kilabunnar?. Jamaah 354 itu ditipu oleh hawa nafsu syahwat ambisinya Nurhasan madogol (dajjal burengan). Jamaah 354 justru terjerumus dalam 72 yang illannar yaitu dari varian khawarij

> kalau ada calon pengantin, tapi salah...<snip>

Menurut pendalaman riset saya, titik kritis iman kafir bagi LDII itu adalah ke masalah niat dan kemampuan menjalankan peraturan Allah dan rasul secara holistik (kaffah). Dan masalah jamaah/imamah hanya merupakan salah satu alat/komponen menuju pencapaian yang holistik tadi. Jadi jamaah/imamah itu bukan tujuan. Dibilang tidak penting ya penting. Tapi dibilang satu2nya yang mahapenting ya sebenarnya tidak juga. Seperti akad nikahlah. Penting, tapi ya bukan satu2nya syarat. Tapi tanpa akad, mana diakui nikahnya? Yang jelas setelah akad, semua bisa dilakukan mencapai tujuan pernikahan itu sendiri (jelas akad sendiri bukan tujuan, kan?)

Yang membuat perkara ini jadi besar karena anda2 yang tidak setuju, membesar-besarkan sekali masalah ini. Akhirnya terbentuk opini atau gambaran bahwa baiat itu adalah segala-galanya. Apalagi ditambah bumbu2 fitnah bahwa kalau tidak baiat ke imam LDII orang tersebut kafir. Coba anda lihat pembuktian terbalik saya lewat comment2 di forum ini? Tapi ya anda yang tidak senang dengan LDII selalu itu-itu saja yang ditulis. Agak bosan juga saya mengomentari tulisan bodoh anda. Tapi kalau dibiarkan eneg juga lihatnya.

Dan ngomong2 masalah khawarij, yang paling pantas disebut khawarij itu  adalah gerombolan Albaniyah. Silakan kita berdiskusi lebih lanjut siapa sih sebenarnya khawarij itu? apa ciri2nya? apa dengan menghukumi kafir seseorang yang sudah jelas kafir dia pasti khawarij? Mungkin anda belum baca sejarah gerakan wahabi ya?

ambisinya nurhasan madigol apasih pak?

kalau ambisinya hawa nafsu belaka pasti hancur, contoh salapret yang berpecah belah saling menghujat antar ustad mereka mengaku lulusan Ma had Haram dan Timur Tengah lainnya melalui buku-buku.

Tapi dengan niat semata mata mengharap ridho Allah, pertolongan pasti ada untuk tetap tegak menjalankan Quran hadist secara murni walau dihujat dan di fitnah.  

mas atau mbak talafi, pak dalil donk!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

tuk wong pinter jzkakh.....atas penjelasannya yg ringkas ...tetapi mampu "membelah perut dan tenggorokan" salafi indon yang seperti bayi premateur itu.

talafi itu ngincer pakubumi..diserang terus, diajak2 supaya keluar dari jamaah, dan gabung dengan talafi..biar bisa ngajarin ngaji para talafer yang bego2 itu..

 

talafi juga berambisi menghancurkan jama'ah..biar bisa mendirikan keamirannya sendiri..maklum, mau ngikut jamaahnya pak sulthon aulia udah terlanjur malu ngejilat ludah..jadilah bingung karepe dewe..yang akhirnya memutuskan untuk beramir sama sby, tapi masih malu2 kucing untuk mengakuinya..

hehe, selama jama'ah masih tegak, talafer2 goblok itu ga mungkin bisa mendirikan keamiran, krn hukumnya halal untuk dibunuh ..:D makanya ambisinya begitu kencang ingin menghancurkan jamaah/ldxx.. sesuai dengan sejarah talafi yg berasal dari pemberontak kekhalifajan turki..

poro sedulur islam jamaah 354, aku mau tanya, kalau sulton aulia wafat kira-kira siapa yang yang menempati jabatan imam 354 ? sebab nampaknya keturunan dan anak-anak nurhasan sudah habis.

apakah cucu-cucu nurhasan yang akan jadi imam? atau diluar dari wangsa nurhasan? bersediakah dinasti nurhasan menyerahkan jabatan imam diluar keluarga nurhasan?

saya rasa kasmudi sedang anjlok popeliratsnya dimata jamaah 354 karena ulahnya dalam kasus maryoso.

atau apakah kholil yang akan jadi imam menggantikan sultan aulia? nampaknya kholil bisa masuk bursa keimaman dan mempunyai posisi tawar yang tinggi

kemungkinan memang bisa terjadi perpecahan. siapa sih yang ngga mau kekuasaan dan kue infaq?

saya rasa yang menjadi point penting adalah masalah akidah. Siapapun yang jadi imam yang baru tidak masalah. Jangan sampai imam yang baru mempunyai akidah khawarij sesat Albaniyah (salafi palsu) yang merupakan pasukan iblis berkedok orang fakih.

salapy tinambang mbahas ldii mending mbahas imame kono.. SBY lengser sopo sing ngganti.. Bu Ani, opo Bu mega

Imam pusat  Ban ki moon lengser sopo sing ganti..

salapi iku ora usah mikir nganggo  imam. dalile "al jamaatu firqoh-firqoh" jamaah itu firqoh-firqoh ga apa-apa

dalam alam pikir LDII/jokam 354 adalah:

Pemimpin Daulah : adalah presiden RI

Pemimpin Spiritual : Imam 354 dimana pemimpin spiritual ini dianalogikan sebagai posisi kenabian

---
Padahal Imamah dalam koridor ahlusunnah wak jamaah adalah membicarakan daulah, siyasiyah dan kemasayarakatan.Konsep Pemimpin Spiritual adalah konsep Syiah Imamiah dan kepausan Katolik. Kesalahpahaman orang 354 khususnya dilevel rukyah mengenai kedudukan imamah ini membuat mereka rela terhadap imamnya dalam mengutak-atik syariat atas nama ijtihad. Padahal syariat ini sudah sempurna karena agama islam ini sudah sempurna.

Keimamahan adalah pengganti posisi Nabi dalam hal pemimpin sebuah daulah, dimana Rasulullah sendiri adalah seorang kepala negara dengan kota Madinah adalah pijakan daulah mereka. jadi keimamahan bukan pewaris posisi kenabian yang bersifat syariat dan spiritual.

Lihatlah khalifaturosyidin yang sebagai kepala negara memiliki wilayah dari Hijaz, Mesir, Fars semua berada dalam genggaman kekuasaan siyasi khalifah yang dibuka oleh para panglimanya seperti amr bin ash. Lihatlah kekhalifahan abasiyyah,umayyah,seljuk, semua adalah imamah dalam bentuk daulah yang jelas. beda sama Imamah 354 yang bersifat abstrak dan "gaib". tidak ada wilayah dan daulah.

Sebenarnya nurhasan dan elit 354 tahu bahwasannya imamah memang membicarakan masalah siyasi dan daulah. Bahkan "gading-mangu" dijadikan wilayah prototipe dalam pendirian negara jokam. makanya kenapa jamaah gadingmangu disebut 'muhajir". karena memang nurhasan menganalogikan dengan negara-kota madinah dari Rasulullah.

tak pelak, QHJ 354 merupakan fenomena ambisi elit2 354 untuk menguasai sebuah massa dengan kedok quran dan hadits dan untuk mewujudkan hal ini, elit 354 membrainwash rukyahnya hingga terjerumus dalam praktek firq (sempalan dari semesta islam) dan akidah khawarij.

mas, tolong tunjukkan dalil yang mengatakan imam itu harus punya wilayah, dan tidak sah nya imam bila tanpa wilayah. saya lihat argumen2 anda berisi tentang fitnahan dan cacian belaka tanpa dasar2 dalil. kl menetapi jamaah itu wajib ada dalillnya, bahkan ancaman bagi yang berfirkoh alias tidak jamaah. orang yg menetapi jamaah dengan mengangkat imam anda bilang firkoh, sedangkan anda yang tidak punya imam ( presiden di catut jadi imam ) mengatakan telah menetapi jamaah. sekarang saya tanya balik, adakah dasar hukumnya bila imam itu di pilih 5 tahunan, ala pemilu ??? tolong ini dijawab, jgn menebar cacian saja. anda orng berilmu katanya ??

paling pendapat ulama, pendapat ulama itu buang aja ketempat sampah, lihatlah perkataan imam malik Setiap perkataan orang boleh dipakai atau ditinggalkan kecuali perkataan Nabi SAW.

Syubhat ini disiarkan oleh orang yang tidak jelas asal usulnya dan mengaku sebagai salafiy dengan cara memelintir pendapat para ulama salafussholih .

 

-         Perhatikan apakah Rasulullah dulu masuk kemadinah untuk membentuk kekuasaan atau untuk dakwah  ?

