Welcome to Blogster!
720,529 Blogster Users  |  364,642 Posts
 
 
 

awataraputu

 

Blog Traffic: 23921

Posts: 39

My Comments: 2

User Comments: 3

Photos: 0

Friends: 0

Following: 0

Followers: 0

Points: 585

Last Online: 2088 days ago


 
 

Visitors

No Recent Visitors
 

Mimpi Tertawa Ngakak

Added: Sunday, May 13th 2007 at 11:55pm by awataraputu
Related Tags: religion
 
 
 

Masih hari Senin, 14 Mei 2007, jam 13.30 dengan ditemani se-cup capucino float aku mau mengingat mimpi semalem (Minggu, 13 Mei 2007). Ingatan tentang mimpi semalem enggak begitu kuat di memoriku. Mungkin karena beberapa kali aku mendadak terbangun, karena suara Khesa dan suara hujan.

Samar-samar mimpi itu seperti ini nih…

Aku ada disebuah tempat bermain anak-anak yang rame. Mirip pasar malam. Ada permain komedi putar, ada perosotan, ada ungkat-ungkit, ada juga kolam pasir. Dan tentu saja dimana-mana ada cahaya lampu aneka warna. Anak-anak kecil rame berlarian. Yang aneh, ada gapura dari bahan cetakan semen yang berfungsi sebagai pintu gerbang tempat bermain itu.

Tiba-tiba aku melihat seorang temanku berdiri dipinggir jalan didepan gerbang. Dia memakai pakaian adat Bali Madya. Kemeja putih, kemben putih lengkap dengan saputan kuning dan tak lupa memakai destar di kepalanya. Temanku memanggil seorang badut yang berada di tempat bermain. Badut itu memakai kostum ayam gendut berwarna putih dengan bagian dada berwarna kuning. Kemudian temanku membisikkan sesuatu ketelinga badut itu. Badut itu mengangguk tanda setuju, kemudian mereka berpisah. Aku sama sekali tidak mengerti apa yang mereka bicarakan.

Tak lama kemudian, aku melihat lagi temanku itu mengajak seorang anak kecil kira-kira berumur 3 tahun. Aku kira itu anaknya. Temanku terlihat seperti membujuk anaknya untuk ikut sebuah acara lomba di tempat bermain tadi. Anaknya terlihat tidak berminat ikut lomba. Mungkin karena malu. Temanku berkata kepada anaknya semua saingannya pasti akan bisa ia kalahkan. Ia menambahkan bahwa ia pasti menang karena jurinya sudah ia suap untuk memenangkan anaknya.

Aku merasa geli melihat kelakuan temanku itu. Aku pun tertawa ngakak…

Kira-kira begitulah mimpinya….rada gak seru sih, tapi yah….cuman itu yang bisa diingat..


User Comments

Post A Comment

This user has disabled anonymous commenting.