Welcome to Blogster!
704,843 Blogster Users  |  364,642 Posts
 
 
 

henderi

 

Blog Traffic: 81419

Posts: 73

My Comments: 19

User Comments: 54

Photos: 40

Friends: 10

Following: 0

Followers: 0

Points: 1190

Last Online: 43 days ago


 
 

Visitors

No Recent Visitors
 

Soal Studi Kasus Desain Sistem Menggunakan UML (Henderi, dkk)

Added: Monday, January 21st 2008 at 11:10pm by henderi
Related Tags: education, teacher
 
 
 
SOAL STUDI KASUS MEMBUAT DESAIN SISTEM ORDER BARANG MENGGUNAKAN UMLOleh: Henderi dkk (Pemateri dan Instruktur)PT Raharja, 19 Januari 2008 Anda adalah sseorang analis sistem yang berkerja pada PT. XXX ditugaskan oleh Direktur melalui Manager IT untuk mengambarkan sistem sistem order barang yang sedang berjalan di PT XXX. Direktur menginginkan sistem tersebut digambarkan sedemikian rupa sehingga bisa dan mudah dimengerti oleh semua lapisan stakeholder dan orangawan.  Untuk melaksanakan tugas tersebut, sebagai seorang Analis Sistem, Anda menggunakan metodologi dan software berorientasi object. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan terhadap sistem order barang dimulai dari customer sampai diterima sales untuk ditindaklanjuti kepada bagian produksi. Berdasarkan hasil analisa itu pula didapatkan beberapa point penting yang terdapat pada sistem order barang tersebut, yaitu:
  1. customer melakukan pencarian katalog dan memilih item barang.
  2. customer memanggil sales yang berkepentingan.
  3. customer memberikan informasi pengiriman barang ke sales.
  4. customer memberikan form rincian biaya ke sales.
  5. customer menerima faktur pembelian barang.
Dari kasus di atas, buatlah rancangan disain berorientasi objek menggunakan UML dalam bentuk:A.buatlah use case diagram.B.buatlah class diagram.C.buatlah sequence diagram.D.buatlah state chart diagram.E.buatlah activity diagram   

User Comments

Penyelesaian dari study kasus ini bisa di upload ga ?? biar bisa dipelajari lebih jelasnya. Sebelumnya makasi ya..

Bisa. Tunggu dalam waktu dekat (henderi)

Post A Comment

This user has disabled anonymous commenting.