-         Perhatikan dulu apakah Nabi Musa diutus untuk merebut kekuasaan fir’aun ?

-         Perhatikan apakah dulu Syaikh Muhammad bin abdul wahab dan nenek moyang raja Saudi hendak membentuk merebut kekuasaan atau hendak berdakwah ILALLAH ?

 

Dan masih banyak lagi contoh – contoh lain yang kami kira cukup 3 contoh ini jagi pegangan dan hujjah . maka marilah TADABBUR dan TAFAKKUR, afalaa ta`qiluun ?

andaikata Presiden itu amirul mukminin, bagaimana hukumnya seorang amir yang menjadikan Hakimnya dari nasroni, seperti Marpaung,Sinaga,sitompul ,para hakim nasroni ini menjatuhkan hukuman pada orang islam pencuri ayam dg berpedoman KUHP yang buatan nasroni, apakah ini termasuk perbuatan pembatal keislaman seperti di kitab tauhidnya yg sering disebutsebut para talapret?? atau kah pembatal keislaman itu hanya isapan jempol saja untuk meyakinkan publik bahwa "ana salafi" padahal mereka itu antekentek yahudi perusak agama{#a-little-birdy.gif}

salafi bali gubernurnya (imam daerahnya) hindu (musyrik), salafi Ambon, papua, gubernurnya nasrani, Belum lagi bopati (imam desanya)....belum lagi kepala dinas, kepala kanwil, kepala sekolah, direktur Pt.

para amir kok musrik.. beramir kok beramir orang musrik...

mengakui presiden sebagi amir berarti mengkui pemerintah sebagai pemerintah islam berarti mengakui pemerintah yg beragama hindu,kristen dlsb adalah pemerintah islam, berart masuk dalam pembatal islam no3 BARANGSIAPA TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG-ORANG MUSYRIK ATAU RAGU TENTANG KEKAFIRAN MEREKA ATAU MEMBENARKAN MADZHAB MEREKA, MAKA DIA TELAH KAFIR.
 makanya belajar TAUHID kak,kak,kak,kak{#rofl.gif}

http://media.isnet.org/islam/Etc/Wahab.html

muhammad bin abdul wahab menerapkan hukum rajam pada wanita zina walaupun belum memiliki kekuasaan wilayah.

Mumet???

pateni ae internete!! hemat ongkos. lumayan 5000 perjam. keno kanggo mbangun mesjid. tinimbang ora ndwe mesjid dewe

LDII memang berdasarkan Quran dan hadits. Tapi, ini quran dan hadits yang DIPELINTIR!!! parah mana, dipimpin QH yg dipelintir atau dipimpin pemimpin yg masih muslim??

salafi bali gubernurnya (imam daerahnya) hindu (musyrik), salafi Ambon, papua, gubernurnya nasrani, Belum lagi bopati (imam desanya)....belum lagi kepala dinas, kepala kanwil, kepala sekolah, direktur Pt.

para amir kok musrik.. beramir kok beramir orang musrik..

----------------------------------------------------

musrik kok dibilang masih muslim...

mlintir mbok yo ojo nemen2 to pak

lebih parah yang dipimpin wanita yang tidak tahu islam. Dan bodohnya seperti itu dianggap amirul mukminin. Begitulah hizb salafi palsu. Bodoh dan dungu. Siap2 ya punya amirul mukminin perempuan lagi. Hidup Sri Mulyani dan Puan Maharani hahaha..

ngomong2 saya kok malah jadi berharap, 2014 pilpres dimenangkan oleh ani yudhoyono atau sri mulyani..walaupun sebenernya saya ga suka dgn 2 org itu :D... cuma pengen tau aja reaksi org2 salafi.. kalo ternyata mereka bakal hijrah dari bumi indonesia, ya syukur alhamdulillah..:D

GOBLOK banget sih ini, kok bisa2 nya amir LDII dibilang berdasarkan quran hadits. Coba deh klo misal orang mencuri, di quran kan jelas2 di potong tangannya. LAH klo orang LDII nyuri, amir LDII berani motong tangannya nggak???? jelas2 gak beranilah, wong amir nya ada ngumpet gak ada yg kenal hehehe

Lha amir anda SBY juga ngga berani potong tangan kok. Tapi giliran SBY anda bisa menerima kekurangannnya. Dasar hizbi Albaniyah semprul tukang bikin standar ganda.

mudah-mudahan nabi isa kalo turun ke indonesia imamnya bukan perempuan ya.., mosok nanti pas nabi isa turun terus bermakmum pada "BU IMAM"..

Kalo presidenya kresten,, nabi isa akan sholat dibelakang imam kamu sekalian,, malah diajak ke gereja dong

lha lebih repot, kalo nabi isa turun mau sholat dibelakang imam. imamnya ga ada. ini lagi kampanye pemilu..

hati2, banyak bukti nyata yang mengarah bahwa salafi rakitan ini adalah bentukan misionaris...WASPADALAH..!!!

Paradigm sanad ala jokam menggiring pengikutnya pada perasaaan ‘terpilih/ekslusif’ sepertinya sebuah kondisi psikologis massal kalau orang jokam merasa kedudukannya istimewa di sisi Allah SWT sang pencipta alam semesta. Mereka sangat menikmati ilusi ini. Kalau mereka menerima konsepsi yang benar, mereka sepertinya takut kalau status istimewanya dihadapan Allah ,menjadi hilang. Mereka akan cemburu kalau ada orang islam diluar golongan mereka bisa masuk surga dan bisa juga dirahmati Allah, karena memang pada hakikatnya orang yang terdekat pada Allah diukur dari ketaqwaan dan bukannya menjadi golongan sebuah kelompok.
Oleh karena itu saya tak heran mendengan jawaaban orang jokam ketika mereka diajak untuk tidak mengkafirkan orang islam diluar golongannya, mereka menjawab “kalau begitu orang jamaah dan bukan orang jamaah sama saja dong’’. Mereka terkena gejala xenophobia dan chauvinisme. Bahkan mereka pun terjatuh pada kefasisan.
Ajaran nurhasan mengakibatkan mereka jatuh dalam alam mimpi yang fasis. Ini membuat mereka merasa superior ditengah masyarakat jamaah muslimin dan semua umat manusia. Kesombongan-kesombongan ini tidaklah mendatangkan kemuliaan bagi mereka baik di dunia apalagi di akhirat, bahkan mereka akan mudah sekali terjatuh dalam kerapuhan dan inferiority complex. Mereka akan cemburu apabila orang islam diluar golongannya mempunyai keutamaan dan kefadholan-kefadholan, seolah mereka bertanya pada diri sendiri ‘aku adalah umat kesayangan Allah tapi mengapa orang diluar golongan kami lah yang mendapatkan keutamaan” untuk menutup rasa cemburu yang menyakitkan ini mereka mengeluarkan statement-statement khas 354, seperti:. apapun yang dilakukan orang-luar adalah tertolak disisi Allah, t*I bonjrot, dan musuh Allah. Ini adalah sebuah mekanisme mempertahankan perasaan bahwa mereka adalah orang pilihan Tuhan. Harap maklum mereka jadi begitu gigih memposisikan orang islam diluar golongan mereka di posisi hina, ini adalah untuk menciptakan efek psikologis kehebatan dalam diri mereka ( egomaniacal grandeur delution/ megalomania). Bagi orang jokam, ilusi ini memang sangat mengasyikan. Mereka berat sekali untuk menghapus waham menjadi orang hebat, dan orang pilihan seolah mereka akan turun derajat apabila diperintahkan untuk meninggalkan paham-paham takfirinya, hizbinya dan pemahaman-pemahaman deviannya nurhasan. Tak berlebih apabila ajaran nurhasan layaknya opium yang menhasilkan halusinasi-halusianasi bagi para pencandunya. Untuk mengikat pengikutnya, petinggi-petinggi islam jamaah kerap menjejalkan opium-opium ini dengan repetisi yang intensif sehingga orang jokam begitu mendarah daging dengan ajaran menyimpang ini ( dalam bahasa jokam: paham jamaah

orang jamaah 354 keGR-an, berkeyakinan kata-kata aljamaah dalam quran dan hadits itu seolah mengacu kekelompoknya. alangkah bagai katak dalam tempurung.dalam alam pikir orang qhj 354, berjamaah itu kumpulan orang-orang lebih dari 2 orang. padahal yang dilakukan jamaah 354 adalah berkumpul dan membentuk kelompok, geng, separtisan. kumpulan orang 354 yang dianggap bagi oraang 354 adalah jamaah justru yang dikerjakan orang 354 adalah bukan aljamaah tapi bentuk firq yang sangat tercela dalam islam. jamaah qhj 354 justru termasuk 1 golongan dari 72 golongan orang islam yang masuk neraka.

di kantor DPP LDII senayan, para pengurus DPP kerap mengeluhkan tindak-tanduk orang pusat dengan kata kata sandi "orang pusat misterius". adakah yang mengetahui siapa 'orang pusat misterius" yang menjadi common enemy pengurus DPP LDII?

kebetulan saya dapat email dari orang dpp Tentang orang pusat misterius ini. setidaknya kita bisa mengetahui di tingkat elit 354 terkelompok menjadi beberapa klik dan kubu. dikedepannya qhj 354 memang membuka peluang untuk terjadi schisma (perpecahan) menjadi beberapa kutub

apakah pengikut qhj 354 akan kekal di dalam neraka?
Jawab: tanpa maghfiroh dari Allah, mereka akan masuk neraka, perkara apakah mereka akan kekal di neraka adalah tergantung apakah mereka melakukan syirik pada Allah atau tidak. Kalau ya, mereka akan masuk neraka kekal selamanya.

Makanya para muqollid 354yang ndablek apabila dinasihati ngga mau, minimal kita nasihati supaya tidak syirik, setidaknya dengan tidak syirik mereka punya peluang untuk tidak kekal di dalam neraka

orang masuk surga neraka bukan karna LDII atau bukan mas, tapi yg mau menetapi QH secara murni. anda jangan membuat plintiran2 kampungan. malu donk !!

jangan membuat berita2 palsu !!! apakah sperti ini cara anda dahwah ?? menghalalkan yang diharamkan oleh Allah dan Rosulnya ?? dengan menyebarkan berita palsu.

 

Paradigm sanad ala jokam menggiring pengikutnya pada perasaaan ‘terpilih/ekslusif’ sepertinya sebuah kondisi psikologis massal kalau orang jokam merasa kedudukannya istimewa di sisi Allah SWT sang pencipta alam semesta. Mereka sangat menikmati ilusi ini... <snip>

WP:

Jangan lebay pak. Orang jamaah LDII itu saya lihat biasa aja, cuma berusaha melaksanakan dalil. Ngga ada chauvinist atau istilah2 bodong halusinasi anda. Kalaupun ada yang bilang "kalau begitu orang jamaah dan bukan orang jamaah sama saja" karena memang berjamaah itu ada dalil yang jelas dan banyak. Dan itu tidak eksklusif mengacu ke LDII. Kalau anda punya jamaah ya kasih tau saja jamaah anda. Tapi masalahnya konsep jamaah anda (hizbi albaniyah) kan abal-abal dan tambal sulam, jadi jomplang dengan jamaah dalam konsep sebenarnya di Alquran dan Alhadits. Akhirnya anda jadi introvert dan melihat orang lain seperti berlebih2an.

orang jamaah 354 keGR-an, berkeyakinan kata-kata aljamaah dalam quran dan hadits itu seolah mengacu kekelompoknya <snip>

WP:

saya rasa warga LDII sangat sadar diri bahwa aljamaah bukan mengacu ke LDII saja. Wong haji juga ke mekkah, nuntut ilmu ke mekkah, sholat di belakang imam mekkah kok masih dibilang aljamaah mengacu ke LDII saja. Bodoh sekali anda.

lihat muda-mudi jokam, tingkat ikhtilat dan pacaran sesama anngota golongan mereka sudah sangat parah. masjid-masjid ldii dipakai buat pagelaran lawak, sandiwara dan atraksi asad dengan musik disetel keras-keras atas nama selingan dan supaya tidak bosan???!! masyaAllah, herannya QHJ 354 ngaku-ngaku satu-satunya kelompok di muka bumi ini yang masuk sorga. tolol tolol tolol

lihat muda-mudi jokam, tingkat ikhtilat dan pacaran sesama anngota golongan mereka sudah sangat parah <snip>

WP:

Setahu saya tidak ada pacaran di LDII. Yang ada adalah ajak2 untuk langsung  menikah ketika sudah waktunya.

oiya....katanya amir anda adalah presiden? tapi kenapa kok hormat pada bendera saja tidak mau ??? padahal hari ini adalah hari pancasila sakti...anda sdh memasang bendera 1/2 tiang belum ??? jangan plin plan ya??? kl taat ama presiden selaku amir anda, anda pasti nya mengibarkan bendera 1/2 tiang hr ini dan besok 1 tiang penuh

 

namanya juga misionaris kang,,mangkanya manhajnya plin plan..{#bath2.gif}

Buat para facebookers.
Berdasarkan penyaksian saya pemilik akun facebook “ vady spy (ISWADI) / 081932320432 / vady_354@yahoo.com “ memiliki perilaku merusak kepada kaum wanita dengan berkedok pembahasan Quran Hadis Jamaah sbb :
1. Bagi wanita yang minta pembahasan dalil agama maupun bantuan lainya, akan diarahkan untuk masuk akun inboxnya.
2. Selanjutnya untuk lebih mengintensifkan pembahasan Ybs. minta dihubungi nomor HPnya.
3. Setelah nomor HP masuk memori HPnya. Ybs. akan mengarahkan untuk pembahasan via HP dan SMS.
4. Untuk penghematan biaya nantinya Ybs. akan menyarankan komunikasi melalui Yahoo Messenger, Skype, Chat, Whatsapp, Live Profile, Twitter dll.
5. Setelah sarana komunikasi tersebut lancar, Ybs. akan minta foto, komunikasi live, maupun kata-kata yang tidak sopan.

Apabila si wanita tidak berkenan dan menasehatinya, Ybs. memberikan pemahaman sbb. :
a. Komunikasi butir 4 & 5 oleh Ybs. bukan merupakan pelanggaran karena dinyatakan sebagai survey untuk penelitian PPG LDII.
b. Ybs. juga akan memberikan pemahaman bahwa komunikasi butir 4 & 5 sepanjang tidak bersentuhan bukan merupakan pelanggaran.
c. Bila dirasakan itu sebagai pelanggaran, Ybs. memberikan pemahaman cukup ditobati kepada Alloh SWT.

Bagi kaum wanita yang memiliki kesaksian yang sama maupun tidak merasa nyaman dengan cara berkomunikasi dengan ybs. dapat inbox di akun saya.
Bagi istri, keluarga, saudara, teman, kerabat, maupun pengurus di lingkungan Ybs. di mohon untuk dapat menasehatinya.
Bagi yang memiliki alamat rumah maupun alamat sambung Ybs. Mohon inbox di akun ini atau sms di 087754250052. Tks.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

Oleh Puslitbang Kehidupan Beragama Balitbang Depag RI

http://nahimunkar.com/304/ldii-menurut-puslitbang/

Faham Darul Hadits/Islam Jamaah

Di antara pokok ajaran Darul Hadits/Islam Jamaah yang menyimapang dari kemurnian ajaran Islam terutama yang dianut kaum muslimin Indonesia sebagaimana telah diformulasikan oleh Majelis Ulama Indonesia (Naskah tanggal 22 Juni 1989) meliputi aspek imamah, baiat, taat dan Islam manqul. Perbedaan faham tersebut sebagai berikut:_Ajaran Darul Hadits/Qur’an Hadits/Islam Jamaah/ Yayasan Pendidikan Islam Jamaah Dan Yayasan Pondok Pesantren Nasional Yang Telah Dilarang(SK. Jaksa Agung Kep-089/D.A/10/1971 _

No Pokok Ajaran Ajaran Darul Hadits/Islam Jamaah/Jamaah Quran Hadits/ Yayasan Pendidikan Islam Jamaah/Yayasan Pondok Islam Yang Diyakini Umat Islam pada umumnya
1 2 3 4 1 Kewajiban imamah dan berjamaah: a. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (Agama) Allah” (QS. Ali ‘Imran, 3 : 103) Kata “jamii’an” dlm surat Ali ‘Imron 103 tersebut diterjemahkan dengan “berjamaah” sehingga ditafsirkan wajib berjamaah: yang dalam hal ini dibawah Amir, H. Nurhasan Al Ubaidah. Kata “jamii’an” dalam surat Ali “Imran 103 diterjemahkan dengan “semua”. Jadi, tidak ada kewajiban berjamaah

b. Tidaklah Islam kecuali berjamaah. Tidaklah berjamaah kecuali beramir. Tidak beramir kecuali berbai’at. Tidaklah berbai’at kecuali dengan bertaat.

Kaedah tersebut menjadi dalil wajib berjamaah baiat dan taat kepada Amir. Mati tanpa berimam adalah mati dalam keadaan jahiliyah.

Mati sebagai mati jahiliyah yang di maksud adalah mati dalam keadaan tidak berpemerintahan seperti zamaan jahiliyah. bukan kafir, tapi hanya nentang allah. andaikan masuk neraka cuma sementara saja
2 Kewajiban ber bai’at : a. “Barang siapa mati tanpa berimam, maka matilah ia dalam keadaan mati jahiliyah”(Al Hadits) Orang Islam yang tidak melakukan baiat kepada Amir menjadi kafir sama dengan orang jahiliyah sebelum Islam Baiat adalah janji setia kepada Kepala negara. Jadi, tidak ada hubungan dengan sahnya Islam seseorang. b.”Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil Amri di antara kamu” (QS. An Nisaa’, 4:59) Kata “ulil amri minkum” diterjemahkan dengan Amir dari kamu sekalian.
Kata “ulil amri minkum” dalam ayat tersebut mempunyai pengertian khusus yaitu umaro (Kepala Negara,presiden  atau Gubernur, bupati, lurah, bayan, carik, Rt, kepala dinas, meneger pabrik dll). 3 Kewajiban Taat : Wajib patuh dan taat kepada perintah allah, rosul, amir yang tidak maksiat dan bermusyawaroh
Wajib patuh dan taat kepada Amir yang ditugaskan Nabi Muhammad SAW. 4 Manqul :

Semua ajaran harus dinukilkan secara lisan dari Amir, wakil Amir atau Amir Daerah melalui Amir H. Nurhasan Al Ubaidah dan wakil-wakilnya. Kaedah yang digunakan :

“Isnad itu termasuk (urusan) agama dan kalau tidak ada isnad tentu orang berkata sesukanya.

Kaedah yang digunakan tersebut bukan berasal dari Nabi Muhammad SAW tetapi  hanya  perkataan seseorang ulama bernama Abdullah bin Mubarrak (lihat An Nawawi, Syarah Muslim I, 1972:89). Adapun maksud kaedah tersebut bahwa andaikata tidak ada sanad (silsilah riwayat hadis sampai kepada Muhammad SAW, tanpa putus), niscaya tidak dapat lagi dikoreksi mana hadis yang sahih dan yang bukan.

 

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

Oleh Puslitbang Kehidupan Beragama Balitbang Depag RI

http://nahimunkar.com/304/ldii-menurut-puslitbang/

perbedaan Ajaran Ajaran Darul Hadits/Islam Jamaah/Jamaah Quran Hadits/ Yayasan Pendidikan Islam Jamaah/Yayasan Pondok dan Islam Yang Diyakini Umat Islam pada umumnya                                                                                

1 2 3 4 1 Kewajiban imamah dan berjamaah: a. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (Agama) Allah” (QS. Ali ‘Imran, 3 : 103) Kata “jamii’an” dlm surat Ali ‘Imron 103 tersebut menurut darul hadist/IJ/LDII diterjemahkan dengan “berjamaah” sehingga ditafsirkan wajib berjamaah. menurut umat islam pada umumya. Kata “jamii’an” dalam surat Ali “Imran 103 diterjemahkan dengan “semua”. Jadi, tidak ada kewajiban berjamaah(lhat tafsir DEPAG 1973)

 

 

Makna Qur'an hadits itu juga bisa berbeda-beda, tergantung siapa yang meriwayatkan. Dan terutama ini: Kalau mengutip tuh jangan setengah-setengah :).

Ayat 103 itu kan isinya: Wa' tasimuu bi hablillahi jamiian, walaa tafarroqu.

Berpegangteguhlah kepada tali Alloh secara 'jamiian', dan jangan berpecah belah.

Dari tata bahasa saja jelas, bahwa lawannya pecah-belah itu adalah bersatu, yang dimaknai dalam islam sebagai berjamaah.Gelas pecah belah, lawannya apa? Semua? Semuanya tetap pecah, gitu? Ya ngga lah, yang benar itu bersatu, membentuk suatu gelas.

Gimana ceritanya bisa diartikan sebagai 'semua', saya ngga tahu gimana yang menerjemahkan bisa mengartikan jamiian sebagai semua, tanpa melihat keseluruhan tulsiannya. Suatu kata dalam bahasa arab itu bisa punya banyak makna, tergantung kalimatnya. Di dunia itu banyak politik. Jangan mentang-mentang itu tafsir DEPAG, lalu pasti benarnya. Orang-orang di DEPAG itu manusia biasa, ngga bisa pasti benar.

Yang PASTI benar itu cuma Nabi. Kalau ada orang yang mentafsirkan Qur'an hadits, bisa ada kemungkinan salah. Para shohabat saja kadang berselisih antar makna suatu hadits kok, dan mereka ridho jika ternyata penafsiran mereka salah. Apalagi manusia yang hidup 14 abad setelah nabi wafat, halah....jauh lebih mungkin salah.

Belajar bahasa Arab dulu yang beanr mas, baru komentar :).

Dangkalnya pengetahuan mereka tentang Islam,Hebatnya ketika mereka di perhadapkan dengan dalil al haq mereka berpaling dan mencari-cari pembenaran tentang aqidah yang mereka bawa.sehingga mereka tidak mengenal penyimpangan-penyimpangan dalam mengenal manhaj dan dalam mengenal generasi terbaik (nabi dan sahabatnya).

Coba perhatikan tulisan-tulisan mereka sedikitpun tidak mencerminkan ke ilmuan,sedikitpun tidak di landasi pada dalil yang haq,yang ada hanya mencerminkan kebodohan tindakkan mereka dalam mencuri ilmu dan di jadikan pembenaran.
Disini kita akan menyibak tulisan jahil dari orang yang ingin menyemat sebagai pembela kelompoknya yakni Ihsan Muhyidin dalam Judulnya “mengapa Salafy Indo Sesat” .tulisannya ini sekali lagi ingin di jadikan sebagai rujukan oleh jamaahnya sehingga di tambah sematan dalam tulisannya ini “Fakta Ilmiah Aqidah Sesat Salafy Indo Pewaris Khowarij” .tulisannya ini sebagai bentuk antisipasinya bagi jamaah-jamaah yang mencari kebenaran dan meninggalkan pemahamannya.tapi yang terjadi adalah ironi yang tidak sesuai di inginkannya.ternyata bejibun orang-orang meninggalkan aqidah sesat Islam Jamaah (berikut Islam Jamaah LDII telah dilarang oleh pemerintah Singapore).

“Kebanyakan saudara kita yang terpengaruh tersebut pada awalnya “confused” (Jawa; jumboh) sebab golongan Salafy Indo mencitrakan diri mereka sebagai golongan yang berpedoman pada al-Qur’an dan as-Sunnah (jadi seolah-olah ada persamaan dengan pedoman kita, yang membuat berbeda adalah mereka menawarkan Islam yang QH tapi tidak berJama’ah) selain itu mereka memamerkan citra konon mereka lebih “strict” (tegas) di dalam mengamalkan Sunnah” hal 1>>>di atas penulis mengakui bahwa banyak orang-orang ld** telah keluar yang pada awalnya katanya Confused,
betul memang …kita bingung dengan keadaan di dalam LD** segala bentuk aturan main dlm beribadah sudah tidak mengikuti tatanan Allah dan Rasulullah,yang mereka ikuti adalah aturan imam hingga aturan Allah dan Rasul di nomer duakan.coba tanyakan pada mereka LD**,dari mana aturan bahwa :
• Tidak boleh sholat berjamaah di imami oleh selain kelompoknya?
• Tentang Infaq Persepuluhan yang mereka juluki dengan infaq persenan?
• Tentang tidak bolehnya belajar agama islam kepada selain jalur keimaman mereka?
• Tentang surat tobat bagi jamaahnya yang melakukan dosa?
• Bertobat di hadapan amirnya dan menyebutkan semua aibnya di hadapan imamnya?
• Tentang Mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya
• Tentang sesebutan kepada kaum muslimin di luar kelompoknya dengan sebutan “wong jobo”hum”wong kafir dll?
• Tentang senam barokah & Kembangan ASAD yang di iringi dengan music?
Penulis ingin mengeruhkan air yang jernih dengan berkata “golongan Salafy Indo mencitrakan diri mereka sebagai golongan yang berpedoman pada al-Qur’an dan as-Sunnah (jadi seolah-olah ada persamaan dengan pedoman kita” dari sini bisa kita lihat bahwa penulis tidak mengenal dakwah salaf dengan baik,kita katakan kepada penulis bahwa kita berpegang teguh kepada Qur an dan Sunnah sesuai pemahaman salaful ummah,bukan sesuai pemahaman orang perorang seperti pemahaman nurhasan seperti poin poin di atas yang saya sebut.akhirnya dengan mengikuti pemahaman orang seperti nurhasan melahirkan pemikiran bathil yakni tidak mengenal Al Wala Wal Baro sesuai dengan pemahaman salaf.
Kita lihat bahwa Al Wala Wal Baro nya mereka terletak pada amirnya mereka (NURKACANG,ABD Dongir,SULTHON OLIVIA).dalam arti yang lebih rinci mereka jamaah akan mengikuti sesuai keinginan amirnya,mencintai apa yang di cintai amirnya membenci apa yang di benci oleh amirnya.sehingga mereka jauh dari kebenaran di karnakan Al Wala wal Baro bukan didasari karna Cinta Allah dan Cinta Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.INILAH YANG MENJADI PEMBEDA ANTARA DAKWAH SALAF DENGAN DAKWAH HIZBIYAH.


yang membuat berbeda adalah mereka menawarkan Islam yang QH tapi tidak berJama’ah )>> inilah bodohnya penulis memakai istilah menawarkan Islam,mereka mempunyai pemahaman bahwa dakwah salaf di Indonesia ini mempunyai ciri yang sama dengan kelompok mereka yakni “Menawarkan”mencari pengikut agar masuk pada kelompoknya agar bias berbaiat pada imamnya.berikutnya penulis berkata “QH tapi tidak berJama’ah” >>> lagi-lagi penulis tidak mengilmui makna al jamaah Versi Nabi dan Para sahabat serta ulama yang mengikutinya. Mereka mengenal Al Jamaah sesuai dengan Pemahaman Nurkacang sehingga sampai kini mereka tetap teguh dan berbaiat pada Imam Sulthon Olivia yang tidak mempunyai kekuatan dan kedaulatan yang seharusnya di miliki oleh penguasa.

“Yang menjadi pertanyaan bukankah golongan Salafy Indo berpedoman pada al-Qur’an dan al-Hadits lalu sesatnya di mana ?, atau mungkinkah orang yang berpedoman pada al-Qur’an dan al-Hadits bisa tersesat ? sedangkan Nabi Saw telah bersabda
Telah kutinggalkan di kalangan kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat selagi kalian berpegang teguh pada keduanya (yaitu) kitab Allah (al-Qur’an) dan Sunnah NabiNya (alHadits)”. HR Malik «al-Muwattha’ : 3338”

Perhatikan tulisan jahilnya lagi yang ingin mengaburkan air yang jernih,dalil telah jelas dan menegaskan “tidak akan sesat selagi kalian berpegang teguh pada keduanya kitabillah dan sunnah nabi,lalu sunahnya siapa,Manhaj siapa,aqidah siapa dan fiqh siapa yang mereka anut sehingga Tidak boleh sholat berjamaah di imami oleh selain kelompoknya,Tentang Infaq Persepuluhan yang mereka juluki dengan infaq persenan,Tentang tidak bolehnya belajar agama islam kepada selain jalur keimaman mereka,Tentang surat tobat bagi jamaahnya yang melakukan dosa,Bertobat di hadapan amirnya dan menyebutkan semua aibnya di hadapan imamnya,Tentang Mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya,Tentang sesebutan kepada kaum muslimin di luar kelompoknya dengan sebutan “wong jobo”hum”wong kafir dll,Tentang senam barokah & Kembangan ASAD yang di iringi dengan music,tentang halalnya berdusta/bithonah,berlebih-lebihan di dalam sesuci.Ayo….kemana akal sehat penulis,ingin menuduh tapi tertuduh.
“untuk itu dalam artikel ini saya mengajak anda melihat "manhaj" pemahaman golongan Salafy Indo dari dua pilar utama Syari’at Islam yakni; sudut aqidah dan sudut fiqhiyyah” hmmmmm yuk kita lihat lagi tulisan jahilnya Ihsan Muhyidin seolah mengerti manhaj aqidah dan fiqh, mungkin ini akan jadi tanda tanya besar lagi bagi para pengikutnya “opo iku manhaj aqidah dan fiqh”silahkan Tanya pada cak Lek (mubalig)nya yang sebagian besar dari mereka tidak mengenal istilah-istilah demikian.terlepas dari itu kita kupas dulu apa yang di maksudkan oleh penulis yang ingin menuduh tapi tertuduh.
“dari sepak-terjang golongan Salafy Indo yang mudah mengatakan sesat bahkan kafir, pada golongan lain termasuk Jama’ah kita, maka dapat diketahui bahwa mereka mempunyai manhaj aqidah kaum Khawarij (note; walaupun tuduhan yang sama juga mereka lemparkan kepada kita, ya… anggap saja maling teriak maling) >>>> inilah yang saya maksudkan ingin menuduh tapi tertuduh…mari kemari Ihsan CS cobalah duduklah di majlis ilmu kajian salaf maka betapa akan terbukanya pikiran dan syubhat kalian sebagaimana katak terbebas dari tempurung selama ini yang telah di anggap sebagai dunianya (DADIO GURUNE JAGAD).datangkan dengan jelas bukti bahwa kalian adalah GURUNYA ALAM RAYA dan datangkan bukti bahwa dakwah salafi mudah mengatakan sesat bahkan Kafir pada golongan lain. Sekali lagi saya tanyakan “kenapa kalian tidak mau sholat berjamaah dan bermakmum di belakang imam yang bukan imamnya kalian (selain MAKKAH MADINAH)? Ini di akibatkan pemikiran takfiri yang kalian emban. Kemudian lahir dan lahir fikroh sesat yang lainnya,akhirnya kalian jauh dari dakwah salaful ummah.mengapa kalian berbangga dengan komunitas kalian,masjid yang banyak,knp tidak bangga dengan kaum muslimin serta masjid kaum muslimin yang berada seantero penjuru tanah air,itu di karnakan kalian tidak menghargai keislaman seseorang yang di luar kelompok kalian.“maka dapat diketahui bahwa mereka mempunyai manhaj aqidah kaum Khawarij (note; walaupun tuduhan yang sama juga mereka lemparkan kepada kita, ya… anggap saja maling teriak maling”….Mereka yang menuduh tapi tertuduh mereka adalah maling teriak maling,mempunyai manhaj khowarij tapi tidak merasa khowarij.QUL HAATUW BURHANAKUM INKUNTUM SHODIQIIN datangkan bukti jika kalian itu orang jujur.


menganggap presiden adalah imam???? hehehe,,

http://www.youtube.com/watch?v=l6hcj_r_8tg

HAYOO....

PAK WONG PINTER,,,,TANGI 2.....

WIS AKEH TAMBAH ILMUNE NDANG RUJUK.........

MENGKO KEBURU KETINGGALAN JAMAAH 2 PODO RUJUK, SAMPEYAN ISIH DADI TAMENG TERUS2AN........

WINGI ACARA UMROH ROMADHON DI NUSA MEKAH PAK KASMUDI WIS MENYATAKAN BAHWA ORG 2 DILUAR JAMAAH KEDIRI YO ISO MASUK SURGA....HEHEHE...

REKAMANNYA MENYUSUL MENGKO ONO SING UPLOAD....

INI DAHSYAT... APAKAH LANJUTAN TAQIYAH/BITONAH/APUS 2....

TAPI KALO UCAPANNYA BENERAN...... WAH2.... LUAR BIASA... KARENA PAHAM BARU PAK KASMUDI TERSEBUT ADALAH APA2 YANG SUDAH DIPERJUANGKAN PAK MAULUDIN BERTAHUN2 YANG LALU....

KOK SEKARANG BARU SADAR, PADAHAL WAKTU PAK MAULUDIN MENYATAKAN PAHAM TERSEBUT,,,,, APA YANG DILAKUKAN TERHADAP BELIAU.....KEZHALIMAN....FITNAH KEJI......BAHKAN SAYA DENGAR JAMAAH DIKAMPUNG2 YANG TIDAK PERNAH MENGENAL PAK MAULUDIN TAHU2 MENGELUARKAN KATA2 YANG MENGHUJAT UNTUK BELIAU....

SEKARANG YANG MENCETUSKAN FITNAH TERSEBUT MALAH MENYAMPAIKAN APA2 YANG DIPERJUANGKAN OLEH PAK MAULUDIN....HEHEHE.....

 

Realita sejarah bahwa kaum muslimin berada dibawah satu kekhalifahan didunia, mulai dari : 1.   Khulafaurosyidin +\- 30 tahun 2. Khilafah daulah umayah +\- 150 tahun 3. Khilafah Daulah Abasyiah +\- 300 tahun 4. khilafah Daulah Fatimiyah +\- 300 tahun 5. khilafah Daulah Turki Utsmaniyah +\- 700 tahun Kelima daulah tersebut berakhir pada kekhalifahan Turki Utsmaniyah yang runtuh total 1924 Masehi, masehi akibat konspirasi zionisme inggris..... Dan fakta sejarah semua kekhalifahan tersebut yang dalam hukum islam adalah yang berhak dibaiat, itupun mereka mengambil baiat bukan untuk mengesahkan islam/halal haromnya hidup, sedangkan baiat yang diambil oleh P. Nurhasan adalah Baiat yg mengesahkan halal hidup ssorg/sah tidaknya islam, dsb,dsb (sangat jauh dari tuntunan Alloh Rosul), dalil yang di pakai (layahillu lisalasatin......) adalah hadits Dhoif, dan menyembunyikan hadis2 yang shohih yang tidak mendukung konsepnya Pak Nurhasan.... 
Ok, kita kembali ke sejarah kekhalifahan islam yg berhak dibaiat sesuai Syar'i : Setelah runtuh kekhalifahan Turki Utsmaniyah  tahun 1924 masehi, maka umat islam sedunia telah bermusyawaroh 2 kali, pertama di Mesir 1924 masehi,yang kedua di mekah 1926 masehi setelah arab saudi berhasil menguasai mekah dari tangan Syarief Husien.  Nah pada saat pertemuan kedua dimekah pada tahun 1926 masehi, dari Hindia Belanda (sekarang indonesia) diwakili oleh Hos Cokroaminoto dan Kh. Mas Mansyur, hasil musyawaroh muslim sedunia tsebut adalah bahwa dengan terpecah belahnya negara yang dahulu dibawah kekhalifahan Turki menjadi republik2 dan kerajan2 akibat ulah zionisme, maka sepakat bahwa kekhalifan satu sedunia tidak bisa dilakukan, dan beritjihad agar melaksanakannnya syariat islam di negara/kerajaan masing2. 
Lha,,,,, lucunya kok tahu2 pak nurhasan tahu2 membuat berita yang sampai hari ini tidak bisa dibuktikan menyatakan bahwa kedatangan dia ke indonesia masyarakat indonesia dalam keadaan jahiliyah...bla....bla...bla... Intinya dialah pembawa islam......sehingga masyarakat awam termasuk kita2dulu terbodohi dengan dalil2 yang sudah dipilihi,,,,,,, 
Nah sekarang apa kita masih mau bodoh terus,,,,,,, Informasi terbuka ,,,,,lebar,,,, Kalo mau Cek apa betul pak Nurhasan pernah belajar ke darul hadits mekah sekarang gampang sekali dan tbuka lebar,,,,dan sudah banyak sudara2 jamaah kita yang melakukan pengecekan hal tersebut,,,,, dan hasilnya tidak satupun ulama2 mekah maupun syikh2, baik yg sezaman dengan beliau maupun level guru yang ada pada saat itu yang mengenal nama Nurhasan......(something wrong....!)....... Sekarang jamah2 dilarang berhubungan dengan org2 tersebut yang dengan iklas mencari kebenaran,,,,,,,sebaliknya jamah2 terus menerus dicekoki dengan pembenaran....... Ingat alquran rohmatan lilalamiin,,,,, Saking penuh rohmatanlilalamiinnya kalo ada pihak2 yang mencari pembenaran pasti ketemu dalilnya...... Hayo.... Poro sedulur,,, sudah waktunya kita mencari kebenaran, jangan terlelap dengan nina bobok pembenaran, surga imajiner,,,,,, Bangun2,,,,,tholabul ilmi faridhotun ala kulli muslim...... Semoga bermanfaat........ 
Sent from my iPad


maka sepakat bahwa kekhalifan satu sedunia tidak bisa dilakukan, dan beritjihad agar melaksanakannnya syariat islam di negara/kerajaan masing2.

---------------------------------------

neng amerika imame barac obama dong!!

Ok, kita kembali ke sejarah kekhalifahan islam yg berhak dibaiat sesuai Syar'i : Setelah runtuh kekhalifahan Turki Utsmaniyah  tahun 1924 masehi, maka umat islam sedunia telah bermusyawaroh 2 kali, pertama di Mesir 1924 masehi,yang kedua di mekah 1926 masehi setelah arab saudi berhasil menguasai mekah dari tangan Syarief Husien.  Nah pada saat pertemuan kedua dimekah pada tahun 1926 masehi, dari Hindia Belanda (sekarang indonesia) diwakili oleh Hos Cokroaminoto dan Kh. Mas Mansyur, hasil musyawaroh muslim sedunia tsebut adalah bahwa dengan terpecah belahnya negara yang dahulu dibawah kekhalifahan Turki menjadi republik2 dan kerajan2 akibat ulah zionisme, maka sepakat bahwa kekhalifan satu sedunia tidak bisa dilakukan, dan beritjihad agar melaksanakannnya syariat islam di negara/kerajaan masing2.

=======================================

jare salafy sing ngarang crito diatas, sebelum tahun 1924 kholifah harus 1 sedunia setelah itu boleh di tiap negara.. lha wali songo, raden patah malah gawe firqoh dewe ora gelem baiat neng bani abasiyah.. padahal masih ada khilafah,,

 

 

berjamaah bukan berarti 'asal punya imam'. <snip>

WP:

"asal punya imam" adalah frase yang debatable. Tapi konsep punya jamaah dan tidak punya imam seperti firqoh Hizbi Albaniyah sudah pasti pemikiran orang tolol dan idiot dan sudah PASTI SALAH.


--------------------- Debatable mbahmu itu,,,,,,,,, Kelihatan sekali anda buta sejarah..... "barang siapa yang membaiat seseorang utk dijadikan amir tanpa musyawaroh dengan seluruh kaum muslimin, maka tidak ada baiat baginya"
Ceto welo2, la kok di bilang debatable,,,,, Malah sing wis jelas imammu itu imam gadungan, di baeat wong loro dulure karo koncone siji, yang tdk mewakili apapun malah di toati...... Blogg...goblog....!,!,

Iyo ternyata iki dudu bloge wong pinter,,,,

Tapi bloge wong goblog tenanan......

wong pekok bodo koyo kebo raiso moco barang bener, moco dalil kleru ngawur dasar wong murtaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaad

Kelihatan sekali anda buta sejarah..... "barang siapa yang membaiat seseorang utk dijadikan amir tanpa musyawaroh dengan seluruh kaum muslimin, maka tidak ada baiat baginya" (H.R Abu Dawul dishahihkan oleh albanul)

Wah ketoke iki poro kebo ketemu barongan,,,,,

Dadi mundur.....mundur,,,,,,

Tak golekke anget2 yo,,,,ben ndang maju....maju.....

Wong ajarane nyi loro kidul......

HEADLINE NEWS

berhubung setoran persenan, selalu berkurang tiap daerahan,,,,,

Saiki gerombolan/jamaah(ngakune) golek dana dengan cara nambang emas, pas bulan romadhon di belakang pondok kertosono njaluk bantuan nyi loro kidul, la emasnya dpet tapi tidak bisa dijual, njaluk tebusan,,,,,,,

Hayo wong pinter.....kandanono kuwi, pentolanmu koyok ngono kuwi jare......

Awakmu ora isin to.....

la kowe wong murtadin yo jelas raiso bali marang pituuh quran hasit " wanazuruhum fii thughyaanihim ya'mahuun" "wayattabi' goiro sabiililmu'miniina fanuwallihii maa tawalla wanushlihii jahannam" atimu wis ditutup soko barang haq

iki jane royokan opo to?royokan balung yo

http://airmatakumengalir.blogspot.com/2011/08/surat-tobat-surat-pengakuan-dosa.html

http://www.suara-islam.com/read5187-Indonesia-Bukan-Negara-Islam,-Pemerintah-Bukan-Ulil-Amri.html

http://www.globalmuslim.web.id/2012/07/din-syamsudin-pemerintah-ri-bukan.html

http://salafy-indon-kw13.blogspot.com/2011/10/kh-hasyim-rifai-belum-ada-jamaah-dan.html

http://www.youtube.com/watch?v=l6hcj_r_8tg

 

http://www.suara-islam.com/read5187-Indonesia-Bukan-Negara-Islam,-Pemerintah-Bukan-Ulil-Amri.html

▶ Anonymous on Saturday November 10th 2012 at 8:57am • Link • Reply Yang rekomend buka link diatas namanya goblok bin tolol...... Debat kusir untuk mencari pembenaran...... Anda akan selamanya tolol jika yg anda lakukan hanya mencari pembenaran, tidak mencari kebenaran

debat kusir opo... jelas negara indonesia negara republik demokrasi pancasila kok dipekso-pekso negara islam..,, yen sing komen wong ldii iso diplintir2 lha yen sing komen ketua muhammdiyah iku munduro aee kebo  keboo

bisa saja yang rekomended itu salapy, untuk mendiskreditkan ormas muhammadiyah. mencari pembenaran dirinya paling baik dan golongan lain sesat..

http://arrahmah.com/read/2012/03/17/18827-abu-rusydan-indonesia-bukan-negara-islam.html

quran hadits jamaah jalan tunggal masuk surga. pastiiiiiiiiiiiii

Ya beginilah , ceritanya akhir zaman , islam terpecah jadi 73 bagian yang ke surga cuma satu,inget dalil aja tentang yang satu ini , "Wahiyal Jama'ah",jamaah yang gimana ? ya yang menetapi Qur'an Hadist .. dan saya rasa LDII udah jelas mengimplementasikannya,tidak hanya teori tapi juga praktek kehidupannya. Tapi yang jelas LDII tetap tunduk dan patuh pada pemerintahan yang sah sesuai dengan UUD '45 dan Pancasila ...  :D

muamalah yang bukan aspek ubudiyah ya biar saja,,,di kantor/pabrik  ya tunduk dan patuh pada direktur pabrik berdasarkan peraturan pabrik. walaupun peraturan pabrik yang membuat juga manusia. direkturnya pun perempuan cina kristen lagi..

Perkenalken, Ane' Wong Bodo,

Postingan blog yang bagus dan berbobot, salut buat Wong Pinter. Komentar - komentarnya juga masuk ke hati nurani dan nalar ane', diantaranya komentar dari sang pengamat dan si netral. Yang enggak masuk ke nalar ane cuma komentarnya beberapa anonymous yang kayanya lagi galau, napsuu beneeer dah (mudah-mudahan mereka bukan temennya Wong Goblok yang kalo' gobloknya terus dipelihara bisa jadi Wong Gendheng)

Alhamdulillah akhirnya kebodohan ane' rada berkurang dan iman ane' terselamatkan dari pengaruh iblis dan balatentaranye', tapi ane' jadi kepikiran ape' ade' jamaatul muslimin selain daripada yang dibahas disini?, tanpa sadar ane' jalan - jalan keliling dunia naek Google eh ketemu satu di pakistan dan sekitarnya. Kalo' dilihat di web site yang mereka bikin ajakan, dalil yang digunakan dan prakteknya ibadah mereka seperti bab syahadat, wudhu' + sholat, puasa, zakat, haji dan menetapi jamaatul muslimin (beramir, berbaeat, thoaat amir bil ma'ruf), enggak jauh beda sama yang diposting Wong Pinter. Kalo' gak percaya nih ane' kasih link ajakan mereka :

http://www.aljamaat.org/jamaat-ul-muslimeen/introduction.htm

http://www.aljamaat.org/jamaat-ul-muslimeen/invitationtohaq/index.html

Siapa sih amir mereka sekarang? 

http://www.aljamaat.org/jamaat-ul-muslimeen/muhammadishtiaq.htm

Apa sih mazhab mereka ?

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a20.htm

Mereka salafy bukan sih ?

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a23.htm

Mereka LDII bukan sih?

kayanya bukan deh bahasanya aje' beda? emang LDII ada di pakistan gitu?, seandainya ada namanya pasti bukan LDII tapi LDIP.

Mereka khawarij kali ya?

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a35.htm

Kira - kira mereka ngerti gak ya apa itu jamaatul muslimin?

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a16.htm

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a21.htm

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a44.htm

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a25.htm

http://www.aljamaat.org/islam/articles/a42.htm

Gitu deh hasil - hasil jalan - jalan ane'.  silahkan nilai sendiri benar enggak mereka itu jamaatul muslimin, soalnye' ane' belom tabayyun dan tanya langsung ke mereka, abis ane' gak begitu faseh bahasa inggris, basa arab apalagi bahasa urdu, terus ane' belom punya duit buat ongkos ke sane' dan lagi ane'kan Wong Bodo yang belum khatam tafsir Al-Quran, Bukhori dan Muslim.

Semua kembali ke diri kita masing - masing mau menetapi jamaatul muslimin yang ada di mekah - madinah atau di Indonesia atau di Pakistan atau di dunia lain.

Berhubung ane milih menetapi jamaatul muslimin yang udah kebentuk di Indonesia ane cuma bisa berdoa "Ya Muqolibal Qulub Tsabit Qolbi A'la Diinika, Ya Muqolibal Qulub Tsabit Qolbi A'lal Iman, Ya Muqolibal Qulub Tsabit Qolbi A'la Thoa'tika, Allohumma Anji Jamaatana, Allhumma Anji Aimatana....Aaamiiin....

Salam,

Wong Bodo

SAYA SALAFI MAU MASUK LDII DAN MENGAKUI KEIMAMAM LDII DENGAN SYARAT
SEMUA IJTIHAD CAMPUR SARI GADUNGAN YANG BATIL DAN PEMBODOHAN JAMAAH DIHILANGKAN :V :V :V
SAK PENAKE DEWE NEK GAE ATURAN KETAATAN
TAAT YO TAAT TAPI YA GAK BIKIN ATURAN SEENAKNYA PERUT N GOLONGAN KALEEE
:V :V:V
INGAT DI ISLAM TIDAK ADA PUNGUTAN PERSEPULUHAN, PERSEPULUHAN HANYA ADA DI YAHUDI DAN NASRANI
ISLAM ITU MUDAH MAMEEENNNN
NGAJI SING BENER
NEK NGAJI MANGKULAN WAE YO TETEP KEBLINGERRRR
UTEK RASANE MAMPET GAK KEBUKAK BUKAK
:V :V :V

DI ISLAM JUGA GA ADA ATURAN PUNGUTAN INFAK UANG GEDUNG!!

APALAGI INFAQ BUAT BAYAR UST SOELMEOD!!

ALHAMDULILLAH SEMUA KELUARGA SAYA SUDAH SEPAHAM MENGENAI PENTINGNYA QHJ, HANYA DI LDII YG MENERAPKAN BENTUK ASLINYA AGAMA ISLAM. BOLEH DIKATA KITA HARUSLAH JADI ORANG YG CERDAS DALAM MENCARI KEBENARAN BUKAN SEKEDAR IMAN SAJA.

Hidayah yg punya Alloh, 

@wong bodo, kuwi koyone jamaah tabligh.

Saya bukan anggota jamaah tabligh, dari pengamatan saya terhadap jamaah tabligh yang ada di Indonesia (yang berpusat di masjid kebon jeruk), sepertinya pemahaman dan praktek jamaah tabligh berbeda dengan jamaah yang dimaksud wong pinter

Salam

Wong Bodo

ini adalah FP yang saya buat untuk informasi mengenai LDII, silahkan diklik saja https://www.facebook.com/pages/Pantau-LDIIIslam-JamaahQHJSenkom-354/340045286127122?hc_location=timeline

 

atau kamu dapat juga googling dengan keyword "pantau LDII", di sana kamu akan temui semua dokumen-dokumen otentik mengenai kebejatan pengurus pusat dan buku-buku tentang LDII.

 

sayalah yang meng-upload buku-buku itu di internet sehingga bisa dibaca masyarakat luas.

 

kalau kamu ngga suka, silahkan senkom tangkap saya {#apploud.gif} {#apploud.gif}

ra ngepek..

https://id-id.facebook.com/notes/aqidah-ahlussunnah-allah-ada-tanpa-tempat/zakat-penghasilan-tidak-ada-dalam-syariat-islam/680772058606373

Alhamdulillah setelah saya pantau LDII dari luar maupun dalam, mempelajari sejarah islam mulai dari zaman Nabi Muhammad SAW sampai sekarang, dan berfikir dengan akal logika dan hati nurani, saya menjadi semakin yakin bahwa saya hidup di dunia ini untuk beribadah kepada Allah dengan mengikuti ajaran islam yang berpedoman dengan Al-Qur'an dan Al-Hadits (sunnah Nabi Muhammad SAW) secara berjamaah bukan berpedoman pada pendapat dan hasil pemikiran manusia, jin, setan dan iblis semata. 

Terimakasih atas semua link - linknya yang telah dipostkan oleh para komentator baik yang pro maupun yang kontra, karena dari situ dengan menggunakan teropong Allah (Al-Qur'an dan Al-Hadits) menjadi semakin jelas antara yang haq dan yang bathil.

Waspadalah !!!...setelah hidup di dunia akan ada surga dan neraka...hanya dengan rahmat Allah dan amalan kita sendirilah yang dapat menyelamatkan diri kita dari siksaan api neraka...

Waspadalah !!! .... jangan sampai salah pilih jalan ..... pilihlah jalan yang lurus, jalannya orang - orang yang diberi nikmat oleh Allah, bukan jalannya orang - orang yang dimurkai Allah dan bukan jalannya orang - orang yang disesatkan oleh Allah...

Pada akhirnya ... kita sendirilah yang akan membuktikan mana yang benar dan mana yang salah ... sayangnya pembuktian tersebut hanya dapat kita lakukan setelah kita meninggalkan dunia yang fana ini ....

jadi ..... waspadalah !!! .... jangan sampai kita membuktikan kebenaran setelah kita berada di nerakanya Allah .... Na u'dzubillah min dzalik .... Ya Allah berikanlah saya petunjuk dan hidayahMu sehingga saya bisa membuktikan kebenaranMU saat saya berada dipangkuan surgaMu ya Allah.... Aaamiiin ... Aaamiiin ... Aaamiiin....

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-khutbah-jumat-dengan-bahasa-non-arab.html

http://www.youtube.com/watch?v=awBjhCOi4oE

http://ldii13b.blogspot.com/2013/07/orang-yang-berakal-adalah-orang-yang.html

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.” (Ibrahim: 4).

ini koq digunakan sebagai dalil pembenar khutbah jum'at dengan bahasa non arab. coba lihat asbabul nuzul ayat dan tafsirnya di ibni katsir.. jangan cuma mencatut nama ulama untuk menta'wil arti berdasarkan kepentingan pribadi (jaga gengsi ga mau ikut2 ldii kutbah jum'at pk bhs arab)

emangnya khotib itu rosul? padahal rosul terakhir itu adalah nabi muhammad saw.. kalo khotib kedudukannya disamakan rosul, akan muncul tiap daerah rosul2 baru.

alhamdulilah syeh abdullah nasrii tetap konsisten kutbah jum'at dengan bahasa arab.. walaupun dalil2 yang dibacakan sering dikaji tetapi setelah jum'atan tetap diterjemahkan juga ke bahasa indonesia

berkaitan dengan "Qoum"

kalau belum ada jamaah maka mendirikan jamaah itu wajib. kalau tidak mungkin didirikan misal cuma 1 atau 2 orang maka uzlah adalah alternatif terakhir. salah satu dasar hukum :

dari umar bin khotob radliyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya tidak ada islam kecuali dengan jama’ah, dan tidak ada jama’ah kecuali dengan imaroh, dan tidak ada imaroh kecuali dengan ketaatan, barangsiapa diangkat amir oleh "kaumnya" di atas kefaqihan dan dien (keshalihan), maka berarti dia adalah kehidupan baginya dan bagi mereka, dan barangsiapa diangkat amir oleh kaumnya di atas selain itu, maka itu adalah kebinasaan baginya dan bagi mereka.”

Ternyata ISIS, dimana konon AA bergabung di dalamnya, mengakui pentingnya mengangkat Khilafah/Amir baru, jika Khilafah/Amir itu sama sekali belum ada, sbb :

" ... jika Khilafah itu sama sekali belum ada, sementara ingin mengangkat khalifah baru, maka adanya khilafah yang memenuhi ketentuan syar’i itu  saja sudah cukup. Khilafah pun dinyatakan berdiri siapa pun khalifahnya, selama memenuhi syarat pengangkatan, berapa pun jumlah orang yang membaiat dirinya....

Cek it out lengkapnya di : http://al-mustaqbal.net/khilafahkah-negara-islam-di-irak-dan-syam-bagian-empatterakhir/...

...ooo... pantesan kok AA ngotot banget pengen bubarin jamaah yang sudah terbentuk lebih dulu di negeri nusantara ini daripada jamaah ditetapi AA sekarang....rupanya dia sudah sadar akan kekeliruannya meninggalkan jamaah yang dulu dia ikuti, namun karena gengsi dia ikut jamaah yang baru terbentuk di iraq. karena faham kalau jamaahnya menjadi batal jika ada di negeri nusantara, makanya AA berusaha mati - matian membubarkan jamaah yang lebih awal dengan berbagai cara walaupun dengan menyebarkan fitnah dan memprovokasi ke sana ke mari ....jamaah gak ngejar kekuasaan...tapi ridho dan rahmat Allah...weleh...weleh...

Asy Syaikh Abu Ja’far Al Haththab dari Tunisa menjelaskan : 

.... inilah yang dianut jumhur ulama, dan sebagian ulama telah membedakan antara pengangkatan lebih dari satu imam di satu negeri atau di dua negeri yang saling berdekatan di mana akad imamah sah bagi yang pertama dan batil bagi yang lainnya...

.... dan bila pengangkatan dua orang imam atau lebih itu di dua negeri yang saling berjauhan yang dipisahkan dengan lautan yang luas, maka akad imamah sah bagi masing-masing imam itu di negerinya masing-masing. Dan pendapat ini adalah yang dianut oleh sejumlah ulama madzhab Malikiy dan Syafi’iy serta sebagian ahli ushul, dan bisa saja mereka itu karena mempertimbangkan apa yang melanda kaum muslimin di masa itu, di mana wasaail (sarana-sarana) itu memiliki hukum-hukum tujuan, sedangkan wasaail itu bisa berubah dengan perubahan zaman dan tempat...

Cek it out lengkapnya di : http://shoutussalam.com/2014/01/baiat-serta-hubungannya-dengan-permasalahan-syam-bagian-ketiga/

.... Bila saja Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mewajibkan pengangkatan seorang sebagai amir di dalam perkumpulan yang kecil lagi sementara, maka bagaimana halnya dengan perkumpulan-perkumpulan yang menghimpun ribuan bahkan jutaan manusia yang mana dengannya mereka sangat membutuhkan kepada orang yang memutuskan di tengah mereka dengan syari’at Allah, maka ini lebih utama dan lebih perlu bahkan ia tergolong kewajiban yang paling harus...

 

Cek it out lengkapnya di :http://shoutussalam.com/2014/01/baiat-serta-hubungannya-dengan-permasalahan-syam-bagian-pertama/

dalil 5 bab :allah memerintah 5, nabi juga memerintah 5..

sam'u wa toah wa jamaah wa hijroh wa jihad fisabililah

sam'u ( mendengar. mendengar perintah, larangan allah, rosul yang ada dalam alqur'an dan sunah dengan cara mengkaji alqur'an dan sunah)

taat (jelas)

jamaah (jelas)

hijroh ( hijroh merupakan bentuk pengamalan, hijroh secara fisik adalah pindah dari makkah ke madinah, hijroh secara umum adalah pindah dari pengamalan jahiliah ke pengamalan islam)

jihad fisabililah (jihad bisa dengan fisik atau harta)

nabi memerintahkan : mengaji, taat,jamaah, mengamal, jihad

berarti barang siapa yang menetapi alqur'an dan sunah, berbentuk jamaah dan menjalankan 5 bab wajib pasti masuk surga ya.....berarti bukan hanya ldii, karena 5 bab itu milik seluruh umat islam, ldii hanya njiplak saja..

sedikit koreksi "aljamaah, sam'u wa to'ah, wa hijroh, wa jihad fi sabilillah". hadist tersebut shohih. diriwayatkan tirmidzi, nasai dll. perintah aljamaah urutanya lebih dulu daripada hijroh. kalau dilihat dari ma'na tekstual hijroh adalah pindah dari makah ke madinah.. jadi sebelum hijroh saja sudah diperintah jamaah dulu.. padahal menurut orang berteori,, nabi   mulai membentuk negara itu di madinah..walaupun ada juga yang berteori di madinah itu nabi membentuk komunitas islam, disamping sudah adanya komunitas keyakinan yang lain yang sudah ada terlebih dahulu diikat dengan piagam madinah.

terlepas dari 2 pendapat itu entah ketika di madinah sudah terbentuk negara islam atau belum yang jelas kewajiban berjamaah itu urutanya sebelum hijrah ke madinah..

seperti halnya islam terbangun atas syahadat, sholat, puasa,zakat,haji..

syahadat urutanya lebih dulu daripada sholat,, walaupun orang sholat itu didalamnya ada kalimat syahadat..

jadi orang bersyahad itu tidak harus sholat dulu sampai tasyahut baru dia besyahadad.. ga gitu

Wow.. memang Benar Mampir di Blog ini menjadikan Otak dan Jalan Fikiran saya menjadi terbuka.. Urat Otak saya yang tadinya Ruwet serasa di Lururuskan kembali oleh Rekan-Rakan saya disini.. Semakin Mantab untuk bergabung dalam Jamaah (LDII) ََاَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠّٰﻪِ، ﺟَﺰَﺍﻛُﻢُ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﺧَﻴْﺮًﺍ

Wah, luar biasanya blog ini, sampai komentarnya bertahun-tahun setelah postingan tetep ada, hehehehe    #keep_QHJ{#basic-cool.gif}{#basic-cool.gif}

http://www.questionsonislam.com/question/who-are-imams-are-mentioned-surah-al-isra-1771-%E2%80%9Cone-day-we-shall-call-together-all-human-be

http://mukmin-in.blogspot.com/2013/01/fatwa-kibar-ulama-tentang-hukum.html

http://sahabatstars.wordpress.com/2012/12/11/pandangan-ulama-salafi-arab-saudi-tentang-jamaah-ikhwanul-muslimin/

http://errozzelharb.wordpress.com/2011/01/25/sholat-di-belakang-ahlu-bidah/

http://ustadzaris.com/partai-politik-menurut-salafi

Post A Comment